Anda di halaman 1dari 13

ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA

DENGAN SISTEM MUSKULOSKELETAL


(OSTEOARTRITIS/GOUT)

1. Omega Alfonita (010117A074)


2. Puguh Subekti Putri (010117A075)
3. Savitry Sahdia (010117A095)

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS NGUDI WALUYO
2019
Definisi Muskuloskeletal
Sistem muskuloskeletal merupakan sistem yang terdiri dari tulang, sendi,
dan otot. Sistem tersebut paling erat kaitannya dengan mobilitas fisik
individu. Seiring bertambahnya usia, terdapat berbagai perubahan yang
terjadi pada sistem musculoskeletal yang terdiri dari tulang, otot, sendi, dan
saraf. Sistem skeletal pada manusia tersusun dari 206 tulang termasuk
dengan sendi yang menghubungkan antar keduanya
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN SISTEM
MUSKULOSKELETAL

a. Gangguan hormon
b. Penyakit sistemik
c. Faktor diet.
d. Minimnya aktivitas fisik.
Penurunan Fungsi Muskuloskeletal Dipicu Oleh Tiga Faktor
(Fillit, Rockwood & Young, 2017) Yaitu :

1. Efek penuaan pada komponen sistem musculoskeletal


2. Gangguan musculoskeletal
3. Tingginya angka kejadian gangguan muskuloskeletal tertentu pada lansia
DEFINISI OSTEOARTHRITIS

Osteoartritis adalah penyakit peradangan sendi yang sering


muncul pada usia lanjut. Jarang dijumpai pada usia dibawah 40
tahun dan lebih sering dijumpai pada usia diatas 60 tahun
Etiologi osteoartritis antara lain adalah :
1. Umur
Dari semua faktor resiko untuk timbulnya osteoartritis, faktor ketuaan adalah yang terkuat.
Prevalensi dan beratnya orteoartritis semakin meningkat dengan bertambahnya umur.
2. Jenis Kelamin.
Wanita lebih sering terkena osteoartritis lutut dan sendi , dan lelaki lebih sering terkena osteoartritis
paha, pergelangan tangan dan leher.
3. Faktor herediter juga berperan pada timbulnya osteoartritis missal, pada ibu dari seorang wanita
dengan osteoartritis pada sendi-sendi inter falang distal terdapat dua kali lebih sering osteoartritis
pada sendi-sendi tersebut
4. Osteoartritis lebih sering dijumpai pada orang-orang Amerika asli dari pada orang kulit putih. Hal
ini mungkin berkaitan dengan perbedaan cara hidup maupun perbedaan pada frekuensi kelainan
kongenital dan pertumbuhan.
MANIFESTASI KLINIS

Gejala-gejala utama ialah adanya nyeri pada sendi yang terkena,


terutama waktu bergerak. Umumnya timbul secara perlahan-
lahan, mula-mula rasa kaku, kemudian timbul rasa nyeri yang
berkurang saat istirahat. Terdapat hambatan pada pergerakan
sendi, kaku pagi, krepitasi, pembesaran sendi, dan perubahan
gaya berjalan.
Definisi Osteoatritis

Osteoartritis atau rematik adalah penyakit sendi degeneratif


dimana terjadi kerusakan tulang rawan sendi yang berkembang
lambat dan berhubungan dnegan usia lanjut, terutama pada sendi-
sendi tangan dan sendi besar yang menanggungbebanSecara klinis
osteoartritis ditandai dengan nyeri, deformitas, pembesaran sendi
dan hambatangerak pada sendi-sendi tangan dan sendi besar.
TANDA DAN GEJALA

1. Nyeri sendi
2. Kaku pagi
3. Krepitasi
4. Pembesaran sendi (deformitas)
5. Perubahan gaya berjalan
ETIOLOGI
1. Usia lebih dari 40 tahun
Dari semua faktor resiko untuk timbulnya osteoartritis, faktor penuaan adalah yang
terkuat. Akan tetapi perlu diingat bahwa osteoartritis bukan akibat penuaan saja.
Perubahan tulang rawan sendi pada penuaan berbeda dengan perubahan pada
osteoartritis.
2. Jeniskelaminwanitalebihsering
Wanita lebih sering terkena osteosrtritis lutut dan sendi. Sedangkan laki-laki lebih
sering terkena osteoartritis paha, pergelangan tangan dan leher.
3. Kegemukan
Berat badan yang berlebih, nyata berkaitan dengan meningkatnya resiko untuk
timbulnya osteoartritis, baik pada wanita maupun pria.
PENALAKSANAAN
• Obat obatan
Sampai sekarang belum ada obat yang spesifik yang khas untuk osteoartritis, oleh karena patogenesisnya yang
belum jelas, obat yang diberikan bertujuan untuk mengurangi rasa sakit, meningkatkan mobilitas dan mengurangi
ketidak mampuan.
• Perlindungan sendi
Osteoartritis mungkin timbul atau diperkuat karena mekanisme tubuh yang kurang baik. Perlu dihindari aktivitas
yang berlebihan pada sendi yang sakit
• Diet
Diet untuk menurunkan berat badan pasien osteoartritis yang gemuk harus menjadi program utama pengobatan
osteoarthritis
• Fisioterapi
• Fisioterapi berperan penting pada penatalaksanaan osteoartritis, yang meliputi pemakaian panas dan dingin dan
program latihan ynag tepat. Pemakaian panas yang sedang diberikan sebelum latihan untk mengurangi rasa nyeri
dan kekakuan
DIAGNOSA KEPERAWATAN

• Hambatan mobilitas fisik b.d penurunan kekuatan otot


• Resiko jatuh b.d artrithis
• Resiko cidera
Terimakasih 