Anda di halaman 1dari 6

LIGHT RAIL TRANSIT

Penyusun:
ANWAR FAUZI
FIKRI ALAN
ABY DWI
Lintas Rel Terpadu atau disingkat LRT adalah sebuah sistem angkutan cepat dengan kereta
api ringan (LRT).
LRT sendiri merupakan moda transportasi berbasis rel.
Secara kasat mata LRT tidak jauh berbeda dengan kereta perkotaan lainnya, baik itu kereta
rel listrik (KRL) commuter line ataupun mass rapid transit (MRT).
• DATA TEKNIS
• Konfigurasi : Mc1 – T – Mc2
• Kecepatan Maksimum : 100 km / jam
• Kecepatan Maksimum Operasional : 85 km/jam
• Lebar sepur : 1,067 mm
• Beban Gandar Maksimal : 12 Ton
• Panjang Kereta : Mc = 18,000 mm
T = 18,000 mm
Lebar kereta (side wall) = 2,650 mm
Tinggi kereta dari atas rel = 3,850 mm
Tinggi lantai dari atas rel = 1000
Kapasitas tempat duduk = Mc1 = 40 seats
T = 48 seats
Mc2 = 40 Seats
Kapasitas penumpang berdiri : Mc1 = 81 Penumpang
T = 89 penumpang
Mc2 = 81 penumpang
PERBEDAAN LRT DENGAN MRT DAN KRL

• DAYA ANGKUT (KAPASITAS)


Kapasitas LRT jauh lebih kecil dari MRT ataupun KRL
PERBEDAAN LRT DENGAN MRT DAN KRL

• PERLINTASAN
Semua perlintasan LRT di Jakarta direncakan dibangun dengan jalur layang (elevated). Ini
berbeda dengan perlintasan MRT yang dibangun dalam dua jenis, yakni layang dan
bawah tanah (Underground)

Anda mungkin juga menyukai