Anda di halaman 1dari 10

Pemodelan Bangunan Air

Model dan Analisis Dimensi

OLEH :

NAMA : GDE RAI PUTRA ARYA SIMPANGAN


NIM : 1705512041
Pendahuluan

• Masalah teknik yang berhubungan dengan fluida, tidak semuanya dapat diselesaikan secara analistis.
• Penyelesaian masalah dapat dilakukan dengan pengamatan, pengujian di lapangan maupun laboratorium.
• Untuk bangunan besar seperti sungai, pelimpah bendungan, pelabuhanperlu studi model.
• Model adalah bentuk miniatur dari prototipe bangunan yang sesungguhnya.
• Model perlu dibuat dengan skala agar didapatkan hasil yang mendekati keadaan prototipe yang
sesungguhnya.
• Pembentukan angka tak berdimensi dari persamaan adalah sangat berguna hanya jika persamaan sudah
diketahui.
• Dalam banyak alirandidunia nyata, persamaan tidak diketahui atau terlalu sulit untuk dipecahkan.
- Eksperimen adalah metoda untuk mendapatkan informasi yang realistis
- Dalam banyak eksperimen, digunakan model yang diskala secara geometris
- Persyaratan dan hasil eksperimenharus diskala dengan benarsehingga hasilnya akan sangat
berguna untuk full-scale prototype.
ANALISIS DIMENSI
Manfaat utama analisis dimensi :
• Persyaratan dan hasil eksperimenharus diskala dengan benarsehingga hasilnya akan sangat berguna untuk full-
scale prototype.
• Untuk mendapatkan hukum skalasehingga perilaku prototipedapat diprediksi dari perilaku model.
• Untuk memprediksikecenderungan dalam hubungan antara parameter-parameter.

Model fisik diklasifikasikan dalam dua tipe yaitu model tak distorsi dan model distorsi.

• Model tak distorsi, bentuk geometri antara model dan prototype adalah sama tetapi berbeda ukuran dengan suatu
perbandingan ukuran atau skala tertentu. Model tak distorsi ini cukup mudah dan hasil yang diperoleh dapat
dengan mudah ditransfer pada prototype.
• Model distorsi, bentuk geometri antara prototype dan model tidak sama. Model ini banyak digunakan apabila
prototype mempunyai dimensi horizontal jauh lebih besar dari dimensi vertical, seperti sungai dan pelabuhan
Sifat Sebangun

Hubungan antara model dan prototip dipengaruhi oleh hukum-hukum sifat sebangun hidrolis. Sifat sebangun
ini memperhatikan beberapa aspek yaitu sebangun geometrik. Sebangun kinematik dan sebangun dinamik.
Perbandingan antara prototip pada pengaliran melalui bangunan pelimpah

Gambar. Hubungan model dan prototip pada pengaliran melalui bangunan pelimpah
 

1. Sebangun Geometrik (Sebangun Bentuk)


perbandingan antara ukuran analog prototipe dengan model harus sama besarnya. Perbandingan dengan
model harus sama besarnya. Perbandingan yang digunakan adalah Panjang, Luas dan Volume. Semua ukuran
pada titik sembarang di model dan prototype harus mempunyai skala yang sama. Perbandingan ini disebut
dengan skala geometrik model nL :

n
L= =
Sebelum ukuran yang ada di sebarang titik pada model dan prototip harus mempunyai skala yang sama.

Skala panjang :
= =

Skala luas :
=

Skala volume :
=
 

2. Sebangun Kinematik
yaitu sebangun gerakan. Terjadi jika prototype dan model sebangun geometrik dan perbandingan antara
kecepatan dan percepatan di dua titik yang bersangkutan pada model dan prototype untuk seluruh pengaliran adalah
sama.

= =
dan

= =
Besaran kinematik seperti kecepatan, percepatan, debit aliran dan sebagainya dapat diberikan dalam bentuk skala
panjang dan skala waktu
 

Besaran kinematik seperti kecepatan, percepatan, debit aliran dan sebagainya dapat diberikan dalam bentuk skala
panjang dan skala waktu

Skala kecepatan :

= = =
Skala percepatan :

= = =
Skala debit

= = =
 

3. Sebangun Dinamik
terjadi jika prototype dan model sebangun geometric dan kinematik, serta gaya-gaya pada model dan prototype
untuk seluruh pengaliran mempunyai perbandingan dan bekerja pada arah yang sama.

= =
 

Contoh soal :
1. Di dalam model bangunan penghancur energi (stilling basin) dengan skala = 25, tercatat tinggi dan panjang loncat
air adalah 0,20 m dan 1,50 m. berapakah tinggi dan panjang loncat air di prototype
2. Bangunan pelimpah dibuat dengan skala = 30. tinggi pelimpahan adalah 6 m. apabila debit aliran adalah 450 .
Hitung tinggi pelimpahan dan debit aliran pada model.
3. Bendung gerak mempunyai beberapa pintu air dengan lebar 10 m. debit aliran melalui tiap pintu adalah 100 .
Akan dibuat model pintu air tersebut dengan skala = 25. hitung debit aliran air tiap pintu pada model tersebut.
Apabila kecepatan aliran di suatu titik pada model adalah 2,5 m/d hitung kecepatan pada prototip