Anda di halaman 1dari 11

AUDITING II

MANAGEMENT AUDIT

Disusun oleh:

UCHI WINA PRATAMA

17412065
Akuntansi 17 Bx

Fakultas Ekonomi dan Bisnis


Universitas Teknokrat Indonesia
1 PENGERTIAN MANAGEMENT AUDIT

2 PERBANDINGAN ANTARA MANAGEMENT AUDIT DAN FINANCIAL


AUDIT

3 TAHAPAN DALAM PELAKSANAAN MANAGEMENT AUDIT

DAFTAR ISI
4 AUDIT OBJECTIVES DALAM MANAGEMENT LETTER

5
APLIKASI MANAGEMENT AUDIT UNTUK MENINGKATKAN
EFEKTIVITAS, EFISIENSI, DAN EKONOMIS (KEHEMATAN)

6 AUDIT PROGRAM DALAM MANAGEMENT AUDIT


PENGERTIAN MANAGEMENT AUDIT

Management audit, disebut juga audit operasional, functional audit, systems audit, adalah suatu pemeriksaan terhadap
kegiatan operasi suatu perusahaan, termasuk kebijakan akuntansi dan kebijakan operasional yang telah ditentukan oleh
manajemen, untuk mengetahui apakah kegiatan operasi tersebut sudah dilakukan secara efektif, efisien dan ekonomis.
Tujuan umum dari management audit adalah untuk :
•Untuk menilai kinerja (performance) dari manajemen dan berbagai fungsi dalam perusahaan.
•Untuk menilai apakah berbagai sumber daya (manusia, mesin, dana, dan harta lainnya) yang dimiliki perusahaan telah
digunakan secara efisien dan ekonomis.
•Untuk menilai efektivitas perusahaan dalam mencapai tujuan (objective) yang telah ditetapkan oleh top management.
•Untuk dapat memberikan rekomendasi kepada top management  untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang
terdapat dalam penerapan pengendalian intern, sistem pengendalian manajemen, dan prosedur operasional perusahaan,
dalam rangka meningkatkan efisiensi, keekonomisan dan efektivitas dari kegiatan operasi perusahaan.
TIPE – TIPE
MANAGEMENT AUDIT

•Audit Fungsional (Functional Audit) 


•Audit Organisasi (Organizational Audit)
•Penugasan Khusus (Special Asignment)
PERBANDINGAN ANTARA MANAGEMENT AUDIT DAN FINANCIAL AUDIT
Management Audit Financial Audit
1. Bisa dilakukan oleh internal auditor atau management 1. Harus dipimpin oleh seorang registered accountant dari
consultant. sebuah kantor akuntan publik
Selain itu di Indonesia management audit juga bisa 2. Pada akhir pemeriksaannya, auditor harus memberikan
dilakukan oleh BPKP dan BPK. pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan yang
2. Pada akhir pemeriksaannya auditor memberikan laporan telah disusun manajemen.
kepada manajemen berupa temuan-temuan audit 3. Dilakukan secara rutin (setiap tahun)
mengenai efektivitas sistem pengendalian manajemen, 4. Pemeriksaan dilakukan dengan berpedoman pada SPAP
apakah kegiatan operasi perushaan sudah dijalankan yang disusun oleh IAI.
secara efisien, ekonomis, dan efektif, beserta saran-saran 5. Kriteria dalam financial audit sudah jelas yaitu
untuk memperbaiki kelemahan-kelamahan yang ETAP/PSAK/IFRS.
ditemukan selama pelaksanaan management audit.
3. Biasanya dilakukan jika manajemen merasakan adanya
kebutuhan.
4. IAI belum menyusun standar pemeriksaan untuk
management audit.
5. Kriteria dalam suatu management audit bisa berupa
kebijakan yang ditentukan manajemen, peraturan
pemerintah, peraturan aosiasi dan lain-lain.
TAHAPAN DALAM PELAKSANAAN MANAGEMENT AUDIT
••Preliminary
Preliminary Survey (Survei
Survey (Survei Pendahuluan)
Pendahuluan)
Tujuan
Tujuan dari Preliminary
dari Preliminary Survey adalah
Survey adalah untuk
untuk mendapatkan
mendapatkan informasi
informasi umum
umum dan
dan latar
latar belakang,
belakang, dalam
dalam waktu
waktu yang
yang
relatif singkat, mengenai semua aspek dari organisasi, kegiatan, program, atau sistem yang dipertimbangkan untuk
relatif singkat, mengenai semua aspek dari organisasi, kegiatan, program, atau sistem yang dipertimbangkan untuk
diperiksa,
diperiksa, agar
agar dapat
dapat diperoleh
diperoleh pengetahuan
pengetahuan atau
atau gambaran
gambaran yang
yang memadai
memadai mengenai
mengenai objek
objek pemeriksaan.
pemeriksaan.

