Anda di halaman 1dari 14

Buah Tropis

Elfrida Hazna P.M 10117048


Mohammad Bayu Dwi P 10117098
Mohammad Yusuffa 10117101
Nanda Fendi Kurniawan 10117108
Nila Rosidatul H 10117111
Nira Nur Afdillah 10117113
Novitalisa Ika D.A 10117118
Olivia Febriani 10117127
Ovie Resta Vanesha 10117128

Oleh Kelompok 5
Klasifikasi Tanaman JerukPontianak
Kingdom Plantae

Divisio Magnoliophyta

Kelas Magnoliopsida

Subkelas Rosidae

Ordo Sapindales

Familia Rutaceae

Genus Citrus

Species Citrus nobilis


Morfologi Tanaman Jeruk Pontianak
(Nila Rosidatul Hidayah 10117111)
 Akar
Mempunyai akar tunggang panjang dan akar serabut mencapai 4 meter bila tanah subur dan
gembur. Akar cabang yang mendatar dapat mencapai 6-7 meter tergantung kepada banyaknya unsur
hara didalam tanah.
 Batang
Batang jeruk siam berbentuk bulat dan juga setengah bulat, batang tumbuh rendah dengan
ketinggian 2-8 m. Batang jeruk siam memiliki percabangan yang banyak, pada umumnya tidak berduri
dan tajuk pohon yang rindang. Ciri unik lainnya adalah dahannya kecil dan tidak bertulang

 Daun
Daun berwarna hijau tua pada bagian permukaan dau bagian atas dan hijau muda pada bagian
permukaan bawah daun. Bentuk daun bulat memanjang, elips atau lanset dengan ujung runcing dan
pangkal daun tumpul. Panjang daun 4-8 cm dan lebar 1,5-4 cm. Tangkai daunnya bersayap sangat
sempit sehingga bisa dikatakan tidak bersayap (Sarwono, 1994).
 Bunga
Bunga tanaman jeruk kebanyakan berbentuk majemuk dalam satu tangkai dan mempunyai
aroma yang harum. Bunga-bunga tersebut muncul dari ketiak daun atau pucuk ranting yang masih
muda. Setelah pucuk daun tumbuh, beberapa hari kemudian akan muncul bunga . Kelopak bunga
berjumlah 4-5, ada yang menyatu ada yang tidak. Mahkota bunga kebanyakan berjumlah 4-5 dan
berdaun lepas. Tonjolan dasar bunga beringgit atau berlekuk di dalam benang-sari (Sarwono, 1994).

 Buah
Berbentuk bulat dengan permukaan agak halus. Ujung buah bundar dan berpusar. Kulit buah
berwarna kuning mengkilat dan sulit dikupas bila matang, ketebalan kulit sekitar 2 sampai 3,9 mm.
Daging buah bertekstur lunak, mengandung banyak air, dan berwarna kekuningan. Rasa daging
buahnya sangat manis dan baunya harum, ukuran jeruk ini tergolong besar, dengan berat antara 150-
250 gram/buah.
Kandungan Jeruk Pontianak
(Olivia Febriani 10117127)
• vitamin A
• vitamin B6
• vitamin C
• protein
• kalori
• karbohidrat
• lemak
• serat
• niacin
• magnesium
• kalium
• zat besi
• sodium
• kalsium
Manfaat Jeruk Pontianak (Ovie Resta Vanesha
10117128)
1. Pencegah maupun penyembuh penyakit influenza
(Martasari et al., 2013)
2. Antioksidan dalam tubuh yang dapat mencegah
kerusakan sel akibat aktivitas molekul radikal bebas
(Kusuma retno dkk, 2013)
3. Kandungan vit C untuk mencegah penyakit sariawan
(Pracaya, 2000)
4. Serat jeruk dapat mengikat zat karsinogen di dalam
saluran pencernaan sehingga dapat menghindari
sembelit, wasir, dan kanker kolon (Prahasta, 2010)
5. Kulit jeruk yang mengandung pectin dapat menurunkan
kolesterol (Almatsier, 2010)
Buah sebaiknya tidak
dikonsumsi pada kondisi apa
Contoh Olahan Produk
Nutrasetika Dari Jeruk
Pontianak :
1. Fruit Leather (Jeruk Pontianak) :
Buah Jeruk (Jeruk Pontianak) sebagai sumber vitamin,
(Elfrida Hazna P.M 10117048)
mineral dan serat pangan sangat penting untuk melengkapi
kebutuhan gizi masyarakat. Bagi masyarakat di zaman
modern ini hidup dalam dunia yang serba praktis, sibuk
beraktivitas, maka dengan mengkonsumsi fruit leather dapat
dicukupi kebutuhan akan buah-buahan sumber vitamin ,
mineral dan serat. Selain itu, bagi anak-anak yang termasuk
(picky eater), atau tidak menyukai buah-buahan, dapat juga
mengkonsumsi produk ini, apalagi fruit leather ini dikemas
dengan warna dan aroma jeruk yang khas yang sangat
menarik .Oleh karena itu, fruit leather dapat menjadi pilihan
snack sehat yang berkhasiat bagi masyarakat yang peduli
akan kesehatan.
2. Marmalade Jeruk Pontianak :
Pengolahan jeruk pontianak menjadi marmalade memiliki kelebihan dibandingkan
pengolahan lainnya, karena pengikut sertaan kulit jeruk yang umumnya menjadi
limbah produksi. Selai marmalade juga lebih kaya nutrisi dibandingkan dengan
selai biasa. Kulit buah jeruk pontianak bagian luar dan kulit arinya ternyata
bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Selain itu, terdapat pula
kandungan flavonoid yang berfungsi untuk menghangatkan tubuh. Pada
pembuatan marmalade, digunakan gula pasir (sukrosa) yang tersusun dari
karbohidrat sederhana berupa glukosa dan fruktosa. Modifikasi pada penggunaan
gula dapat dilakukan untuk meningkatkan kembali kandungan gizi marmalade jeruk
terutama kandungan gizi yang memiliki fungsi lebih bagi kesehatan seperti
antioksidan dan vitamin C (Susanto et al., 2011).

