Anda di halaman 1dari 28

PENGGERAKAN DAN

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Fasilitator :
Moh. Saifudin
VISI DEPARTEMEN KESEHATAN,
MISI & NILAI2 YG MELANDASI

BERPIHAK
KEPADA RAKYAT

BERTINDAK
CEPAT DAN
TEPAT
MISI
VISI
MEMBUAT MASYARAKAT YG
KERJA-SAMA
RAKYAT MANDIRI
TIM
SEHAT UNTUK
HIDUP SEHAT
INTEGRITAS
YG TINGGI

TRANSPARANSI &
AKUNTABILITAS
Distribusi Global dari Beban Kesehatan * DALY’S
Problem Kes
Problem Jiwa
maternal/peri 12%
natal
10%
Problem Lain-lain
pernafasan 44%
9%
Kanker
6%
Penyakit
jantung
4%
Problem
Malaria Problem
serebovaskule
3% berkaitan
r
3% perilaku
10%
FISIK

SEHAT

MENT SOSIA
AL L

SEHAT adalah keadaan sejahtera dari badan jiwa dan sosial


yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial
dan ekonomis
(UU No.23 Tahun 1992)
STRATEGI KESEHATAN di
KOMUNITAS
MASYARAKAT
3 MENOLONG
ADVOKASI DIRI SENDIRI
(A)

1 PERILAKU
GERAKAN MENCEGAH
KEMITRAAN &
PEMBER-
MENGATASI
DAYAAN MASALAH
(G) KESEHATAN
2 Di Komunitas
BINA
SUASANA
(B)
ADVOKASI
Advokasi perlu dilakukan bila dalam upaya memberdayakan
masyarakat membutuhkan dukungan dari pihak-pihak lain.

Pendekatan kepada para pimpinan/pengambil keputusan


agar dapat memberi dukungan, kemudahan dan perlindungan
thd upaya peningkatan kesehatan.

Langkah – Langkah Advokasi :


• Melakukan Analisis
• Menyusun Strategi
• Menggalang Kemitraan
• Pelaksanaan / Tindakan
• Evaluasi
• Kesinambungan Proses
BINA SUASANA
UTK MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SOSIAL (OPINI PUBLIK)
YG KONDUSIF GUNA LEBIH MENGUATKAN DUKUNGAN THD
PERUBAHAN PERILAKU INDIVIDU/KELUARGA/KELOMPOK
(KHUSUSNYA DARI FASE TAHU KE MAU)

SUASANA LINGKUNGAN SOSIAL (OPINI PUBLIK) YG KONDUSIF

PEMBERDAYAAN
MAMPU
SASARAN TAHU MAU MELAKSA
(KNOWLEDGE) (ATTITUDE) NAKAN
(PRACTICE)

DUKUNGAN SARANA

SUASANA LINGKUNGAN SOSIAL (OPINI PUBLIK) YG KONDUSIF


BINA SUASANA
PENDEKATAN: PELAKU:
SUASANA:
-TOKOH LOKAL TOKOH
-TOKOH AGAMA
PEDULI
INDIVIDU -TOKOH POLITIK
-TOKOH SWASTA KESEHATAN
-TOKOH REMAJA
-SELEBRITIS

-RT/RW/KELURHN
-MAJLIS TAKLIM KELOMPOK
KELOMPOK -KEL. BUDAYA PEDULI
-KEL. ARISAN/KO- KESEHATAN
PERASI
-ORG. WANITA
-ORG.SISWA
-DLL
MASYARAKAT
MASYARAKAT PEDULI
KESEHATAN
MEDIA MASSA
JEJARING KEMITRAAN

• Kelompok individu, organisasi, •Hubungan (kerjasama)


atau lembaga, •Antara dua pihak atau lebih
• Atas dasar kesepakatan dan •Berdasarkan kesetaraan, keterbu-
kepercayaan, kaan dan saling menguntungkan
• Tanpa hirarkhi organisasi, •Untuk mencapai tujuan bersama
• Utk menghadapi permasalahan ATAU :
karena kepedulian bersama •Kesepakatan sukarela
• Dilakukan secara proaktif dan •Antara dua pihak atau lebih,
sistimatis. •Untuk bekerjasama
•Mencapai tujuan bersama

Sumber : WHO, Health Pronotion Glossary, WHO Geneva, 1997.


PENGGERAKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Pengertian
Suatu proses kegiatan masyarakat yang bersifat
setempat yang ditujukan untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat melalui pemberian
pengalaman belajar dan secara bertahap
dikembangkan pendekatan yang bersifat partisipatif
dalam bentuk pendelegasian wewenang dan
pemberian peran yang semakin besar kepada
masyarakat.
PRINSIP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT :

Sebagai Siklus pemecahan masalah :


• Pengenalan masalah kesehatan
• Pemilihan prioritas masalah
• Perencanaan pemecahan masalah kesehatan
sesuai situasi dan potensi yang dimiliki
• Penggerakan dan Pelaksanaan kegiatan
• Pemantauan dan penilaian kegiatan
• Pengembangan kegiatan
KAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT:
INFO: INFO:
INFO:
- BHW SUATU -TTG BAHAYA,
TTG BGMN
MASALAH KES= TETAPI JUGA
MENGATASI/
MASALAH BAGI YBS BHW MASALAH
MENCEGAH
-PENGETAHUAN KES JIWA
MASALAH KES
UMUM TTG MASA- DPT DICEGAH
JIWA
LAH KES JIWA /DIATASI

MAMPU
SASARAN TAHU MAU
(KNOWLEDGE) (ATTITUDE) LAKSANA
KAN

DUKUNGAN SARANA

PROGRAM YANKESWA SARANA


KESEHATAN PERA-
YG MEMA- /SUMBER
TURAN
& LINTAS DAI & DAYA
PER-UU-AN
SEKTOR UTK: GRATIS LAIN
RUANG LINGKUP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Individu dan Keluarga


Kelompok – kelompok masyarakat
Organisasi Kemasyarakatan
Organisasi Kemasyarakatan Non Provit
Sektor pemerintah, sektor swasta / Dunia
Usaha
Media Massa
Langkah pokok yang harus diikuti dalam
melaksanakan pemberdayaan masyarakat :

1.Pendekatan Tokoh Masyarakat


2.Diagnosis masalah kesehatan oleh
masyarakat
3.Perumusan upaya penanggulangan
masalah kesehatan oleh masyarakat
4.Pelaksanaan kegiatan penanggulangan
masalah kesehatan oleh masyarakat
5.Pembinaan dan pengembangan
LANGKAH 2 PENGGERAKAN MASYARAKAT -1

• MENGIDENTIFIKASI MASALAH & PENYEBABNYA


 SURVEI MAWAS DIRI (SMD) DIDAHULUI DENGAN:
- REKRUTMEN KADER
- PELATIHAN KADER TTG SURVEI MAWAS DIRI

•MERUMUSKAN ALTERNATIF2 PEMECAHAN MASALAH


 PERTEMUAN TK DESA, SELAIN DIIKUTI OLEH KADER,
JUGA MENGUNDANG STAKEHOLDERS (PEMERINTAH,
SWASTA, MASYARAKAT , DUNIA USAHA)
DIDAHULUI DENGAN:
- PELATIHAN KADER TENTANG HAKIKAT MASALAH
KESEHATAN DI KOMUNITAS DAN CARA-CARA
MENGATASI MASALAH SECARA TEORI DAN
BERDASARKAN PENGALAMAN DI DESA-DESA LAIN
LANGKAH2 PENGGERAKAN MASYARAKAT-2

•MENETAPKAN DAN MELAKSANAKAN PEMECAHAN MASALAH


 DIANTARA ALTERNATIF2 PEMECAHAN MASALAH,
DIPILIH YG PALING LAYAK & EFEKTIF DILAKSANAKAN
DIDAHULUI DENGAN:
PELATIHAN KADER TTG CARA2 MENYUSUN PRIORITAS &
MENETAPKAN KELAYAKAN PEMECAHAN MASALAH
DI SINI HRS DIRUMUSKAN DG JELAS PERAN/KONTRIBUSI
SEMUA PIHAK YG TERLIBAT (MASY, PEM, LSM, SWASTA)

