Anda di halaman 1dari 42

KAPAL

Deskipsi
MENJELASKAN TENTANG KAPAL
YANG MELIPUTI PENGERTIAN
KAPAL, JENIS KAPAL, BAGIAN-
BAGIAN KAPAL, KARAKTERISTIK
KAPAL, ISTILAH – ISTILAH KAPAL.

OLEH : M.FAHIR, ST, MM


ITL TRISAKTI
1. KAPAL, SAMPAN ATAU PERAHU

Adalah kendaraan pengangkut penumpang dan barang di laut atau di


sungai.

Dalam istilah inggris, dipisahkan antara :


ship yang lebih besar dan
boat yang lebih kecil.

Sebuah perahu disebut kapal ditentukan oleh :


ukuran kapal,
undang-undang dan peraturan pemerintah atau
kebiasaan setempat. 
 Untuk menggerakan Kapal :
 awalnya menggunakan dayung kemudian
 angin dengan bantuan layar,
 mesin uap, setelah muncul revolusi Industri
 mesin diesel serta
 Nuklir

 Beberapa penelitian memunculkan :


 kapal bermesin yang berjalan mengambang diatas air seperti
Hovercraft dan Eakroplane.
 kapal yang digunakan di dasar lautan yakni kapal selam.
JENIS-JENIS KAPAL MENURUT TENAGA PENGGERAKNYA

1. Kapal Layar
Kapal jenis ini sudah dikenal sejak ratusan tahun bahkan
ribuan tahun yang lalu,kapal layar tenaga penggeraknya
adalah angin yang ditangkap dengan layar-layar yang
dipasang di kapal tersebut.
2. Kapal Tenaga
Yaitu kapal yang tenaga penggeraknya dengan mesin,baik mesin
uap,turbin uap,maupun mesin diesel bahkan tenaga nuklir.pada
umumnya,dalam perdagangan dunia,kapal-kapal mesin uap maupun
kapal turbin uap sudah di tinggalkan,yang banyak dipakai adalah
kapal bermesin diesel.
 Kapal memiliki keunggulan-keunggulan dibandingkan alat
angkut lain misal pesawat terbang, yakni :
 kapal niaga dan tanker mampu mengangkut barang dengan
tonase yang lebih besar
 kapal penumpang menjadi kapal pesiar seperti Queen
Elizabeth.
 Menjelang akhir abad ke-20,
 navigasi dipermudah oleh GPS, yang memiliki
ketelitian sangat tinggi dengan bantuan satelit.
 beberapa macam peralatan komunikasi modern
memungkinkan para navigator / Mualim bisa
melihat langsung keadaan kondisi laut, seperti :
Radar harpa, system GMDSS (Global Maritime
Distress safety system) dan INMARSAT
(International Maritime satelite)
Radar harpa,
yaitu radar modern yang bisa mendeteksi langsung , seperti :
•jarak antara kapal dgn kapal,
• kapal dengan daratan ,
• kapal dengan daerah berbahaya,
• kecepatan kapal,
• kecepatan angin,dan
• mempunyai daya akurasi gambar yang jelas.

system GMDSS (Global Maritime Distress safety system)


Suatu system keselamatan pelayaran secara global.
Kalau suatu kapal berada dalam kondisi berbahaya system ini
akan memancarkan berita bahaya yang berisi posisi kapal,
nama kapal, jenis marabahaya, secara otomatis, cepat, tepat ,
akurat.

INMARSAT (International Maritime satelite) Suatu system


pengiriman berita menggunakan E-Mail, Telephone, Telex,
ataupun Faximile.
Jenis-jenis kapal
Jenis Kapal dapat diklasifikasikan berdasarkan :
a. tenaga penggerak
 Kapal bertenaga manusia
(Pendayung)
 Kapal layar
 Kapal uap
 Kapal diesel atau Kapal
motor
 Kapal nuklir
 dll

 
JENIS KAPAL MENURUT FUNGSI DAN KEGUNAANNYA
1. Kapal Perang
Kapal jenis ini digunakan untuk keperluan militer,baik untuk
patroli perairan maupun logistic atau pengangkutan pasuka,jadi
pada umumnya kapal perang tidak dilengkapi crane-crane untuk
bongkar muat,tetapi dilengkapi dengan persenjataan dan gudang
amunisi.
2. Kapal Niaga
Adalah suatu kapal yang digunakan untuk mengangkut barang-
barang antar pulau (intern sulair),antar Negara (ocean
going).maka kapal niaga dilengkapi dengan ruang muat (palka)
crane-crane untuk keperluan bongkar muat barang.
3. Kapal Tunda (Tug Boat)
Jenis kapal ini tidak dilengkapi ruang muat (palka) maupun
crane (Dereck) karena kapal jenis ini yang dimanfaatkan hanya
tenaganya saja,biasa digunakan untuk menarik ponton
(tongkang),maupun untuk membantu pandu dalam penyandaran
kapal besar di pelabuhan biasa disebut harbour tug.
4. Kapal Supply
Kapal jenis ini biasa digunakan untuk keperluan pengeboran
minyak lepas pantai (off shore) untuk angkutan logistic di
anjungan minyak,maupun keperluan pekerjaan bawah laut.kapal
jenis ini juga tidak dilengapi ruang muat (palka).
5. Kapal Survey
Biasa digunakan untuk keperluan survey di laut, untuk menyelidiki
atau mencari kandungan minyak bumi,pemasangan pipa bawah
laut,kabel laut,maupun pemetaan.jadi kapal ini juga tidak
dilengkapi ruang muat,tapi di lengkapi alat-alat survey.
JENIS-JENIS KAPAL MENURUT BAHAN BANGUNANNYA

1. Kapal Kayu
Hampir semua bangunannya terbuat dari bahan kayu,biasanya
ukuran kapal kayu kecil-kecil,sering dipakai untuk menangkap
ikan (nelayan) atau untuk armada pelayaran rakyat.
2. Kapal Fiber Glass
Bangunan kapalnya hampir semuanya terbuat dari fiber
glass,jadi berat dari kapal tersebut sangat ringan,tujuannya
untuk meningkatkan kecepatan kapal itu sendiri.biasa digunakan
untuk kapal patroli terbatas,motor pandu,crew boat,dll.
3. Kapal Besi/Baja

Hampir semua bangunan kapal terbuat dari besi/baja,sehingga


sangat kuat dan kokoh.sudah sangat lazim digunakan pada kapal-
kapal besar dengan kapasitas besar, contoh : kapal, tanker,
curah, cargo, dll .
JENIS-JENIS KAPAL MENURUT MUATANNYA
1. Kapal Tanker
Adalah kapal yang khusus di rancang untuk mengangkut barang-
barang curah cair (bahan kimia,crude oil ,oil product) maupun
gas, baik gas LPG maupun LNG,kapal tanker tidak dilengkapi
crane maupun palka,tetapi dilengkapi dengan pompa-pompa dan
pipa-pipa untuk bongkar muat disebut tanki-tanki.
2. Kapal Cargo Convensional
Adalah kapal-kapal yang dilengkapi ruang muat (palka) dan
peralatan bongkar muat yang memuat barang-barang
campuran (general cargo) seperti barang-barang box,
karungan, drum, dll.
3. Kapal Curah (Bulk Carrier)
Kapal jenis ini dilengkapi ruang muat (palka),kadang-kadang
dilengkapi crane/derreck,tapi yang modern sudah memakai conveyor
untuk alat bongkar muatnya,biasa mengangkut barang-barang
semen curah,batubara,gandum,jagung,kedelai,dll yang langsung di
curahkan ke palka tanpa alat pembungkus lagi.
4. Kapal Container
Kapal container yaitu jenis kapal yang khusus dan dirancang
untuk mengangkut container,kapal ini disamping ada ruang muat
juaga kadang dilengkapi dengan crane-crane pemuat,kadang
juga tidak (full container),diatas ponton (deck) juga dipasangi
sepatu container,sering disebut container fitting.
kapal jenis ini berkembang sangat pesat.
6. Kapal Tongkang (Barge)
Pada umumnya kapal jenis ini tidak dilengkapi mesin penggerak
juga tidak dilengkapi crane-crane pemuat.
Sebenarnya tongkang adalah ruang muat (palka) yang terbuka
digunakan untuk memuat barang-barang curah kering maupun
barang yang tidak mudah rusak oleh cuaca,untuk menggerakkan
tongkang maka digunakanlah kapal tug boat sebagai kapal penarik.
7. Kapal Penumpang
Dirancang dan dibangun untuk digunakan untuk mengangkut
orang,kadang juga dilengkapi palka dan crane pemuat.
8. Kapal LCT (Tank Landing Craft)
Jenis kapal ini dibangun dan dirancang untuk mengangkut alat-
alat berat,yang ditempatkan diatas deck terbuka (on deck)
Kapal ini mempunyai keistimewaan bisa mendarat (landing) tanpa
menggunakan dermaga dengan cara sandar langsung ke pantai.
9. Kapal Ferry
Jenis kapal ini digunakan untuk penyeberangan jarak pendek
(selat, sungai, danau).
Kapal ini tidak dilengkapi palka maupun crane, tetapi dilengkapi
dengan car deck dan ruang penumpang diatasnya,jadi kapal ferry
digunakan untuk angkutan kendaraan dan orang.
3. BAGIAN – BAGIAN UTAMA KAPAL
 Anjungan
kapal
 Buritan
 Geladak
 Haluan
 Jangkar
 Kemudi
BAGIAN – BAGIAN UTAMA KAPAL
Bagian-bagian utama kapal.
1. Smokestack/Cerobong 2. Buritan 3. Propeler/Kemudi 4.Portside 5. Jangkar 6. Bulbpus 7.
Haluan 8. Geladak 9. Anjungan
Bentuk lambung Keterangan
Kapal lambung datar
Kapal dengan lambung datar ini merupakan kapal yang bisa
digunakan pada perairan tenang. Biasanya digunakan untuk
kapal dengan kecepatan rendah. Banyak digunakan untuk
kapal tangker, tongkang Draft kapal biasanya lebih kecil.
Untuk meningkatkan stabilitas biasanya titik berat kapal
diturunkan
Katamaran
Kapal dengan beberapa lambung ini mempunyai kestabilan
yang tinggi, namun gelombang yang ditimbulkan lebih kecil
sehingga merupakan kapal yang sesuai untuk dioperasikan di
sungai, tetapi diperairan yang bergelombang dampaknya
terhadap goyangan di kapal tinggi.

