Anda di halaman 1dari 23

TUPOKSI BIDAN DESA

Oleh: Syaiful Kamal, SKM, M. Epid


Kepala Dinas Kesehatan Kab. OKU
PENGERTIAN BIDAN?????
MENURUT IBI
Bidan adalah seorang wanita yang telah
mengikuti dan menyelesaikan pendidikan
yang telah diakui pemerintah dan lulus
ujian sesuai persyaratan yg berlaku, dicatat
(regretrasi), diberi izin secara sah untuk
menjalankan praktik
BERDASARKAN
ASUHAN ATAU
PELAYANAN
KEBIDANAN

TUGAS BIDAN

TUGAS DI
DESA
Tugas bidan berdasarkan asuhan atau
pelayanan kebidanan sebagai berikut:
1. Memberi bimbingan, asuhan dan nasihat kpd remaja (calon ibu)
ibu hamil termasuk ibu hamil dgn resti, ibu melahirkan, ibu nifas,
ibu menyusui serta ibu dlm masa klimak terium dan menopouse.
2. Menolong ibu yg melahirkan & memberi asuhan terhdp bayi dan
anak prasekolah
3. Memberi pelayanan KB dlm rangka mewujudkan keluarga kecil,
sehat & sejahtera.
4. Melakukan tindakan pencegahan & deteksi thdp kondisi ibu &
anak balita yg kesehatannya terganggu, serta memberi bantuan
pengobatan sbg pertolongan pertama seblm tindakan medis
selanjutnya.
Next.........
5. Melakukan penyuluhan kesehatan khususnya
mengenai kehamilan, praperkawinan, penyakit
kandungan yg terkait dgn kehamilan & KB, Kesehatan
thdp anak, gizi, & kesling keluarga.
6. Membimbing & melatih calon bidan, dukun dan kader
kesehatan di dlm ruang lingkup pelayanan kesehatan.
7. Mengkaji keg. pelayanan/ asuhan kebidanan yg
dilakukan untuk perbaikan & peningkatan
8. Memotivasi & menggerakkan masyarakat terutama
kaum wanita dlm rangka mewujudkan kesehatan &
kesejahteraan masyarakat.
TUGAS BIDAN DESA
1.Melaksanakan keg. di desa wilayah kerjanya
berdasarkan urutan prioritas masalah
kesehatan yg dihadapi sesuai dgn kewenangan
yg dimiliki & diberikan.
2.Menggerakkan & membina masyarakat desa
di wilayah kerjanya (Depkes, 2002)
Berdasarkan tugas pokok bidan diketahui bahwa
bidan mempunyai tugas dan
tanggung jawab sebagai berikut :
• sebagai pemberi pelayanan kesehatan ibu dan anak seperti
memberikan pelayanan pada ibu hamil, bersalin dan nifas,
• pelayanan imunisasi dasar balita,
• melakukan pemantauan tumbuh kembang balita,
pelayanan kontrasepsi,
• Memberikan pertolongan atau pelayanan rujukan terhadap
masalah kesehatan seperti ISPA, diare, gizi buruk,
kecacingan, malaria, melakukan pencatatan dan pelaporan,
• melakukan pembinaan kader, berkoordinasi dengan kepala
desa dan PKK(2)
Bidan juga mempunyai tugas
tambahan yaitu kegiatan poskesdes
1. Pengamatan epidemiologi sederhana terhadap penyakit.
2. Penanggulangan penyakit terutama penyakit menular dan
penyakit yang berpotensi menimbulkan KLB.
3.Kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana dan
kegawatdaruratan kesehatan.
4. Pelayanan medis dasar sesuai dengan kompetensinya.
• Berdasarkan kenyataan tersebut, bidan desa tidak hanya
bertanggungjawab pada pelayanan kesehatan ibu dan anak,
tetapi juga upaya pemberdayaan masyarakat, pengamatan
epidemiologi sederhana, penanggulangan penyakit yang
berpotensi KLB,
WEWENANG
BIDAN

PERMENKES DI DESA
No 1464/Menkes/Per/X/2010

UMUM KHUSUS DARURAT TAMBAHAN


Berdasarkan Peraturan Menkes (Permenkes) No
1464/Menkes/Per/X/2010, tentang izin & Penyelenggaraan
Praktik Bidan, Kewenangan yg dimiliki Bidan meliputi:

