Anda di halaman 1dari 28

MANAJEMEN

AUDIT

Al imran
Muh. ilham setiawan
Harina Jamal
Gloria
Putri
PENGERTIAN
MANAJEMEN AUDIT
Manajemen audit disebut juga operasional
audit, function dan system audit.
Manajemen audit adalah suatu pemeriksaan
terhadap kegiatan suatu perusahaan,
termasuk kebijakan akuntasi dan kebijakan
operasional tersebut telah dilakukan oleh
manajemen, untuk mengetahui apakah
kegiatan operasi tersebut sudah dilakukan
secara efektif, efisien, dan ekonomis
Tujuan Umum
1. Menilai kinerja manajemen
2. Menilai efisiensi dan nilai ekonomis
sumber daya perusahaan
3. Menilai efektivitas tujuan perusahaan
4. Merekomendasi top management
sebuah perbaikan untuk efisiensi,
keekonomian, dan efektivitas
perusahaan
Pada umumnya, audit prosedur
yang dilakukan mencakup di
bawah ini
Prosedur
Penelaah Evalua Com
an si atas
Analiis
(Analytic
Manaje plia
al
Review
men
Control
nces
Procedur
es)
System Test
Menurut Arens (2011:825) ada
tiga jenis operasional audit,
yaitu :
Functio Organiz
nal ational

Special
AUDIT OBJECTIVE
DALAM MANAJEMEN AUDIT
Setelah melakukan Pelimanary Survey, auditor
harus menentukan tentative audit objectivenya.
Kemudian melakukan review and testing of
management cotrol system untuk memastikan
apakah tentative audit objektive (tujuan
pemeriksaan yang bersifat sementara) dapat
dijadikan Firm Audit Objective (tujuang
pemeriksaan yang pasti). Jika ternyata tentative
audit objecktiv tidak dapat dijadikan firm audit
objective, misalnya karena tidak didukung oleh
bukti-bukti yang kompeten, maka auditor harus
menentukan atau mencari tentative audit objective
yang lain.
Audit objective dalam management audit mencakup tiga elemen,
yaitu:

CRITERIA CAUSES
merupakan standar yang adalah tindakan-tindakan yang
harus dipenuhi oleh setiap adalah bagian dari tindakan- dilakukan yang dilakukan
bagian dalam perusahaan. tindakan yang menyimpang manajemen atau pegawai
Standar bisa berupa dari standar yang berlaku. perusahaan, termasuk
kebijakan yang telah tindakan-tindakan yang
dotetapkan manajemen, seharusnya dilakukan untuk
kebijakan perusahaan EFFECTS memenuhi criteria tetapi tidak
sejenis atau kebijakan dilakukan oleh management
industri, dan peraturan atau pegawai perusahaan.
pemerintah (di Amerika Dengan kata lain causes adalah
bisa peraturan negara tindakan-tindakan yang
bagian). menyimpang dari standar yang
berlaku.
PERBANDINGAN ANTARA
MANAJEMEN AUDIT DENGAN
GENERAL AUDIT
Perbedaan
Audit Manajemen Audit Keuangan
1. Bisa dilakukan oleh auditor intern atau 1. Harus dipimpin oleh segrang akuntan terdaftar
manajemen konsultan. Selain itu di Indonesia dari kantor akuntan publik.
management audit juga bisa dilakukan oleh BPKP
dan BPK. 2. Pada akhir pemeriksaannya, auditor harus
memberikan pendapat mengenai
2. Pada akhir pemeriksaannya, auditor memberikan kewajaran laporan keuangan yang telah disusun
laporan kepada manajemen yang berupa temuan - manajemen.
temuan audit.
3. Dilakukan secara rutin (setiap tahun)
3. Biasanya dilakukan jika manajemen merasakan
4. Pemeriksaan dilakukan dengan berpedoman pada
adanya kebutuha.
Standar Profesional Akuntan Publik yang disusun
4. Ikatan akuntan indonesia belum menyusun oleh ikatan akuntan indonesia.
standar pemeriksaan untuk management audit,
namun BPKP dan BPK sudah memiliki pedoman 5. Kriteria dalam financial audit sudah jelas, yaitu
manajemen audit. ETAP/PSAK/IFRS.

5. Kriteria dalam suartu management audit bisa


berupa kebijakan yang ditentukan manajemen,
peraturan pemerintah, peraturan asosiasi, dan
lain-lain
Persamaan
• Manajemen auditor maupun auditor keuangan
haruslah independen.
• Manajemen dan auditor keuangan harus
mengumpulkan bukti-bukti yang cukup dan kompeten
untuk mendukung pendapatnya.
• Teknik dan audit prosedur yang biasa digunakan.
• Pelaksanaan audit harus dipimpin dan disupervisi oleh
orang yang memiliki pengalaman yang cukup di bidang
audit serta memiliki latar belakang pendidikan
akuntansi.
• Auditor manajemen dan auditor keuangan harus
mendokumentasikan audit prosedur yang dilakukan.
TAHAPAN-TAHAPAN
PELAKSANAAN MANAJEMEN
AUDIT
Menurut Arens (2011:828), ada tiga (3)
tahapan dalam management audit, yaitu
sebagai berikut,
1. Planning
2. Edvidence accumulation and evaluation
3. Reporting and follow up
Dalam management audit menurut Leo
Helbert (1979), terdiri atas:

