Anda di halaman 1dari 17

Menghitung frekuensi genotip dan

frekuensi alel dalam populasi


Struktur Genetika Populasi
Frekuensi Genotipe

Frekuensi Alel
Frekuensi Genotipe
Sebagai contoh, di dalam populasi tertentu
terdapat tiga macam genotipe, yaitu AA, Aa, dan
aa. Maka, proporsi atau persentase 3 genotipe
tsb akan menggambarkan susunan genetik
populasi tempat mereka berada.
Adapun nilai proporsi atau persentase genotipe
tersebut dikenal dengan istilah frekuensi
genotipe. Jadi, dapat didefinisikan bahwa
frekuensi genotipe adalah proporsi atau %
individu di dalam suatu populasi yang tergolong
ke dalam genotipe tertentu.
ahli Matematika Inggris G.H. Hardy dan
seorang ahli Fisika Jerman W. Weinberg
secara terpisah mengembangkan model
matematika yang dapat menerangkan
proses pewarisan tanpa mengubah
struktur genetika di dalam populasi.
Hukum Hardy- Weinberg menyatakan
bahwa jumlah frekuensi alel di dalam
populasi akan tetap seperti frekuensi awal.
• Contoh paling sederhana dapat terlihat pada
suatu lokus tunggal beralel ganda: alel yang
dominan ditandai A dan yang resesif ditandai a.
• Kedua frekuensi alel tersebut ditandai p dan q
secara berurutan;
• freq(A) = p; freq(a) = q; p + q = 1
• Apabila populasi berada dalam kesetimbangan,
maka freq(AA) = p2 untuk homozigot AA dalam
populasi, freq(aa) = q2 untuk homozigot aa, dan
freq(Aa) = 2pq untuk heterozigot.
• Jadi, freq genotip diharapkan pd generasi
berikutnya: p2AA + 2pqAa + q2aa = 1
Penerapan hukum H-W
Menghitung frekuensi genotip dan alel:
1. Harus diketahui sifat gen pembawa
sifat: dominan, kodominan, letal
2. Harus diketahui jumlah gen yg
terlibat dlm pengekspresian sifat:
gen tunggal, alel ganda
3. Harus diketahui pola pewarisan gen
tsb: autosomal, kromosom seks
Langkah-langkah memecahkan soal Hardy-Weinberg
1. Menemukan frekuensi dari genotip resesif, yaitu homozigot resesif dengan
rumus :
 Jumlah individu resesif  Hasilnya disebut q2
Jumlah individu Total
2. Menemukan frekuensi alel resesif yaitu dengan menghitung akar dari q 2
 Hasilnya disebut q
3. Menemukan frekuensi alel dominan dengan rumus p = 1- q
4. Menemukan frekuensi homozigot dominan dengan mengkuadratkan p,
disebut p2
5. Menemukan frekuensi genotip heterozigot dengan rumus 2.p.q
 Memeriksa bahwa p2 + 2pq + q2 = 1
Menghitung frekuensi gen jika ada
dominansi
Harus diketahui terlebih dulu gen mana yg
dominan dan gen mana yg resesif
Terdapat genotipe heterozigot atau carrier

Rumus Frekuensi Alel untuk


masing-masing genotip:
Genotype Frequency
AA p2
Aa 2pq
aa q2
Contoh Soal
Berdasarkan hasil sensus terhadap 10.000 penduduk Kota Serang,
didapatkan data:
3600 warga berambut lurus (ll)
6400 warga berambut keriting (LL atau Ll)
a. Berapakah frekuensi alel L dan alel L?
b. Berapakah jumlah penduduk yang berambut keriting heterozigot?
Jawaban:
Hukum hardy-Weinberg : p + q = 1  p2 + 2pq + q2 = 1
a. Frekuensi Genotip ll = q2 =3600 = 0,36
10000
Frekuensi alel l = √ frekuensi genotip ll = √ q2
Frekuensi alel l = q = √0,36 = 0,6
Berdasarkan hukum Hardy- Weinberg:
Frekuensi alel L+ l = 1
Maka, ferkuensi alel L = 1 – 0,6 = 0,4
b. Jumlah penduduk keriting heterozigot = 2 pq x 10000
= 2 x 0,6 x 0,4 x 10000 = 4800 orang.
Menghitung frekuensi gen dengan
alel ganda

• Untuk gen dengan 3 alel maka:


