Anda di halaman 1dari 28

EKOLOGI HEWAN

KELOMPOK 10

Astri W. F. Inabuy (1701040015)


Maria Delastrada Azi (1701040002)
Sindari Lestari Here (1701040006)
POPULASI
Hirarki Sosial
Daerah Teritorial
Interaksi
POPULASI
 Kumpulan individu
sejenis yang berada
pada wilayah dan
waktu tertentu
 Atau dengan kata
lain, Sekumpulan
individu dengan ciri-
ciri yang sama yang
hidup dalam tempat
dan waktu yang sama
Dominansi dan Predominansi
 spesies yang dominan, yaitu spesies yang secara
ekologik adalah spesies yang sangat berhasil dan
yang mampu menentukan kondisi yang diperlukan
untuk pertumbuhan atau kehidupannya.
 Dominansi merupakan karakteristik dari komunitas
yang menyatakan pengaruh penguasaan suatu jenis
terhadap jenis lain sehingga populasi jenis lain relatif
akan berkurang dalam jumlah atau daya hidupnya
(Ewusie,1980)
 spesies predominan merupakan konstituen (kesatuan
unsur yang lebih kecil atau bagian kecil dari satuan
yang lebih besar) ialah spesies yang kurang penting.

  Contohnya : Pada Babon, jantan dominan memiliki


keberhasilan reproduksi lebih tinggi karena
peningkatan perolehan betina. Dan pada Serigala
yang menegaskan dominansinya terhadap serigala
lain dengan cara menunjukkan gigi serta bulu
tubuhnya yang berdiri
HIRARKI SOSIAL
 Hirarki : urutan tingkatan
dari yang paling bawah
sampai yang paling atas
 Sosial : sekumpulan
individu yang saling
berinteraksi dan
menyadari keberadaannya
dalam suatu kelompok
 Hirarki Sosial :
pengelompokan ataupun
urutan dari tingkatan
abstraksi menjadi seperti
satu struktur dalam satu
tatanan kelompok
MOLEKUL SEL
 Molekul didefinisikan  Sel adalah satuan (unit) kehidupan
sebagai sekelompok terkecil dari makhluk hidup. Dalam
atom (paling sedikit biologi, sel adalah kumpulan materi
dua) yang saling paling sederhana yang dapat hidup
berikatan dengan dan merupakan unit terkecil
sangat kuat dalam penyusun semua makhluk hidup
susunan tertentu dan  Organel sel adalah benda benda
bermuatan netral serta padat yang terdapat dalam
cukup stabil.  sitoplasma sel, bersifat hidup dan
berperan khusus dalam
menjalankan kehidupan sel
JARINGAN
 Jaringan adalah kelompok sel yang sejenis, memiliki bentuk
dan fungsi yang sama dalam tubuh makhluk hidup
multiseluler.
 Contoh: jaringan epitel, jaringan otot, jaringan tulang dan
jaringan epidermis
ORGAN DAN SISTEM ORGAN

 Organ adalah kumpulan dari


beberapa jaringan untuk
melakukan fungsi tertentu di
dalam tubuh
 Contohnya, jantung,
lambung, paru-paru, dan
sebagainya

 sistem organ adalah


gabungan dari organ-organ
tubuh yang menjalankan
fungsi tertentu.
 Contohnya sistem
pencernaan
INDIVIDU POPULASI
 Individu atau Organisme :  Populasi adalah sekumpulan
gabungan dari sistem-sistem individu sejenis yang
organ yang bekerja sama menempati suatu daerah
membentuk kehidupan. tertentu.
 Individu adalah satu  Contoh: populasi sapi
makhluk hidup tunggal. berjumlah 60 ekor, populasi
 Contoh: seekor katak, domba berjumlah 100 ekor
seekor kucing, seekor kelinci dan lain-lain.
dan lain-lain.
KOMUNITAS
 Komunitas adalah seluruh makhluk
hidup yang hidup di suatu daerah
tertentu. Contoh: komunitas hutan
terdiri dari monyet rusa, singa,
harimau dan sebagainya

EKOSISTEM
 Ekosistem adalah
sekumpulan makhluk
hidup (biotik) dan tak
hidup (abiotik) dalam satu
kesatuan tempat hidup
yang mempunyai
hubungan timbal balik
BIOMA

 Bioma adalah
ekosistem besar
dengan daerah
luas terdiri dari
flora dan fauna
yang khas. Bioma
merupakan
ekosistem-
ekosistem yang
terbentuk karena
perbedaan letak
geografis dan
astronomis
BIOSFER
 Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara,
daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses
biotik berlangsung.
 Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah
sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk
hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya
dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer
(udara) Bumi.
DAERAH TERITORIAL
 Wilayah sosiografis yang
dipertahankan oleh hewan
dari spesies tertentu
terhadap spesies sejenis
(atau hewan dari spesies
lain).

