Anda di halaman 1dari 41

Pemeriksaan

Umum:
MENILAI PASIEN

I Wayan Batan
Lab Diagnosis Klinik Veteriner
Fakultas Kedokteran Hewan , Universitas
Udayana, Denpasar , Bali 2013
Penilaian Permilik Hewan
terhadap Kesehatan Pasien
Banyak pemilik tidak
memahami gejala klinik,
apalagi pemula, hingga
hewannya parah, barulah
datang ke dokter
Ajari mereka mengenali
gejala klinik

Kejadian awal
diketahui, bisa diatasi
dengan baik:
BEETS
B: behaviour
Perubahan Mungkin
perilaku pertanda
ringan, penyakit

Nafsu makan berkurang; bobot badan menurun;


banyak minum; sering kencing/berak; agresif tanpa
alasan; malas bermain; sulit bangkit; selalu menjilati
rambut tertentu
E: Eye (mata)
Kelopak; Perubahan Penumpuk
bola mata warna mata: an mukus
tdk katarak; yg
setangkup hemoragi berlebihan
E: Ear (telinga)
Infeksi telinga: Abrasi telinga;
kepala miring; baunya busuk;
mencakar ada leleran
telinga; nyeri
saat dimanipulasi
T: Toes (kuku)
Dengarkan Jika kita Mungkin
hewan saat dengar kuku perlu
melangkah! kecipak suara dipotong
kukunya
S: Skin (kulit)
Organ Untuk terjadi Raba kulit
terluas pd gangguan, mulai
tubuh sbnrnya perlu kepala
waktu yg lama hingga
ekor

Raba
tungkai
Penilaian Klinikus : masalah
yg tercatat
Diagnosis Dasarnya:
tepat 1. Kemampuan klinikus menilai.
2. Membatasi masalah sedang
dihadapi pasien

Klinikus bekerja berdasarkan


masalah yg jelas/nyata
Masalah yg dihadapi klinikus

1. Riwayat klinik pasien, setiap kelainan yg


ditemukan pemilik

2. Pemeriksaan fisik, setiap kelainan yg ditemukan


klinikus saat memeriksa hewan

3. Kelainan citra atw imej : radiografi atw


ultrasonografi

Masalah2 tsb mrpkan dasar diagnosis. Masalah yg saling


terkait dikelompokan, agar bs menguatkan diagnosis
1. Riwayat Klinik Pasien-a

Terkadang Klinikus perlu


hal yg bs ketrampilan khusus
mengung & pengalaman, agar
kap, saat riwayat tdk
menilai/ melenceng
mendiagno
sis

Pemilik: ada yg tidak memberi informasi,


tapi ada yang siap dengan informasi
1. Riwayat Klinik Pasien-b

Yg dicatat Pemilik bs sj Lengkapi


adalah menafsirkan catatan
gejala trakheitis dgn kita dgn
(muntah) muntah
bukan
diagnosis
(enteritis) 1. Lama berlangsung/frekuensi: naik,
turun, tetap
2. Bagaimana kondisi hewan scr menye
luruh: membaik, memburuk, tetap
1. Riwayat Klinik Pasien-c

Bagaimana Lakukan pertanyaan yg bersifat


bertanya netral !
ke pemilik Krn tidak memengaruhi jwbn
pemilik

Pertanyaan yg mengarahkan atau


memojokkan bisa memperoleh jwbn yg
melenceng
1. Riwayat Klinik Pasien-d

Contoh Bapak (Ibu) bisa diceritakan ke


pertanyaan kami bagaimana tingkat
netral konsumsi air (anjing) Si Dogi?

Ada lagi (yg ingin diceritakan)?


