Anda di halaman 1dari 64

PENGENALAN KUBIKEL

& KOMPONEN-
KOMPONENNYA
2

AGENDA MATERI

www.pln.co.id |
3

PENGERTIAN & FUNGSI kubikel 20


KV
Kubikel Tegangan Menengah adalah seperangkat peralatan listrik yang dipasang
pada Gardu Induk dan Gardu Distribusi/Gardu Hubung yang berfungsi sebagai
pembagi, pemutus, penghubung, pengontrol dan pengaman sistem penyaluran
tenaga listrik tegangan menengah.

www.pln.co.id |
4

JENIS-JENIS KUBIKEL
- Kubikel Full Insulated
Kubikel Type Full Insulated Kubikel ini ukurannya sama dengan
Merlin Gerin SM6, hanya busbar 20 kv, terminal incoming
dan out going menggunakan sistem plug in / elastimol
sehingga terlindung dari kontak dengan ukuran luar
- Kubikel Air Insulation
kubikel yang terpasang dengan kondisi rell busbar terlihat
atau tidak dalam kompartemen yang tertutup seperti
kubikel – kubikel yang diproduksi saat ini, sehingga pada rell
busbar diperlukan pemeliharaan rutin terutama
pembersihan isolator tumpu/post isolator dari debu/kotoran

www.pln.co.id |
FUNGSI KUBIKEL
- Kubikel Gardu Induk (GI) sisi 20 kV
Kubikel 20 kV Gardu Induk (GI) adalah seperangkat peralatan
listrik yang dipasang pada gardu induk dan gardu distribusi /
gardu hubung yang berfungsi sebagai pembagi, pemutus,
penghubung pengontrol dan proteksi sistem penyaluran
tenaga listrik tegangan 20 kV pada Gardu Induk sisi 20 kV.

www.pln.co.id |
- Kubikel Gardu Hubung (GH)
Gardu Hubung adalah gardu yang ditujukan untuk
memudahkan manuver pembebanan dari satu penyulang ke
penyulang lain yang dapat dilengkapi/tidak dilengkapi RTU
(Remote Terminal Unit). Untuk fasilitas ini lazimnya dilengkapi
fasilitas DC Supply dari Trafo Distribusi pemakaian sendiri atau
Trafo distribusi untuk umum yang diletakkan dalam satu
kesatuan.

www.pln.co.id |
- Gardu Pelanggan TM

Gardu Pelanggan ini digunakan untuk pelanggan


TM dengan sisi incoming,outgoing dan metering.

www.pln.co.id |
- Gardu PLTD (isolated)
Jaringan distribusi Tegangan Menengah berawal dari Gardu
Induk/Pusat Listrik pada sistem terpisah/isolated. Pada
beberapa tempat berawal dari pembangkit listrik berupa
Pembangkit Tenaga Listrik Diesel ataupun Energi Baru
Terbarukan (EBT) seperti PLTS, PLTBayu, atau lainnya. Bentuk
jaringan dapat berbentuk radial atau tertutup (radial open
loop).

www.pln.co.id |
9
1.1.1. Bagian – Bagian Kubikel
Bagian – bagian Kubikel dapat dijelaskan seperti pada gambar di bawah ini:

www.pln.co.id |
1
0
BAGIAN-BAGIAN DAN KONSTRUKSI KUBIKEL .

BAGIAN-BAGIAN DAN KONSTRUKSI KUBIKEL ADALAH :


-INCOMING
-METERING
-OUTGOING
-INTERFACE KOPLING
-KUBIKEL PS

www.pln.co.id |
:
- Kubikel Incoming
Berfungsi sebagai penghubung dari sisi sekunder trafo daya ke rel
tegangan menengah.

www.pln.co.id |
1
2

- Kubikel Outgoing
Berfungsi sebagai penghubung / penyalur dari rel ke beban.

www.pln.co.id |
1
3

- Kubikel Pemakaian Sendiri (Trafo PS)


Berfungsi sebagai penghubung dari rel ke beban pemakaian sendiri GI.

www.pln.co.id |
1
4

Kubikel Kopel (Bus Kopling)


Berfungsi sebagai penghubung antara rel 1 dengan rel 2.

www.pln.co.id |
Heater Kubikel
Kondisi kompartemen busbar dan PMT yang tertutup membuat
tidak adanya aliran udara pada Busbar dan PMT. Hal ini
menyebabkan kompartemen busbar dan PMT menjadi lembab.
Kelembaban pada busbar dan PMT akan dapat meyebabkan
terjadinya korona dan dapat mengakibatkan flashover baik
pada busbar dan PMT.

