Anda di halaman 1dari 26

URGENSI IMAN KEPADA MALAIKAT

DAN KITAB KITAB ALLAH SWT


Pertemuan ke 6

A.Mualif,S.Pd.I.,MA.
NIDN.1010078605
Pengertian Iman Kepada Malaikat
• Malaikat adalah salah satu makhluk ciptaan Allah yang
bersifat gaib, yang diciptakan dari nur (cahaya), mereka
selalu taat, tunduk, patuh kepada Allah, tidak pernah
ingkar janji dan tidak membutuhkan makan dan minum.
Malaikat menghabiskan waktu siang dan malam untuk
mengabdi hanya untuk kepada Allah SWT.
 
• Malaikat diciptakan oleh Allah SWT memiliki tujuan dan
tugas tertentu. Malaikat ini merupakan makhluk gaib yang
memiliki sifat dan ciri-ciri berbeda dengan manusia.
Malaikat adalah makhluk yang tidak berwujud, tidak
dapat disentuh, dilihat dan didengar.
Urgensi
• Iman kepada Malaikat Allah adalah
meyakini dengan sepenuh hati bahwa
Allah SWT telah menciptakan Malaikat
sebagai makhluk gaib yang telah diutus
untuk melaksanakan segalah perintah-
Nya. Manusia yang mengimaninya akan
selalu berhati-hati dan menjaga dirinya
dalam berkata-kata dan berbuat sesuatu
dalam kehidupan sehari-hari.
Hukum Beriman kepada Malaikat
• Beriman atau meyakini kepada Malaikat, hukumnya fardu 'ain. Ini merupakan
salah satu iman nomor 2. Hal ini didasarkan dari beberapa sumber Al Qur'an
dan Hadits sebagai berikut.
• Q.S. Al Baqarah (2) : 285
yang artinya/terjemahannya :
Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al
Qur'an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua
beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, dan rasul-
rasulNya. (Mereka berkata), "Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari
rasul-rasulNya." Dan mereka berkata, "Kami dengar dan kami taat. Ampunilah
kami Ya Tuhan kami, dan kepadaMu tempat (kami) kembali."
• Q.S. Fathir (35) : 1
yang artinya/terjemahannya :
Segala Puji bagi Allah pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat
sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang
mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah
menambahkan pada ciptaanNya apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Maha
Kuasa atas segala sesuatu.
Next
• Q.S. An-Nisa' (4) : 136
yang artinya/terjemahannya :
Wahai orang-orang yang beriman!  Tetaplah beriman kepada Allah dan RasulNya
(Muhammad) dan kepada Kitab (Al Qur'an) yang diturunkan kepada RasulNya,
serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah,
malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya dan hari kemudian, maka
sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.
• H.R. Imam Muslim
Hadits Riwayat Abu Hurairah ra, ia berkata : Rasulullah bersabda : "Allah
menciptakan Adam dalam bentuknya setinggi enam puluh hasta. Setelah
menciptakannya, Allah berkata : Pergilah dan ucapkanlah salam kepada
kelompok itu, yaitu beberapa malaikat yang sedang duduk, dan dengarkanlah
apakah jawaban mereka karena itulah ucapan selamat untukmu dan
keturunanmu. Maka Adam pergi menghampiri lalu mengucapkan : "Semoga
Keselamatan Menyertai Kalian". Mereka menjawab : "Semoga Keselamatan dan
Rahmat Allah Menyertai Kalian". Mereka menambahkan "Rahmat Allah". Maka
setiap orang yang memasuki surga itu seperti bentuk Adam yang tingginya enam
puluh hasta. Seluruh makhluk setelah Adam terus berkurang tingginya sampai
sekarang
Jumlah Dan Nama Malaikat
Yang Wajib Diketahui
• 10 Malaikat Dan Tugasnya Yang Wajib Diketahui – Rukun
iman dalam Islam ada 6 perkara dan salah satunya iman
kepada malaikat Allah SWT. Maksudnya ialah meyakini
akan adanya malaikat-malaikat Allah, meskipun malaikat
Allah adalah makhluk ghaib yang diciptakan daru nur
atau cahaya dan tidak bisa dilihat oleh kasat mata,
namun malaikat juga salah satu dari makhluk ciptaan
Allah yang harus kita ketahui. Banyak malaikat-malaikat
yang Allah ciptakan seperti malaikat malakal maut,
namun yang wajib kita ketahui sebagai umat Islam ada
10 nama malaikat. Tidak ada yang mengetahui berapa
jumlah pasti malaikat Allah.
Adapun Nama-Nama Malaikat Yang Wajib Diketahui Yaitu:
• 1. Jibril – Malaikat Jibril ini tugasnya adalah menyampaikan wahyu yang diberikan
oleh Allah SWT kepada Nabi dan Rasul. Terdapat ayat yang menjelaskannya di Al-
Qur’an surat Al-Baqarah ayat 97.
• 2. Mikail – Jika anda pernah mendapat rizki dalam hidup anda berupa apa saja,
bisa harta, kesehatan atau apapun. Ketahuilah bahwa malaikat Mikail lah yang
membagikan rizki tersebut. Ya, malaikat Mikail tugasnya adalah membagikan rizki.
• 3. Israfil – Dalam rukun iman yang terakhir atau yang keenam kita umat manusia
khususnya umat muslim wajib beriman kepada hari kiamat. Ketahuilah bahwa pada
hari kiamat nanti akan ada malaikat yang bertugas untuk meniup terompet
Sangkakala namanya, pertanda bahwa berakhir sudah kehidupan di dunia ini.
Malaikat yang mendapat tugas tersebut adalah malaikat Israfil, sang peniup
Sangkakala.
• 4. Izrail – Allah berfirman dalam Al-Qur’an pada surat Ali Imran ayat 185 yang
berbunyi “setiap yang bernyawa pasti akan mengalami mati”. Ketahuilah, bahwa
malaikai Izrail lah yang bertugas untuk mencabut nyawa.
• 5. Munkar – Ketika kita sudah mati dan berada dalam kubur, ada malaikat yang
akan menanyakan amal perbuatan kita semasa kita hidup dan akan menyiksa kita
ketika kita tidak bisa menjawabnya, yakni malaikat Munkar yang bertugas
menanyakan amal perbuatan manusia di alam kubur.
• 6. Nakir – Adalah malaikat Nakir yang mempunyai tugas yang sama dengan malaikat Munkar,
malaikat Munkar dan Nakir mempunyai tugas yang sama di alam kubur yaitu menanyakan
amal perbuatan manusia di alam kubur.
• 7. Raqib – Manusia didunia ini pasti pernah melakukan sesuatu yang baik maupun buruk,
terlepas dia sengaja atau tidak. Ketahuilah bahwa ada malaikat yang bertugas mencatat
semua amal perbuatan kita yang baik semasa kita hidup di dunia ini. Dia adalah malaikat
Raqib, sang pencatat amal baik.
• 8. Atid – Jika kita tadi membahas malaikat Raqib yang tugasnya mencatat amal baik manusia
pada semasa hidupnya. Lain dengan malaikat Atid, malaikat Atid mempunyai tugas kebalikan
dari malaikat Raqib yaitu mencatat seluruh amal buruk perbuatan manusia sema hidup di
dunia.
• 9. Malik – Percayalah bahwa kita semua tidak akan mau menyinggahi tempat yang satu ini,
tempat ini diciptakan untuk orang-orang yang kufur kepada Allah SWT, orang-orang yang
tidak berada dijalanNya dan tidak pernah patuh kepada perintahNya, tempat tersebut
adalah neraka. Dan malaikat yang bertugas menjaga pintu neraka adalah malaikat Malik.
• 10. Ridwan – Berbeda dengan yang diatas, jika kita orang yang selalu amanah dijalan Allah
SWT, orang yang yang selalu taat pada perintahNya dan layak untuk singgah di surga nya
Allah SWT. Ketahuilah, bahwa disana ada malaikat Ridwan sang penjaga pintu surga.
Malaikat ini Allah ciptakan dari nur atau cahaya, yang sifatnya ghaib. Malaikat diciptakan
lebih dulu dari manusia. Malaikat juga diberikan oleh Allah SWT akal namun tidak diberi
hawa nafsu, sehingga malaikat hanya menyembah Allah dan taat pada perintah Allah serta
selalu tunduk pada Allah.
Pengertian Beriman KepadaKitab Kitab Allah
• Iman secara etimologi berasal dari bahasa arab amana-yu’minu-imanan yang artinya
percaya.
Menurut istilah Iman adalah pembenaran dalam hati, diikrarkan dengan lisan dan
dibuktikan
dengan amal perbuatan. Begitu pula dengan kitab yang berasal dari bahasa Arab
kataba-yaktubu-kitaban yang artinya buku ,tulisan, ketetapan, surah kiriman dan
hukum (peraturan).

Dalam memahami kitab suci dibagi menjadi dua kategori:


1. Kitab Suci Samawi , yaitu kitab suci yang bersumber dari wahyu atau firman Allah
SWT yang disampaikan melalui Malaikat Jibril kepada rasul yang dipilihNya.
2. Kitab suci Ardi yaitu kitab suci yang bersumber dari hasil perenungan para tokoh
agama , dan bukan yang bersumber dari wahyu atau firman Allah SWT.

Dari pengertian di atas secara terminology iman kepada kitab-kitab Allah adalah
mempercayai dan meyakini bahwa Allah Swt telah menurunkan kitab-kitabnya kepada
para Rasulnya agar kitab-kitabnya itu dijadikan sebagai pedoman hidup (
way of life ) umat manusia agar mereka memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.
• Dasar Hukum Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah

• Firman Allah:
Dan mereka yang beriman kepada Kitab(Al-Quran) yang telah
diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang diturunkan sebelum
kamu serta mereka yakin kepada akan datangnya hari akhir ( QS.
Albaqarah;4)
QS. AlMaidah : 48

• Hukum Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah


Percaya kepada kitab-kitab Allah hukumnya wajib dan termasuk
rukun iman yang ketiga. Barang siapa yang tidak mempercayainya
maka keimanannya diragukan dan termasuk orang yang tersesat
( Lihat QS. An-Nisa;136)

....Wahai orang-orang yang beriman tetaplah beriman kepada Allah


dan Rasul-Nya dan kepada kitab Al-Quran yang diturunkan kepada
rasul-Nya serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa
yang ingkar kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitab-Nya,
rasul-rasul-Nya dan hari kemudian maka sungguh orang itu telah
• Allah juga menurunkan sahifah-sahifah atau lembaran lembaran
firman Allah kepada Nabi Ibrahim dan nabi Musa as.
Firman Allah SWT:
‫ى‬4‫مو َس‬
ُ 4‫يم َو‬
َ ‫ ِه‬4‫ ْ َرا‬4‫ح ِف ِإب‬
ُ4 ‫ُص‬

artinya : “yaitu suhuf-suhuf (kitab-kitab) yang diturunkan kepada


Ibrahim dan Musa”(Qs.Al A’la:19)

• Pembahasan tentang berapa jumlah kitab yang telah Allah turunkan


kepada para Rasul-Nya. Rasulullah saw pernah ditanya oleh Abu
Dzar. Ya Rasulullah berapakah jumlah kitab yang diturunkan Allah
SWT. Rasulullah menjawab sebagai berikut dalam hadisnya:
..seratus empat buah kitab, Allah menurunkan kepada Nabi Syits 50
suhuf, kepada Nabi Khunukh ( idris) 30 suhuf, kepada Nabi Ibrahim
10 suhuf dan kepada Nabi Musa sebelum diberikan kitab Taurat 10
suhuf. Dan Allah menurunkan kitab kitab Taurat, Kitab Injil, kitab
Zabur dan Kitab Al-Qur’an. (HR. Ibnu Hibban;362)
• Kitab-Kitab Allah yang Diturunkan Kepada Utusan-Nya
– TAURAT
• Taurat, yang diturunkan kepda Nabi Musa as. Firman Allah SWT.
Artinya: “dan kami berikan kepda musa, kitab (Taurat) dan kami jadikan
petunjuk bagi bani Israel (dengan firman)”janganlah kamu nengambil
(pelindung) selain AKu” (Qs.Al-Isra’:2)
QS. As-Sajdah: 23..” Dan sungguh telah Kami anugerahkan Kitab Taurat
kepada Musa, maka janganlah engkau Muhammad ragu-ragu menerima
Al-Qur’an dan kami jadikan Kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil” Taurat
yang dalam bahasa ibrani disebut thora adalah kitab suci yang diturunkan
Allah SWT kepada Nabi Musa as. Untuk membimbing kaumnya Bani Israil.
Jadi Kitab Taurat menggunakan bahasa Ibrani
Taurat adalah salah satu dari tiga komponen yaitu Thora,Nabiin Dan
Khetubi’in. tiga komponen ini terdapat dalam kitab suci agama yahudi yang
disebut Biblia (Al-Kitab)
Orang-orang Kristen menyebutnya Old Testament (Perjanjian Lama).
• Dalam Kitab Taurat ini ada yang berisi kisah keluarnya Bani Israil dari penindasan
(Fir’aun) di Mesir dibawah pimpinan Nabi Musa as.kitab ini juga menceritakan
keberadaaan Nabi Musa di padang Tiah(semenanjung Sinai)selama 40 tahun untuk
berdoa kepada Yahwe(Allah Yang Maha Esa). Dalam doanya Allah menurunkan
sepuluh perintah (ten commandments)
Dalam doanya Allah menurunkan sepuluh perintah (ten commandments). Isi sepuluh
perintah ( Ten Commandments ) adalah :

• 1. Hormati dan cintai satu Allah


2. Sebutlah nama Allah dengan hormat
3. Kuduskanlah hari Tuhan(hari sabat,yaitu hari ke-7 setelah bekerja enam hari dalam
seminggu)
4. Hormati ibu dan bapakmu
5. Jangan membunuh
6. Jangan bercabul
7. Jangan mencuri
8. Jangan berdusta
9. Jangan ingin berbuat cabul
10.Jangan ingin memiliki barang orang lain dengan cara yang tidak halal
• Berikut contoh ajaran Taurat :
Artinya : “hai anak Adam! Aku
menciptakan engkau, supaya engkau
beribadah kapada-Ku,maka janganlah
engkau main-main.”

Isi kandungan kitab-kitab Taurat:


1. Ajaran Tauhid( mengesakan Allah)
2. Nasehat-nasehat kebaikan
3. Hukum-hukum syariah.
4. Kisah dan sejarah nabi nabi terdahulu.
– ZABUR
• Zabur adalah nama kitab suci yang diberikan kepada Nabi Dawud as. Zabur berasal dari
kata zabara-yazburu-zabran yang berarti menulis. Bahasa yang digunakan Kitab Zabur
adalah bahasa Qibti. Kitab zabur berisi 150 surah seperti yang dikutip Ali AS-Sabuni dalam
kitab Safwah At-Tafasir juz 1 halaman 320. Zabur disebut juga dalam bahasa arab dengan
mazmur dan jamaknya mazamur, yang berisi 150 nyanyian yang disenandungkan Nabi
Dawud as dengan mengungkapkan semua pengalaman yang dialami pada masa hidupnya
seperti dosa, kejatuhan, pengampunan dosa, suka cita atas kemenangannya terhadap musuh
allah dan kemulian Allah swt.
Nabi Dawud as menyatakan bahwa inti sari kitab taurat yang berupa sepuluh perintah
tetap menjadi pedoman hidupnya, meskipun Allah menurunkan kitab Zabur kepadanya.
Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah
memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah
memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, Isa,
Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (QS. Anisa
163)
• Dalam kitab zabur tidak ditemukan
pembahasan tentang hukum,
karena masih mengikuti dan
meneruskan syariat serta hukum
terdahulu pada Nabi Musa as. Isi
kandungan Kitab Zabur adalah:
• 1. Ajaran Tauhid ( mengesakan
Allah SWT)
• 2. Kata-kata hikmah
• 3. Nasihat-nasihat kebaikan
– INJIL
• Injil adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Isa as. Binti Maryam. Kitab ini
pada intinya berisi ajakan kepada umat Nabi Isa as untuk hidup denganzuhud
yaitu menjahui kerakusan dan ketamakam duniawi. Hal itu bertujuan untuk
meluruskan pandangan orang- orang yahudi yang bersifat materialistis.
Kitab Injil menggunakan bahasa Suryani
• Dia Isa berkata: “Sesungguhnya aku hamba Allah. Dia memberiku Kitab Injil
dan Dia menjadikan aku seorang Nabi.” (QS. Maryam 30).
Kitab Injil yang ada sekarang berbeda dengan Injil asli yang diturunkan Allah
kepada Nabi Isa as.
• Dalam bentuknya yang sekarang ada sejumlah pengikut Nabi Isa sa yang
memasukakan karanganya kedalam kitab Injil. Mereka adalah Matius, Markus,
Lukas dan Yahya. Karena itu Injil tersebut dinamakan sesuai pengarangnya yaitu
Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yahya.
• Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan
Rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa
putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan
Kami jadikan dalam hati orang-orang yang
mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. dan
mereka mengada-adakan rahbaniyyah[1460] Padahal
Kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi
(mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk
mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak
memeliharanya dengan pemeliharaan yang
semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang
yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak
di antara mereka orang-orang fasik.( QS. Al-Hadid 27).
• Diantara kitab injil ada yang isinya tidak bertentangan
dengan Al-Quran yaitu Injil Barnabas tetapi injil ini
ditolak oleh umat Nasrani,adapun ajaran Injil Barnabas
adalah :
Yesus tidak disalib yang disalib sebenarnya ialah
Yudas Iskariat yang telah diserupakan oleh
Tuhan(rupa dan suaranya).Yesus sendiri naik ke langit
bersama malaikat.
Yesus bukan anak Allah,bukan pula tuhan,tetapi
sebagai rasul Allah
Messias (ratu adil atau juru selamat) atau al-masih
yamg dinanti-nantikan, bukanlah Yesus,tetapi
Muhammad SAW, Nabi dan Rasul Allah yang terakhir.
• Putra Ibrahim yang akan disembelih adalah
Ismail, bukan Ishaq,seperti yang ada pada
perjanjian lama yang ada sekarang.
Isi yang terkandung dalam kitab Injil:

