Anda di halaman 1dari 15

AKUNTANSI INTERNASIONAL

Nama: Rahma Zulaika


Kelas: Akuntansi 17D
Nim: 10573114417
01 Menyelaraskan
Standar Pelaporan
Keuangan Secara
Global
PEMBAHASAN KALI INI

02 Internasionalisasi
Standar Akuntansi
Menyelaraskan Standar
Pelaporan Keuangan Secara
Global

01
YUK, MARI KITA BAHAS
SEJAK KAPAN PERBEDAAN STANDAR
PELAPORAN MULAI TIMBUL ?

Laporan keuangan merupakan bahasa yang digunakan oleh komunitas bisnis.


Bahasa bisnis tersebut disusun berdasarkan standar akuntansi yang merupakan
aturan-aturan pengukuran untuk laporan keuangan.

Dalam perkembangannya, terdapat banyak dan berbedanya standar akuntansi


yang berlaku sehingga menimbulkan masalah keterbandingan laporan
keuangan. Kondisi ini tentu dapat dipahami karena dalam proses penyusunan
standar akuntansi di suatu negara tidak terlepas dari pengaruh faktor-faktor lokal
suatu negara mengatakan “economic conditions have an impact upon both
political factors and accounting theory”.

Hal ini yang menyebabkan standar dan praktik akuntansi di tiap-tiap negara
terdapat perbedaan. Seiring dengan era globalisasi yang dimotori oleh
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mengubah dunia
internasional menjadi sebuah global village/ borderless, sejak saat inilah
masalah perbedaan standar akuntansi mulai timbul.
Untuk menyelaraskan standar akuntansi dunia
dimulai melalui International Financial Reporting
Standards (IFRS). IFRS merupakan hasil standar
akuntansi internasional yang diterbitkan oleh
Internasional Accounting Board (IASB) yang ada
dibawah Internasional Accounting Standard
Committee Foundation (IASCF).

Selain untuk meningkatkan comparability laporan


keuangan, Prihadi dalam Rohaeni dan Titik
menyatakan bahwa, penerapan  IFRS sebagai
standar global akan berdampak pada semakin
sedikitnya pilihan-pilihan metode akuntansi yang
dapat diterapkan sehingga akan meminimalisir
praktik-praktik accountingcreative yang
Sistem Pelaporan Keuangan
Tiap Negara

Pelaporan keuangan antarnegara menghendaki penggunanya untuk


memahami praktek akuntansi yang diterapkan oleh sutu perusahaan,
bahasa negara di mana perusahaan tersebut berkedudukan, dan mata
uang yang digunakan perusahaan untuk menyiapkan laporan
keuangannya.
Salah satu masalah utama yang saat ini sedang dihadapi oleh
perusahaan-perusahaan Amerika Serikat adalah kemampuan mereka
untuk bersaing dalam perekonomian global dengan pelaporan
keuangan antarnegara. Pada bagian berikutnya, kami menjelaskan
beberapa isu yang harus diperhatikan oleh perusahaan multinasional.
STANDAR PELAPORAN YANG DIGUNAKAN SECARA GLOBAL

Financial
Accounting International
Accounting
Standards
Standards
Board (FASB) Committee (IASC)

diikuti oleh beberapa negara, baik secara


langsung maupun modifikasi. Internasional Accounting
Standards (IASs), yang
dikeluarkan oleh International
Accounting Standards Committee
(IASC),
belum diikuti oleh semua negara,
bahkan oleh negara-negara
Negara mengadopsi  IFRS. Kesepakatan G-20

Indonesia sendiri yang termasuk ke


dalam negara anggota G-20 telah
menyepakati dalam penerapan
IFRS ini sebagai standar akuntansi Negara pengguna IFRS sebagai
keuangan yang berlaku.
standar akuntansinya sebagain
konvergensi IFRS di Indonesia telah
besar merupakan negara maju
sampai ditahap implementasi akhir
dan beberapa negara
pada tahun 2012. Dimana Pernyataan
 berkembang.
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Kanada mulai pada tahun 2009, Eropa tahun
yang diterbitkan IAI telah mampu 2005, China tahun 2007, Australia tahun 2005,
mengakomodir  IFRS secara Afrika Selatan tahun 2005, dan Amerika Serikat
baru akan mengadopsi pada tahun 2014.
menyeluruh.
Internasionalisasi
Standar Akuntansi

02
PENGUKURAN DAN PELAPORAN BIAYA KUALITAS

 GAAP A.S IFRS ( Internasional Accounting Financial Report)

diterbitkan oleh Internasional


Generally Accepted Accounting Accounting Standards Board (IACB)
Principles (GAAP) yang dirilis di London. Negara yang
oleh Financial Accounting menggunakan IFRS sudah berjumlah
Standard Board (FASB). 90 negara, dan uni Eropa sekarang
mewajibkan perusahaan yang telah
terdaftar di pasar modal sekitar
7000 perusahaan.
Hal Pokok Standar Akuntansi

Secara garis besar ada empat hal pokok yang diatur dalam
01 standar akuntansi. Yang pertama berkaitan dengan definisi
elemen laporan keuangan atau informasi lain yang berkaitan.
Yang kedua adalah pengukuran dan penilaian. Hal ketiga yang
dimuat dalam standar adalah pengakuan, yaitu kriteria yang
digunakan untuk mengakui elemen laporan keuangan sehingga
elemen tersebut dapat disajikan dalam laporan keuangan. Yang
terakhir adalah penyajian dan pengungkapan laporan keuangan
Dampak Internasionalisasi

Internasionalisasi memberikan dampak yang


02 cukup besar bagi dunia khususnya dalam bidang
akuntansi. Untuk dapat melihat seberapa besar
dampak dari internasionalisasi standar
akuntansi maka diperlukannya adanya
harmonisasi, hal tersebut dikarenakan dengan
adanya harmonisasi maka kita dapat melihat
seberapa besar dampak internasionalisasi
standar akuntansi tersebut dari berbagi macam
Negara di dunia dengan di harmonisasikan.
Keuntungan Harmonisasi Internasional

Pasar modal menjadi global dan


modal investasi dapat bergerak
di seluruh dunia tanpa Perusahaan-perusahaan dapat
hambatan. Standar pelaporan
keuangan berkualitas tinggi
yang digunakan secara
01 02 memperbaiki proses pengambilan
keputusan strategi dalam bidang
merger dan akuisisi.
konsisten di seluruh dunia akan
memperbaiki efisiensi alokasi
modal.

Investor dapat membuat keputusan Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas
investasi yang lebih baik; portofolio
akan lebih beragam dan risiko
keuangan berkurang.
03 04 pembuatan standard pat disebarkan dalam
mengembangkan standar global yang
berkualitas tertinggi.
Pro-Kontra Internasionalisasi

Walaupun begitu terdapat pro-kontra dari berbagai Negara


mengenai internasionalisasi standar akuntansi, seperti mereka yang
03 menyetujui adanya internasionalisasi standar akuntansi dikarenakan
dengan adanya standar tersebut maka Negara-negara yang telah
menggunakan standar akan mampu bersaing secara lebih luas yaitu
secara internasional. Di samping itu terdapat kontra dari adanya
internasionalisasi standar akuntansi yaitu mereka menganggap
bahwa dengan dibuatnya standar tersebut maka dianggap terlalu
berlebihan bagi mereka.
Lebih jauh lagi, ditakutkan bahwa adopsi standar internasional akan
menimbulkan “standar yang berlebihan”.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai