Anda di halaman 1dari 17

Komunikasi

Interpersonal
Kelompok 2 Farmasi A Nurfitrah Syamsuddin Sri Lasri (70100117081)

Rafiuningtyas Dwi (70100117027) Muslimin


Komunikasi adalah sebuah tindakan
untuk berbagi informasi, gagasan, atau
pendapat dari setiap partisipan
komunikasi yang terlibat di dalamnya
guna mencapai kesamaan makna.
Komunikasi interpersonal sebagai
komunikasi antara komunikator dengan
komunikan, dianggap sebagai jenis
Komunikasi Interpersonal Menurut Ahli
Griffin (2000) mengemukakan bahwa komunikasi interpersonal adalah ”as the process of

creating unique shared meaning, but the impact of this statement depends on images it calls to mind.”

Dapat diartikan bahwa komunikasi interpersonal adalah proses menciptakan makna yang unik dan

kemudian disampaikan kepada orang lain. Pengaruh dari pesan yang disampaikan tergantung pada

pandangan seseorang yang disebut pemahaman.

Gamble & Gamble (2005) menyatakan komunikasi interpersonal adalah sebagai berikut: “An

interpersonal communication is a meaningful dyadic person to person connection. When we share

interpersonal relationship with another person, we become interdependent with that person.” Komunikasi

interpersonal adalah hubungan penuh makna orang per orang yang terjadi secara diadik. Ketika orang

saling melakukan (share) hubungan interpersonal dengan orang lain, maka seseorang akan saling
Ciri - Ciri Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal meliputi perilaku verbal dan
nonverbal. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang
pesannya dikemas dan diungkapkan dalam bentuk verbal dan
nonverbal. Hal ini mencakupi isi pesan dan bagaimana isi pesan
dikatakan atau diungkapkan.
Komunikasi interpersonal meliputi komunikasi berdasarkan
perilaku spontan, perilaku menurut kebiasaan, perilaku menurut
kesadaran atau kombinasi ketiganya.
Komunikasi interpersonal tidaklah statis tetapi berkembang.
Komunikasi interpersonal mencakup umpan balik pribadi, interaksi,
dan kohesi. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang
memungkinkan terjadinya timbal balik. Dalam komunikasi ini terjadi
interaksi diantara pengirim dan penerima pesan, yang satu mempengaruhi
yang lain. Pengaruh itu terjadi pada tataran kognitif (pengetahuan), afektif
(perasaan), dan behavior (perilaku).
Komunikasi interpersonal berpedoman pada aturan intrinsik.
Peraturan intrinsik adalah peraturan yang dikembangkan oleh masyarakat
untuk mengatur cara orang harus berkomunikasi satu sama lain. Sedangkan
peraturan ekstrinsik adalah peraturan yang ditetapkan oleh situasi.
Komunikasi interpersonal merupakan suatu aktivitas. Komunikasi
interpersonal merupakan komunikasi timbal balik antara pengirim dan
penerima pesan. Komunikasi interpersonal mencakup persuasi.
Tujuan Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal dapat dipergunakan untuk berbagai macam

