Anda di halaman 1dari 30

Fouling Factor / Dirt Factor and

Pressure Drop
HEAT EXCHANGER
Kelompok 6 :
Adiyati Fatihah -
REF2A/181420003
Syahbakhtiar Hanif -
REF2A/181420001
Hafif Aulia Nur R. -
REF2B/181420008
Muh. Qoni Fahman -
REF2B/181420002
Rachmawan Alif N. -
REF2B/181420015
Definition of Fouling
Factor
Heat exchanger akan sulit terlepas dari Fouling ( beberapa heat exchanger dapat
tidak terjadi fouling dan beberapa heat exchanger lainnya terus menurus mengalami
akumulasi fouling ) , cukup banyak kerugian yang dapat ditimbulkan oleh fouling
tersebut. Biasanya perancang heat exchanger akan memasukkan nilai koefisien fouling
pada saat penentuan koefisien keseluruhan ( overall coefficient heat transfer ) untuk
memastikan bahwa heat exchanger tersebut nantinya ketika dioperasikan tidak
mengalami masalah dalam jangka waktu yang cepat. 

Apakah yang dimaksud dengan fouling ? Fouling dapat didefinisikan sebagai akumulasi
endapan yang tidak diiinginkan pada permukaan perpindahan panas.
Dikarenakan terdapat endapan atau deposit
pada permukaan perpindahan panas, maka
dibutuhkan luas perpindahan panas yang lebih
agar perpindahan panas yang diinginkan dapat
tercapai ( dengan beban atau duty yang
diberikan ). Pada shell & tube heat exchanger,
fouling dapat terjadi baik pada bagian dalam
( inner tube ) maupun luar tube ( outside tube )
dan dapat terjadi pula pada bagian dalam
shell . Fouling juga dapat menyebabkan
pengurangan cross sectional area ( luas
penampang melintang ), dan meningkatkan
pressure drop, sehingga dibutuhkan energi
ekstra untuk pemompaan.
Fouling Factor
Equation
Fouling factor ini dipengaruhi oleh beberapa hal
antara lain: jenis fluida, temperatur, jenis material
tube, kecepatan aliran serta lamanya operasi.
Keterangan:
Uc  = tahanan panas dalam keadaan bersih, (Btu/jam.ft oF)
Ud  = tahanan panas dalam keadaan kotor (Btu/jam.ft oF)
Rd  = dirt factor (jam.ft2.oF/Btu)

hio = koefisien perpindahan panas dalam pipa berdasarkan


diameter luar dari pipa
 ho = koefisien perpindahan panas individual dalam tube
 A = luas perpindahan panas
  ∆t = perbedaan temperatur yang sebenarnya

     Ketetapan fouling faktor untuk air adalah antara


0,001 - 0,002 Btu/h.ft2.oF
Contoh Fouling
Factor /
Soal Dirt Factor
42 oAPI Kerosene dengan flowrate 43.800 lb/hr meninggalkan bagian bottom kolom distilasi
pada suhu 390oF dan akan didinginkan menjadi 200oF menggunakan crude Oil. 34oAPI Crude Oil
dengan flowrate 149.000 lb/hr berasal dari tangka penyimpanan pada suhu 100oF dam alam
dipanaskan menjadi 170oF. Pressure drop yang diperbolehkan adalah 10 psi. Sesuai Table 12, dirt
factor yang harus ada sebesar 0,003.

HE ini memiliki ID (Internal Diameter) 21,25 inch, De sebesar 0,99 inch, OD (Outside
Diameter) 1 inch, BWG sebesar 13, dan 158 buah tubing dengan panjang masing-masing 16 inch.
Tube disusun secara square pitch, jarak antarpusat tubing sebesar 1,25 inch dan 4 passes, serta
jarak antar baffle dalam shell sebesar 5 inch. Jumlah shell yang ada pada HE tersebut adalah 1.

Tentukan dirt factor dari HE tersebut! hio= 121 ; ho= 162 !


Diketahui : T1 = 390oF ; T2 = 200oF ; t1 = 100oF ; t2 = 170oF ;
Wkero = 43.800 lb/hr ; Wco = 149.000 lb/hr ;
SOLUSI o
API kero = 42 ; oAPI co = 34

Ditanya : Dirt Factor (Rd) = ?

 
(i) Menghitung Clean Overall Coefficient (UC)

 
(ii) Menghitung Design Overall Coefficient (UD)
(1) Mencari Q

*note : Cp didapatkan dari Fig 4


Fig. 4 Cp = 0,605
Diketahui : T1 = 390oF ; T2 = 200oF ; t1 = 100oF ; t2 = 170oF

SOLUSI 𝑈 =𝟔𝟗 , 𝟑 𝑩𝑻𝑼


𝒉𝒓
 
𝒇𝒕 𝐶
𝟐 𝒐
❑ 𝑭
 𝑄=𝟓 . 𝟏𝟎𝟎 . 𝟎𝟎𝟎 𝑩𝑻𝑼 / 𝒉𝒓

  (1) Mencari LMTD terkoreksi


Ft = 0,905 Mencari Ft

Fig. 18
Diketahui : T1 = 390oF ; T2 = 200oF ; t1 = 100oF ; t2 = 170oF

SOLUSI 𝑈 =𝟔𝟗 , 𝟑 𝑩𝑻𝑼


 
𝒉𝒓
𝒇𝒕𝐶
𝟐 𝒐
❑ 𝑭 Ft = 0,905

 𝑄=𝟓 . 𝟏𝟎𝟎 . 𝟎𝟎𝟎 𝑩𝑻𝑼 / 𝒉𝒓

(2) Mencari LMTD terkoreksi


𝒐
𝐿𝑀𝑇𝐷
 
𝑡𝑒𝑟𝑘𝑜𝑟𝑒𝑘𝑠𝑖 =𝐿𝑀𝑇𝐷 ∗ 𝐹𝑡=152,5 ∗ 0,905=𝟏𝟑𝟖 𝑭

 
(3) Mencari UD
Diketahui :
  𝑩𝑻𝑼 𝟐 𝒐
𝑈 𝐶 =𝟔𝟗 , 𝟑 𝒇 𝒕 ❑𝑭  
𝒉𝒓 (iii) Menghitung Dirt Factor (Rd)

𝑩𝑻𝑼 𝟐 𝒐
𝐷 =𝟓𝟓 , 𝟖 𝒇 𝒕 ❑𝑭
𝒉𝒓

Kesimpulan : Dirt factor yang dihasilkan adalah


0,00348, sedangkan dirt factor yang harus dipenuhi
adalah 0,003 sehingga dibutuhkan perawatan untuk
mengoptimalkan kembali HE tersebut.
Definition of
Pressure Drop
Penurunan tekanan / pressure drop adalah istilah yang
digunakan untuk menggambarkan penurunan tekanan dari
titik dalam pipa atau tabung ke titik akhir / hilir. Pressure
drop adalah hasil dari gaya gesek fluida dengan dinding-
dinding tabung. Pressure drop pada HE dibagi menjadi 2,
yaitu pressure drop bagian shell dan tube.
Pressure Drop
Equation
A. Pressure Drop Shell Side

 
𝑓 ∗ 𝐺 𝑠 2 ∗ 𝐷𝑠∗ ( 𝑁 +1 )
∆ 𝑃𝑠= 10
5,22∗ 10 ∗ 𝐷𝑒 ∗ 𝑆 ∗𝜑 𝑠
B. Pressure Drop Tube
Side

 
Mengingat fluida mengalami belokan pada saat pass-nya, maka akan terdapat
kerugian hambatan penurunan tekanan yang dinyatakan dengan Pr (Return Loss).
Return loss dirumuskan sebagai berikut :

 
4𝑛 𝑉2 62,5
∆ 𝑃𝑟 =
𝑠
𝑥 ( 2𝑔
𝑥
144 )
Sehingg
a:

 
𝑃𝑇 =∆ 𝑃𝑡 +∆ 𝑃𝑟
ETERANGAN :
Contoh Soal Pressure
Drop
42 oAPI Kerosene dengan flowrate 43.800 lb/hr meninggalkan bagian bottom kolom
distilasi pada suhu 390oF dan akan didinginkan menjadi 200oF menggunakan Crude Oil.
34oAPI Crude Oil dengan flowrate 149.000 lb/hr berasal dari tangka penyimpanan
pada suhu 100oF dam alam dipanaskan menjadi 170oF. Pressure drop yang
diperbolehkan adalah 10 psi. Sesuai Table 12, dirt factor yang harus ada sebesar
0,003.

HE ini memiliki ID (Internal Diameter) 21,25 inch, De sebesar 0,99 inch, OD (Outside
Diameter) 1 inch, BWG sebesar 13, dan 158 buah tubing dengan panjang masing-
masing 16 inch. Tube disusun secara square pitch, jarak antarpusat tubing sebesar
1,25 inch dan 4 passes, serta jarak antar baffle dalam shell sebesar 5 inch. Jumlah
shell yang ada pada HE tersebut adalah 1.

Tentukan pressure drop dari HE tersebut!


Penyelesaian :
Diketahui
1.   : Ds = ID = 21,25 inch / 12 = 1,77 ft
L = 16 inch ; B = 5 buah
Gs = 296.747,97 lb / hr ft2 = 297.000 lb / hr ft2
Gt = 1.054.493,98 lb / hr ft2 = 1.060.000 lb / hr ft2
D = 0,81 inch / 12 = 0,0675 ft (didapatkan dari Table 10)
De = 0,99 inch / 12 = 0,0825 ft
Res = 25.238,87 = 25.300 sehingga f = 0,00175 ft2 / in2 (didapatkan dari Fig 29)
n = 4 buah passes
Ret = 8.170,15 = 8.200 sehingga f = 0,000285 ft2 / in2 (didapatkan dari Fig 26)
S kero = 0,73 ; S co = 0,83 (didapatkan dari Fig 6)

Ditanya : dan ?
Solution :
Menghitung
1.   (N+1)

 
Menghitung

 
Menghitung
 
1.  
Menghitung

*note : = 0,15 didapatkan dari Fig 27


 
Menghitung

Kesimpulan : Pressure drop HE, baik di bagian shell maupun tube, belum melebihi batas
pressure drop yaitu 10 psi. Oleh karena itu, belum diperlukan perbaikan. Akan tetapi,
lebih baik HE tersebut diperbaiki karena melihat nilai dari dirt factor yang telah melebihi
ambang batas.
Table 10
FIG. 6
S CO = 0,83

S Kero = 0,73
FIG. 26

f CO = 0,000285
FIG. 27
0,15
FIG. 29

f Kero = 0,00175
THANK
YOU
ANY QUESTIONS ???