Anda di halaman 1dari 12

DASAR –

DASAR
PERENCANA
AN PAJAK
Kelompok

142170036 Bella Mayang


Putri
142170037 Devi Apriliya
Sari
Pengertian
Tax haven yang apabila diterjemahkan secara harfiah artinya lebih cenderung
kepada perlindungan atau persinggahan pajak. Rochmat Soemitro menggunakan
istilah surga pajak sebagai pengganti tax haven mungkin disebabkan oleh
kebijakan pajak yang unik di negara-negara tersebut tersebut seperti kemudahan-
kemudahan tidak membayar pajak untuk jangka waktu yang tidak terbatas yang
dapat dinikmati di negara-negara tax haven tersebut atau tarif yang rendah,
pengawasan yang tidak ketat atas valas, jaminan kerahasiaan bank dan
sebagainya.
Contoh Tipe Negara Tax Haven
1. Negara tanpa pungutan pajak penghasilan seperti Bahama yang hanya memungut
pajak sebesar 100 dolar setahun terhadap semua perusahaan di Bahama. Negara
ini tidak mengadakan perjanjian penghindaran pajak berganda dengan negara lain
yang memerlukan informasi.

2. Negara dengan tarif pajak yang rendah seperti British Virgin Islands yang
memungut pajak penghasilan dengan tarif 12% pajak atas dividen melalui pihak
ketiga.

3. Negara yang hanya memajaki penghasilan domestik dalam negeri dengan


pengecualian-pengecualian tidak mencari penghasilan yang bersumber dari luar
negeri seperti Hongkong, Liberia, dan Panam.a Hongkong memungut pajak
penghasilan sebesar 15% atas penghasilan dalam negeri sedangkan penghasilan di
luar negeri sama sekali tidak dibebani pajak.

4. Negara yang memberikan perlakuan khusus yang pada umumnya diperkirakan


sama dengan perlakuan yang ada di negara-negara tax haven pada umumnya yaitu
Untuk memperoleh fasilitas dari negara tax haven tersebut
umumnya perusahaan multinasional mendirikan cabang
perusahaan di negara tax haven tersebut dengan tujuan agar
dapat menggeser labanya dari negara dengan tarif pajak yang
tinggi ke negara tax haven tersebut melalui cabang bank sebagai
perantara.

Apabila suatu produk dari negara A pajaknya tinggi dijual


langsung ke negara B maka banyak laba akan terkonsentrasi di
negara A dan dengan demikian maka pajak yang dikenakan di
negara A akan cukup tinggi, tapi apabila produk dari negara
tersebut dijual melalui negara tax haven baru ke negara B maka
laba yang akan dapat di konsentrasikan di negara tax haven yang
tidak ada pajaknya atau pajak yang rendah.
Ternyata pergeseran laba tersebut serta penghematan pajak
yang diperoleh akibat pergeseran tersebut bergantung kepada
pengelolaan harga transfer antar unit dan atau antar afiliasi
perusahaan yang bersangkutan. Dengan asumsi perusahaan
menjual barangnya ke perusahaan B, petunjuk praktis yang
dapat diikuti adalah kapan digunakannya high mark up policy
atau low mark up policy dengan berpedoman kepada rumus
berikut ini:

Apabila tA > tB aturlah harga transfer serendah mungkin

Apabila tB < tB aturlah harga transfer setinggi mungkin

tA = tarif pajak marginal perusahaan A

tB = tarif pajak marginal perusahaan B


Sejak beberapa tahun yang lalu hingga saat ini
penggunaan tax haven untuk tujuan memperkecil jumlah
pajak yang terutang secara global semakin lama semakin
populer di seluruh dunia dan merupakan inti dari dunia lepas
pantai yang didefinisikan sebagai berikut:

Setiap negara yang menerapkan tarif pajak yang rendah


atau tarif nihil atas segala penghasilan atau kategori tertentu
dari penghasilan dan metawarkan jaminan kerahasiaan
berkenaan dengan bank atau bisnisnya.

