Anda di halaman 1dari 7

PROYEK PEMBANGU

NAN NEW YOGYAKA


RTA INTERNATIONAL
AIPORT

Dibuat oleh Group 9, Ruang interaktif 2 BEA


T 2019
Pemerintah D.I.Y menandatangani nota
MENYIKAPI kesepahaman
KONFLIK MEGA Penandatanganan kesepakatan pembangunan
PROYEK BANDARA bandara dilakukan oleh Sri Sultan Hamengku
Buwono X di kompleks Kepatihan.
NEW YOGYAKARTA
INTERNATIONAL
Pembebasan lahan dilakukan
AIRPORT
Sedikitnya ada lima desa yang terdampak
pembangunan bandara di Kulon progo.

Dijadwalkan selesai selesai pada akhir


Mei
Sempat mundur karena berbagai kendala.
Diantaranya ada beberapa bidang yang masih alot
untuk menyetujui lahannya dilalui jalur kereta api.
Prahara yang berkepanjangan
Mega proyek NEW YOGYAKARTA INTERNATIIONAL AIPORT

 Awal mula ada rencana pembangunan bandara di


Kulon Progo sebenarnya sudah ada isunya ketika
bupati periode sebelumnya masih menjabat.
 Pada tahun 2012 isu pembangunan bandara
semakin santer terdengar, dan mulai menimbulkan
pertentangan di masyarakat.
 Ratusan warga melakukan aksi pencabutan patok
batas Bandara

 Menimbulkan bentrok antara warga dan polisi. 15


warga mengalami luka-luka akibat tindakan represif
dari apparat.

“hati kami sudah terlanjur terluka oleh pendekatan pemerintah dan


pihak investor yang salah sejak awal. Mereka tidak menggunakan
cara-cara persuasive. Bahkan kami yang tinggal di selatan jalan
Daendles diperlakukan seperti layaknya “Gepeng” (gelandangan &
pengemis) yang harus disingkirkan”
-Martono, ketua WTT-
Dampak Dampak
Negatif positif
konflik yang berujung kekerasan Dirasa mampu mengurangi angka
terhadap masyarakat sekitar pengangguran di lokasi berdampak.
pembangunan
- Tanah yang telah dikelola selama - Pembangunan proyek tersebut
20 tahun, hingga menjadi lahan menyerap hingga 4000 pekerja.
pertanian yang subur digusur begitu - Akan mengembangkan
saja. perekonomian di Daerah Istimewa
- munculnya kontroversi Yogyakarta dan sekitarnya.
penambangan pasir besi di wilayah - Membangkitkan potensi wisata
pesisir lokasi. daerah Kulon Progo.
- Dualisme pelaksaan hokum yang - Membuka daya saing investor
merugikan secara langsung. untuk menanamkan modal .
- Potensi tertimpa tsunami cukup - Mempermudah akses transportasi
tinggi. untuk masyarakat sekitar.
- Adanya kejanggalan dalam proses
studi AMDAL.
- Proses kompensasi yang dijanjikan
kepada warga terdampak justru
menimbulkan marginalisasi bagi
warga setempat.
Penutup

Bandar Udara internasional di kulon progo ini akan memberikan perubahan yang cukup signifikan
terhadap masyarakat sekitar yang akan mempengaruhi aspek ekonomi dan kesejahteraan
masyarakat.
Namun, dengan perekonomian yang diprediksi akan meningkat ternyata faktanya ada dampak
buruk bagi masyrakat sekitar karena kekhawairan pada awal pembangunan, yaitu kekhawatiran
petani akan kehilangan mata pencahariannya dan proses ganti rugi penggusuran rumah warga
sekitar.

Kanal-kanal dialog seharusnya dibuka seluasnya bagi warga, terutama warga yang paling
merasakan dampak pembangunan proyek pembangunan bandara.

Pemerintah juga dirasa perlu untuk segera merumuskan mekanisme kompensasi yang diharapkan
benar benar menguntungkan apabila memang pembangunan tersebut sangat mendesak bagi
pembanugnan nasional.
Catatan kaki

https://www.google.com/search?q=new+yogyakarta+airport&safe=strict&sxsrf=ACYBGNTKUH3d3
Mjk3lDm6xODlRWcpi-NNQ:1568484903107&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwifxvDL9
dDkAhVVmuYKHRedAggQ_AUIEigC&biw=1366&bih=618#imgdii=q5P40rOz_WMckM:&imgrc=IYJu
ceR5QQnrgM:

Hendro Prabowo, Pluralisme Hukum dan Penguasaan Tanah dalam Heru Nugroho, Interpretasi
Kritis Keistimewaan Yogyakarta ; Yogyakarta: CGSS, hlm.61.

https://jogja.tribunnews.com/2019/06/15/pembebasan-lahan-jalur-kereta-api-yogyakarta-internation
al-airport