Lambung V
Merupakan kapal dengan lambung lancip seperti huruf V yang
mempunyai hambatan yang kecil sehingga lebih hemat dalam
penggunaan bahan bakar. Kapal yang demikian biasanya
digunakan untuk kapal kecepatan tinggi.

Lambung terowongan
Lambung seperti ini dimaksudkan untuk mengurangi gesekan,
berbeda dengan katamaran karena sudut bagian dalam lancip
sehingga mempermudah manuver kapal.
Kapal ponton
Kapal yang dibangun diatas ponton, kapal seperti ini sangat
stabil, dan dapat dijalankan dengan mudah menggunakan
mesin tempel atau ditarik dengan kabel untuk penyeberangan
sungai. Tidak efisien bila dihunakan untuk pelayaran jarak
jauh
• Cerobong :
saluran untuk mengeluarkan asap mesin
kapal.

• Buritan :
bagian belakang dari kapal. Di bagian buritan
terdapat instrumen pengendali (rudder dan lain
sebagainya).
• Bentuk buritan :
– Buritan berbentuk sendok
– Buritan berbentuk miring
– Buritan berbentuk siku
Kemudi
• perangkat untuk mengubah arah kapal dengan mengubah arah arus
cairan yang mengakibatkan perubahan arah kapal.

• Ditempatkan diujung belakang lambung kapal/buritan di belakang


baling-baling , biasanya di belakang propeler, sehingga arus yang
ditimbulkan propeler dapat dimanfaatkan oleh kemudi untuk
mengubah gaya yang bekerja pada kapal dengan lebih baik

• Digerakkan secara mekanis atau hidrolik dari anjungan dengan


menggerakkan roda kemudi.

• Ukuran kemudi tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil, bila terlalu
besar mengakibatkan hambatan tetapi kalau terlalu kecil
mengakibatkan kapal kehilangan kendali khususnya pada kecepatan
rendah.

• Besarnya disesuaikan dengan ukuran kapal, kecepatan kapal, bentuk


lambung kapal serta penempatan kemudi.
Kemudi kapal modern Kemudi kapal tradisional
Jangkar
• Perangkat penambat kapal ke dasar
perairan, di laut, sungai ataupun
danau sehingga tidak berpindah
tempat karena hembusan angin, arus
ataupun gelombang.
• Dihubungkan dengan rantai besi (pd
kapal) atau dengan tali (pada
perahu).
•Didesain Untuk dapat tersangkut di Jankar menggigit dasar laut
dasar perairan.
• Biasanya dibuat dari bahan besi
cor.
• Merupakan simbol dari hampir
semua kegiatan yang terkait dengan
kepelautan ataupun maritim.
J. Kapal nelayan J fluke-style
Bulbous bow
• Merupakan bagian kapal yang terletak dibagian haluan.
Bagian ini merupakan bagian yang terintegrasi dengan
lambung kapal.