•MEMANTAU & MENGEVALUASI UTK KESINAMBUNGAN


 SISTEM INFORMASI (PENCATATAN, PELAPORAN DAN
PENGOLAHAN DATA), TERMASUK SURVAI MAWAS DIRI ULANG
DIDAHULUI DENGAN:
PELATIHAN KADER TTG CARA2 MENGELOLA SISTEM
INFORMASI SERTA BGMN MEMANFAATKAN DATA UTK
PEMANTAUAN, EVALUASI & PEMBINAAN KELESTARIAN.
1. Mulai dari masyarakat
sendiri
2. Ajak mereka berfikir
kritis

6. Lakukan Evaluasi &RTL


3. Lakukan analisis kearah
pemahaman bersama

5. Lakukan Tindakan
4. Capai pengetahuan
kesadaran, perilaku
baru
rancang tindakan
7 POTENSIAL MASYARAKAT

1. Para pemimpin masyarakat baik formal maupun


informal, tokoh masyarakat, kader dan
sebagainya.
2. Organisasi, lembaga, kelompok masyarakat.
3. Dana masyarakat.
4. Sarana/prasarana masyarakat.
5. Pengetahuan masyarakat.
6. Teknologi masyarakat , teknologi tepat guna
(TTG) termasuk cara berinteraksi masyarakat
setempat secara kultural.
7. Pengambilan keputusan oleh masyarakat melalui
proses menemukan masalah, merencanakan dan
melakukan pemecahan.
Contoh kegiatan dalam Pemberdayaan Masyarakat

• Diskusi Kelompok Terarah


• Kunjungan Rumah
• Penyuluhan dengan memanfaatkan
budaya lokal
• Warta Posyandu
• Kuis Hidup Sehat
• Lomba berkaitan dengan kesehatan
keswa
• Pesan Kesehatan
• Lagu - lagu
PENGGERAKAN DAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA
SIAGA

DESA SIAGA
Proses pengorganisasian masyarakat dalam rangka membantu mengatasi
masalah kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat secara umum.

Untuk menjadi Desa Siaga apabila memiliki minimal Poskesdes yang dikelola
oleh seorang Bidan dan atau Perawat dan dua orang Kader
PERAN DAN FUNGSI KADER KESEHATAN DALAM
PENGEMBANGAN DESA SIAGA

Kader terlibat dalam pelaksanaan Desa Siaga melalui kegiatan Poskesdes.

PERAN KADER :
• Peran sebagai Pelaku penggerakan masyarakat, dalam hal :
a. Pengamatan terhadap masalah kesehatan yang sering terjadi di
masyarakat desa.
b. Peningkatan kesehatan di sepanjang siklus kehidupan (mulai
dalam kandungan, balita , anak, remaja sampai dengan lansia
c. Pengamatan terhadap masalah-masalah psikososial (Pemasungan,
Penganiayaan anak, Penyalahgunaan Napza, Eksploitasi Sexual,
Kenakalan Remaja / Tawuran, Usia Lanjut yang terisolir dll)
d. Pemasyarakatan kadarzi.
• Peran membantu Petugas Kesehatan dalam melakukan penanggulangan
kedaruratan kesehatan
• Peran membantu Petugas Kesehatan dalam penyiapan masyarakat
menghadapi bencana
• Peran membantu petugas kesehatan dalam pengelolaan obat di Poskesdes
PERAN DAN FUNGSI TOKOH MASYARAKAT DALAM
PENGEMBANGAN DESA SIAGA

Tokoh Masyarakat berperan sebagai Pemberdaya masyarakat dan


Penggali Sumber Daya untuk kesinambungan dan kelangsungan
Desa Siaga:

PERAN dan FUNGSI Tokoh Masyarakat :


