Anda di halaman 1dari 13

Kelompok

Wawancara Kerja
Wawancara kerja merupakan salah satu cara yang sangat penting bagi perusahaan dalam
menyaring pelamar kerja yang ada (jumlah pekerja yang melamar banyak dan yang
diterima sedikit)
Aspek-aspek kepribadian (verbal maupun non-verbal) yang perlu diperhatikan dan akan dinilai oleh
pewawancara:
a) Penampilan fisik
b) Gerak gerik dan sopan santun
c) Nada suara
d) Inisiatif
e) Kebijaksanaan
f) Daya tanggap dan kerjasama
g) Ekspresi wajah
h) Kemampuan berkomunikasi
Tahapan Wawancara
1.Wawancara Pendahuluan (Preliminary Interview)

Wawancara yang didasarkan pada surat lamaran dan resume


yang telah dibuat oleh pelamar

2.Wawancara Seleksi (Selection Interview)

Biasanya pelamar akan diwawancarai oleh suatu tim. Untuk


memperoleh informasi penting yang berguna bagi pewawancara
dalam mempertimbangkan posisi apa yang akan ditempati
pelamar
Persiapan Wawancara Kerja

Yang harus dilakukan Yang harus dihindari


 Berdoa  Datang terlembat
 Datang lebih awal +/- 30 menit)  Kesal karena lama menunggu
 Berpenampilan berlebihan
 Yakin dan optimis
 Membawa tas belanja atau sejenisnya
 Bersikap tenang
 Mengajak teman/keluarga saat wawancara kerja
 Siapkan dokumen yang diperlukan  Meletakkan tas diatas meja
 Tersenyumlah dengan wajar  Membungkuk atau menundukkan kepala
 Berpakaian rapi dan sopan  Merokok atau mengulum permen saat wawancara
 Ketuk pintu sebelum masuk  Melebih-lebihkan diri,dll
 Tunggu sampai dipersilahkan duduk,dll
Cara Mengenali Pekerjaan dan Perusahaan

Sebelum wawancara, pewawancara hendaknya mencari informasi mengenai pekerjaan


yang akan dilamar dan perkembangan perusahaan. Dapat melalui website, majalah,
buletin, dll.

Apabila wawancara menggunakan komunikasi 2 arah. Maka pewawancara dapat


menanyakan hal berikut kepada pewawancara:
 Tugas dan tanggung jawab pekerjaan yang dilamar
 Kebijakan perusahaan mengenai promosi
 Kesempatan berkembang dalam perusahaan
 Mengenai adanya pelatihan bagi pegawai baru
 Produk unggulan perusahaan
 Pesaing utama perusahaan
 Pangsa pasar produk perusahaan
Pertanyaan Penting dalam Wawancara Kerja

Contoh pertanyaan yang sering ditanyakan


1.Pekerjaan yang dilamar
 Mengapa ingin bekerja di perusahaan tersebut?
 Apakah pengalaman kerja pelamar relevan dengan posisi yang dilamar?,dll
2.Pendidikan dan Pelatihan
 Mata kuliah apa yang paling disenangi dan dibenci, mengapa?
 Aspek mata kuliah yang menarik bagi pelamar?

3.Latar belakang keluarga


 Apakah pekerjaan orang tua pelamar?
 Apakah pendidikan terakhir orang tua pelamar?
4.Kepribadian
 Bagaimana pelamar menjelaskan dirinya sendiri?
 Apakah kekuatan dan kelemahan pelamar?

5.Penilaian Pribadi
 Faktor yang memberikan kontribusi bagi diri sendiri?
 Apakah hambatan pengembangan karier pelamar?
6.Tujuan karier
 Apa tujuan jangka panjang karier pelamar?
 Bagaimana pelamar dapat mencapai tujuan tersebut?
7.Hobi dan lain-lain
 Apakah yang dilakukan saat liburan?
 Apakah yang dilakukan saat waktu senggang?
Ucapan Terimakasih
 Segera berikan ucapan “Terima
Kasih” saat wawancara berakhir
sebagai tanda penghargaan
atas waktu yang disediakan
bagi perusahaan untuk
wawancara
 Bila memungkinkan, tulislah
ucapan terima kasih yang
sederhana, singkat, dan jelas
Pertanyaan Penting dalam Wawancara Kerja

 Perusahaan harus dapat membuat surat pemberitahuan


dengan baik dan mengirimkannya sesegera mungkin apabila
pelamar diterima
 Pesan mengenai penerimaan merupakan pesan Good News,
maka dapat diorganisasikan dengan pendekatan langsung
(direct plan).

Setelah menerima surat penerimaan, hendaknya pelamar


membuat surat bealasan yang berisi:
1.Antusias atas tawaran kerja tersebut
2.Konfirmasi kapan akan datang ke bagian personalia
3.Tunjukkan antisipasi atas penerimaan kerja tersebut
VII. Surat Penolakan Kerja
Adalah surat yang dibuat oleh pelamar kerja atau bagi mereka
yang sudah bekerja, tetapi mendapat ataupun mengharapkan
pekerjaan di tempat lain yang lebih menjanjikan.
 Apabila menolak pekerjaan, sebenarnya tidak diharuskan
mengirim surat, karena dapat disampaikan secara lisan.
Namun alangkah baiknya bila keputusan menolak tersebut
disampaikan secara tertulis
 Pesan mengenai penolakan merupakan pesan Bad News,
maka disarankan untuk diorganisasikan dengan
pendekatan tidak langsung (indirect plan)
 Indirect plan maksudnya adalah bagian pertama
mengemukakan hal yang bersifat positif atau netral, lalu
diikuti dengan menginfokan bad news, lalu pentutup