- Preliminary Survey (Survey Pendahuluan)


- Review and testing of management control system
(Penelaahan dan Pengujian atas Sistem Pengendalian
Manajemen)
- Detailed examination (Pengujian Terinci)
- Report Divelopment (Pengembangan Laporan)
reliminary Survey (Survey Pendahuluan)

Tujuan dari preliminary survey adalah untuk


mendapatkan informasi umum dan latar belakang,
dalam waktu yang relative singkat, mengenai
semua aspek dari organisasi, kegiatan, program,
atau sistem yang dipertimbangkan untuk diperiksa,
agar dapat diperoleh pengetahuan atau gambaran
yang memadai mengenai objek pemeriksaan,
informasi umum dan latar belakang yang
diperlukan
Review and testing of management control
system (Penelaahan dan Pengujian atas
Sistem Pengendalian Manajemen)

Tujuannya yaitu :
a. Untuk mendapatkan bukti-bukti mengenai ketiga elemen dari
tentative audit objective dengan melakukan penyelesaian
terhadap transaksi-transaksi perusahaan yang berkaitan
dengan sistem pengendalian manajemen.
b. Untuk memastikan bahwa bukti-bukti yang diperoleh dari
perusahaan adalah kompeten jika diperluas kedalam detail
examination (pemeriksaan secara rinci).
Istilah sistem pengendalian manajemen yang digunakan
mencakup keseluruhan sistem dari organisasi, termasuk
perencanaan, kebijakan dan prosedur-prosedur yang ditetapkan
dari praktik-praktik yang dijalankan dalam pengeloalaan
kegiatan-kegiatan perusahaan.
Detailed examination (Pengujian Terinci)

Dalam tahapan ini auditor harus mengumpulkan


bukti-bukti yang cukup, kompeten, material, dan
relevan untuk dapat menentukan tindakan-tindakan
apa saja yang dilakukan manajemen dan pegawai
perusahaan yang merupakan penyimpangan-
penyimpangan terhadap criteria dan firm audit
objective, dan bagaimana effects dari penyimpangan-
penyimpangan tersebut dan besar kecilnya effects
tersebut yang menimbulkan kerugian bagi
perusahaan
Report Divelopment (Pengembangan Laporan)

Temuan audit harus dilengkapi dengan kesimpulan


dan saran yang harus di-review oleh audit manager
sebelum didiskusikan dengan auditee.
APLIKASI MANAGEMENT
AUDIT UNTUK MENINGKATKAN
EFEKTIVITAS, EFESIENSI, DAN
EKONOMIS (KEHEMATAN)
APASIH ARTI KATA EFEKTIVE, EFISIEN,
EKONOMIS?

EFEKTIVE EFISIEN EKONOMI


Tercapainnya Biaya input (input) yang Suatu hasil (output) yang
Goal,Objective, program sama bisa dicapai bisa diperoleh dengan
yang sesuai dengan batas hasil(output) yang lebih biaya (input) yang lebih
waktu yang telah di besar kecil/murah,dengan mutu
targetkan tanpa output yang sama
mempedulikan biaya yang
dikeluarkan.
Persamaan
Berikut Fungsi-Fungi yang perlu di periksa
untuk mengetahui efektivitas ,efisiensi dan
kehematan(ekonomis) perusahaan:

FUNGSI PEMASARAN
FUNGSI PENJUALAN
FUNGSI PRODUKSI
FUNGSI PERSONALIA
FUNGSI KEUANGAN
FUNGSI PEMASARAN

Jika fungsi pemasaran tidak bisa mencapai


budget yang ditetapkan tidak bisa dipenuhi,
berarti fungsi marketing dikatakan tidak
Efektive.
Salah satu penyebabnya adalah market
share perusahaan tidak bisa ditingkatkan
sesuai rencana.
FUNGSI PENJUALAN
Jika penjualan baik dalam kuantitas maupun
rupiah menurun tentu saja ini termasuk
bentuk ketidakefektivan dalam perusahaan
dalam mencapai Tujuan utamanya, yaitu
profit.
Penyebabnya:
1.Kurang gencarnya promosi dan advertensi
2.Kurang giatnya bagian penjualan
melakukan penetrasi pasar
3.Turunnya mutu produk perusahaan
FUNGSI PRODUKSI

- Menumpuknya bahan baku atau


terganggunya jadwal produksi karena
pemesan barang tidak memperhatikan Iron
Stock
- Mesin-mesin dan aset lainnya tidak terawat
dengan baik aatau terjadi idle capacity
- Banyaknya hasil produksi yang rusak atau
dikembalikan langganan karena rendahnya
pengendalian mutu
FUNGSI PERSONALIA
Jika perusahaan telah menerapkan kebijakan
berikut dengan baik maka keefektivan,
efisiensi dan economis dinilai baik

- Rekrutmen pegawai dilakukan melalui seleksi


yang ketak ,sehingga hanya calon pegawai
yang memenuhi syarat yang di terima
- Penempatan pegawai dilakukan sesuai dengan
latar belakang pendidikan dan pengalaman
kerja yang sesuai
- Terdapat reward system yang baiik
FUNGSI KEUANGAN

-
Likuidasi Perusahaan Cukup Baik
- Dana Yang Dimiliki Perusahaan Dikelola
- Baik
Piutang Perisahaan Dapat Di Tagih
Dengan Lancar