Anda di halaman 1dari 15

Social Cognitive

Views of Learning
CHAPTER TEN
EDUCATIONAL PSYCHOLOGY: DEVELOPING LEARNERS
6TH EDITION
JEANNE ELLIS ORMROD
Social Cognitive Theory
 Teori
kognitif sosial berakar pada behaviorisme, namun
menambahkan penalaran dan motivasi.
 Pembelajaran sosial: Belajar itu terjadi sebagai hasil
interaksi sosial. Pembelajaran dilihat dari segi produk
dan proses.
Produk adalah perilaku yang diterima secara sosial.
Prosesnya adalah mempelajari perilaku tersebut.
 Bandura percaya bahwa individu memiliki banyak efek
pada lingkungan mereka seperti lingkungan mereka
terhadapnya: sebab akibat timbal balik.
Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.
Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Basic Assumptions of
Social Cognitive Theory
 Orang bisa belajar dengan mengamati orang lain (modeling).
 Belajar adalah proses internal yang mungkin atau tidak mungkin
mengarah pada perubahan perilaku.
 Perilaku akhirnya menjadi self-regulated.
 Penguatan dan hukuman memiliki efek tidak langsung terhadap
pembelajaran dan perilaku.
 Kita memiliki harapan tentang kemungkinan konsekuensi perilaku
berdasarkan pengalaman.
 Kita dipengaruhi oleh pengalaman perwakilan.
 Harapan mempengaruhi keputusan kita.
 Tidak adanya konsekuensi yang diharapkan dapat memperkuat atau
menghukum dalam dan dari dirinya sendiri.
Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.
Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Modeling
Ada dua jenis model, yaitu :
Model hidup: Orang nyata kita amati
melakukan sesuatu
Model simbolis: Karakter nyata atau fiksi
yang digambarkan dalam buku, film, dll.

Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.


Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Modeling
 Perilaku-perilaku yang dipelajari melalui model,
termasuk :
 Ketrampilan akademik
 E.g., reading, “thinking”
 Agresif (Aggression)
 Learned from both live and symbolic models
 Moralitas

Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.


Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
How Modeling Affects
Behavior
 Efekbelajar observasional (Observational learning
effect) : Pengamat memperoleh perilaku baru setelah
menyaksikan orang lain melakukannya.
 Efek fasilitasi respon (Response facilitation effect) :
Pengamat menampilkan perilaku yang sebelumnya dipelajari
lebih sering setelah menyaksikan orang lain melakukannya.
 Efek respon inhibisi (Response inhibition effect) :
Pengamat menampilkan perilaku yang sebelumnya dipelajari
lebih jarang setelah melihat orang lain melakukannya.
 Efek respon disinhibisi (Response disinhibition effect) :
Pengamat menampilkan perilaku yang sebelumnya terlarang
atau dihukum lebih sering lagi setelah melihat orang lain
melakukannya tanpa konsekuensi yang merugikan.
Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.
Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Characteristics of Effective Models
 Karakteristik model yang efektif, yaitu :
 Competence (kompetensi)
 Prestige and power (Prestise dan kekuatan)
 Gender-appropriate behaviors (Perilaku yang sesuai dengan
jenis kelamin)
 Behavior relevant to the observer’s own situation (Perilaku
yang relevan dengan situasi pengamat sendiri).

Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.


Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Helping Students Learn from
Models

Arahkan perhatian mereka


Bantu dengan retensi
Berikan waktu untuk latihan / imitasi
Motivasi mereka

Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.


Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
The Role of Self-Efficacy
Self-efficacy: Keyakinan bahwa
seseorang mampu melaksanakan
perilaku tertentu atau mencapai tujuan
tertentu
Rasa percaya diri siswa
mempengaruhi :
 Pilihan kegiatan
 Tujuan
 Upaya dan ketekunan
 Belajar dan berprestasi
Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.
Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
What Factors Influence
Self-Efficacy?
 Keberhasilan dan kegagalan sebelumnya
 Pesan diterima dari orang lain
 Keberhasilan dan kegagalan orang lain
 Terutama yang mirip dengan kita
 Keberhasilan dan kegagalan seluruh
kelompok
 Efikasi diri kolektif
Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.
Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Membina Self-Efficacy Tinggi
 Berikan kompetensi untuk mempromosikan umpan
balik
 Promosikan penguasaan pada tugas-tugas yang
menantang
 Definisikan
keberhasilan dalam hal peningkatan
atau pencapaian tugas
 Pastikan
kesalahan terjadi dalam konteks
kesuksesan keseluruhan

Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.


Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
What About YOUR Self-Efficacy?

 Teachers with high self-efficacy:


 Lebih bersedia bereksperimen dengan
strategi baru
 Memilikiharapan yang lebih tinggi untuk
siswa dan menetapkan tujuan yang lebih
tinggi
 Lebih berupaya dalam mengajar mereka dan
lebih gigih dalam membantu siswa belajar
Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.
Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Self-Regulation

 Self-regulated students:
 Menetapkan tujuan untuk diri mereka sendiri dan terlibat dalam
perilaku dan proses kognitif yang mengarah pada penyelesaian
tujuan

 Self-regulated behavior is:


 Perilaku yang dipilih sendiri yang mengarah pada pemenuhan
standar dan tujuan yang dipilih secara pribadi.

Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.


Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Membina Regulasi Diri
 Bantu siswa menetapkan tujuan yang menantang (namun
realistis)
 Mintalah siswa mengamati dan merekam perilaku mereka
sendiri
 Ajarkan instruksi kepada siswa yang dapat mereka berikan
untuk mengingatkan mereka tentang apa yang perlu mereka
lakukan
 Imbaulah siswa untuk terlibat dalam evaluasi diri
 Ajarkan siswa untuk memperkuat diri mereka sendiri untuk
perilaku yang sesuai
 Berikan kesempatan bagi siswa untuk berlatih belajar sendiri
 Berikan strategi yang dapat digunakan siswa untuk
memecahkan masalah interpersonal
Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.
Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.
Reciprocal Causation

Jeanne Ellis Ormrod Copyright © 2008 by Pearson Education, Inc.


Educational Psychology: Developing Upper Saddle River, New Jersey 07458
Learners, sixth edition All rights reserved.