www.pln.co.id |
TATA LETAK KUBIKEL PADA GARDU
20 KV
-Layout Gardu Pelanggan

-Layout Gardu Hubung

www.pln.co.id |
1
0
6
7

0 Supply DC
5

2 Dalam pengoperasian tenaga listrik terdapat dua macam sumber tenaga


0 untuk kontrol di dalam Gardu Induk, ialah sumber arus searah (DC) dan
sumber arus bolak balik (AC). Sumber tenaga untuk kontrol selalu harus
mempunyai keandalan dan stabilitas yang tinggi. Karena persyaratan inilah
dipakai baterai sebagai sumber arus searah.
Catu daya sumber DC digunakan untuk kebutuhan operasi relai proteksi dan
kontrol serta untuk scadatel.
Untuk kebutuhan operasi relai dan kontrol di PLN terdapat dua sistem catu
daya pasokan arus searah yaitu DC 110V dan DC 220V, sedangkan untuk
kebutuhan scadatel menggunakan sistem Catu Daya DC 48V.
Catu daya DC bersumber dari rectifier dan baterai terpasang pada instalasi
secara paralel dengan beban, sehingga dalam operasionalnya disebut Sistem
DC.
Tujuan Pemeliharaan Sistem DC adalah : untuk mengusahakan agar rectifier
dan baterai berikut rangkaiannya selalu bekerja sesuai karakteristiknya,
sehingga diharapkan Sistem DC mempunyai keandalan yang tinggi

www.pln.co.id |
1
0
6
8

0
5

2
0

Diagram Instalasi Sistem DC Blok Diagram Sistem DC

www.pln.co.id |
1
0
6
9

0
5
Bagian-bagian Utama Peralatan Sistem DC
2
0

www.pln.co.id |
2
0
6
0
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
0
5
Rectifier/ Charger
2
0
Transformator utama yang terpasang pada rectifier biasanya merupakan
transformator step-down berfungsi sebagai penurun tegangan dari
tegangan AC 220/380 volt menjadi 110 /48 volt contoh transformator
utama
Besar kapasitasnya harus disesuaikan dengan kapasitas baterai terpasang
dan beban sumber DC di Gardu Induk tersebut, paling tidak kapasitas arus
output transformator harus lebih besar 20% dari arus pengisian baterai.

www.pln.co.id |
2
0
6
1
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
0
5

2 Penyearah Thyristor
0
Untuk bisa mengatur tegangan keluaran penyearah digunakan penyearah
jembatan thyristor 3 fasa, penyearah ini dari bahan semi konduktor yang
dilengkapi dengan satu terminal kontrol untuk mengatur sudut penyalaan
thyristor.

www.pln.co.id |
2
0
6
2
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
0
5
Filter (penyaring)
2
0
Filter berfungsi sebagai penyaring tegangan DC yang keluar dari rangkaian
penyearah agar dapat menghasilkan tegangan searah yang murni
( kandungan harmonisa atau ripple tegangan keluarannya tidak melebihi
batas tertentu).
 Rangkaian filter ini bisa terdiri dari rangkaian induktif, kapasitif atau
kombinasi dari keduanya.

www.pln.co.id |
2
0
6
3
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
0
5
AVR ( Automatic Voltage Regulator)
2
0
Automatic Voltage Regulator yang terpasang pada rectifier / Charger
merupakan modul elektronik yang berfungsi untuk memberi trigger positif
pada gate Thyristor sehingga pengaturan arus maupun tegangan output
rectifier yang mengalir ke baterai maupun ke beban dapat diset sesuai
kebutuhan.

www.pln.co.id |
2
0
6
4
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
0
5
Alarm Unit
2
0
Suatu perangkat elektronik yang yang berfungsi memberikan informasi
ketika terjadi kondisi abnormal pada sistem kerja charger antara lain :
•AC Failure (Sumber AC input hilang)
•DC Failure (Sumber AC output hilang)
•High DC Voltage (Tegangan DC tinggi)
•Earth Fault Positif (Hubung tanah pada kutub positif pada sumber DC)
•Earth Fault Negatif (Hubung tanah pada kutub negatif pada sumber DC)

www.pln.co.id |
2
0
6
5
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
0
5
Rangkaian Voltage Dropper
2
0
Terdiri dari beberapa dioda yang terhubung seri yang berfungsi untuk
menurunkan tegangan pada saat rectifier digunakan untuk tujuan
pemeliharaan pada baterai agar selalu dalam keadaan penuh (Full Charge).
Ketika beroperasi dengan pengisian Boost atau Equalizing tegangan output
rectifier disisi baterai maupun beban akan tinggi sehingga dalam kondisi ini
akan merusak peralatan, oleh karena itu supaya tegangan di sisi beban
tetap stabil / rendah, maka dipasang penurun tegangan atau Voltage
droper. Besarnya kapasitas droper akan tergantung kebutuhan besarnya
tegangan yang harus diturunkan pada saat rectifier bekerja dengan
pengisian Equalizing atau Boost.

