Anda di halaman 1dari 15

KOMPENSASI

• Pengertian Kompensasi
• Kompensasi merupakan sesuatu yang
diterima karyawan sebagai pengganti
kontribusi jasa mereka pada
perusahaan.
• Kompensasi sangat tergantung
pada banyak faktor, antara lain
kemampuan yang mencakup
pengetahuan dan keahlian dan
juga terpenuhinya kebutuhan
hidup pegawai, dan tidak akan
terlepas dengan efisiensi dan
efektivitas.
Jenis-jenis Motivasi
• Menurut Hasibuan (2005:150) terdapat 2
(dua) jenis motivasi, yaitu motivasi positif
dan motivasi negatif.

• Motivasi Positif
Motivasi positif artinya manajer
memotivasi (merangsang) bawahan dengan
memberikan hadiah kepada mereka yang
berprestasi diatas prestasi standar.
Dengan motivasi positif, semangat kerja
bawahan akan meningkat karena umumnya
manusia senang menerima yang baik-baik
saja.
Motivasi Negatif

• Motivasi negatif maksudnya manajer


memotivasi bawahan dengan
memberikan hukuman jika karyawan
bekerja di bawah standar. Dengan
motivasi negatif ini semangat kerja
karyawan dalam jangka waktu
pendek akan meningkat karena
mereka takut dihukum, tetapi untuk
jangka waktu panjang dapat
berakibat kurang baik.
PENEMPATAN

• Para karywan baru yang telah


selesai menjalankan program
orientasi harus segera
mendapatkan tempat pekerjaan
yang sesuai dengan bakat dan
keahlian yang dimilikinya.
• Salah satu fungsi MSDM untuk
mengurus hal ini adalah placement
atau penempatan karyawan.
Penempatan karyawan berarti
mengalokasikan para karyawan
pada posisi kerja tertentu, hal ini
khusus terjadi pada karyawan baru.
• Kepada karyawan lama yang telah
menduduki jabatan atau pekerjaan
termasuk sasaran fungsi
penempatan karyawan dalam arti
mempertahankan pada posisinya
atau memindahkan pada posisi
yang lain.
Promosi

• Promosi terjadi apabila seorang


karyawan dipindahkan dari satu
pekerjaan ke pekerjaan lain yang
lebih tinggi dalam pembayaran,
tanggung jawab dan atau level.
• Umumnya diberikan sebagai
penghargaan, hadiah (reward
system) atas usaha dan prestasinya
di masa lampau, maka akan
muncul dua permasalahan
Beberapa Masalah dalam
Penempatan
Efektivitas

Efektivitas penempatan harus mampu


meminimalisir kemungkinan terjadinya
kekacauan bagi karyawan dan perusahaan.
Untuk mengurangi kekacauan, keputusan
promosi dan transfer harus dibuat sesuai
dengan langkah-langkah seleksi.
• Demosi juga harus dicatat dan
mengikuti aturan disipliner,
karyawan baru harus mendapatkan
pengenalan untuk mengurangi
kecemasan dan mempercepat
sosialisasi dam proses belajar
Tuntutan Hukum

Selama ini hubungan kerja yang tidak


didasarkan pada kontrak resmi tertulis
disebut hubungan kerja sukarela dan
dilanjutkan dengan persetujuan. Kedua
belah pihak harus memberitahukan
apabila hubungan itu berakhir.
Hak perusahaan untuk
memberhentikan pekerja setiap
saat tanpa sebab menjadi dikenal
sebagai doktrin pemberi kerja
Pencegahan Separasi

• Salah satu bidang kreatif MSDM


adalah upaya pencegahan separasi
ketika departemen SDM dapat
mencegah perusahaan kehilangan
SDM yang bernilai.
• maka uang yang ditanam dalam
rekruitmen, seleksi, orientasi dan
pelatihan tidak hilang. Uang juga
dapat dihemat dengan mengurangi
keperluan penyebaran pekerja yang
tersisa.