Anda di halaman 1dari 11

SUKSESI

HUKUM INTERNASIONAL
SUKSESI
KEWAJIBAN

NEGARA LAMA NEGARA BARU

HAK
SUKSESI
KONSTITUSIONAL Melanjutkan sistem politik

Kehendak rakyat

INKONSTITUSIONAL Merubah sistem politik

Kehendak rakyat
SUKSESI

PEMERINTAHAN NEGARA
Factual State Succession
• Absorbtion/ Penyerapan
• Pemecahan /dismemberment):
• Kombinasi dari pemecahan dan penyerapan
• Negara merdeka baru (newly independent states )
• Common/Universal Doctrine
• segala hak dan kewajiban negara yang lama lenyap bersama dengan
lenyapnya negara itu (predecessor state) dan kemudian beralih kepada negara
yang menggantikan (successor state)
• Clean Slate Doctrine
• negara yang baru lahir (successor state) akan memulai hidupnya dengan hak-
hak dan kewajiban yang sama sekali baru. Dengan kata lain, tidak ada
peralihan hak dan kewajiban dari negara yang digantikan
Hutang negara
• Hutang untuk kepentingan negara >> successor bertanggung jawab
• Hutang untuk perang >> successor tdk tanggung jawab
• Negara terpecah >> pembagian proporsional
• Suksesi parsial >> successor menanggung utang wilayah
Perjanjian Internasional
• Perjanjian tidak berakhir selama Negara pengganti menyatakan terikat
• Ada beberapa hal yang tidak dapat dirubah meski terjadi suksesi
Individu
• Diberikan kebebasan kepada masyarakat untuk memilih apakah
mengikuti kewarganegaraan predecessor state atau successor state
Keanggotaan dalam OI
• Successor state harus menyatakan secara tegas mengenai
keanggotaannya dalam OI
Berkaitan pengakuan
• Apabila terjadi suksesi parsial, maka pengakuan dibutuhkan oleh
Negara yang baru, sedangkan Negara yang lama tidak membutuhkan
• Apabila terjadi suksesi universal maka seluruh Negara yang baru
membutuhkan pengakuan