Anda di halaman 1dari 28

BUNYI

Merupakan gelombang longitudinal


Bunyi: merambat memerlukan medium,
berupa: padat, cair maupun gas

Bunyi: tidak dapat merambat TANPA


medium, jadi bunyi tidak terdengar di
ruang hampa (hampa udara).
Syarat terjadi dan terdengarnya bunyi
adalah:
1. Ada sumber bunyi yang bergetar
Ex: gitar, bel, gendang, dram
2. Ada medium/zat antara
Ex: besi, air dan udara
3. Ada penerima bunyi
Ex: telinga telinga normal
Cepat rambat Bunyi
Cepat rambat bunyi didefinisikan sebagai
hasil bagi jarak antara sumber bunyi
dan pendengar dengan selang waktu
yang di perlukan bunyi untuk
merambat
vs= cepat rambat bunyi
v
St = jarak
t = selang waktu
Cepat rambat bunyi diudara dirumuskan:

v  f
Keterangan :
v = cepat rambat bunyi diudara (m/s)
f = frekuensi (Hz)
λ = panjang gelombang (m)
Cepat rambat bunyi dalam beberapa medium
No Nama zat Cepat rambat bunyi (m/s)
1. Udara 340
2. Helium 977
3. Air 1500
4. Kayu 3850
5. Aluminium 5000
6. Besi 5120
7. Tembaga 3560
8. Granit 6000
9. Kaca 5000
10. Air laut 1560
11. Batu 4000
Bentuk Gelombang Bunyi

• Gelombang bunyi memiliki rapatan dan


regangan yang mirip dengan gelombang bunyi
di udara, yaitu rapatan dan regangan molekul-
molekul udara saat ada benda yang bergetar.
• Gelombang yang dalam rambatanya
mambentuk rapatan dan regangan disebut
dengan gelombang longitudinal
Frekwensi Bunyi
• Frekuensi bunyi dapat di bedakan menjadi tiga
jenis yaitu :
– Bunyi Infrasonik, yaitu bunyi yang frekuensinya
lebih rendah dari 20 Hz.
– Bunyi Audiosonik, yaitu bunyi yang frekuensinya
antara 20 Hz – 20.000 Hz.
– Bunyi Ultrasonik, yaitu bunyi yang frekuensinya
lebih tinggi dari 20.000 Hz.
Kuat atau lemahnya bunyi bergantung
pada AMPLITUDO dan jarak sumber
bunyi dari penerima.
• Tinggi rendahnya bunyi bergantung pada
frekuensi.
• Frekuensi sumber bunyi yang besar akan
menghasilkan nada yang tinggi.
• Frekuensi sumber bunyi yang kecil akan
menghasilkan nada yang rendah.
WARNA BUNYI
• Warna bunyi adalah perbedaan cara bunyi
bergetar meskipun kekuatan dan
ketinggiannya sama.
• Warna bunyi timbul karena ada nada
tambahan yang menyertai suara yang di
keluarkan.
• Alat musik yang berbeda dapat dibedakan
menurut warna bunyinya.
Resonansi adalah ikut bergetarnya suatu
benda karena ada benda lain bergetar
dengan frekuensi alamiah yang sama.
Keuntungan Resonansi:
1. Selaput gendang telinga sangat mudah
beresonansi dengan segala macam
getaran (menguatkan suara gendang)
2. Peredam goncangan (pegas) pada mobil
3. Alat musik yang menggunakan resonansi
Kerugian akibat Resonansi
1. Bunyi yang kuat dapat merusak gendang telinga,
memecahkan gelas, dan bahkan merobohkan bangunan.
2. Getaran akibat ledakan bom dapat memecahkan kaca
jendela dan pintu bangunan yang terletak tidak jauh dari
tempat ledakan.
3. Pasukan prajurit berbaris yang melangkah bersama ketika
melalui jembatan, hentakan kaki yang bersamaan
menimbulkan frekuensi yang besar sehingga dapat
meruntuhkan jembatan.
4. Gesekan yang ditimbulkan kereta api dapat merusak
gedung bertingkat di dekatnya.
Hukum pemantulan bunyi:

1. Bunyi datang, bunyi pantul, dan


garis normal terletak pada satu
bidang pantul
2. Sudut datang sama dengan sudut
pantul.
Manfaat atau kegunaan dari pemantulan bunyi :

1. Menentukan cepat rambat bunyi


di udara,
2. Mengukur kedalaman laut
3. Mengukur ketebalan plat logam
4. Survey keadaan geofisika
5. Mendeteksi cacat dan retak pada logam.
Macam-Macam Bunyi Pantul