1. Kewenangan Normal
- Pelayanan Kesehatan ibu
- Pelayanan Kesehatan Anak
- Pelayanan Kespro perempuan & KB
2. Kewenangan dlm menjalankan program
Pemerintah
3. Kewenangan bidan yg menjalankan praktik di
daerah yg tdk memiliki dokter
Kewengan normal adalah kewenangan yg
dimiliki oleh seluruh bidan
1. Pelayanan Kesehatan Ibu
RUANG LINGKUP
- Pelayanan Konseling pd masa pra sekolah
- Pelayanan antenatal pd kehamilan normal
- Pelayanan Persalinan Normal
- Pelayanan ibu nifas normal
- Pelayanan ibu menyusui
- Pelayanan konseling pd masa antara dua
kehamilan
KEWENANGAN
- Episiotomi
- Penjahitan pd jln lahir tk I & II
- Penanganan kegawatdaruratan dilanjutkan dgn perujukan
- Pemberian tablet Fe pd ibu hamil
- Pemberian Vitamin A dosis tinggi pd ibu nifas
- Fasilitasi/ bimbingan IMD & promosi ASI Eksklusif
- Pemberian uterotenika pd manajemen aktif kala tiga &
postpartum
- Penyuluhan & Konseling
- Bimbingan pd kelompok ibu hamil
- Pemberian surat keterangan kematian
- Pemberian surat keterangan cuti bersalin
PELAYANAN KESEHATAN ANAK
1. Ruang Lingkup
- Pelayanan bayi baru lahir
- Pelayanan bayi
- Pelayanan anak balita
- Pelayanan Anak Pra sekolah
2. Kewenangan
- Melakukan pelayanan asuhan bayi baru lahir normal termasuk resusitasi,
pencegahan hipotermi, IMD, injeksi vit K 1, perawatan neonatal (0-28 hari) &
perawatan tali pusat
- Penangan hipotermi pd bayi baru lahir & segera di merujuk
- Penanganan kegawatdaruratan, dilajutkan dgn perujukan
- Pemberin imunisasi rutin sesuai dgn program pemerintah
- Pemantauan tumbuh kembang bayi, anak balita & anak pra sekolah
- Pemberian konseling & penyuluhan
- Pemberian surat keterangan kelahiran
- Pemberian suratketerangan kematian
PELAYANAN KESPRO PEREMPUAN & KB
dgn KEWENANGAN

• Memberi penyuluhan & konseling kesehatan


reproduksi perempuan & KB
• Memberi alat KB oral & kondom
Selain kewenangan normal, khusus bagi bidan yg
menjalankan program pemerintah mdpt kewenangan
tambahan untuk melakukan pelayanan kesehatan yg
meliputi :