Berdasarkan definisi tersebut di dunia ini sudah tercatat


secara resmi 32 negara yang disebut sebagai negara tax
haven yang dikenal dengan sebutan major tax haven dan
ada pula negara tax haven lainnya yang dikategorikan sebagai
Pada dasarnya ada tiga kategori negara-negara tax haven :
1. Tidak ada 1 negara tax haven yang secara mutlak tidak memajaki atas penghasilan perseorangan atau badan,
transfer modal, kepemilikan tanah, harta, warisan, dan seterusnya.
2. Negara yang hanya mencari penghasilan atau keuntungan yang berasal dari sumber dalam negeri dan tidak
memajaki penghasilan atau keuntungan yang berasal dari sumber luar negeri.
3. Negara yang memberikan hak yang khusus untuk menggunakan tarif yang rendah.

05/14/2020 7
Ciri-ciri Negara Tax Haven

1. Tidak memungut pajak sama sekali atau bila memungut pajak maka tarifnya yang rendah.

2. Memiliki peraturan yang ketat tentang rahasia bank dan atau rahasia bisnis dan tidak akan

mengungkapkan kerahasiaan tersebut kepada siapapun atau negara manapun walaupun hal tersebut

dimungkinkan pengungkapannya berdasarkan perjanjian internasional.

3. Tersedianya fasilitas alat komunikasi modern yang memungkinkan komunikasi ke seluruh dunia tanpa

ada hambatan apapun.

4. Pengawasan yang longgar atas lalu lintas devisa termasuk deposito yang berasal dari negara-negara

asing baik perorangan maupun badan.

5. Adanya promosi dan kepercayaan bahwa negara negara tax haven merupakan pusat keuangan yang

baik dan terjamin.


05/14/2020 8
Faktor Yang Menentukan Pilihan Negara Tax Haven

1. Struktur perpajakan karena pajak yang dipungut rendah atau tidak dipungut sama sekali .
2. Stabilitas politik dan ekonomi akan menjamin kesinambungan investasi dan juga merupakan iklim bisnis yang
memadai.
3. Pengawasan dan pengendalian lalu lintas negara lalu lintas devisa : tidak adanya pengendalian lalu lintas devisa
merupakan salah satu persyaratan yang dapat menarik para investor.
4. Perjanjian penghindaran pajak
5. Kebijakan atau sikap pemerintah
6. Undang-undang perseroan yang liberal : negara tax haven juga memberlakukan undang-undang progresif untuk
kepentingan internasional bisnis corporation yang didesain khusus bagi kepentingan offshore yang bukan penduduk
yang pada umumnya dikecualikan dari pengenaan pajak.

p 9
7. Prosedur yang sederhana yang mencantumkan dan mengatur prosedur yang sederhana dan imbalan yang kompetitif
yang mencantumkan dan mengatur prosedur yang sederhana dan upah yang kompetitif dengan negara tax haven lainny.
8. Komunikasi dan transportasi : umumnya negara tax haven mencoba menarik perhatian para investor dengan
mengemukakan situasi komunikasi yang ada di negara tax haven tersebut yang cukup memadai untuk dapat
berkomunikasi ke mana saja di seluruh penjuru dunia.
9. Fasilitas perbankan dan jasa profesional yang memadai
10. English Common Law : kerahasiaan dengan transaksi keuangan merupakan praktik yang biasa dilakukan serta
dilindungi oleh English Common Law
11. Kerahasiaan dan konfidensial selalu akan mempraktekkan kerahasiaan yang terkait dengan bisnisnya
12. Insentif dan peluang penanaman modal : negara tax haven juga mendorong investasi dalam negeri untuk merangsang
perkembangan industrialisasi yang akan menciptakan lapangan kerja yang baru untuk mengurangi pengangguran.
13. Lokasi Para investor menginginkan investasi di negara tax haven yang tidak terlalu jauh dari negaranya sendiri.

05/14/2020 10
Indikator Yang Bersifat Internal

Yang masih relevan adalah pemilihan bentuk organisasi antara mendirikan cabang perusahaan dengan subsidiary
atau obligasi yang akan memperoleh insentif pajak terdapat tiga faktor yang mendasari pengambilan keputusan
berkenaan dengan organisasi yang dimaksud yaitu:
1. berkenaan dengan proyeksi arus kas.
2. berkenaan dengan sikap perusahaan induk terhadap repatriasi
3. mempertimbangkan perkenaan alternatif penggunaan dana

05/14/2020 11
TERIMAKASI
H