Anda di halaman 1dari 32

EXCAVATION & LANDFILL

HEALTH SAFETY AND


•ENVIRONMENTAL
PP BBN KSO TASIKMALAYA

1
HEAVY EQUIPMENT
PEKERJAAN TANAH
Alat berat untuk pekerjaan
tanah bisa dibagi menjadi
lima:
1- Alat penggusur tanah
2- Alat penggali tanah
3- Alat pengangkut tanah
4- Alat perata tanah
5- Alat pemadat tanah

2
1. Alat penggusur tanah pada umumnya yaitu :
SCRAPPER dan BULLDOZER

3
2. Alat Penggali Tanah 3. Alat Pengangkut Tanah

EXCAVATOR LOADER

DUMP TRUCK
4
4. Alat Berat untuk meratakan tanah
5. Alat berat pemadat tanah
(Compactor) dan disebut juga
GRADER
mesin penggilas (Roller)

5
HAZARD / BAHAYA

Bahaya yang sering terjadi di area


operasi alat berat antara lain :
1. Tertabrak
2. Terlindas
3. Kebakaran
4. Terjatuh
5. Alat terperosok
6. Terguling

6
SAFE WORKING PROCEDURE HEAVY EQUIPMENT
OPERATION AREA

1. Semua pekerja tanpa terkecuali wajib memakai Rompi


yang memiliki Reflektor
2. Dilarang melintas area operasi alat berat tanpa
memberikan informasi kepada supervisor / Flagman.
3. Operator sangat dilarang meninggalkan Alat Berat
dalam kondisi mesin hidup.
4. Dilarang menaiki Alat Berat tanpa terkecuali selain
Operator.

7
5. Operator DILARANG MEROKOK sambil
mengoperasikan Alat Berat.
6. Siapapun DILARANG menumpang pada Alat Berat
manapun saat sedang beroperasi.
7. Setiap Alat Berat yang beroperasi harus di bantu
petugas Flagman yang sudah di Training.
8. Semua pekerja yang terlibat aktifitas diarea operasi
Alat Berat wajib mematuhi rambu rambu di lokasi
kerja.
9. Area kerja memiliki penerangan yang cukup.
8
LANDFILL WORK

9
LANDFILL WORK

10
Bahaya yang terkait dengan aktifitas penimbunan

11
Tujuan Inspeksi dan Perawatan

1. Agar peralatan diatas bisa bekerja maximum, optimum,


efektif,dan efisien maka harus ada inspeksi dan perawatan.
2. Perawatan dan pemeriksaan rutin / harian, mingguan,
bulanan dan juga tahunan sehingga akan membantu dalam
mengantisipasi kerusakan sedini mungkin dan kerusakan
yang lebih jauh lagi (fatal)
3. Mengurangi down time unit
4. Efektivitas kerja unit dan target kerja tercapai.

12
Jenis Inspeksi dan Perawatan

1. Perawatan harian- Pre-Start Operation


2. Perawatan rutin secara berkala ( based on HM,
Inspeksi periodik Colour Code )
3. Perbaikan ringan.
4. Overhoul ( based on HM )

13
Inspeksi dan Perawatan

1. Tanggung jawab operator dan staff ( asisten)


2. Asisten harus menginformasikan kepada
operator mengenai perawatan harian.
3. Perawatan meliputi :
1. Pemeriksaan dan perawatan setiap pagi
sebelum operasi.
2. Pembersihan unit setelah operasi.

14
Inspeksi Harian
• Pemeriksaan seluruh level oli sebelum mesin dihidupkan
• Pemeriksaan air battery beserta kabel kabelnya
• Pemeriksaan air radiator
• Pemeriksaan rem
• Pemeriksaan kopling ( jarak pedal)
• Pemeriksaan sistem listrik dan lampu
• Pemeriksaan ketegangan tali kipas
• Pemeriksaan tekanan angin ban
• Pemeriksaan seluruh baut baut terutama baut roda
15
Target Perawatan Berkala
No Deskripsi Traktor Grader Excavator
(HM) (HM) (HM)
1 Oli mesin ( SAE 40) 250 250 250
2 Oli Hidrolik (SAE 10) 1000 1000 1000
3 Oil Filter 250 250 250
4 Fuel filter 500 500 500
5 Air Cleaner 1000 1000 1000
6 Hidrolik Oil Filter 1000 1000 1000

16
Bahaya Penggalian dan Penimbunan
 Sesak napas karena kurang
oksigen.
 Menghirup zat beracun .
 Gerakan mesin dekat pinggir
galian yang dapat
menyebabkan keruntuhan
 Putusnya saluran utilitas
bawah tanah yang tidak
disengaja dan tidak diketahui.
 Longsor dan tertimbun

17
Kematian akibat terkubur pada
pekerjaan penggalian
• Terkubur adalah dapat diperkirakan sebelumnya dan seharusnya
dapat terduga. Di Amerika jumlahnya adalah...
• 10.000 kejadian terperangkap di penggalian pertahun
• 1000-2000 Kejadian kecelakaan hilangnya waktu kerja
setahun
• 100-400 kejadian kematian setahun

Bagaimana di Indonesia ???


18
Apakah Tekanan itu ?
Sebuah lubang penggalian akan tertutup kembali,
pertanyaannya hanyalah kapan ?
Seberapa cepat lubang tersebut tertutup kembali,
utamanya tergantung dari dua faktor, yaitu tipe tanah dan
kelembeban tanah.

Tipe tanah Gaya tekan ke arah bawah

Kelembaban tanah Vibrasi


Gravitasi Kadar air

Kedalaman Cuaca,es, salju, Hujan

19
Sloping / Benching
Trench sloping melibatkan pemotongan
kembali dinding parit ke kemiringan
maksimum yang sesuai.
Kondisi tanah akan menentukan jumlah
material yang harus dibuang dan pada
sudut mana dinding seharusnya.

75 °
60°
50 °
45 °
1 : 0.6 Meter

20
Cidera dan Kematian

Penggalian adalah salah satu


dari pekerjaan konstruksi yang
paling berbahaya
Sebagian besar kecelakaan
yang terjadi pada pekerjaan
galian dengan kedalaman 5-15
kaki.
Biasanya tidak ada tanda-
tanda sebelum longsor terjadi
21
Perlindungan Terhadap Pekerja

Macam sistem pelindung adalah:


 Benching (Bangku)
 Sloping (Lereng)
 Shoring (Penahan)
 Shielding (Pelindung)

Sistem Pelindung harus ditetapkan oleh orang


yang kompeten dan tergantung pada jenis
tanahnya
22
Bangku / Benching
Suatu cara melindungi para
pekerja dari bahaya longsor
adalah dengan memotong sisi-
sisi galian untuk membentuk
satu atau serangkaian tingkat
atau anak tangga horisontal,
dengan permukaan yang
umumnya vertical atau hampir
Bentuk bangku tergantung pada
vertical diantara tingkat- jenis tanah – acuan EXXON
MOBILE
tingkat tersebut. 23
Penahan / Shoring

Suatu bangunan
yang menahan
semua sisi dari suatu
galian guna
melindungi
terhadap bahaya
longsor

24
Lereng / Sloping
Suatu tehnik yang
menggunakan suatu
sudut lerengan yang
spesifik pada kedua sisi
sebuah penggalian. Sudut
tersebut berbeda sesuai
dengan hasil penilaian
terhadap faktor-faktor
lapangan yang 25
Pelindung / Shielding

Bangunan portabel
atau permanen yang
memungkinkan
pekerja dapat
bekerja di dalam dan
terlindung terhadap
bahaya longsor dan
tertimbun.
26
Excavation Permite
( Ijin Kerja Penggalian )
1. Excavation Permit dipersyaratkan untuk setiap penggalian
dengan kedalaman lebih 0.5 meter dimana terdapat instalasi
bawah tanah.
2. Metal dan cable detectors harus digunakan oleh semua kru
pekerjaan penggalian untuk memastikan tidak terjadinya
kerusakan pada fasilitas bawah tanah.
3. Penggalian dengan tangan disyaratkan jika galian tidak lebih
3 meter dari perkiraan adanya fasilitas bawah tanah atau
tidak lebih 1.5 meter dari fasilitas bawah tanah yang ada.
27
Udara Berbahaya
 Suatu penggalian dapat
mengandung udara berbahaya.
 Lakukan pengetesan terhadap
penggalian lebih dari 1,5 meter
sebelum seorang pekerja
memasukinya untuk mengetahui:
Kadar Oksigen.
-Konsentrasi gas mudah terbakar.
-Tingginya tingkat bahan-bahan
berbahaya lainnya Akan diperlukan Confined Space Permit
28
Perlindungan Terhadap Kendaraan dan Orang Sekitar
 Pasang penghalang yang
‘kuat’
 Lengkapi isyarat tangan/
mekanis
 Beri pagar, penghalang
dan rambu rambu pada
parit yang ditinggalkan
waktu malam

29
Bahaya Peralatan
Crane, Excavator
Pekerja

Lalu lintas kendaraan normalpun, seperti


terjadi sepanjang jalan yang berdekatan,
dapat mempengaruhi penggalian.Getaran
lalu lintas tinggi atau terus menerus dapat
meruntuhkan tanah dan menyebabkan
longsor serta menimbun orang yang
bekerja didalamnya.
30
Bahan Bahan Galian

1. Letakkan bahan buangan 1.5


meter atau lebih dari pinggir
galian dan jika perlu gunakan
perlatan penahan
2. Ukur dari bagian terdekat
bahan buangan dengan tepi
galian
3. Tempatkan bahan buangan
sedemikian rupa sehingga air
hujan mengalir menjauhi
galian
31
“ KENALI SETIAP RESIKO POTENSI BAHAYA YANG BERKAITAN DENGAN PEKERJAAN ANDA
SEHINGGA ANDA AKAN BEKERJA SESUAI PROSEDUR KERJA YANG AMAN”

TERIMA KASIH

agus00749@yahoo.com 32
anggacl28@gmail.com