1. Ajaran Tauhid ( MengEsakan Allah SWT)


2. Hukum-hukum syariah
3. Nasihat-nasihat kebaikan
4. Sejarah nabi-nabi terdahulu
– AL-QUR'AN

• Al Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang diwahyukan


kepada Nabi Muhammad SAW, sebagai nabi terakhir,
dinamakan Al Quran karena sebagai kitab suci yang wajib
dibaca, dipelajari dan merupakan ajaran-ajaran wahyu terbaik.
Al-Quran adalah kitab terakhir dan penyempurna dari kitab-
kitab sebelumnya. Lihat QS . Almaidah : 48 ( sudah
dihafalkan)
Al Quran pertama kali diturunkan kepada Rasulullah SAW
ketika beliau sedang bertafakur digua hira pada tanggal 17
Ramadan bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 632 M sejak
itu, tanggal 17 Ramadhan diperingati sebagai nuzulul quran
oleh umat Islam
• Al Quran diturunkan secara berangsur angsur selama 22 tahun
2 bulan 22 hari.
Tujuan dIturunkannya Al Quran secara berangsur-angsur
adalah:
1. Agar mudah dimengerti dan dilaksanakan oleh umat Islam
• 2. Lebih mengesankan dan lebih berpengaruh dihati
• 3. Agar lebih mudah dihafalkan
• 4. Memberikan jawaban atas pertanyaan atau panolakan
terhadap suatu pendapat atau perbuatan.Beberapa nama lain
dari AL Quran adalah Al-Kitab (ketetapan atau tulisan) lihat Qs.
Al Baqarah : 2, Al Furqan (pembeda atau membedakan antara
yang hak dan yang batil) lihat Qs Furqan: 1, dan Az Zikr
(peringatan bagi umat manusia) lihat Al Hijr ayat 9
• Kedudukan Al Quran terhadap kitab-kitab Allah yang lain adalah:
Al Quran menghapus (nasakh) kitab-kitab Allah sebelumnya baik
dari segi redaksi maupun hokum-hukum yang terkandung
dadalamnya.
Hukum-hukum yang terdapat dalm kitab-kitab sebelumnya
khusus untuk umat saat itu saja. Al Quran adalah sumber
memutuskan perkara diantara manusia yang beraneka ragam
agama (lihat an Nisa 105)
Hukum dalam Al Quran berlaku untuk siapa saja dan kapan
saja,sedangkan kitab sebelumnya hanya untuk masa itu saja.
Al Quran selalu dijaga kebenaranya oleh Allah SWT (Qs. Hijr, 9)
“ Sesungguhnya Kamilah Yang menurunkan Al-Quran dan pasti
Kami yang memeliharanya (menjaganya) “
Isi Al-Quran lebih lengkap daripada kitab-kitab sebelumnya.
Al-Quran sebagai batu ujian terhadap kitab-kitab sebelumnya.
• Isi kandungan Al-Quran:
1. Akidah ( Keyakinan)
2. Syariah ( hukum ) baik yang berkatan dengan ibadah atau muammalah
3. Akhlak (etika )
4. Kisah-kisah umat terdahulu
5. Berita-berita tentang masa yang kan dating (akherat)
6. Prinsip dan dasar hukum-hukum yang berlaku bagi alam semesta termasuk manusia.

Sikap yang mencerminkan keimanan kepada kitab-kitab Allah


1. Meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT menurunkan kitab-kitab kepada para
rasul-Nya . Tidak Hanya Al-Quran , tetapi kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya yaitu
Taurat, Injil dan Zabur.
2. Meyakini bahwa semua rasul-rasul yang diutus ke bumi adalah mengajarkan ajaran pokok
yang sama yaitu tauhid atau mengeskan Allah SWT
3. Meyakini bahwa Al-Quran adalah kitab suci yang paling terakhir dan paling sempurna dari
kitab-kitab sebelumnya dan berlaku sampai hari kiamat.
4. Membaca kitab suci Al-Quran setiap waktu dan menjadikan sebagai tuntunan dan
pedoman hidup.
5. Memahami makna yang terkandung di dalam Al-Quran agar mampu mengambil pelajaran.
6. Mengamalkan apa yang disampaikan Al-Quran baik melaksakan perintahNya dan
menjauhi Larangan-Nya
SEKIAN SELAMAT
DISKUSI