• Bunyi pantul dibedakan menjadi 3 jenis


yaitu:
1. Bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli,
2. Gaung/Kerdam
3. Gemma..
1. Bunyi pantul memperkuat bunyi asli
• Bunyi pantul dapat memperkuat bunyi asli jika
jarak antara sumber bunyi dan bidang pantul
sangat dekat. Bunyi pantul berlangsung singkat.
Kuat bunyi yang dapat terdengar bergantung
pada empat faktor yaitu :
1) Amplitudo sumber bunyi,
2) Jarak antara sumber bunyi dan pendengar,
3) Resonansi,
4) Adanya dinding pemantul.
2. Gaung atau Kerdam
• Gaung adalah bunyi pantul yang sebagian
bersamaan dengan bunyi asli, sehingga bunyi asli
terdengar tidak jelas.
• Gaung biasa terjadi dalam gedung bioskop,
studio radio, studio televisi, studio rekaman.
• Contoh bunyi pantul :
Bunyi asli : se-ri-bu
Bunyi pantul : --se-ri-bu
Bunyi yang terdengar : se-se-ri-bu-
3. Gemma

• Gemma adalah bunyi pantul yang terdengar


setelah bunyi asli selesai diucapakan.
• Jika jarak dinding pemantul dengan sumber
bunyi adalah s meter, maka bunyi pantul akan
terdengar setelah :
s
t2
v
Intensitas Bunyi (I)

• Yaitu besarnya energi bunyi yang menembus


tegak lurus suatu bidang tiap satuan luas tiap
satuan waktu.

P 2
I A  4R
A
• I = intensitas Bunyi (W/m2)
• P = Daya bunyi (W = J/s)
= Energi bunyi tiap satuan waktu
• R = Jari – jari bola
= Jarak sumber bunyi ke pendengar (m)
• Jika titik A dan B berjarak R1 dan R2 dari
sumber bunyi, maka perbandingan
intensitas bunyi pada kedua titik
tersebut:
1 1
I :I
1 2
 2
: 2
R R 1 2
Taraf Intensitas Bunyi
• Yaitu Logaritma perbandingan antara intensitas
suatu bunyi dengan intensitas ambang
pendengaran I
• Dirumuskan TI  10 log
I0
• Keterangan:
TI = Taraf intensitas bunyi (dB)
I = Intensitas suatu bunyi (W/m2)
Io = Intensitas ambang, besarnya Io = 10-12 W/m2
• Jika ada sejumlah N sumber yang sama
berbunyi bersama-sama, maka taraf
intensitas bunyi total dirumuskan:

TI N  TI  10 log N
Efek Doppler

• Pada tahun 1800 ahli fisika membuktikan


bahwa sumber bunyi dengan frekwensi fo akan
diterima oleh pendengar dengan frekwensi:
• lebih besar dari fo , jika sumber bunyi atau
pendengar mendekat
• lebih kecil dari fo , jika sumber bunyi atau
pendengar menjauh
Percobaanya disebut Doppler Shift dan efek
yang timbul akibat bergeraknya sumber
bunyi/pendengar disebut Efek Doppler

• Dirumuskan  v  vp 
f p   . f s
 v  vs 


• Keterangan:
• fp = frekwensi bunyi yang diterima
pendengar (Hz)
• fs = frekwensi sumber bunyi (Hz)
• v = cepat rambat bunyi di udara (m/s)
• vp = kecepatan pendengar (m/s)
• vs = kecepatan sumber bunyi (m/s)
• TANDA POSITIP DIGUNAKAN JIKA:
• a. Pendengar mendekati sumber bunyi (vp = +)
• b. Sumber bunyi menjauhi pendengar (vs = +)
• Prinsip dari efek doppler ini digunakan untuk
mengukur bergeraknya zat cair dalam tubuh,
baik darah/cairan tubuh menjauh atau
mendekat sehingga dibuat alat kedokteran,
misalnya alat Ultrasonografi (USG).
Soal Latihan

1. Seutas tali panjangnya 150 m digetarkan terus


menerus hingga membentuk pola 2½
gelombang. Jika periodenya 2 sekon, tentukan:
a. frekwensi gelombang ?
b. cepat rambat gelombang?
2. Jarak titik P dan Q dari sumber bunyi S masing-
masing 3 m dan 6 m. Jika bunyi tersebut
diterima P dengan intensitas 10-8 W/m2,
tentukan intensitas bunyi yang diterima Q?
3. Sumber bunyi berupa titik dengan daya 25,12 W memancarkan
gelombang bunyi berupa gelombang sferis (bola). Jika Io = 10 -12
W/m2, dan pendengar berada pada jarak 100m, tentukan:
taraf intensitas bunyi yang diterima pendengar?
4. Sepeda motor mengejar ambulance dengan kecepatan 36
km/jam dan ambulance menjauhi sepeda motor sambil
membunyikan sirine dengan frekwensi 690 Hz. Jika pengendara
motor mendengar sirine dengan frekwensi 700 Hz dan
kecepatan bunyi di udara 340 m/s, tentukan besar kecepatan
ambulance?
5. Dalam ruang rawat anak, taraf intensitas bunyi tangis seorang
bayi 75 dB. Jika 100 Bayi yang sama menangis bersama-sama,
tentukan taraf intensitasnya?