www.pln.co.id |
2
0
6
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
0
5
Unit Pengaturan
2
0
Umumnya pengaturan untuk operasi rectifier agar dapat memenuhi syarat /
standar pengisian baterai sesuai yang diinginkan maka pengaturan setting
tegangan atau arus dapat diatur pada modul kontrol unit, hal ini dapat
dilakukan dengan mengatur variabel resistor pada PCB rangkaian elektronik
AVR dengan cara memutar ke kiri atau ke kanan

www.pln.co.id |
2
0
6
7
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
0 Mode Operasi Pengisian pada Rectifier / Charger
5

2
0

www.pln.co.id |
2
8
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG

Komponen Pendukung pada Kubikel terdiri dari Rele & Meter,


Kontrol/Indikator, Pemanas (Heater) serta Handle Kubikel.
Rele proteksi, Meter dan Kontrol/Indikator terpasang pada sebuah
kompartemen.
Kompartemen ini didisain untuk memperkecil resiko propagasi saat
terjadi gangguan.
Rele proteksi dan peralatan pendukung disambung ke PMT melalui
kabel penghubung dengan multi pin connector.

www.pln.co.id |
2
9
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG
1.5.2.1 Rele dan Meter
Single line diagram rele dan meter

www.pln.co.id |
3
0
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG
1.5.2.1 Rele dan Meter

Rele arus lebih (OCR), Sebagai pengaman terhadap gangguan hubung singkat
fasa-fasa.
Rele gangguan tanah (GFR), Sebagai pengaman gangguan fasa – tanah.
Rele Penutup Balik Otomatis (Recloser Relay), Berfungsi untuk menormalkan
kembali SUTM jika terjadi gangguan temporer.
Rele frekwensi kurang (UFR), Berfungsi untuk pelepasan beban, jika terjadi
gangguan frekwensi kurang (under frequency).
Ampere meter, Berfungsi untuk pengukuran arus beban
kWh meter, Berfungsi untuk pengukuran energi listrik yang disalurkan
kV meter, Berfungsi untuk pengukuran tegangan

www.pln.co.id |
3
1
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG
1.5.2.1 Rele dan Meter
Instrumen-instrumen yang memerlukan pasokan arus dari sekunder CT
adalah: OCR, GFR, Ampere meter, kWh meter. Sedangkan yang
memerlukan pasokan tegangan dari sekunder PT adalah UFR, kV meter,
kWh meter.
Konfigurasi pemasangan OCR dan GFR adalah seperti pada gambar di
bawah ini.

www.pln.co.id |
3
2
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG
1.5.2.2 Lampu Kontrol & Lampu Indikator Tegangan
Lampu Kontrol indikator ON/OFF/ TRIP PMT digunakan
untuk menandai kondisi PMT Close, Open dan Trip dengan
3 (tiga) warna yang berbeda (merah,hijau dan kuning).
Lampu Indikator Tegangan untuk menandai adanya
tegangan 20 kV pada sisi kabel outgoing. Setiap kubikel
harus dilengkapi dengan VPIS (voltage presence indicating
systems) yang menginformasikan status tegangan dari
kabel TM yang terhubung dengan kubikel.Indikator
tegangan terdiri dari capacitor devider dan tiga buah
lampu indikator. Indikator tegangan harus memiliki
sertifikat uji jenis IEC 62271-206.
VPIS harus mempunyai terminal untuk menguji urutan
fase.

www.pln.co.id |
3
3
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG
1.5.2.3 Pemanas (Heater) / Pencegah Kondensasi
Setiap kubikel harus dilengkapi dengan pencegah
kondensasi yang terdiri dari thermostat dan pemanas.
Karakteristik pemanas:
• Catu daya: 230 Vac;
• Daya pengenal: 100 W.
Pabrikan harus dapat merekomendasikan setelan
thermostat pada lokasi pemasangan PHB.
CATATAN:
Bila sistem pencegahan dengan thermostat dan pemanas
tidak cukup efektif mencegah timbulnya kondensasi pada
lingkungan terpasangnya PHB TM, dapat digunakan
humidstat dengan pemanas atau kipas atau keduanya.

www.pln.co.id |
3
4
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG
1.5.2.4 Handle Kubikel
Untuk menggerakkan mekanik Kubikel, yaitu membuka atau menutup posisi kontak hubung: PMT, PMS, LBS,
pemisah tanah (grounding) atau pengisian pegas untuk energi membuka / menutup kontak hubung. Pada satu
Kubikel, jumlah handle yang tersedia bisa satu macam atau lebih.

