Anda di halaman 1dari 17

Praktikum

Audit
Dosen Pengampu:
Rahayu, SE., M.Sc., Ak., C.A

Kelas R-010
Akuntansi
MODUL 6
KELOMPOK 3
1. Prio Giri Lawu (C1C017054)
2. Risky Utami (C1C017010)
3. Sindy Eka Putri (C1C017046)
4. Agustina Shinta (C1C017062)
5. Tria Gusti Putri (C1C017070)
6. Salsabila Merliana(C1C017102)
BUKU 1
Program Audit
Tujuan Audit
1. Untuk membuktikan saldo investasi pada
tanggal neraca/pelaporan posisi keuangan
benar-benar ada, dan merupakan milik
Perseroan (existence and ownership).
2. Untuk menentukan bahwa penilaian
investasi telah sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan yang berlaku
(Valuation)
3. Investasi yang dijadikan jaminan telah
diungkapkan dalam laporan (disclosure)
4. Investasi Telah dicatat dan diklasifikasi
dengan akurat (accuracy dan
classification)
Prosedur Audit Untuk Pengujian Kewajaran: Transaksi dan
Saldo

INVESTASI
Berdasarkan hasil pengecekan akta notaris Paulus SH No. 35 tanggal 10 Juni 2018 dan akta notaris
Benny SH No. 198 tanggal 24 Agustus 2018, serta bukti pengeluaran bank untuk keperluan investasi
tahun 2018 dengan rincian sebagai berikut:

Tanggal No. Bukti Penjelasan Jumlah (Rp)

BBK
05/06/2018 0035/06 Investasi saham PT Pooh Sebesar 100 100.000.000
Lembar dengan nilai nominal Rp
1.000.000 per lembar

BBK
07/08/2018 0055/08 Investasi dalam PT Piglet sebesar 300 300.000.000
lembar dengan nilai nominal Rp
1.000.000 per lembar
BBK
28/11/2018 0078/11 22.500.000
Uang muka pembelian gedung
Atas pemeriksaan akta pendirian yang dibuat dihadapan
notaris Paulus SH No. 35 tanggal 10 Juni 2018, penyertaan
saham di PT Pooh dengan modal dasar 2.000 lembar @
Rp1.000.000

Sedangkan modal ditempatkan dan disektor


penuh 1.000 lembar PT Piglet dengan rincian
sebagai berikut

Jumlah
Pemegang Saham % Kepemilikan Jumlah Modal
Saham (Rp)
(Lembar)
PT Untung 200 20 200.000.000
PT Bahagia 200 20 200.000.000
PT Sugus 300 30 300.000.000
PT Cinta 300 30 300.000.000
Total 1.000 100 1.000.000.000
Berdasarkan laporan keuangan PT Pooh dan PT Piglet yang
sudah diaudit oleh kantor akuntan dengan pendapat wajar
tanpa pengecualian, ternyata PT Sugus belum mencatat
pengaruh penyertaan sahamnya yaitu:

  Laba (Rp) Dividen (Rp)

PT Pooh 200.000.000 20.000.000

PT Piglet 100.000.000 16.000.000

Penerimaan dividen diperoleh


pada Tanggal 8 Januari 2019
BUKU 2
Lead Schedule
PARE
Keterangan WP Per Klien
Ref 31/12/2018 Per Audit
Dr Cr 31/12/2018

Investasi di PT Pooh   100.000.000     100.000.000

Investasi di PT Piglet   300.000.000 30.000.000 16.000.000 325.200.000

Pembayaran Dimuka   22.500.000   22.500.000 -


           

Total Investasi   422.500.000 30.000.000 38.500.000 425.200.000


SURAT KONFIRMASI PT
POOH
SURAT
KONFIRMASI
PT PIGLET
Temuan 1
Uang muka pembayaran Gedung bukanlah akun investasi, namun PT
Sugus mencatat Rp22.500.000 ini termasuk dalam Saldo Akun Investasi.
Maka perlu diadakannya jurnal penyesuaian untuk kasus ini.

Temuan 2
PT Sugus belum menjurnal apapun terkait pembagian laba dan dividen PT
Pooh. Maka dibutuhkan jurnal penyesuaian.

Temuan 3
PT Sugus belum menjurnal apapun terkait pembagian laba dan dividen PT
Piglet. Maka dibutuhkan jurnal penyesuaian.

Temuan 4
Terdapat perbedaan saldo Investasi dari PT Piglet yang diketahui melalui
surat konfirmasi investasi (Buku 2). Maka diperlukan penjelasan atas kasus
ini.
Temuan 1
Aset Lain-Lain Rp 22.500.000
Investasi Rp 22.500.000

(Jurnal reklasifikasi untuk mencatat Uang Muka Pembelian Gedung untuk


diklasifikasikan ke akun Aset Lain-Lain, dan mengurangi nilai dari Saldo Akun
Investasi)

Temuan 2
PT Pooh mempunyai modal saham 2.000 lembar saham @Rp 1.000.000 = Rp
2.000.000.000
PT Sugus mempunyai 100 lembar saham PT Pooh @Rp 1.000.000 = Rp 100.000.000
Hal ini menunjukan bahwa PT Sugus mempunyai kepemilikan sebesar 5% atas PT
Pooh
(Dicatat menggunakan Metode Nilai Wajar/Metode Biaya)
PT Pooh mengumumkan Dividen per 31 Desember 2018 sebesar Rp20.000.000
PT Sugus hanya mencatat Dividen saja

Jurnal:
Piutang Dividen Rp 1.000.000
Pendapatan Dividen Rp 1.000.000
Temuan 3
PT Piglet mempunyai modal saham 1.000 lembar saham @Rp 1.000.000 = Rp1.000.000.000
PT Sugus memiliki 300 lembar saham @Rp1.000.000 dengan kepemilikan 30%
(Dicatat menggunakan Metode Ekuitas)
PT Piglet mengumumkan Laba Per 31 Desember sebesar Rp 100.000.000 dan Dividen
Rp16.000.000
PT Sugus mencatat Laba dan Dividen

Jurnal Untuk Mengakui Dividen:


Piutang Dividen Rp4.800.000
Investasi PT Piglet Rp4.800.000
(Rp16.000.000 x 30% = Rp 4.800.000)

Jurnal Untuk Mengakui Laba:


Investasi PT Piglet Rp 30.000.000
Laba Perusahaan Anak Rp 30.000.000
(Rp 100.000.000 x 30% = Rp 30.000.000)
Temuan 4
Setelah dilakukan perhitungan kembali dan dibuat
jurnal penyesuaian, maka dapat diketahui
mengapa terdapat selisih Saldo Investasi yang
dicatat oleh PT Piglet dan PT Sugus.
Dimana PT Sugus mencatat sebebar Rp
300.000.000
Dan PT Piglet mencatat sebesar Rp 325.200.000

Selisih ini terjadi karena belum tercatatnya Laba


dan Dividen dari PT Piglet
Nilai rinciannya telah tercantum di Lead Schedule
More Information
PT Sugus baru membeli saham PT Piglet pada 7 Agustus 2018 yang PT Sugus
harusnya hanya mencatat laba kepemilikan selama 5 bulan saja.
Dengan jurnal:
Investasi PT Piglet Rp12.500.000
Laba Perusahaan anak Rp12.500.000
(Rp100.000.000 x 30% x 5/12 = Rp 12.500.000)

Namun, apa bila dilakukan pengakuan seperti ini maka selisih antara Saldo Investasi
antara PT Sugus dan PT Piglet tidak dapat terselesaikan.

Rincian:
Jumlah Modal PT Sugus Rp300.000.000
Dikurangi Rp4.800.000 dari Jurnal Dividen
Ditambah Rp12.500.000 dari Jurnal Laba
(Rp300.000.000 – Rp4.800.000 + Rp12.500.000 = Rp 307.700.000 )

Namun pada Konfirmasi Investasi, PT Piglet menjawab bahwa saldo investasi PT


Sugus adalah sebesar Rp 325.200.000)
TERIMA KASIH!

Anda mungkin juga menyukai