Anda di halaman 1dari 41

Monitoring dan

Penanganan
Troubleshooting
Ventilasi Mekanik
Invasif
Bambang Pujo Semedi
Dept. Anestesiologi dan Terapi Intensive
Masalah yang berkaitan dengan
pemakaian ventilator
• Hipotensi
• Tekanan jalan nafas atau airway
pressure yang tinggi
• Asinkroni antara pasien dan mesin
• Desaturasi
Bagaimana menyelesaikan
masalah yang timbul ?
•Tentukan tingkat kedaruratannya
Periksa keadaan pasien

• Sianosis ?
• Dadanya bergerak?
• Saturasi oksigen ?
• Hemodinamik ?
Pemecahan masalah

Masalahnya dimana ?
• Pasien

• alat/mesin?
Pasien atau alat ?
 

Kenali ventilator anda !


Hipotensi
Hipotensi

• Hipovolemia

• Obat-obatan
• menyebabkan vasodilatasi
• menyebabkan depresi myokard
Pasca intubasi
Efek vasodilatasi dari obat Penggunaan ventilasi
hipnotik tekanan positif

Hipovolemi relatif dan Peningkatan tekanan


absolut (yang tidak tampak intratorakal
karena tertutupi oleh kadar
katekolamin yang tinggi ↓ venous return
akibat distress nafas)

↓ preload
Hilangnya mekanisme
kompensasi
↓ curah jantung
Vasodilatasi
HIPOTENSI
Hipotensi
• Hipovolemia

• Obat-obatan

• Peningkatan volume udara di dalam paru


yang berlebihan atau terjadi dynamic
hyperinflation akibat setting ventilator yang
kurang tepat
Dynamic hyperinflation
Pleural pressure

Time
Lung volume

Time
Hipotensi

•Hipovolemia
•Obat-obatan
•Dynamic hyperinflation
•Tension pneumothoraks
High airway pressure
Tekanan jalan nafas atau airway
pressure yang terlalu tinggi
Dapat menyebabkan :
• Barotrauma
• Acute cor pulmonale (iatrogenic)
• Ventilasi menjadi tidak adekuat
• Memperburuk kondisi pasien (hipotensi,
hipoksia, hiperkarbia)
Tekanan jalan nafas atau airway
pressure yang melebihi limit alarm
Pressure
alarm limit

Pressure

70 l/min

Flow

-70

700 ml

Volume

Tidal volume turun


Ingat : tekanan jalan nafas diukur di
ventilator bukan di jalan nafas pasien, jadi…..
Masalah bisa juga karena…
• Ventilator tdk berfungsi baik
• Setting ventilator tidak tepat
Hukum Fisika

A (PAW) B (PALV)

Volume/compliance
Flow x resistance + PEEP

Volume
Paw  Flow  Resistance   PEEP
Compliance
Setting ventilator yang tidak tepat
• Tidal volume yang berlebihan
• Frekuensi nafas yang terlalu cepat
• Waktu inspirasi menjadi terlalu pendek 
flow rate↑  airway pressure ↑
• Penumpukan cairan dalam sirkuit
• Filter terlalu basah
• Obstruksi pada selang ekspirasi  PEEP ↑
 tekanan jalan nafas ↑
Jika masalahnya BUKAN di alat/sirkuit, maka…
• Masalah mungkin di ET atau sistim pernafasan
pasien
Hukum Fisika

A (PAW) B (PALV)

Volume/compliance
+ PEEP
Flow x resistance
Peningkatan tekanan jalan nafas
Disebabkan oleh karena
Plugging
• Resistensi
– ETT yang Kinked
kinking/tersumbat
– Bronchospasm
• Compliance menurun
– Parenkim paru ↓
– Tekanan intrapleura ↑
– Rigiditas dinding dada
–  volume paru (ARDS)

ARDS
Peningkatan tekanan jalan nafas
Disebabkan oleh karena
• Resistensi
– ETT yang
kinking/tersumbat
– Bronchospasm
• Compliance menurun
– Parenkim paru ↓
– Tekanan intrapleura ↑
– Rigiditas dinding dada
–  volume paru (ARDS)
Peningkatan tekanan jalan nafas
Disebabkan oleh karena
• Resistensi
– ETT yang
kinking/tersumbat
– Bronchospasm
• Compliance menurun
– Parenkim paru ↓
– Tekanan pleura ↑
– Rigiditas inding dada
–  volume paru (ARDS)
Peningkatan tekanan jalan nafas
Disebabkan oleh karena
• Resistensi
– ETT yang
kinking/tersumbat
– Bronchospasm
• Compliance menurun
– Parenkim paru ↓
– Tekanan pleura ↑
– Rigiditas inding dada
–  volume paru (ARDS)
Peningkatan tekanan jalan nafas
Disebabkan karena
• Resistensi bertambah
– ETT yang kinking/tersumbat
– Bronkospasme
• Compliance menurun
– Parenkim paru ↓
– Tekanan pleura ↑ (pneumothorax)
– Dinding dada rigid (obese, IAP tinggi)
–  volume paru (ARDS)
Intubasi endobronkial
Hukum Fisika

B (PALV)
A (PAW)
Volume/compliance
+ PEEP
Flow x resistance

PAW = Flow x resistensi + Palv


Jadi…saat flow = 0 (tidak ada aliran)
PAW = Palv
Hukum Fisika

• Ukur tekanan jalan nafas selama end-


inspiratory pause (pada saat tidak ada flow)
untuk melihat berapa peak alveolar pressure
(Pplateau)
Inspiratory pause pressure
Peak pressure

Insp pause pressure


Pressure

Time
Hukum Fisika

B (PALV)
A (PAW)
Volume/compliance
Flow x resistensi

Bila masalahnya adalah resistensi jalan nafas, maka :


• PAW naik, tetapi PALV normal
Bila masalahnya adalah compliance yang rendah, maka :
• PAW naik, tetapi PALV juga ikut naik
Ketidaksesuaian (Dysynchrony)
antara mesin dan pasien
Disinkroni
Penyebabnya :
• Agitasi
• Identifikasi dan tangani penyebabnya (hipoksia,
nyeri)
• Mode ventilator
• Spontaneous vs SIMV vs BIPAP vs Assist control
• I:E ratio
• Triggering
• Flow vs Pressure
Disinkroni

• Apabila disinkroni masih terjadi/sulit diatasi


pertimbangkan pemberian sedasi
• hati-hati terjadi hipotensi
Desaturasi

Set FiO2=1.0

Dada bergerak?

Sumber : BASIC
Desaturasi

Set FiO2=1.0

Tidak
Dada bergerak?

Bagging

Ya Tidak
Mudah ?

Masalah Cek ETT or


ventilator resistensi meningkat
or compliance ↓
Cek setting Tangani penyebab
& fungsi  setting ulang ventilator
Sumber : BASIC
Desaturasi

Set FiO2=1.0

Yes
Dada bergerak?

Periksa pasien
Kemudian cek:
Endobronchial intubation
Pneumothorax
Kolaps/atelektasis
Edema paru
Bronchospasm

Tangani penyebab
Sumber : BASIC  atur ulang ventilator
Take home message

• Bila alarm berbunyi, selalu periksa keadaan


pasien terlebih dahulu
• Identifikasi masalahnya, apakah pada pasien
atau ventilator
• Buat algoritima penatalaksanaan masalah
yang sering terjadi.
TERIMA KASIH