••Review and
Review and Testing
Testing of
of Management
Management Control
Control System (Penelaahan
System (Penelaahan dan
dan Pengujian
Pengujian atas
atas Sistem
Sistem Penegendalian
Penegendalian
Manajemen)
Manajemen)
Tujuan
Tujuan dari Review and
dari Review and Testing
Testing of
of Management
Management Control
Control System (Penelaahan
System (Penelaahan dan
dan Pengujian
Pengujian atas
atas Sistem
Sistem
Penegendalian Manajemen) adalah untuk mendapatkan bukti dari hasil pengetesan terhadap transaksi-transaksi
Penegendalian Manajemen) adalah untuk mendapatkan bukti dari hasil pengetesan terhadap transaksi-transaksi
perusahaan
perusahaan yang
yang berkaitan
berkaitan dengan
dengan sistem
sistem pengendalian
pengendalian manajemen.
manajemen. DanDan untuk
untuk memastikan
memastikan bahwa
bahwa bukti
bukti yang
yang
diperoleh
diperoleh adalah
adalah kompeten.
kompeten.

••Detailed
Detailed Examination (Pengujian
Examination (Pengujian Terinci)
Terinci)
Dalam
Dalam tahapan ini, auditor harus mengikhtisarkan bukti-bukti
tahapan ini, auditor harus mengikhtisarkan bukti-bukti yang
yang cukup,
cukup, kompeten,
kompeten, material
material dan
dan relevan
relevan untuk
untuk
dapat
dapat menentukan tindakan yang dilakukan oleh manajemen dalam mengatasi penyimpangan-penyimpangan yang
menentukan tindakan yang dilakukan oleh manajemen dalam mengatasi penyimpangan-penyimpangan yang
dapat
dapat merugikan
merugikan perusahaan.
perusahaan.

••Report
Report Development (Pengembangan
Development (Pengembangan Laporan)
Laporan)
Temuan
Temuan audit harus dilengkapi dengan kesimpulan
audit harus dilengkapi dengan kesimpulan sebelum
sebelum didiskusikan
didiskusikan dengan auditee.
dengan auditee. Komentar
Komentar dari
dari auditee
auditee
disajikan dalam laporan audit.
disajikan dalam laporan audit.
AUDIT OBJECTIVES DALAM MANAGEMENT LETTER

•Kriteria (Criteria)
Kriteria merupakan standar (pedoman, norma) bagi setiap individu/ kelompok di dalam perusahaan dalam melakukan
aktivitasnya.
•Penyebab (Cause)
Penyebab merupakan tindakan (aktivitas) yang dilakukan oleh setiap individu/kelompok di dalam
perusahaan.Penyebab dapat bersifat positif, atau sebaliknya negatif, program-program/aktivitas berjalan dengan tingkat
efektivitas, efisiensi yang lebih rendah dari standar yang telah ditetapkan.
•Akibat (effect)
Akibat merupakan perbandingan antara penyebab dengan kriteria yang berhubungan dengan penyebab tersebut.
APLIKASI MANAGEMENT AUDIT UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS, EFISIENSI,
DAN EKONOMIS (KEHEMATAN)

Efisiensi : berhubungan dengan bagaimana perusahaan melakukan operasinya, sehingga dicapai


optimalisasi penggunaan sumber daya yang dimiliki. Efisiensi berhubungan dengan metode kerja
(operasi).
Efektivitas : sebagai tingkat keberhasilan suatu perushaan untuk mencapai tujuannya.
Ekonomisasi : kehematan merupakan ukuran input yang digunakan dalam berbagai program yang
dikelola.
AUDIT PROGRAM DALAM MANAGEMENT AUDIT

Dalam pelaksanaan management auditor, auditor lebih banyak menggunakan audit program dalam
bentuk kuesioner. Kuesioner tersebut dikelompokkan untuk masing-masing fungsi yang terdapat
dalam perusahaan. Dari jawaban-jawaban kuesioner tersebut setelah dikonfirmasi dengan
pengecekan di lapangan dan pemeriksaan bukti-bukti secara sampling dan diskusi dengan bagian
yang terkait, auditor bisa menyimpulkan mengenai efektivitas, efisiensi, dan keenomisan dari
kegiatan masing-masing fungsi dalam perusahaan.
LAPORAN MENGENAI MANAGEMENT AUDIT

Dalam melaksanakan management audit, auditor biasanya menemukan deficiency findings yang merupakan
major deficiency findings maupun minor deficiency findings. Findings (temuan-temuan) tersebut dicatat
dalam list of findings yang anntinya akan ditelaah dan dipilih oleh audit supervisor untuk dimasukkan dalam
laporan management audit. Laporan management audit berisi temuan-temuan dan saran-saran perbaikan
untuk menghasilkan efisiensi, efektivitas, dan keenomisan dari kegiatam-kegiatan operasi perusahaan dan
komentar manajemen mengenai temuan-temuan dan saran-saran tersebut.
TERIMA KASIH