Apa yang Bpk/Ibu maksudkan
Mendorong (jika ada yg tdk mengerti) ?
pemilik untuk
terbuka Ceritakan saya tentang … (jika
bercerita ada yg menarik) ?
1. Riwayat Klinik Pasien-e

Gagal memperoleh Jangan lupa


riwayat pasien. tabyakan obat-
Langkah awal gagal obat yg umum
mendiagnosis diberikan

Bila kita dptkan riwayat, pemeriksaan


menjadi lbh singkat, kita dapatkan fakta-
fakta penting
Pemeriksaan fisik:

Tujuan:
Melakukan penilaian scr klinik
tentang status kesehatan hewan,
melalui pemeriksaan sistem-organ
secara metodik
Pemeriksaan fisik: bagian
kemampuan klinikus untuk membedakan hewan sehat
dgn sakit

Langkah menentukan dalam:

Membatasi masalah
Menilai pasien untuk memperoleh
diagnosis/prognosis
Pemeriksaan fisik:
1. Tanda-tanda vital

Suhu tubuh
Denyut nadi
Pernapasan
Bobot badan
(parameter utama)

Capillary refill time (CRT) di bwh 2 detik


Tekanan darah (perlu alat & operator)
Pemeriksaan fisik:
2. tingkah laku & mental

Amati hewan di ruang periksa:


a. Bgmn tk laku?
b. Bagaimana aktivitas?
c. Bgmn kesiagaan?

Hwn yg nervus/takut:amati tanggapannya thd


lingkungan.
Hwn yg agresif: tangani dgn sangat hati-hati,
mungkin gangguan otak/saraf
Pemeriksaan fisik:
3. konformasi & skor kondisi tubuh (1-5)

Skor 1/emasiasi:
iga, pelvis, tl belakang menonjol.
Tanpa lemak & otot sangant sedikit

Skor 2/bobot bada di bwh normal:


iga menonjol n bs dirasakan; pelvis
menonjol; pinggang jelas & perut langsing
Pemeriksaan fisik:
3. konformasi & skor kondisi tubuh (1-5)

Skor 3/bobot badan ideal :


iga bs dirasakan; pinggang jelas dr
atas & perut langsing
Skor 4/kelebihan bobot badan:
Iga tertutup lemak, sulit dirasakan, punggung n pangkal
ekor diselimuti lemak; pinggang n abdomen sulit dibedakan

Skor 5/obesitas:
Iga tertutup banyak lemak, sulit dirasakan, punggung n
pangkal ekor diselimuti banyak lemak; pinggang n abdomen
sulit dibedakan
Pemeriksaan fisik:
4. Penampilan umum

Amati kondisi tubuh & konformasi


Amati keadaan nutrisi
Sesuaikan tampilan dgn umur
Amati tingkatan grooming
Mental/ kesiagaan
Adakah deformasi secara umum
Adakah hal-hal yg terjadi mendadak
pd hewan itu : dispnoea; kelemahan; lesu
Pemeriksaan fisik:
5. kulit
1. Inspeksi : warna; tekstur; tk kelembaban;
berminyak/tidak; jumlah rambut;
persebaran rambut; mudahkah kulit
dilipat/dicubit; adakah parasit; adalah lesi?

2. Palpasi: terhadap limfonodus superfisial, ln


mandibularis; ln popliteus;
Apakah membesar? Bgmn konsistensinya?
Bgmn mobilitasnya? Adakah rs nyeri ?
Pemeriksaan fisik:
6. Mata

1. Bola mata & kelopak mata apakah


setangkup?
2. Pada konjungtiva & sklera: apakah
ada vasa injeksio; eksudasi, &
petekhie?
3. Kornea: apakah bening atau keruh?
4. Air mata: apakah berlebihan; cukup;
atau kering?
Pemeriksaan fisik:
7. Telinga

1. Apakah ada leleran


keluar dari telinga ?

2. Apakah ada parasit ?


Pemeriksaan fisik:
8. Lubang dan rongga hidung

1. Apakah setangkup?

2. Apakah ada leleran

3. Apakah ada erosi pd cuping hidung?

4. Apakah lubang hidung tersumbat ?


Pemeriksaan fisik:
9. Rongga mulut
1. Apakah terjadi halitosis?
2. Apakah pada gusi dan lidah terjadi
injuri, infeksi, atau perdarahan?
3. Apakah posisi gigi setangkup, adakah
yg patah, plaque/kalkulus atau
tanggal?
4. Apakah saliva keluar nerlebihan?
5. Bagaimana tampilan & warna mukosa
6. Bagaimana farings & larings?
Pemeriksaan fisik:
10. leher dan punggung

1. Apakah ada kekakuan?

2. Apakah gerakan-gerakan tidak biasa?

3. Apakah ada salah bentuk?

4. Apakah ada rasa nyeri ?


Pemeriksaan fisik:
11. Pernapasan

1. Evaluasi dari luar larings, trakhea, &


thoraks: apakah bentuknya
menyimpang ?