tujuan. Semua orang yang terlibat di dalam komunikasi interpersonal

memiliki tujuan yang bermacam-macam, seperti: untuk mengenal diri

sendiri dan orang lain, untuk mengetahui dunia luar, untuk menciptakan

dan memelihara hubungan, untuk mempengaruhi sikap dan perilaku, untuk

bermain dan mencari hiburan, dan untuk membantu. Komunikasi

interpersonal menjadi sarana untuk membicarakan diri kita sendiri,

sehingga melalui komunikasi interpersonal kita belajar tentang bagaimana

dan sejauh mana kita harus membuka diri pada orang lain, juga dapat

membuat kita mengetahui nilai, sikap, dan perilaku orang lain, sehingga

kita dapat memberi tanggapan secara tepat terhadap tindakan orang lain.
Jenis Komunikasi Interpersonal
Interaksi intim termasuk komunikasi di antara teman
baik, anggota famili, dan orang-orang yang sudah mempunyai
Jenis Komunikasi Interpersonal
Percakapan sosial adalah interaksi untuk menyenangkan seseorang
secara sederhana. Tipe komunikasi tatap muka penting bagi pengembangan
hubungan informal dalam organisasi. Misalnya dua orang atau lebih bersama-
Jenis Komunikasi Interpersonal
Interogasi atau pemeriksaan adalah interaksi
antara seseorang yang ada dalam kontrol, yang
meminta atau bahkan menuntut informasi dari yang
lain. Misalnya seorang karyawan dituduh mengambil
barang-barang organisasi maka atasannya akan
menginterogasinya untuk mengetahui kebenarannya.
Jenis Komunikasi Interpersonal
Wawancara adalah salah satu bentuk komunikasi
interpersonal di mana dua orang terlibat dalam
percakapan yang berupa tanya jawab. Misalnya atasan
Aspek – Aspek Komunikasi Interpersonal
KETERBUKAAN

Keterbukaan merupakan hal yang penting dalam berkomunikasi.


Keterbukaan yang dimaksudkan adalah kesediaan untuk mengakui perasaan dan
pikiran sebagai milik setiap orang dan harus bertanggungjawab atasnya.
EMPATI

Empati merupakan kemampuan seseorang untuk mengetahui hal yang


sedang dialami oleh orang lain pada suatu saat tertentu,d ari sudut pandang orang
lain, melalui kacamata orang lain. Berempati adalah merasakan sesuatu seperti
DUKUNGAN
Dukungan dimaksudkan suatu sikap yang menunjukkan perasaan mendukung terhadap suatu
hal. Sikap mendukung dapat dilihat dalam tiga hal yakni: (a) deskriptif, bukan evaluatif, (b)
spontanitas, gaya spontanitas dapat menciptakan suasana mendukung, dan (c) provisionalisme,
artinya bersikap tentatif dan berpikiran terbuka serta bersedia mendengar pandangannya yang
berlawanan dan bersedia mengubah posisi jika keadaan mengharuskan. 
SIKAP POSITIF
Komunikasi interpersonal terbina jika orang memiliki sikap positif terhadap mereka sendiri dan
perasaan positif untuk situasi komunikasi yang pada umumnya sangat penting untuk interaksi yang
efektif.
KESETARAAN
Komunikasi interpersonal akan efektif bila dalam suasananya ada kesetaraan. Artinya, harus
Proses
Komuni
kasi
Interpes
onal
Keinginan Berkomunikasi: Seorang komunikator
mempunyai keinginan untuk berbagi gagasan dengan
orang lain.
Encoding Oleh Komunikator: Encoding merupakan
tindakan memformulasikan isi pikiran atau gagasan ke
dalam simbol-simbol, kata-kata dan sebagainya sehingga
komunikator merasa yakin dengan pesan yang disusun dan
cara penyampaiannya.
Pengirim Pesan: Untuk mengirim pesan kepada orang
yang dikehendaki, komunikator memilih saluran
Penerimaan Pesan: Pesan yang dikirim oleh
komunikator telah diterima oleh komunikan.

Decoding Oleh Komunikan: Decoding adalah


proses memahami pesan. Komunikan
menterjemahkan pesan yang diterima dari
komunikator dengan benar,memberi arti yang sama
pada simbol-simbol sebagaimana yang diharapkan
oleh komunikator.

Umpan Balik: Setelah menerima pesan dan


Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi
Persepsi interpersonal adalah memberikan makna terhadap stimuli yang
berasal dari seseorang (komunikan) yang berupa pesan verbal dan nonverbal.
Kecermatan dalam persepsi interpersonal akan berpengaruh terhadap keberhasilan
komunikasi, seorang peserta komunikasi yang salah memberi makna terhadap
pesan akan membuat komunikasi tidak berhasil atau gagal.
Konsep diri adalah pandangan dan perasaan tentang diri sendiri. Konsep diri
merupakan faktor yang sangat menentukan dalam komunikasi interpersonal yaitu:
a) Setiap orang bertingkah laku sedapat mungkin sesuai dengan kosnep dirinya, b)
Membuka diri, dan c) Percaya diri.
Atraksi interpersonal adalah kesukaan ada orang lain, sikap positif dan daya
tarik seseorang. Komunikasi interpersonal dipengaruhi oleh atraksi interpersonal
dalam : a) Penafsiran pesan dan penilaian, serta b) Efektifitas komunikasi.
Terima Kasih . .

Anda mungkin juga menyukai