• Menggali sumber daya untuk kelangsungan penyelenggaraan
Desa Siaga
• Menaungi dan membina kegiatan Desa Siaga
• Menggerakan masyarakat untuk berperan aktif dalam kegiatan
Desa Siaga
• Memberikan dukungan dalam pengelolaan Desa Siaga
• Mengkoordinasikan penggerakan masyarakat untuk memanfaatkan
pelayanan kesehatan
• Bila memungkinkan memberikan dukungan sarana dan prasarana
KEGIATAN-KEGIATAN PENGEMBANGAN DESA SIAGA

• PERTEMUAN TINGKAT DESA


• SURVEY MAWAS DIRI (SMD)
• MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA (MMD)
• RENCANA KEGIATAN DAN TINDAK LANJUT
KEGIATAN LAIN – LAIN :
• PENGGALIAN DANA SEHAT
• PENYULUHAN
• KUNJUNGAN RUMAH
• PENINGKATAN KETRAMPILAN
• PENGADAAN AMBULAN DESA
• DLL
PERTEMUAN TINGKAT DESA
Langkah ini merupakan bagian dari penggerakan dan pemberdayaan
masyarakat.

Tujuannya :
Penyiapan Tokoh Masyarakat dalam penyamaan persepsi, selanjutnya para
pemuka desa mampu dan mau mengatasi permasalahan kesehatan di
desanya secara swadaya

Pertemuan Tingkat Desa dipimpin oleh Kepala Desa didampingi oleh Kepala
Puskesmas sebagai Fasilitator. Dengan mengundang Tokoh Masyarakat,
Tokoh Agama, dll.

Agenda pertemuan yang dibicarakan :


 Pentingnya peran aktif masyarakat dalam pemecahan masalah kesehatan
 Pentingnya pemanfaatan dan pendayagunaan sarana & potensi yg ada
 Perlunya dibentuk kelompok penggerak pembangunan kesehatan desa

Diharapkan dalam Pertemuan Tingkat Desa : Kepala Desa dapat


menindaklanjuti dengan membagi tugas serta peran dalam penggerakan
pemberdayaan masyarakat.
SURVEY MAWAS DIRI (SMD)
Kegiatan Pengenalan, Pengumpulan dan Pengkajian masalah
kesehatan oleh kelompok masyarakat setempat di bawah bimbingan
petugas kesehatan di desa.

Dalam kegiatan Survey Mawas Diri diharapkan Informasi masalah-


masalah kesehatan dapat diperoleh sebanyak mungkin dari setiap
keluarga.

Waktu pelaksanaan SMD sesuai dengan hasil kesepakatan pertemuan


tingkat Desa.

Cara pelaksanaan SDM dengan melakukan kunjungan rumah untuk


wawancara, diskusi dengan anggota keluarga sekaligus melakukan
pengamatan lingkungannya. Atau Diskusi Kelompok terarah dari
perwakilan masyarakat
MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA
Pertemuan perwakilan warga untuk membahas hasil Survey Mawas
Diri dan merencanakan upaya-upaya mengatasi masalah kesehatan
yang ditemukan di desa.

Pertemuan MMD harus dihadiri oleh pemuka masyarakat desa,


petugas Puskesmas, sektor terkait baik di tingkat desa dan
kecamatan (seksi-seksi : kesra, agama, sosial dll)
RENCANA TINDAK LANJUT

RTL sebagai alat untuk memastikan bahwa tujuan program dan


kegiatan terlaksana.

Langkah-langkah yang dilakukan berisi informasi :


 Kegiatan apa yang akan dilaksanakan
 Dimana tempatnya
 Kapan dan berapa lama kegiatan berlangsung
 Siapa yang akan melaksanakan kegiatan
 Siapa yang dilibatkan
 Sumber daya / potensi yang ada di desa
 Target yang ingin dicapai

RTL sebaiknya fleksibel /tidak kaku , karena RTL hanya sebagai alat
yang dapat diperbaiki dan disesuaikan dengan situasi dan potensi
yang ada.
TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT