Anda di halaman 1dari 9

APPENDISITIS

NAMA : DINI OKTAVIANI


KELAS KECIL : I
KELAS BESAR : 1C S1
KEPERAWATAN
NIM : 191FK03126
PENGERTIAN
 Apendisitis adalah peradangan akibat
infeksi pada usus buntu atau umbai
cacing (apendiks).
 Apendisitis adalah peradangan dari
apendiks vermiformis dan merupakan
penyebab abdomen akut yang paling
sering.
 Apendisitis inflamsi apendiks.
TANDA DAN GEJALA
 Nyeri dekat pusat atau  Nafsu makan menurun.
perut bagian atas yang  Demam yang tidak
menjadi semakin tajam terlalu tinggi.
ketika bergerak ke perut  Biasanya terdapat
kanan bawah.
 Nyeri rangsangan
konstipasi,tapi kadang-
kadang terjadi diare.
peritoneum tidak
 Nyeri kanan bawah bila
langsung.
 Nyeri pada kuadran peritoneum bergerak
kanan bawah saat seperti nafas
kuadran kiri bawah di dalam,berjalan,batuk,da
tekan. n mengedan.
ETIOLOGI
 Apendisitisumumnya terjadi karena
infeksi bakteri.Berbagai hal berperan
sebagai faktor-faktor pencetusnya.
Diantaranya adalah obstruksi biasanya
disebabkan karena adanya timbunan
tinja yang keras(fekalit).infeksi kuman
dari colon yang paling sering adalah
E.coli dan streptococcus.
FAKTOR RESIKO
 Faktor  Faktor perilaku:asupan
rendah serat yang dapat
biologi:usia,jenis,k mempengaruhi defenisi
elamn,ras. dan fekalit yang
menyebabkan obstruksi
 Faktor lumen.
lingkungan:virus,p  Faktor pelayanan
kesehatan dilihat dari
arasit,cacing,dan pelayanan kesehatan yang
benda asing. diberikan oleh layanan
kesehatan ,baik dari
fasilitas maupun non
fasilitas.
PATOFISIOLOGI
 Apendisitis biasanya disebabkan oleh penyumbatan
lumen apendiks oleh hyperplasia folikel
limfoid,fekolit,benda asing,struktur karena fikosis
akibat peradangan sebelumnya atau neoplasma.
 Obstruksi tersebut menyebabkan mucus di produksi
mukosa mengalami bendungan,makin lama mucus
tersebut makin banyak,namun elastisitas dinding
apendiks mempunyai keterbatasan sehingga
menyebabkan peningkatan tekanan intralumen.
 Tekanan yang meningkat tersebut akan menghambat
aliran limfe yang mengakibatkan edema.
 Diaforesis bakteri dan ulserasi mukosa pada saat
inilah terjadi apendisitis akut fokal yang ditandai
nyeri epigastrum.
PENGOBATAN
 Dengan cara melakukan operasi untuk
mengangkat usus buntu,yang disebut
apendiktomi ,adalah pengobatan
standar untuk radang usus
buntu.Secara umum jika di curigai usus
buntu,dokter cenderung segera
mengambil apendiks sehingga perforasi
dapat di cegah.
PENATALAKSANAAN
 Tata laksana apendisitis  Pada apendisitis
sebelum terjadinya perforasi perforasi atau yang telah
antara mengalami rupture
lain:rehidrasi,pemberian
apendiks memiliki tata
antibiotik dan tindakan
bedah laksana antara
apendiktomi(pengangkatan lain:Rehidrasi intra
apendiks). vena,Antibioticsistemik,d
 Antibiotik diberikan sebelum an Dengkompresi
dilakukannya operasi. saluran gastro instestinal
 Cairan intra vena dan dengan menggunakan
elektrolit di berikan sebelum sealang naso gastric
operasi. sebelum operasi,serta
 Tindakan bedah biasanya
tindakan bedah
dilakukan di bawah perut laparatomi apendiktomi.
dengan di lakukan insisi.
TERIMA KASIH