Anda di halaman 1dari 23

PRESENTASI DAHI

muliani
PENGERTIAN
 Presentasi dahi: posisi kepala
antara fleksi dan defleksi
 Dahi berada pada psoisi
terendah dan tetaping depan
 pada penempatan dahi biasanya
dengan sendirinya akan berubah
menjadi letak muka atau
belakang kepala (Sinopsis:344)
INSIDEN
 Angka kejadian <1% (1:3.000 atau
1:1.000) dan mortalitas 15%
 Presentasi dahi primer terjadi sebelum
persalinan dimulai (jarang etrjadi)
 Presentasi dahi sekunder terjadi
setelah persalinan dimulai,
 Sering bersifat sementara, kemudian
kepala fleksi menjadi LBK atau extensi
sempurna menjadi presentasi muka
ETIOLOGI
Causanya serupa presentasi muka
dan meliputi semua hal yg
mengganggu penurunan kepala
dalam sikap fleksi
1. CVD sebagai causa terpenting
2. Keadaan janin yg mencegah
terjadinya fleksi spt
a. Tumor leher: thyroid
b. Lilitan tali pusat sekitar leher
c. Kelainan janin
3. Mobilitas janin yg bertambah besar:
hydramnion dan janin kecil/prematur
4. KPD sebelum kepala masuk PAP,
kemudian masuk dengan sikap
defleksi/ekstensi
5. Kelainan uterus: neoplasma pada SBR,
uterus bicornis
6. Implantasi plasenta abnormal:
plas.previa
7. Iatrogenik: versi luar
8. Idiopatik: sekiatr 30% tidak diketahui
DIAGNOSA
 Palpasi
Bokong teraba di fundus dan kepala di
bawah
Benjolan kepala terdapat pada tempat
punggung, dengan sudut yg agak tajam
(sudut fabre)
 Auskultasi
Paling jelas terdengar melewati dada
 VT/PD
Teraba UUB, orbita, glabella, pangkal
hidung, sementara dagu tidak teraba
MEKANISME PERSALINAN
 Kepala masuk PAP dengan bidang
planum maxillo parietalis (35 cm),
sehingga kepala dalam posisi
defleksi,
 Kepala masuk PAP dengan dahi
melintang atau miring, sutura
frontalis melintang/miring ditengah
jalan lahir,
 VT: teraba UUB, sutura frontalis,
orbita, glabela
 Letak dahi sebagai presentasi
paling buruk diantara letak kepala,
 Pada anak kecil kepala dapat
masuk dengan moulage yg kuat,
 Kemudian terjadi PPD, dahi
memutar ke depan kearah
symphisis,
 Dahi paling dulu nampak pd vulva
& fossa canina sbg hipomoglion
berada di bawah SOP,
 Dengan fleksi lahir UUB, dan
belakang kepala
 Dengan gerakan defleksi
berturut-turut lahir mulut &
dagu, vulva diregang oleh
diameter maxillo oksipitalis
(sinopsis:168)
CATATAN
 Persalinan dahi dengan ukuran
panggul dan janin normal, tdk dpt
lahir spontan pervaginam oleh
karena memasuki jalan lahir dengan
diameter terbesar (mento-oksipital),
sedang diameter yang dilewatinya
12,5-13 cm,
 Untuk persalinan dapat dilakukan
reposisi menjadi LBK (kepala defleksi
menjadi fleksi) dengan bantuan
assisten
PERASAT ZANGEMEISTER-THORN
 Tangan kiri dimasukan kedalam
vagina dengan memegang
puncak kepala dan ibu jari
berada pada temporalis,
 Tangan kanan menekan dada janin
yang membusung dan tangan kanan
assisten menarik bokong janin ke
depan dari luar abdomen agar posisi
kepala dapat berubah menjadi letak
belakang kepala
PERASAT SCHATZ
 Perasat ini dilakukan bila
pembukaan belum ada/1cm dan
setelah melakukan pemeriksaan USG
 Tangan kanan menekan dada janin
yang membusung dari luar yaitu
pada perut ibu sebelah kiri atau
kanan
 Kemudian tangan kiri memegang
bokong sambil ditarik keluar/ ke
samping
 Pada letak dahi yang bersifat
sementara, janin dapat lahir
spontan sebagai LBK atau letak
muka, jika letak dahi menetap
maka prognosis buruk, kecuali
pada janin kecil
TAHAPAN MEKANISME PERSALINAN:
LEFT FROMTUM ANTERIOR
 Diameter terendah adalah
diameter vertico-mentalis 13,5
cm, merupakan diameter
terpanjang anterior posterior
kepala,
 Bila kepala masuk panggul akan
disertai dengan moulage berat
menyebabkan kemajuan
persalinan lambat,
 Persalinan dan kelahiran spontan
akan terjadi bila ada kombinasi
antara panggul lebar, kontraksi
uterus kuat, janin kecil
 Keadaan ini dapat terjadi
persalinan dengan tahap-tahap sbb:
 EXTENSI
Kepalaeksteksi dan diameter
verticomentalis masuk
didahului oleh dahi
 PENURUNAN
Peneurunan terjadi lambat dan
saat-saat terakhir, biasanya
kepala tidak masuk dalam
panggul sebelum ketuban
pecah dan pembukaan lengkap
 PUTARAN PAKSI DALAM
Dahi berputar 45º kedepan sehingga muka
berada dibawah SOP (LFrA ke FrA)
Sebagian besar PPD dapat terjadi antara
spina ichiadika dan tuber ischiadikum
 FLEKSI
Dengan muka menjadi titik putar di bawah
SOP maka lahirlah berturut-turut bregma,
vertex, oksiput diatas perineum
 EXTENSI
Kepala kemudian jatuh ke belakang dalam
keadaan ekstensi, dan hidung, mulut, dagu
keluar di bawah SOP
 RESTITUSI
 Leher
bebas dari terpilin dan kepala berputar 45º
kembali ke tempat semula
 PUTARAN PAKSI LUAR
 Ketikabahu berputar ke depan dari diameter
obliqua ke diameter anteroposterior panggul,
kepala berputar 45º lagi ke belekang
 MOULAGE
 Terjadi moulage berat, diameter verticomentalis
tertekan dan diameter oksipito-frontalis sangat
bertambah panjang sehingga dahi sangat menonjol
 Muka menjadi datar dan jarak antara dagu dengan
puncak kepala menjadi panjang
 Ini diperberat lagi dengan adanya caput succedaneum
yang besar yang terbentuk di dahi
RENUNGAN…
 Mulailah dengan awal yang baik niscaya
akan berakhir dengan kebaikan…
 Mulailah belajar dan berlatih dengan baik
niscaya akan berakhir dengan
keterampilan yang memadai…
 Tak seorang pun bisa mundur untuk
memulai awal baru .. Tapi, siapa saja bisa
mulai dari sekarang untuk membuat
ending baru ..
THINK THE BEST and DO THE BEST ...
Thank you…