Anda di halaman 1dari 20

INTENSIFYING

SCREEN
Oleh :
Danil Hulmansyah
PENGERTIAN & FUNGSI IS
 Intesifying Screen adalah sebuah tabir / lapisan yang apabila
terkena eksposi sinar-X akan mengalami pendaran cahaya.
 mengubah radiasi (mis. Sinar x) menjadi cahaya tampak
radiograf yang dihasilkan :
5 % dari radiasi
95 % dari emisi cahaya IS
PERBANDINGAN ANTARA PENGGUNAAN SINAR-X DGN
MENGGUNAKAN DAN TANPA INTENSIFYING SCREEN

~
~ ~
~ ~
~ ~
~ ~
~
~
~ ~
~ ~
~ ~
~ ~
~
~ ~ ~ ~ ~
High

Exposure Densitas
Film Sama
Low

~ ~ ~
~ ~ ~
~ ~ ~

Cahaya
Tampak
PERBEDAAN ANTARA
DENGAN DAN TANPA IS :
CARA KERJA IS

SINAR X

CAHAYA
TAMPAK

Kulit K Kulit
K

Kulit L Kulit L
JENIS-JENIS PENDARAN
YANG DIHASILKAN
 Fluoresensi adalah pendaran cahaya yg dihasilkan dr
penyerapan energi radiasi yg mempunyai panjang
gelombang Lebih pendek. Perpendaran akan berhenti
setelah 10-8 detik setelah sumber energi berhenti.
 Fosforesensi adalah pendaran cahaya yg dihasilkan dr
penyerapan energi radiasi yg mempunyai panjang
gelombang Lebih panjang. Perpendaran akan
berhenti setelah beberapa saat setelah sumber
energi berhenti.
STRUKTUR IS
 Supercoat : lap. Lembut tp kuat
terbuat dr cellulose acetate yang
melapisi seluruh screen.
Base
 Flourescent layer : lapisan fosfor.
Subtratum  Subtratum layer :
Layer
 Reflective layer berfungsi untuk
Fluorescent
Layer
memantulkan cahaya tampak yg
Superco dihasilkan oleh fosfor.
at  Absorptive layer berfungsi untuk
meminimalisir refleksi internal antar
screen (mengurangi halation efect).
 Base lapisan dasar terbuat dari
polyester dan plastik.
JENIS-JENIS FOSFOR
a) Calcium wolframat : bahan fosfor yg pertama kali dipakai unt
IS. Berbentuk kristal, eksitasi yang dihasilkan dengan
panjang gel. 350 – 520 nm dgn emisi biru.
b) Barium lead sulphate ( BaSO4 Pb SO4 ) eksitasi yang
dihasilkan dengan panjang gel. 300 – 420 nm dgn emisi biru.
c) Zinc Sulphide ( Zn S) akan memendarkan cahaya hijau dgn
panjang gel. 300 – 550 nm. Mempunyai sifat after glow ( tdk
cocok unt IS).
d) Zinc Cadmium Sulphade ( Zn Cd S ) akan memendarkan
cahaya hijau dgn panjang gel. 480 – 640 nm.
e) Rare Earth Phospors.antara lain Gadolinium (Gda), Ytrium (Y),
Lanthanum (La).memiliki efisiensi penyerapan sinar-X yang
tinggi.
Radiograf yang dihasilkan :
5 % dari radiasi
95 % dari emisi cahaya IS
KECEPATAN IS
 Kecepatan IS dipengaruhi oleh volume
butiran fosfor.

No High Medium Low Speed


Speed Speed
1. Respon thd sinar-x Tinggi sedang Rendah
2. Volume butiran Besar Sedang Kecil
fosfor
3. Kontras Tinggi Standar Rendah
4. detail Rendah standar Tinggi
FAKTOR INTENSIFIKASI
 FI adalah perbandingan antara banyaknya
eksposi yang diperlukan bila tidak
menggunakan IS dan dengan
menggunakan IS.
KV tanpa IS
Fak. Intensifikasi ( FI )
= KV dengan
IS

