Anda di halaman 1dari 9

Peraturan Pemerintah No.

11
Tahun 1979
Tentang : Keselamatan Kerja Pada
Pemurnian Dan
Pengelolaan Minyak Dan Gas Bumi

BAB XVII s/d XXIV


BAB XVII
PENGELASAN
• Pasal 32 : Membahas mengenai pekerjaan pengelasan dilakukan oleh
ahli las yang ditunjuk oleh Kepala Teknik dan disahkan oleh Kepala
Inspeksi. Dalam pengelasan langkah pengerjaannya dilakukan sesuai
dengan ketentuan yang sebagaimana telah ditentukan dalam pasal 2.
Selanjutnya pada pasal yang ke-3 menjelaskan tentang bagaimana
ketentuan yang harus diikuti ketika pekerjaan pengelasan di tempat-
tempat tertentu dan berbahaya
BAB XVIII
PENYIMPANAN DAN PEMAKAIAN ZAT-ZAT
RADIOAKTIP
• Pasal 33 : Membahas mengenai penggunaan yang berkaitan dengan
penyimpanan, pemakaian dan pemeliharaan serta peralatan zat-zat
radioaktip harus memenuhi peraturan yang tercantum dalam
peraturan perundang-undangan yang dimana dilakukan oleh ahli yang
ditunjuk oleh Kepala Teknik dan harus memenuhi syarat-syarat yang
tercantum peraturan perundang-undangan yang berlaku. Serta kepala
Teknik wajib mencegah timbulnya bahaya kecelakaan akibat zat-zat
radioakip.
BAB XIX
PEMADAMAN KEBAKARAN
• Pasal 34 : Membahas mengenai alat pemadam kebakaran beserta perlengkapannya
harus sesuai dengan syarat-syarat yang tercantum dalam standar yang diakui oleh
Menteri. Pengusaha-pengusaha wajib menyediakan alat pemadam kebakaran
beserta perlengkapan penyelamat yang baik yang setiap saat siap untuk digunakan.
Pada tempat-tempat tertentu harus disediakan alat pemadam kebakaran yang
portable dan juga harus dipasang alat komunikasi yang dapat berhubungan
langsung dengan stasiun pemadam kebakaran jika terjadi kebakaran serta dipasang
sistim alarm pada tempat yang mempunyai tingkat risiko lebih besar.
• Pasal 35 : Membahas tentang Kepala Teknik wajib membentuk regu/tim pemadam
kebakaran dan wajib menunjuk seorang petugas untuk bertanggungjawab
penanggulangan kebakaran, serta Kepala Teknik juga wajib memeriksa secara
berkala kondisi alat pemadam kebakaran.
BAB XX
LARANGAN DAN PENCEGAHAN UMUM DALAM
TEMPAT PEMURNIAN DAN PENGOLAHAN
• Pasal 36 : Membahas tentang pengusaha harus mengambil tindakan
pengaman terhadap tempat pemurnian dan pengolahan serta untuk
orang-orang yang tidak berkepentingan dilarang memasuki tempat
tersebut, dan juga harus membahas tentang aturan-aturan yang harus
dipatuhi dalam tempat pemurnian dan pengolahan. Pengusaha juga
wajib menetukan pembagian daerah tempat pemurnian dan
pengolahan sesuai dengan tingkat bahayanya dan bagaimana khusus
untuk mencegah timbulnya bahaya seperti kecelakaan, ledakan atau
kebakaran pada tempat-tempat tertentu.
BAB XXI
PENCEMARAN LINGKUNGAN
• Pasal 37 : Membahas tentang pengusaha wajib menyediakan alat-alat
pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan.
• Pasal 38 : Membahas tentang kepala Teknik wajib berusaha untuk
mencegah terjadinya pencemaran darat dan air akibat pembuangan
sampah industri termasuk air buangan dan membahas tentang
bagaimana ketentuan peraturan pembuangan air buangan ke saluran air
sungai dan laut dengan benar.
• Pasal 39 : Membahas tentang kepala Teknik wajib berusaha untuk
mencegah pencemaran udara yang disebabkan oleh pembuangan gas dan
bahan-bahan lainnya serta ketentuan peraturan pembuangan gas dan
bahan lainnya ke udara.
BAB XXII
PERLENGKAPAN PENYELAMAT DAN PELINDUNG
DIRI
• Pasal 40 : Membahas tentang pengusaha wajib menyediakan alat-alat
penyelamat dan pelindung diri yang jenisnya disesuaikan dengan sifat
pekerjaan dalam jumlah yang cukup. Alat-alat tersebut harus
memenuhi syarat-syarat keselamatan kerja yang ditentukan. Kepala
Teknik wajib mengawasi bahwa alat-alat tersebut digunakan dengan
benar oleh pekerja dan orang lain yang memasuki tempat kerja.
BAB XXIII
PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
• Pasal 41 : Membahas tentang pada tempat pemurnian dan
pengelolaan harus tersedia petugas dan tempat yang memenuhi
syarat untuk keperluan pertolongan pertama pada kecelakaan serta
harus disediakan alat-alat dan obat untuk memberikan pertolongan
termasuk alat untuk mengangkut korban kecelakaan.
• Pasal 42 : Membahas tentang kepala Teknik diwajibkan memberikan
pengetahuannya mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan
kepada pekerja sehingga para pekerja juga dapat memberikan
pertolongan serta pada tempat-tempat tertentu harus dipasang
petunjuk-petunjuk Tindakan pertama yang harus dilakukan.
BAB XXIV
SYARAT-SYARAT PEKERJA, KESEHATAN DAN
KEBERSIHAN
• Pasal 43 : Membahas tentang tugas atau pekerjaaan yang dilakukan
sebagaimana telah tercantm pada pasal-pasal sebelumnya sangat
tergantung pada pelaksaan yang baik, dan hanya dapat dilakukan oleh
pekerja yang dapat dipercaya dan memenuhi syarat-syarat jasmani
dan rohani dan jika yang bersangkutan tidak memenuhi syarat dan
tidak dapat dipercaya maka harus segera dibebaskan dari tugas dan
pekerjaannya atau jika Pelaksana Inspeksi Tambang dianggap perlu
membebaskan yang bersangkutan setelah diadakan pemeriksaan
khusus.