2. Auskultasi thoraks scr sistematik, dari


dorsal ke ventral, bandingkan sisi kiri
dan kanan
Suara napas agak sulit didengar
Pemeriksaan fisik:
12. jantung
1. Lakukan auskultasi jantung:
perhatikan intensitas suara pd apeks
jantung; adakah suara getar?
Evaluasi: degup/menit; irama;
kualitas; suara tidak normal.

2. Catat degup jantung/menit;


sesuaikan dengan pulsus femoralis;
apakah sama ?
Pemeriksaan fisik:
13. abdomen
1. Apakah abdomen setangkup?

2. Lakukan auskultasi apakah ada suara


usus meningkat ?

3. Palpasi abdomen: berbaring ke kanan,


rasakan apakah ada massa; cairan
peritoneal; kekakuan; rasa nyeri yg
tidak biasa
Pemeriksaan fisik:
14. genitalia jantan

1. Amati kulup/prepusium: apakah ada


leleran tdk biasa?

2. Lakukan palpasi : skrotum; testis;


penis; os penis?
Pemeriksaan fisik:
15. genitalia betina

1. Amati glandula mamaria: apakah


setangkup? Palpasi kelenjar dan putting,
apakah sedang laktasi atau ada tumor?

2. Amati perineum: apakah simetris/ adakah


ulkus / apakah ada kontaminasi
urin/infeksi?
3. Amati vulva: apakah setangkup? Adakah
leleran?; adakah rs nyeri jika disentuh?
Pemeriksaan fisik:
16. sakus analis dan anus

1. Amati daerah perineum dan kulit


perianal: apakah simetri; ada ulkus,
atau ada rs nyeri ?

Sakus analis tdk rutin diperiksa,


kecuali terganggu
Pemeriksaan fisik:
17. Tungkai/ekstremitas

1. Amati hewan saat berjalan: bgmn


langkahnya? Apakah langkahnya
simetris? Adakah kepincangan?

2. Periksa & lakukan palpasi : adakah rs


nyeri; rs hangat; bengkak; salah
bentuk; & gerakan yg terbatas ?
Pemeriksaan fisik:
19. Sistem saraf

1. Amati cara berjalan.


Jika memungkinkan, baringkan hewan &
biarkan bangkit sendiri. Bisakah dia berdiri?
Palpasi otot, bandingkan tonus dan
keseimbangannya dgn kaki di sebelah.
Evaluasi refleks tendo; refleks sensoris.

2. Evaluasi pendengaran dan penglihatan


Pemeriksaan laboratorium

Keputusan pemeriksaan lab


berdasarkan pemeriksaan
pendahuluan dan pemeriksaan fisik

Pemeriksaan lab: diperoleh data


biokimia; hematologi: penting
mendukung diagnosis
Pemeriksaan laboratorium
hematologi:
Complete Blood Count (CBC)
a. Total RBC
b. Hematocrit/packed cell volume/PCV
c. Hemoglobin/Hb
d. Total WBC
e. Differential count
f. Total solid
g. Menduga jumlah platelet
h. retikulosit
Pemeriksaan laboratorium
urinalisis:
Complete Blood Count (CBC)
a. BJ; warna; tampilan urin
b. Biokimia: protein; glukosa;
keton; Hb/darah; urobilinogen
c. Makroskopis: sel; kristal; bakteri;
mineral; lemak
Pemeriksaan laboratorium
parasit:
Complete Blood Count (CBC)

a. Uji apung untuk parasit sal


pencernaan
b. Tes antigen untuk cacing jantung
Terima kasih; matur
sukseme; matur suwun;
hatur nuhun;
sekelangkong;
selesai