 FI dipengaruhi oleh :
 Jenis fosfor.
 Tebal lapisan screen.
 Kualitas radiasi.
PENEMPELAN SCREEN
 Pabrikan biasanya menyediakan intensifying dengan
perekat khusus.Biasanya terletak pada bagian
belakang screen.Sebelum memasangnya, lepas
terlebih dahulu lapisan pelindung perekatnya.
 Pilih screen bagian front lalu pasang dengan
perlahan pada bingkainya.Langakah kedua, ambil
screen bagian belakang tempel pada bingkai,
setelah itu kaset ditutup dan dikunci agar screen
tersebut merekat pada bingkai.
EFEK KONTAK FILM-SCREEN
YANG TIDAK SEMPURNA :
PERAWATAN IS
 Jaga agar permukaan IS jangan sampai tergores.
 Jangan memasukan film jika IS basah.
 Pastikan IS dalam keadaan kering sebelum ditutup.
 Gunakan cairan pembersih yang tidak berbahaya
bagi permukaan screen.
 Catat tanggal saat melakukan pembersihan pada
permukaan screen IS.
 Lakukan perawatan secara berkala.
PEMELIHARAAN
KASET DAN IS
KASET DAN TABIR PENGUAT
(INTENSIFYING SCREEN) (1)
Kaset
Label/tanda
 Kaset harus ditandai dengan huruf atau angka untuk memudahkan
identifikasi.
 Intensifying screen yang berada di dalam kaset harus ditandai dengan
nomor atau huruf yang sama.
Kebersihan
 Bagian luar kaset harus dibersihkan secara teratur dengan kain lap
yang bersabun lalu dibersihkan dengan kain bersih dan dikeringkan.
 Harap diperhatikan, kain lapnya jangan terlalu basah agar tetesan air
tidak masuk ke dalam kaset.
Tes kaset
 Periksalah dan uji cobakan kaset terhadap contact screen dan
kebocoran cahaya.
KASET DAN TABIR PENGUAT
(INTENSIFYING SCREEN) (2)
Tabir Penguat
Memasang dan menandai
 Hendaknya dilakukan dengan menggunakan alat dan bahan yang
disediakan dari pabrik pembuat.
 Bahan lain yang tidak disarankan akan berakibat kerusakan pada
tabir penguat.
Membersihkan dan mengamati
 Mengamati dan membersihkan tabir penguat secara teratur adalah
sangat penting untuk menghindari terjadinya artefak pada film.
 Bila ditemui permasalahan lain, perlu diuji dengan menggunakan
film röntgen untuk mengetahui bagian mana yang rusak.
 Jika ditemui bagian yang rusak, maka dapat dengan mudah
diketahui melalui nomor dan huruf pada kaset yang bersangkutan.
KASET DAN TABIR PENGUAT
(INTENSIFYING SCREEN) (3)
Caranya;
 Kosongkan kaset di kamar gelap.
 Periksalah tabir pada cahaya tampak, apakah terdapat
kotoran, goresan atau luntur.
 Amatilah bahwasanya permukaan tabir di dalam kaset masih
lembut.
 Jika tabir tersebut perlu ditempel ulang maka pergunakan alat
dan bahan yang diberikan dari pabrik pembuat.
 Gunakan lap basah yang lembut dari katun dan sabun yang
lembut/ringan untuk membersihkan.
 Gerakannya memutar keluar permukaan tabir (screen).
KASET DAN TABIR PENGUAT
(INTENSIFYING SCREEN) (4)
 Bersihkan sisa-sisa sabun pada permukaannya dengan
menggunakan lap katun basah yang bersih.
 Letakkan kaset dalam posisi berdiri dan buka secukupnya
pada ruangan yang tak berdebu. Sehingga kaset
menjadi kering dan bersih serta siap untuk digunakan.
 Sebelum digunakan, periksa lagi apakah permukaan tabir
terdapat coretan. Bila ada lakukan pembersihan sekali
lagi.
 Periksalah apakah tabir dapat dengan mudah dikenali
melalui nomor atau huruf yang dibuatnya.
 Catatlah tanggal kegiatan ini pada buku kegiatan.
TERIMAKASIH
Any question!!!!

Anda mungkin juga menyukai