• Fungsi utamanya mengurangi hambatan kapal pada saat


ekspplotasi atau operasi sebuah kapal.

• Prinsip kerjanya dengan membangkitkan gelombang atau


menginterferensi gelombang kapal yang datang dari haluan,
sehingga gelombang yang datang akan kehilangan tenaga
karena interferensi gelombang dari bulbous bow tadi.
Haluan
• Adalah bagian depan dari badan kapal.
• Dirancang untuk mengurangi tahanan ketika haluan kapal memecah air dan
harus cukup tinggi untuk mencegah air masuk kedalam kapal akibat ombak
atau belahan air saat kapal berlayar.
• Kapal berkecepatan tinggi biasanya dibuat lancip sehingga gesekan antara
air dengan haluan bisa dikurangi sekecil mungkin seperti pada kapal
perang, sedangkan kapal berkecepatan rendah seperti kapal tanker tidak
diperlukan haluan yang lancip sekali.
• Bentuk haluan :
– Miring
– Tegak
– Siku
– Memancang
– Sendok
– Lurus
– Menonjol bagian bawah
Keterangan :
a.1. Linggi tegak (Vertical Stem)
a.2. Linggi condong (Racked Stem)
a.3. Linggi bulba (Bulb Stem)
a.4. Linggi Maier (Maier Stem)
a.5. Linggi Gunting (Clipper Stem)
a.6. Linggi Pemecah Es (Ice
Breaker Stem)

Haluan yang Haluan


menonjol Cruise ship
pada bagian Spirit of
bawah dari Endeavour
sebuah
kapal.
Geladak (deck) adalah lantai kapal
• Nama geladak tergantung dari banyaknya geladak yang ada
dikapal tersebut.
• Umumnya geladak yang berada dibawah sendiri dinamakan
geladak dasar serta geladak yang diatas dinamakan geladak atas
atau geladak utama (main deck) Bila antara geladak dasar dan
geladak atas terdapat geladak lagi , maka geladak tersebut
dinamakan geladak antara.
• Lajur Geladak
• Syarat :
– Cukup keras, tahan lama, dan daya serap air harus sekecilnya.
– Dalam perubahan suhu, perubahan kembang dan menyusut harus
sekecilnya.
– Tidak mengandung bahan kimia yang merusak baja.
– Harus cukup kering, Harus bersih dari serat serat licin
Anjungan (bridge)
• adalah ruang komando kapal dimana ditempatkan roda
kemudi kapal, peralatan navigasi untuk menentukan posisi
kapal dan biasanya terdapat kamar nahkoda dan kamar radio.
• Anjungan biasanya ditempatkan pada posisi yang mempunyai
jarak pandang yang baik kesegala arah.
• Perlengkapan anjungan. :
– Roda kemudi,
– Radar
– Global Positioning Satelite (GPS),
– Radio komuniasi
– Perangkat komando ruang mesin
– Kompas
– Teropong
DIMENSI KAPAL

LOA (length over all) : Panjang Keseluruhan Kapal dari ujung haluan ke ujung belakang buritan
LWL (length water line) : Panjang kapal yang diukur dari potongan garis air pada haluan kapal
samapai keburitan kapal pada garis air
LBP (length between perpendicular) : Panjang antara dua garis tegak kapal yang diukur dari tinggi
haluan kapal pada garis air samping tinggi kemudi
5. ISTILAH – ISTILAH YANG
DIGUNAKAN DALAM PRAKTEK DI
LAPANGAN
Displacement Tonnnage, (Ukuran Isi Tolak)
adalah volume air yang dipindahkan oleh kapal, atau sama dengan
berat kapal.

Deadweight Tonnage (DWT), Bobot mati


Yaitu berat total muatan yang dapat diangkut kapal dalam keadaan
pelayaran optimal ( draft kapal ).

Gross register tons (GRT), Ukuran isi kotor


adalah volume keseluruhan ruangan kapal (1 GRT = 100 ft3 = 2,83
m3)
Draft, Sarat
adalah bagian kapal yang terendam air pada keadaan
muatan maksimum, atau jarak antara garis air pada beban
yang direncanakan (design load water line) dengan titik
terendah kapal

Length overall, Loa ( Panjang total )


adalah panjang kapal dihiting dari ujung depan ( haluan )
sampai ujung belakang (buritan )

Length between perpendiculars, LPP ( panjang garis air )


adalah panjang antara kedua ujung design load water line.