 Perilaku teritorial adalah


perilaku dimana suatu
individu mempertahankan
suatu wilayah tertentu atau
teritori
Jenis Wilayah atau Daerah
Daerah Jelajah (Home Range) Daerah Kekuasaan
 suatu tempat di mana hewan tersebut (Teritori)
melewati/berkisar pada tempat  Territori adalah suatu
tersebut untuk mencari makan, tempat di mana hewan –
kawanan, dan lainnya tanpa hewan yang berada
menguasai wilayah tersebut dalam daerah jelajah
 Daerah jelajah ini tidak hanya dihuni ingin menguasai tempat
oleh satu spesies saja. dari seluruh atau
 tidak terjadi tingkah laku yang agresif. sebagian daerah jelajah
untuk spesiesnya
 Hewan yang dominan dan
sendiri.
predominan memiliki porsi area yang
sama untuk saling menghindari  Umumnya hewan
kontak antar keduanya. berkumpul pada tempat
kekuasannya, misalnya
dalam sarang
.Luas suatu wilayah
teritorial hewan dapat
bervariasi sesuai
dengan tujuannya,
musim, kebutuhan
sumber daya atau
makanan,
pertahanan, tekanan
predasi dan kebutuhan
reproduksi.
Cara Hewan Menandai Daerah
Teritorialnya
Tujuan utama hewan yang
menghuni dan Dengan 3 tahap yaitu
mempertahankan suatu
wilayah adalah untuk
1. memberi tanda
meningkatkan kebugaran 2. agresi teritorial
individu yang 3. pertarungan antar hewan
mengekspresikan perilaku
tersebut. Kebugaran dalam
pengertian biologis ini
berkaitan dengan Dengan 3 cara yaitu
kemampuan seekor hewan
untuk bertahan hidup dan
1. Penciuman atau aroma
membesarkan anak-anaknya penanda
atau dengan kata lain, ‘untuk 2. Penglihatan atau visual
mempertahankan
spesiesnya ‘
3. Pendengaran atau Suara
3 Tahap Mempertahankan Wilayah
3. Pertarungan Antar
2. Agresi Teritorial
Hewan
Adalah tindakan secara
Hal ini terjadi apabila
1. Memberi tanda fisik atau verbal yang
hewan asing atau
dilakukan secara
penyusup tetap
Hewan akan memberi sengaja untuk
melawan masuk ke
tanda pada wilayah menakuti ,menyakiti atau
daerah kekuasaan
kekuasaannya dengan mengusir hewan lain
sehingga hewan yang
cara memberi aroma yang melanggar atau
menjadi ‘tuan rumah’
penanda, hal-hal visual masuk ke dalam daerah
akan memilih
atau dengan suara kekuasaan hewan
menyerang hingga
tersebut
salah satu dari hewan
yang bertarung itu
kalah atau mati.
3 Cara Cara Mempertahankan Wilayah
1. Penciuman atau Aroma Penanda
 Penandaan aroma, juga dikenal sebagai tanda teritorial atau
penyemprotan ketika ini melibatkan buang air kecil , adalah perilaku
yang digunakan oleh hewan untuk mengidentifikasi wilayah mereka.
 Menyimpan zat berbau kuat yang terkandung dalam urin feses atau
dari kelenjar aroma khusus yang terletak di berbagai area tubuh.
Seringkali, aroma tersebut mengandung feromon atau protein
pembawa seperti protein urin utama untuk menstabilkan bau dan
mempertahankannya lebih lama.
...
2. Penglihatan atau Visual
 Hewan lain dapat menggunakan sinyal visual jangka
panjang seperti endapan tinja atau tanda pada tumbuhan
atau tanah.
 Lemur ekor cincin menahan ekornya yang tinggi di udara
selama penandaan aroma wilayah (terkait agresi teritorial)
...
3. Pendengaran atau Suara
 Menggunakan vokalisasi untuk menandakan wilayah
mereka.
 Ini adalah sinyal jangka pendek yang ditransmisikan hanya
ketika ada hewan lain. Contoh hewan yang menggunakan
sinyal pendengaran termasuk burung yang berkicau atau
Serigala yang melolong.
INTERAKSI
POPULASI
Antara populasi yang satu dengan populasi lain selalu terjadi interaksi secara
langsung atau tidak langsung dalam komunitasnya. Contoh interaksi antar populasi
adalah sebagai berikut :