1. Pemberian alat kontrasepsi suntikan, AKDR, & memberikan


kontrasepsi AKBK
2. Asuhan antenatal regristrasi dgn intervensi khusus penyakit kronis
tertentu (dilakukan dibawh supervisi dokter)
3. Penanganan bayi & anak balita sakit sesuai pedoman yg ditetapkan
4. Melakukan pembinaan peran serta masyarakat di bidang kesehatan
ibu & anak, anak usia sekolah & remaja & penyehatan lingkungan
5. Pemantauan tumbuh kembang bayi, anak balita, anak pra sekolah, &
anak sekolah
6. Melaksanakan pelayanan kebidanan komunitas
Next....
7. Melaksanakan deteksi dini, merujuk & memberi penyuluhan
thdp IMS termasuk pemberian kondom & penyakit lainnya
8. Pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, & zat
adiktif lainnya (NAPZA) melalui informasi & edukasi
9. Pelayanan kesehatan lain yg merupakan program pemerintah
10. Selain itu khusus di daerah (kecamatan/kelurahan /desa) yg
blm ada dokter, bidan jg diberikan kewenangan sementara
untuk memberi pelayanan kesehatan diluar kewenangan
normal dgn syarat telah ditetapkan oleh kepala dinkes
Kabupaten/kota. Kewenangan bidan untuk memberikan
pelayanan kesehatan di luar kewenangan normal tersebut
berakhir & tdk berlaku lagi jika daerah tersebut sdh terdpt
dokter
WEWENANG BIDAN DI DESA
1. Peraturan menkes RI (Permenkes) no
572/menkes/RI/1996 mejelaskan bahwa
bidan dlm menjalankan prakteknya,
berwenang untuk memberikan pelayanan
KIA, wewenang bidan yg bekerja di desa
sama dgn wewenang yg diberikan kpd bidan
lainnya. Hal ini diatur dgn peraturan menkes
(Depkes RI, 1997). Wewenang tersebut adalh
sebagai berikut:
1. Wewenang Umum
Kewenangan yg diberikan untuk melaksanakan tugas yg dpt
dipertanggunggjawabkan secara mandiri.
2. Wewenang Khusus
Wewenang khusus adlh untuk melaksanakan kegiatan yg memerlukan
pengawasan dokter. Tanggungjawab pelaksanaannya berada pd dokter
yg diberikan wewenang tersebut
3. Wewenang pd Keadaan Darurat
Melakukan pertolongan pertama untuk menyelamatkan penderita atas
tanggungjawabnya sebagai insan profesi. Segera setelah melakukan
tindakan darurat tersebut, bidan diwajibkan membuat laporan ke
Puskesmas wilayah kerjanya
4. Wewenang Tambahan
Bidan diberi wewenang tambahan oleh atasanya dlm pelaksanaan
pelayanan kesmas lainnya, sesuai dgn program pemerintah pendidikan
& pelatihan yg diterimanya
PRAKTIK KEBIDANAN YG SESUAI DGN TUGAS &
WEWENANG BIDAN

• Seorang bidan memberi pertolongan pd persalinan ibu


hamil
• Seorang bidan wajib menanyakan keluhan, gejala, yg
pernah dialami ibu hamil selama bkn dlm keadaan darurat
• Seorang bidan wajib memberikan penyuluhan ttg tindakan
yg akan dilakukan oleh bidan, serta resiko yg mungkin
terjadi
• Seorang bidan wajib memberi pelayanan yg profesional
kepd pasien agarmerasa puas
• Seorang bidan wajib merahasiakan segala sesuatu yg
diketahuinya ttg seorang pasien
• Seorang bidan wajib memberikan kesempatan kpd pasien
untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya
• Bidan wajib memberikan informasi yg akurat ttg tindakan &
serta resiko yg mungkin timbul
• Bidan bertugas memberi pelayanan asuhan kebidanan
sesuai dgn standar profesi dgn menghargai hak pasien
• Bidan wajib mematuhi peraturan sesuai dgn hukum
antara bidan tersebut dgn rumah sakit bersalin dan
sarana pelayanan dimana ia bekerja
• Bidan wajib merujuk pasien dgn penyulit kpd dokter yg
mempunyai kemampuan & keahlian sesuai dgn
kebutuhan pasien
• Bidan wajib memberi kesempatan pd pasien untuk
didampingi suami & keluarga
• Bidan wajib memberi kesempatan kdp pasien untuk
mejalankan ibadah sesuai dgn keyakinannya
• Bidan wajib merahasiakan segala sesuatu tentang pasien
PEMERIKSAAN HARIAN
• Pemeriksaan harian bukan pemeriksaan fisik
seperti pd saat lahir, karena abnormalitas fisik
yata sudah dikenali sebelumnya. Pemeriksaan
harian berguna untuk mengkorfirmasi bahwa
keadaan normal telah terjadi dan
penyimpangan dari normal telah terjadi sejak
lahir dapat dideteksi dan diobati secara dini.
PROSEDUR PEMERIKSAAN HARIAN THDP BAYI

• Awali dgn mendiskusikan perkembangan bayi dgn ortu


• Jelaskan prosedur, minta persetujuan tindakan dari ortu
• Diskusikan perilaku dan aktivitas bayi dgn ortu
• Cuci tangan dan bila perlu pakai sarung tangan
• Pencahayaan hsr baik dan bayi hrs selalu dlm keadaan hangat
• Observasi warna dan tampilan umum bayi
• Periksa kepala, mata, mulut, umbilikus bayi
• Bila perlu timbang berat badan bayi
• Pakaikan kembali pakaian bayi
• Diskusikan hasil pemeriksaan dgn orang tua
• Dokumentasikan hasil pemeriksaan dan lakukan tindakan yg sesuai
TERIMAKASIH