Anda di halaman 1dari 7

Disintegrasi

Nama Kelompok :
Ita tia syafitri (17.05.52.0196)
Isna Lutfiyah M. (17.05.52.0227)
Salma rana kamila s. (17.05.52.0237)
1. Faktor Penyebab
Disintegrasi
1. Maraknya penyebab idiologi selain pancassila.
• Keberadaan ideologi selain pancasila tersebut
dapat mengancam persatuan karena selain
mengikis pengalaman pancasila dari rakyat
indonesia, ia juga dapat menyebabkan
kehancuran pada suatu tatanan hidup
masyarakat.
• Contoh : dari ideologi selain pancasila yang
tengah di perangi perkembanganya
yaitukomunisme, lininisme, marxisme, dan
neoliberalisme.
2. Ketimpangan di bidang Demografi
• Ratusan juta jiwa pendudk indonesia ini
penyeberannya tidak selalu merata. Ada daerah
dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi
dan ada daerah yang mengalami hal sebaliknya.
Perbedaan kondisi ini akan melahirkan perbedaan
kebutuhan. Namun, ketika pemenuhan kebutuhan
tidak seimbang dengan banyaknya kebutuhan
yang ada, maka rakyat akan berlomba-lomba
memenuhi kebutuhannya dan perpecahan
bukanlah hal yang mustahil untuk terjadi.
3. Kesenjangan kekayaan alam di antara daerah
• Rasanya hampir seluruh rakyat indonesia
menyadari bahwa dari 34 provini di indonesia
tentunya memiliki kekayaan alam yang berbeda.
Hal ini menyebabkan terjadinya perbedaan dalam
pemasukan ke dalam kas daerah dan mungkin
saja dapat menimbulkan rasa iri hati dari daerah
lain.
4. Iklim Politik yang Kurang Sehat
• Saban hari kita dapat menemui berita yang
kurang mengenakkan dari dunia perpolitikan di
Indonesia. hal ini mengakibatkan rakyat menjadi
antipati terhadap politik dan pemerintahan.
5. Lambannya Kemajuan Ekonomi
• Meskipun usaha kerakyatan berupa UMKM (Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah) terus digalakkan,
nyatanya kemajuan ekonomi di Indonesia maju
secara lambat. Akibatnya, terjadi kesenjangan
yang besar di antara si kaya dengan si miskin di
tengah masyarakat. Tingginya tingkat
pengangguran juga merupakan akibat dari
lambannya kemajuan ekonomi. Hal-hal tersebut
dapat meningkatkan kriminalitas dan perpecahan
di antara penduduk Indonesia.
6. Menurunnya Tingkat Toleransi di Tengah
Masyarakat
• Dahulu kita diajarkan untuk saling hormat
menghormati segala perbedaan, tidak
membedakan perlakuan kita terhadap orang lain
hanya karena suku, ras, agama, adat, kondisi
ekonomi, kondisi fisik, tingkat pendidikan ataupun
hal-hal lainnya. Namun, seiring berlangsungnya
era globalisasi, nyatanya tingkat toleransi di
tengah masyarakat malah semakin menurun.
Perbedaan dijadikan faktor untuk beradu
pendapat. Mungkin hal ini sering kita temui di
dunia media sosial. Namun, banyak juga
perpecahan yang disebabkan oleh konflik antar
etnis, konflik antar agama, maupun konflik adat.
2. Upaya Penanggulangan
• Membangun dan menghidupkan terus komitmen,
kesadaran, dan kehendak untuk bersatu.
• Menciptakan kondisi dan membiasakan diri untuk selalu
membangun consensus.
• Membangun kelembagaan yang berakarkan nilai daan
norma yang menyuburkan persatuan dan kesatuan
bangsa.
• Merumuskan kebijakan dan regulasi yang kongkret, tegas,
dan tepat dalam aspek kehidupan dan pembangunan
bangsa yang mencerminkan keadilan bagi semua pihak,
semua wilayah.
• Upaya bersama dan pembinaan integrasi nasional
memerlukan kepemimpinan yang bijaksana dan efektif
serta egisien.