Anda di halaman 1dari 16

STRUKTUR BUMI

MARIO TEDJA SAPUTRA, S.PD


JUMAT, 27 MARET 2020
LAPISAN BUMI

Atmosfer Litosfer Hidrosfer

Eksosfer Daur Hidrologi


Tektonisme Vulkanisme
Hujan
Termosfer Gempa Erupsi
Bumi Gunung Api
Mesosfer Banjir
Tindakan
Tanggap
Stratosfer Bencana

Troposfer

Cuac
Awan Hujan
a
Atmosfer

 Fungsi atmosfer :
1. Menyediakan gas-gas yang dibuthkan oleh
makhluk hidup (oksigen dan karbon dioksida)
2. Menjaga kestabilan suhu bumi (mengurangi
radiasi matahari yang berlebih pada siang hari,
dan menjaga hilangnya panas saat malam hari.)
3. Melindungi bumi dari benturan/jatuhnya benda
luar angkasa (meteor)
4. Menyebarkan air ke berbagai tempat di bumi
Atmosfer
 Mesosfer merupakan lapisan atmosfer yang berada di atas
lapisan stratosfer dengan ketinggian ± antara 60-80 km.
Pada lapisan ini meteor/benda-benda angkasa lainnya akan
terbakar sebelum menabrak bumi. Hal tersebut terjadi
karena adanya gesekan antara gas-gas di lapisan mesosfer
dengan benda angkasa tersebut.
Atmosfer

 Termosfer merupakan lapisan dengan ketinggian


± antara 80-650 km. Pada lapisan ini akan terjadi
penguraian gas menjadi atom-atom. Kebalikan
dari mesosfer, pada lapisan ini suhu akan
meningkat seiring dengan meningkatnya
ketinggian.

 Eksosfer merupakan lapisan atmosfer paling


tinggi yang berada di atas lapisan termosfer.
Lapisan ini merupakan batas antara luar angkasa
dengan atmosfer bumi, karena merupakan
lapisan tertinggi maka gaya gravitasi pada
lapisan ini pun semakin kecil.
Bentuk Permukaan Daratan
 Dataran rendah merupakan daratan yang melandai hampir
rata dengan ketinggian kurang dari 200 mdpl.
 Dataran tinggi merupakan daratan yang melandai atau
daerah datar yang terletak di gunung-gunung atau
pegunungan.
 Lembah merupakan dataran yang memanjang sepanjang
sungai di berada di antara gunung-gunung.
 Ngarai merupakan lembah yang dibatasi oleh tebing-tebing
yang terjal.
 Cekungan merupakan bentuk muka bumi yang lebih rendah
daripada daerah sekelilingnya.
 Bukit merupakan muka bumi yang mempunyai puncak dan
kemiringan sampai jarak 500 m dari tempat sekelilingnya.
 Perbukitan merupakan muka bumi yang terdiri atas
kelompok bukit setinggi 200-300 m.
 Gunung merupakan bukit yang ketinggiannya mencapai
lebih dari 1000 m.
 Pematang merupakan suatu pegunungan/perbukitan yang
mempunyai puncak berderet dan kakinya bersatu.
 Pematang yang puncaknya landai disebut PUNGGUNG dan
yang berpuncak tajam disebut IGIR.
Bentuk Dasar Laut
 Paparan merupakan dataran di dasar laut yang
terhampar di tepi benua, landai, dan membentuk
dangkalan.
 Lereng benua merupakan paparan di tepi benua
yang melandai ke arah laut sampai ke dasar
cekungan.
 Cekungan merupakan paparam benua ke arah laut
dan berbentuk cengkung dengan kedalaman 130-
4000 m.
 Palung merupakan cekungan yang berupa lembah
sempit, dalam, dan dengan dinding yang curam.
 Ambang laut merupakan bentuk gunung laut yang
puncaknya muncul ke permukaan air laut.
Litosfer

 Berdasarkan penyusunnya, lapisan bumi dibagi menjadi :


1. Litosfer = lapisan terluar bumi dengan ketebalan hingga
100 km. litosfer terdiri atas kerak bumi dan bagian atas
selubung.

2. Astenosfer = lapisan yang terdapat di bawah litosfer


pada kedalaman 700 km. astenofer bersifat fluida, yaitu
mengalir akibat tekanan yang terjadi sepanjang waktu.

3. Barisfer = lapisan inti bumi yang merupakan bagian


bumi paling dalam. Inti bumi tersusun atas unsur besi
(Fe) dan nikel (Ni). Inti bumi terdapat dua macam, yaitu
inti luar yang berwujud cair dan inti dalam yang
berwujud padat
Bahan Pembentuk Kerak
Bumi
 Batuan Beku
 Batuan Endapan (sedimen)
 Batuan Metamorfik
Batuan Beku
 Batuan beku terbentuk ketika magma
cair dan pijar yang berasal dari dalam
bumi akan keluar.
 Batuan beku berdasarkan tempat
terbentuknya, terbagi menjadi tiga jenis
batu yaitu batuan beku dalam (granit,
diorit, dan diabas), batuan beku korok
(granit porfiri dan diorit porfiri), dan
bantuan beku leleran (batu kaca,
obsidian, batu apung, andesit, dan
scoria)
Batuan Endapan
(sedimen)
 Batuan sedimen terbentuk karena perombakan batuan
lain atau karena proses kimia.
 Batuan sedimen terbagi menjadi batuan sedimen klasik
(batu pasir dan batu lempung), batuan sedimen kimiawi
(gips, stalaktit, dan stalagmit), dan batuan sedimen
organik (batu kerang)
Batuan Metamorfik
 Batuan metamorfik terbentuk karena adanya
tenaga endogen yang menyebabkan batuan
beku maupun batuan endapan dapat mencapai
suatu tempat yang berdekatan dengan magma.
 Batuan metamorfik terbagi menjadi batuan
malihan termik (pualam), batuan malihan
dinamik (sabak, batu bara, dan grafit), dan
batuan malihan termik pneumatolik (azurit,
topaz, dan turmalin).
Siklus Batuan
TUGAS

1. Apa yang dimaksud dengan :


a) Puncak
b) Lembah
c) Igir
d) Pematang
e) Ambang laut
2. Apa perbedaan palung dengan cekungan?
3. Mengapa benda luar angkasa akan terbakar
saat mencapai lapisan mesosfer? Jelaskan!
TERIMAKASIH