Anda di halaman 1dari 16

Kelompok 9

Kangker payudara dan


kangker serviks
Anggota kelompok :
1. Jamila zahkia iklima kamarullah
Nim: a1c219054
2. Badawi ohoirenan
Nim : a1c219050
3. Gricella millenia latuhihin
Nim: 18 3145 105 024
A. Apa itu kangker payuara ?
Kangker payudara adalah tumor ganas pada
payudara kangker payudara juga merupakan
benjolan atau massa tunggal yang sering terdapat di
daerah kuadran atas bagian luar ,benjolan ini keras
dan bentuknya tidak beraturan dan dapat digerakan.

B. Tipe kangker payudara


Karsinoma duktul menginfiltrasi
Karsinoma lobular menginfiltrasi
Karsinoma medular
Kangker duktal tubulur
Karsinoma inflamatori
C. Tanda dan gejala kangker payudara
1. Benjolan pada payudara
2. perubahan kulit payudara
3. Keluar cairan bewarna dari putting
4. Kelenjar getah bening membengkak
5. Payudara besar sebelah
6. Putting susu masuk ke dalam atau tertarik

D. Patofisiologi kangker payudara


Kangker payudara sering terjadi pada wanita di atas
umur 40-50 tahun yang mempunyai banyak faktor terkait
dan tergantung pada tempat lokasi dan jaringan
terserang.penyebab tidak dapat di tentukan dengan pasti
namun ada beberapa faktor yang mendukung yaitu
hormon,virus,dan generik.
E. Etiologi kangker payudara
tidak diketahui dengan pasti namun ada beberapa faktor resiko
yang di duga yaitu:
1. resiko tinggi
usia lanjut
mempunyai riwayat tumor payudara
2. resiko sedang
menstruasi dini sebelum 12 tahun
monopous lambat( sesudah umur 50 tahun)
pengunaan hormon pada gejala monopous

F. Manifestasi klinis kangker payudara


Pasien biasanya datang dengan keluhan benjolan di
payudara,rasa sakit,keluar cairan di putting susu,timbulnya
kelainan kulit .
G. Apa itu kangker serviks ?
Kangker servisk atau kangker leher rahim adalah tumor ganas yang
sering kita jumpai menyerang leher rahim pada organ reproduksi
wanita.

H. Tipe kangker serviks


Terdapat 2 tipe kangker serviks yaitu:
1. Squamous cellcarcinoma yaitu kangker yang paling umum di derita oleh
pasien
2. Adenocarcinoma
Kangker serviks yang jarang sekali terjadi

I. Tanda dan gejala pada kangker serviks


A pendarahan pada miss v
b. Flek atau keputihan berbau
c. Perubahan siklus menstruasi
d. Munculnya rasa nyeri
E adanya perubahan buang air kecil
f. Penurunan berat badan
g. Pembengkakan pada salah satu kaki
j. Patofisiologi kangker serviks
Yaitu keadaan di mana sel2 neoplastik terjadi pad seluruh
lapisanepitel yang disebut displasia.

k. Etiologi kangker serviks


Dimana terjadi ketika sel2 yang sehat mengalami perubahan
atau mutasi genetik. Mutasi genetik ini mengubah sel yang normal
menjadi abnormal kemudian berkembang secara tidak
terkemndali dan membentuk sel kangker.

l. Menifestasi klinis
Pada kangker serviks gejala yang sering di temukan adalah
keputihan,pendarahan, sentuhan dan pengeluaran cairan
enver.dan pada awal penyakit sering tidak terdapat gejala apapun
*ASKEP KANKER SERVIKS
* Pengkajian Pengkajian pisikologis :
*Tingkat emosi
Pengkajian fisik : *Cemas, sedih, terkejut, marah, menolak,
tawar menawar, menerima, depresi,
* Riwayat kesehatan menarik diri.

* Riwayat keluarga *Pola koping


*Normal : problem solvin
* Keluhan yang terjdi : nyeri, *Apnormal : agresif, pendiam, perilaku
pendarahan/ keputihan, adikasi, perasaan berdosa, hopleseness dan
pisikosis
mual muntah *Kebutuhan informasi
* Pengkajian head to toes * Ingin mengetahui secara detail
* Ingin mengetahui gambarannya
atau persistem : system * Ingin mengetahui sedikit informasi
reproduksi * Tidak ingin mengetahui informasi, tetapi keluara
ingin mengetahuinya

* Mobilisasi *Tingkat kebutuhan pemeiksaan atau control


:
* Seksualitas *Sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, tidak
ada tau ingin memutuskan .
Pengkajian social : Pengkajian spiritual :
* Isolasi social, kurang support * Ilusi alam kematian
system * Hayalan ramalan atau
* Perubahan fungsi dan peran kepastian
* Perubahan body image * Harapan masah depan
* Lifestyely * Menemukan arti kehidupan
* Kehilangan relasi * Kepercayaan/ keyakinan
* Masalah ekonomi
* Perubahan pekerjaan
* Caregifer role straig
* Coping tidak efektif
* Diagnose *Intervensi
1. Perubahan perfungsi jaringan
berhubungan dengan anemia .
*Strategi untuk mencapai
tujuan
2. Nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh berhubungan dengan *Berdasarkan prioritas
anoreksia, mual, dan muntah . disesuaikan kebutuhan dan
3. Risiko tinggi terhadap infeksi rasa nyaman pasien
berhubungan dengan imunosupresi
4. Intoleransi aktivitas berhubungan *Perawat sebagai fasilitator
dengan keletihan sekunder akibat *Perencanaan sesuai dengan
anemia dan pemberian kemoterapi masalah yang terjadi
.
5.Koping individu tidak efektif
berhubungan dengan diagnosa
malignansi ginekologis dan
prognosis yang tidak menentu
6. Gangguan citra tubuh
berhubungan dengan perubahan
fungsi tubuh (proses penyakit)
7. Resiko difungsi seksual
berhubungan dengan keganasaan
Implementasi Evaluasi
Hasil yang diharapkan dari tindakan keperawatan
* Symptom/ gejala adalah
* Psycho social * Mampu mengenali dan menangani anemia
pencegahan terhadap terjadinya komplikasi
* Spiritual pendarahan
* Kebutuhan nutrisi dan kalori pasien tercukupkan
* Tidak ada tanda-tanda infeksi
* Pasien bebas dari pendarahan dan hipoksia jaringan
* Pasien mampu mempertahankan tingkat aktifitas
yang optimal
* Kekuatiran menurun sampai dengan tingkat dapat
diatasi
* Pasien dapat mengungkapkan dampak dari diaknosa
kanker terhadap perannya mendemonstrasikan
kemampuan untuk menghadapi perubahan peran.
* Pasien dapat mengungkapkan perencanaan
pengobatan tujuan dari pemberian terapi .
*ASKEP KANKER
* Pengkajian PAYUDARA
a. Anamnesia
Diketahui dengan pencatatan identitas penderita secara lengkap, keluhan
utam dapat berupa masa tumor dipayudara, rasa sakit, cairan pada putting
susu, kemerahan, atau keluhan berupa pembesaran getah bening atau tanda
metastasis jauh

b.Pemeriksaan fisik
Karena organ payudara diperlukan oleh faktor hormonal antara lain estrogen
dan progesterone maka sebaiknya pemeriksaan payudara dilakukan disaat
pengaruh hormonal itu seminimal mungkin yaitu setelah menstruasi lebih
kurang satu minggu dari hari pertama menstruasi. Pemeriksaan fisik yang baik
dan teliti, ketepatan pemeriksaan untuk keluhan kanker payudara secara klinis
cukup tinggi. Cara yang digunakan untuk melakukan diagnosis lebih dini dan
awal yaitu dengan cara pemeriksaan payudara sendiri secara teratur setiap
habis haid harus dilakukan oleh semua wanita yang berusia lebih dari 30 tahun.
c.Pemeriksaan penunjang
*Ada beberapa pemeriksaan penunjang untuk
dilakukan diagnostic, yang umumnya hanya dapat
dilakukan di rumah sakit besar yaitu
1. Mammografi
Mammografi ini dapat mendeteksi tumor-tumor yang
secara palpasi teraba, jadi sangat baik untuk
diagnosis dini dan screening .
2. Ultrasonografi
Dengan pemeriksaan ini hanya dapat dibedakan lesi
solid dan kritik. Pemeriksaan ini hanya dapat berupa
temografi, xerografi .
*Diagnosa

No Diagnosa Implementasi Intervensi


1. Nyeri - Setelah dilakukan - Berikan lingkungan yang
berhubungan askep 2 x 24 jam tenang
dengan injuri tinggat keyamanan - Monitor penerimaan klien
fisik klien meningkat, tentang manejemen yeri
nyeri terkontrol - Ajarkan Teknik non
- Klien melaporkan farmakologis .
nyeri berkurang
skala nyeri 2-3
- Bina hubungan saling
2. - Setelah dilakukan percaya
perawatan selama - Jelaskan tindakan prosedur
Cemas 2 x 24 jam cemas yang akan dilakukan .
berhubungan pasien terkontrol - Libatkan keluarga dalam
dengan - Dapat tidur memberikan dukungan/
kesehatan dengan rileks support mental dan spiritual
.
* Evaluasi

S : Pasien mengatakan sudah mengetahui tentang


pengertian, etiologi, gejala dan tanda, penatalaksanaan
.

O : Pasien mampu menjelaskan kembali tentang


pengertian, etiologi, gejala dan tanda dengan Bahasa
yang sederhana .

A : Masalah teratasi

P : Hentikan Intervensi
Terimakasih