Anda di halaman 1dari 13

TINJAUAN

MENYELURUH
TEORI AKUNTANSI

Kelompok 1 :
Nur Hidayati (2017017009)
Ila Faizun Nisa’ (2017017246)
Pengertian Teori Akuntansi

Teori Akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu


penalaran logis dalam bentuk seperangkat prinsip luas
yang memberikan kerangka acuan umum dimana
praktik akuntansi dapat dievaluasi dan membantu
pengembangan praktik dan proses baru.
TAKSONOMI BIDANG AKUNTANSI

Akuntansi Sebagai Seni

Akuntansi Sebagai Sains

Akuntansi Sebagai Teknologi


AKUNTANSI DAN TEORI AKUNTANSI
SAINS ATAU TEKNOLOGI ?

AKUNTANSI

SAINS TEKNOLOGI
Taksonomi

Ilmu social :
Pengertian Akuntansi memperlajari gejala Perekayasaan suatu system
pelaporan
social/manusia

Penjelasan ilmiah Penalaran logis dengan


Pengertian Teori Akuntansi
dengan metoda ilmiah pertimbangan
induktif/empiris nilai/lingkungan

Teori atau penjelasan Rerangka konseptual sebagai


ilmiah sebagai justifikasi dan kebijakan
Hasil generalisasi
PENGERTIAN TEORI AKUNTANSI

Teori Teori
Akuntansi Akuntansi
Seperangkat konsep, Penalaran logis yang
sebagai definisi dan proposisi yang
sebagai melandasi praktik
Sains saling berkaitan secara Teknologi akuntansi.
sistematis yang diajukan Proses penalaran untuk
untuk menjelaskan dan menjustifikasi kelayakan
memprediksi fenomena praktk, standar atau prinsip
akuntansi akuntansi tertentu.
ARTI PENTING TEORI AKUNTANSI

Teori Akuntansi menjadi landasan untuk


memecahkan masalah – masalah akuntansi
secara bernalar yang secara etis dan lmiah dapat
dipertanggungjawabkan.
SASARAN TEORI AKUNTANSI

POSITIF NORMATIF
Penjelasan atau penalaran untuk Penjelasan atau penalaran untuk
menunjukkan secara ilmiah menjustifikasi kelayakan suatu
kebenaran pernyataan atau perlakuan akuntansi paling
fenomena akuntansi seperti apa sesuai dengan tujuan yang telah
adanya sesuai fakta. Fakta ditetapkan. Nilai sebagai sasaran
sebagai sasaran.
Tataran Semiotika Teori Akuntansi

Simantik Sintantik Pragmatik


Membahas Membahas Membahas apakah
penyimbolan kegiatan pengukuran, informasi keuangan
pengakuan, dan efektif (bermanfaat) bagi
atau realitas fisis
penyajian elemen- yang dituju dalam
menjadi simbol-simbol elemen dalam statemen perekayasaan akuntansi
(elemen-elemen) keuangan serta struktur dan apakah suatu
statement keuangan. akuntansi. informasi
mempengaruhi perilaku
pemakai.
Aspek Pendekatan Penalaran

Penalaran : proses berpikir logis dan sistematis untuk membentuk dan mengevaluasi
viliditas/kelayakan suatu pernyataan, kesimpulan, penjelasan atau prinsip.
Sifat penalaran pada Proses penyimpulan :
• Deduktif
Menurunkan kenyataan, kesimpulan, penjelasan atau prinsip atas dasar
konsep umum/dasar yang disepakati dan dianggap benar.
• Induktif
menurunkan pernyataan, kesimpulan, penjelasan atau prinsip umum atas
dasar pengamatan beberapa kasus atau kejadian.
SOAL PARTISIPAN

1. Ristanti (2017017267) : mengapa akuntansi


dikatakan sebagai seni?
2. Viki (219) : apa hubungan semiotika dengan
akuntansi ?
Jawaban

1. dikataka seni sebab dalam hal pembukuan suatu akuntansi


memerlukan atau membutuhkan suatu keterampilan dalam
mengerjakan sesuatu utamanya memerlukan suatu perasaan, intuisi,
pengalaman, bakat dan keahlian khusus yang harus dimiliki dan
dilakukan oleh para akuntan. Contoh : apabila seseorang melakukan
pencatatan dan perhitungan laporan keuangan maka orang tersebut
harus memiliki keahlian dan perasaan dalam mencatat, mempunyai
pengalaman dalam bidang tersebut, serta memiliki pengertahuan
untuk mempertimbangkan sesuatu.
2. Karena akuntansi memiliki bahasa dan menjadi suatu sarana komunikasi bisnis yang
merupakan sebagai hasil dari penyedia dan penyampaian informasi, maka semiotika
merupakan salah satu bidang dasar yang penting dalam membentuk suatu komunikasi yang
baik. Dalam ilmu bahasa untuk melakukan komunikasi bidang komunikasi di bagi menjadi tiga
yaitu semiotika, linguistik dan logika. Semiotika sendiri merupakan bidang komunikasi yang
memaparkan teori mengenai tanda-tanda linguistik atau bisa dikatakan ilmu keadaan tentang
makna keputusan, indikasi, petunjuk, kemiripan, analogi dan sebagainya. Semiotika sendiri
terbentuk dari tiga level terkait informasi, yaitu :
Sintatika : memberikan suatu logika dan bahasa menjadi suatu hubungan yang logis.
Sematika : mengidentifikasi suatu hubungan antara kenyataan dengan tanda-tandanya atau
dapat dikatakan memberikan pesan atau makna sebenarnya.
Pragmatik : mengidentifikasi perubahan perilaku penerima yang berdampak pada keefektifan
suatu komunikasi.

Anda mungkin juga menyukai