1. Frekuensi genotipe homozigot= kuadrat dari
frekuensi alel pembawa
2. Frekuensi genotipe heterozigot= 2x2 alel yg
terlibat untuk suatu fenotipe
Contoh Soal Alel Ganda
Misalnya mahasiswa Program Studi Pendidikan
Biologi mengadakan sensus golongan darah
Mahasiswa Untirta untuk tipe ABO. Ternyata hasilnya
:
156 orang bergolongan darah O,
142 orang bergolongan darah A,
34 orang bergolongan darah B dan
14 orang bergolongan darah AB.
 Hitunglah frekuensi alel IA, IB dan IO dalam populasi tersebut!
 Dari 142 orang yang bergolongan darah A berapakah jumlah
mahasiswa yang memiliki genotip homozigot dan
heterozigot??
Jawaban:
Total sampel = 346
Menurut hukum Hardy-Weinberg: p+q+r =1
Misal:
Alel IA = p, alel IB = q, alel I0 = r
Mulailah mencari alel gen resesif, yaitu alel I0 = r
Frek genotip I0 I0 = r2 = jumlah yang bergolongan darah O
jumlah seluruh sampel
r2= 156 = 0,451  Frek alel I0 = r = √ frek genotip I0 I0 = √0,451 = 0,671
346
(p + r)2 = (142+156) = 0,861  p + r = √0,861 = 0,927
346
p = frek alel IA = 0,927 – 0,671 = 0,256
p+q+r =1  q = frek alel IB = 1 – (p+r) = 1- 0,927 = 0,073
Jadi frekuensi alel IA adalah 0,256 ; frekuensi alel
IB adalah 0,073 ; dan frekuensi alel I0 adalah 0,671
Jumlah mahasiswa golongan darah A homozigot
adalah yang bergenotip IA IA = p2 x jumlah sampel
= (0,256)2 x 346 = 23 orang

Jumlah mahasiswa yang golongan darah A


heterozigot adalah yang bergenotip IA I0
= 2 x p x q x jumlah sampel
= 2 x 0,256 x 0,671 x 346 = 119 orang
Menghitung frekuensi Gen X-Linked

• Trdpt perbedaan juml kromosom X antara pria


dan wanita: wanita=2 kromosom X; pria= 1
kromosom X sehingga trdpt perbedaan
formula persamaan utk hkm HW.
Wanita: p2 + 2pq + q2 = 1
Pria : p + q = 1
• Dlm perhitungan frekuensi gen hrs dibedakan
antara populasi wanita dan populasi pria
Contoh Soal:
Misalkan 8% dari laki-laki di suatu daerah menderita buta warna merah-
hijau, berapakah :
a. Frekuensi perempuan yang menderita buta warna di daerah tersebut ?
b. Frekuensi perempuan yang diduga normal di daerah tersebut ?
Jawab :
penyakit buta warna terpaut pada kromosom x, dimana wanita memiliki
kode kromosom xx dan pria xy
Menurut Hukum Hardy – Weinberg :
Frekuensi gen buta warna laki-laki = c = 8/100  q = 0,08
Frekuensi gen normal = C = p = 1 – 0,08 = 0,92
a. Frekuensi wanita buta warna = cc = q2 = ( 0,08 )2 = 0,0064
b. Frekuensi wanita normal = CC dan Cc = p2 + 2pq
= ( 0,92 )2 + 2 ( 0,92 ) ( 0,08 ) = 0,9936
Latihan Soal

1. Timbulnya albino (resesif) adalah 0.0004 pada


suatu populasi manusia. Jika perkawinan
terhadap sifat ini acak dalam populasi tsb,
berapakah frekuensi alel resesif?
2. Manusia yang memiliki alel dominan T dapat
merasakan substansi Phenylthiocarbamide
(PTC). Sebaliknya, alel t tidak mampu
mengecap. Dalam suatu populasi, frekuensi alel
ini 0.4, berapakah kemungkinan orang dapat
mengecap rasa PTC yang homozigot?
Soal lanjutan
3. Dalam satu kelas terdiri dari 25 siswa, 14 siswa tak
dapat merasakan rasa pahit PTC (tt), 11 siswa lainnya
dapat merasakan PTC ini (genotip TT atau Tt). Diantara
11 siswa yang dapat merasakan PTC, berapa siswakah
yang heterozigot?
4. Dari 1000 orang yang menetap di Kota Serang,
diketahui 500 orang bergolongan darah O, 250 orang
bergolongan darah A, 200 orang bergolongan darah B,
dan 50 orang bergolongan darah AB. Hitunglah:
a. Frekuensi alel IA, IB, dan I0
b. Frekuensi genotip IAIA, IBI0, I0I0, IAIB
c. Berapakah diantara mereka yang bergolongan darah
A heterozigot dan B homozigot?
5. Misalkan di suatu daerah terdapat 9% pria buta warna,,
tentukan berapa:
a. Persentase wanita buta warna
b. Persentase wanita normal