Alelopati merupakan interaksi antarpopulasi, bila


populasi yang satu menghasilkan zat yang dapat Kompetisi merupakan interaksi
menghalangi tumbuhnya populasi lain. Contohnya, di antarpopulasi, bila antarpopulasi terdapat
sekitar pohon walnut (juglans) jarang ditumbuhi kepentingan yang sama sehingga terjadi
tumbuhan lain karena tumbuhan ini menghasilkan zat persaingan untuk mendapatkan apa yang
yang bersifat toksik. Pada mikroorganisme istilah diperlukan. Contoh, persaingan antara
alelopati dikenal sebagai anabiosa.Contoh, jamur populasi kambing dengan populasi sapi di
Penicillium sp.dapat menghasilkan antibiotika yang padang rumput.
dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu.
BENTUK – BENTUK
INTERAKSI POPULASI

1. SIMBIOSIS

adalah interasksi yang sangat erat antar individu dan


lain Jenis. Simbiosis dapat di bedakan menjadi 5 macam
:

 Simbiosis Mutualisme

yaitu Interaksi antara dua organisme atau lebih yang


menguntungkan kedua belah pihak dan tidak ada pihak
yang dirugikan. Contohnya :

Hubungan Burung Plover dan buaya


 Simbiosis Komensalisme

interaksi antara individu/populasi yang satu


untung sedangkan individu/populasi lainya
tidak rugi dan tidaklah untung. Contohnya
Ikan remora (Echeneida sp) dengan ikan
hiu (Carcharhinus longimanus).

 Simbiosis Parasitisme

interaksi dua individu/populasi dimana salah


satu individu diuntungkan dan yang satunya
lagi di rugikan. Organisme yang di untungkan
disebut parasit sedangkan organisme yang di
rugikan di sebut dengan Inang. Contonya
antara lain Benalu yang tumbuh pada
ranting pohon manga dan cacing perut.
 Netralisme

Interaksi antar Individu yang saling lepas atau tidak saling memengaruhi
yang tidak berakibat apa – apa kepada kedua mahluk tersebut. Jadi walaupun
mereka hidup berdampingan satu sama lain didalam satu lingkungan hidup
namun keduanya tidak mendapat keuntungan ataupun kerugian sama sekali.

Beberapa contoh netralisme sebagai berikut :

Gajah dan Jerapah Kambing dan


Ayam
 Amensalisme

Amensalisme merupakan kebalikan dari simbiosis komensalismes. Jadi dari Interaksi tersebut
salah satunya akan mengalami kerugian sedangkan yang lainnya tidak mengalami dampak apapun.

Beberapa contoh Simbiosis Amensalisme :

Gulma dan Tanaman Produksi Pohon Pinus dan tanaman disekitarnya


B. PREDASI
Interaksi antarindividu/popuasi dimana
populasi yang satu memangsa populasi yang
lain. Pemangsa di sebut predator,
sedangkan yang dimakan disebut mangsa.
Interaksi predasi antar populasi ini
menyebabkan terjadinya fluktuasi populasi
predator dan mangsa. Pada predasi,
umumnya satu spesies memakan spesies
lainnya, ada juga beberapa hewan
memangsa sesama jenisnya (sifat
kanibalisme).
C. KOMPETISI

Merupakan persaingan dua organisme atau lebih untuk mendapatkan kebutuhan hidup mereka. Adapun
kebutuhan hidup yang sering diperebutkan antara lain adalah :

 Makanan,

 Tempat berlindung,

 Tempat bersarang,

 Sumber air,

 Pasangan untuk kawin.

Semakin besar tumpang tindih relung ekologi, semakin sering terjadi kompetisi.

Bentuk kompetisi yang terjadi berupa

 Kompetisi Intraspesifik (kompetisi antar anggota satu spesies), dan

 Kompetisi Interspesifik adalah kompetisi dalam ruang ekologi antara individu yang berbeda
spesiesnya.
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai