Anda di halaman 1dari 10

Peraturan Pemerintah No.

11 Tahun 1979
Tentang: Keselamatan Kerja Pada
Pemurnian Dan Pengolahan Minyak Dan
Gas Bumi

BAB IX s/d XVI


BAB IX
Kondensor dan Heat Exchanger
 Pasal 20 : membahas tentang pemasangan peralatan
heat exchanger dan kondeensor beserta
perlengkapannya yang harus sesuai dengan syarat-
syarat sebagaimana tercantum dalam standar yang
diakui oleh menteri. Dalam pasal ini juga dijelaskan
tentang penangan jika terjadi kerusakan pada
peralatan dan pemindahan posisinya.
 Pasal 21: membahas tentang penanganan peralatan
heat exchager dan kondensor pada saat dilakukan
pembersihan
BAB X
Pipa Penyalur
 Pasal 22: membahas tentang pemasangan,
penggunaan dan kondisi tekanan pipa penyalur
dan perlengkapannya yang harus sesuai
dengan syarat-syarat sebagaimana tercantum
dalam standar yang diakui oleh menteri.
Dalam pasal ini juga dibahas tata letak
pemasangan pipa baik didalam tanah maupun
diatas permukaan tanah yang selalu
mengutamakan safety.
BAB XI
Tempat Peninbunan
 Pasal 23: membahas tentang pelengkapan
alat-alat pengaman pada tangki penimbunan
yang sesuai dengan peraturan dan
mempertimbangkan safety atau tidak memicu
kecelakaan kerja. Pada pasal ini juga dibahas
mengenai pemeliharaan tempat penimbunan
ini yang harus dilaksanakan secara berkala
BAB XII
Pembongkaran dan Pemuatan Minyak dan Gas Bumi, Hasil
Pemurnian dan dan Pengolahannya serta Bahan Berbahaya
Lainnya.
 Pasal 24: membahas tentang peralatan yang
digunakan untuk membongkar dan memuat
minyak dan gas bumi hasil pengolahan
haruslah sesuai dengan syarat-syarat yang
telah ditentukan oleh menteri. Pasal ini juga
menjelaskan bahwa Kepala Teknik wajib
mencegah terjadinya pencemaran (ayat 3),
serta pelaksaan pembongkaran harus diawasi
oleh ahli dalam di bidang ini (ayat 6).
BAB XIII
Pengolahan Bahan Berbahaya dan atau Mudah
Terbakar dan atau Mudah Meledak di Dalam Ruang
Kerja

 Pasal 25: Pasal ini membahas pengelohan dan


pengguaan bahan-bahan berbahaya dijaga
sedemikian rupa agar tidak memicu kecelakaan
kerja.
 Pasal 26: membahas tentang tempat penyimpanan
dan pengolahan bahan-bahan berbahaya harus
sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditentukan.
Pasal ini juga melarang agar pekerja yang memasuki
tempat ini menggunakan APD yang sesuai.
BAB XIV
Proses dan Peralatan Khusus
 Pasal 27: membahas tentang penggunaan
peralatan, peralatan-peralatan khusus
(bertekanan tinggi/rendah dan bersuhu
ringgi/rendah), bangunan dan instalasi, serta
proses pengolahan dan pemurnian maupun
proses petrokimia dan proses lainnya yang
belum diatur dan Perarturan Pemerintah ini
ditentukan lebih lanjut oleh Kepala Inspeksi.
BAB XV
Listrik
 Pasal 28: membahas tentang pemasangan,
penggunaan dan penyaluran tenaga listrik
harus sesuai dengan syarat-syarat yang
ditentukan. Pasal ini juga menujukan bahwa
Kepala Inspeksi memliki tanggungjawab
untuk menjamin kelangsungan aliran listrik di
instalasi-instalasi tertentu tempat pengolahan
dan pemurnian berlangsung agar tidak terjadi
kecelakaan kerja (ayat 2).
 Pasal 29: membahas tentang peralatan-
peralatan yang digunakan pada aliran
listrik/melengkapi instalasi agar tidak
menimbulkan kecelakaan kerja.
 Pasal 30: membahas tentang pemasangan,
pemeliharaan, dan pemeliharaan instalasi
listrik yang dilakukan harus dibawah
pengawasan ahli yang diunjuk oleh Kepala
Inspeksi (ayat 1). Serta pekerjaan tidak boleh
dilakukan jika aliran listrik sedang
berlangsung
BAB XVI
Penerangi Lampu
 Pasal 31: membahas tentang penggunaan
penerang lampu harus dilengkapi dengan
peralatan pendukung lain pada kondisi
tertentu. Dalam pasal ini juga disebutkan
bahwa pada tempat/instalasi tertentu perlu
disiapkana alat penerang lampu darurat yang
aman dan siap digunakan pada waktu tertentu
(ayat 3).