Anda di halaman 1dari 27

Peranan serta

Mekanisme Sistem 7
Pencernaan dalam
Kehidupan Manusia

Zulfa Tsuraya
10.2013.475
Skenario 2
Seorang mahasiswa, 19 tahun pergi
ke kampus pagi-pagi belum sempat
sarapan. Pada siang hari saat
istirahat ia merasa sangat lapar.
Saat menuju ke kantin kampus
tercium aroma makanan yang
sangat enak, tidak terasa air
liurnya mulai keluar. Sesampai di
Identifikasi istilah
yang tidak di ketahui
Tidak ada
Rumusan Masalah

Mahasiswa 19 tahun dalam


kondisi sangat lapar
mengeluarkan air liur ketika
mencium aroma makanan.
Mind map

Proses pencernaan: Mulut-


esophagus-lambung

Mulut,
Makro&
RM oesophagus,
gaster mikro

Sekresi
pencernaa
n
Hormon&enz
im
pencernaan
Hipotesis

 Peningkatan sekresi saliva


karena mencium makanan
dapat terjadi karena adanya
refleks liur terkondisi
SALURAN PENCERNAAN
Mulut
Otot-otot Pengunyah
 Ada 4 otot yang berperan dalam mengunyah:

.
GIGI
Lidah
Faring
OESOPHAGUS

 Terdiri dari 3
bagian
 -Pars Cervicalis
 -Pars
Thoracalis
 -Pars
Abdominalis
Gaster
MIKROSKOPIK
Mulut  labium oris : 3 bagian
 Cutanea
 Merah bibir
 Mukosa
LIDAH
Terdiri dari papil-papil lidah
OESOPHAGUS T. mukosa
 Ep berlpais gepeng tanpa
lap. Tanduk
 T. M.M hanya satu lapis
longitudinal
 T. submukosa
 Tdp kel mukus tubulosa
kompleks yg disebut kel
submukosa atau
oesophageal glands
 Tun. muskularis
 Pada 1/3 proksimal tdr dr
otot lurik
 1/3 tengah tdr dari
campuran otot polos dan
lurik
 1/3 distal seluruhnya otot
polos
Gaster (Fundus)
Gaster (Pilorus)

1 - tunica mucosa
2 - tunica submucosa
3 - tunica muscularis propria
5 - lamina propria of the
mucosa     
     (contains glands)
7 - gastric pits in the mucosa
8 - muscularis mucosae
Mekanisme Pencernaan

1. Mulut
 M: mastikasi
 S: Saliva
 P: karbohidrat
 A : obat tertentu
Oesophagus
 M : menelan
 S : mukus
 P : tidak ada
 A : tidak ada
Lambung ( Gaster)
 M: Pengisian lambung, penyimpanan
lambung, pencampuran lambung,
pengosongan lambung
 S : HCL, enzim pepsin, renin, lipase
 P : protein
 A : alkohol & aspirin
Kontrol sekresi saliva
Kesimpulan

 Empat dasar proes pencernaan dasar adalah motilitas, sekresi,


pencernaan dan penyerapan. Aktivitas pencernaan diatur
secara cermat oleh mekanisme-mekanisme hormon dan saraf
otonom (baik secara intrinsik maupun ektrinsik) yang
sinergistik. Pengaturan ini untuk memastikan bahwa makanan
yang masuk disajikan secara maksimal pada tubuh untuk
digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan energi.
Saluran pencernaan terdiri dari saluran kontinu yang terdiri
dari mulut sampai anus, dengan modifi kasi lokal yang
mencerminkan spesialisasi regional untuk menjalankan fungsi
pencernaan. Proses pencernaan dimulai bahkan pada saat kita
melihat makanan yang lezat atau mencium aroma makanan ini
akan merangsang sekresi saliva dalam mulut kita hal ini
terjadi karena adanya stimulus konstan tingkat rendah oleh
ujung-ujung saraf parasimpatis yang berakhir di kelenjar liur.