www.pln.co.id |
3
5
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG
1.5.2.5 Sistem Interlock dan Pengunci
Kubikel dilengkapi dengan sistem interlock untuk mencegah kemungkinan
kesalahan atau kelainan operasi dari peralatan dan untuk menjamin
keamanan operasi.
Gawai interlock harus dari jenis mekanis dengan standar pembuatan yang
paling tinggi dan mempunyai kekuatan mekanis lebih tinggi dari kontrol
mekanisnya.
Pada Kubikel yang PMT-nya dilengkapi dengan motor listrik sebagai
penggerak alat hubung, maka sistem interlock juga diterapkan pada sistem
kontrol listriknya. Yaitu bila posisi komponen Kubikel belum pada posisi
siap dioperasikan, maka sistem kontrol tidak dapat dioperasikan .

Macam- macam sistem interlock pada Kubikel:

www.pln.co.id |
3
6
Komponen Kubikel
Komponen Kubikel
1.5.2. KOMPONEN PENDUKUNG

1.5.2.5. Sistem Interlock dan Pengunci


Macam- macam sistem interlock pada Kubikel:

1.5.2.5.1. Interlock Pintu

1.5.2.5.2. Interlock PMT

1.5.2.5.3. Interlock PMS Tanah

www.pln.co.id |
SISTEM SILIH KUNCI (SESUAI SPLN)

www.pln.co.id |
CONTOH OPERASI INTERLOCK

www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
www.pln.co.id |
PT PLN (Persero)
JENIS KUBIKEL BERDASARKAN MERK
ABB SIEMENS AREVA
UNIGEAR ZSI SIMOPREN PIX

www.pln.co.id |
PT PLN (Persero)
JENIS KUBIKEL BERDASARKAN MERK
ELIMSAN SCHNEIDER SCHNEIDER
SUPREME POWER MCSET NEXT

www.pln.co.id |
AREVA
PIX

www.pln.co.id |
ABB
UNIGEAR ZSI

www.pln.co.id |
SIEMENS
SIMOPREN

www.pln.co.id |
AREVA
PIX

www.pln.co.id |
SCHNEIDER
NEX

www.pln.co.id |
VIDEO PENGENALAN KUBIKEL

www.pln.co.id |
PENGUJIAN LAPANGAN (L)
Uji lapangan adalah pengujian yang dilakukan terhadap PHB TM setelah terpasang di lokasi.
Mata uji lapangan tercantum pada Tabel 10.
Kelengkapan dokumen untuk uji lapangan:
1.Laporan uji rutin;
2.Stiker uji serah terima yang terpasang pada setiap kubikel;
3.Gambar konstruksi, dilengkapi nilai torsi untuk setiap baut pada komponen sirkit
4.utama;
5.Diagram skematik rangkaian utama dan rangkaian kontrol;
6.Instruksi pemasangan.

www.pln.co.id |
INFORMASI UNTUK PEMESANAN PHB TM

www.pln.co.id |
Tata Letak
Pada sistem distribusi 20 KV yang disebut Gardu ada 3 ( tiga )
jenis, yaitu :
Gardu Induk sisi 20 KV, berfungsi sebagai penghubung antara
sumber listrik yang berasal dari Trafo Step-down ke saluran /
jaringan distribusi 20 KV
Gardu Hubung, berfungsi sebagai pembagi tenaga listrik dari
Gardu Induk ke saluran / jaringan distribusi 20 KV
Gardu Distribusi, berfungsi sebagai penurun tegangan dari
tegangan menengah menjadi tegangan rendah untuk
didistribusikan ke pemakaian.

www.pln.co.id |
Tata letak dan Komposisi Kubikel
pada Gardu Induk

www.pln.co.id |
MEREK KUBIKEL 20 KV
• Merk Kit C 25 Alsthom
Produksi Alsthom - Perancis di PLN Disjaya diperkirakan beroperasi sejak tahun
1975 dan jumlah gardu yang menggunakan merek ini diperkirakan masih sekitar
500 gardu
Jenis LBS peredam busur api menggunakan udara
Jenis PMT peredam busur api menggunakan minyak
Jenis PMS tanpa peredam
• Merk Delle Alsthom Lama (DAL)
Produksi Alsthom Perancis, di PLN Disjaya beroperasi sejak 1972
Jenis LBS peredam busur api menggunakan udara
Jenis PMT peredam busur api menggunakan minyak
Jenis PMS tanpa peredam

www.pln.co.id |