3. Serum Wajah Jeruk Pontianak :


Vitamin C yang tinggi pada jeruk Pontianak mempunyai manfaat untuk mencegah
kerusakan sel akibat radikal bebas. Penyakit jantung dan penuaan dini pun dapat
dicegah dengan banyak mengkonsumsi jeruk . Kandungan vitamin C dalam Jeruk
Pontianak bisa meningkatkan produksi kolagen dan meningkatkan elastisitas kulit.
4. Susu Tinggi Kalsium Dari Olahan Kulit Jeruk Pontianak :
Kulit buah jeruk pontianak yang selama ini tidak dimanfaatkan mengandung
senyawa flavonoid yaitu naringin dan hesperidin yang telah terbukti sebagai
fitoestrogen (Choi et al., 2007). Ekstrak kulit jeruk pontianak memiliki efek estrogenik
dalam meningkatkan densitas tulang, memodulasi kolesterol darah, meningkatkan
proliferasi sel payudara dan meningkatkan bobot uterus . Produk susu tinggi kalsium
telah lazim dikonsumsi untuk mengatasi osteoporosis. Oleh karena itu ekstrak kulit
jeruk Pontianak difortifikasikan pada susu tinggi kalsium. Fortifikasi adalah
penambahan zat gizi yang diperoleh atau sengaja ditambahkan dari luar dan bukan
berasal dari bahan pangan asli tersebut dengan kriteria untuk masing-masing
penambahan zat gizi tertentu yang berbeda (BPOM, 2003)

5. Permen Jelly Jeruk Pontianak :


Kandungan pektin yang terdapat pada daging buah dan kulit buah jeruk pontianak
akan sangat bermanfaat jika diolah menjadi permen jelly. Kemampuan pembentukan
gel dari pektin karena penambahan asam dan perlakuan pemanasan merupakan
potensi pembentukan kekenyalan pada produk yang dihasilkan.

Pada dasarnya buah jeruk bisa diolah menjadi berbagai macam olahan produk
Nutrasetika , diantaranya : Pada industri makanan dan minuman dapat diolah menjadi
jam , Jelly , Selai , Minum-minuman pemelihara imunitas tubuh , Infuse water dsb.
Pada industri kosmetik dapat diolah menjadi (pasta gigi, sabun, lotion dan krim) dsb.
Stay at Home, Stay
Creative!
Resources
Almatsier, S. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Martasari, C. dan H. Mulyanto. 2013. Teknik Identifikasi Varietas Jeruk. Iptek Hortikultura. No.
4.
Pracaya, 2000. Jeruk Manis, Varietas, Budidaya dan Pascapanen. Penebar Swadaya, Jakarta.
Soedarya, Prahasta. 2010. Agribisnis Jeruk Bandung. Pustaka Grafita. 182 Hal.
Sarwono. 1994. Budidaya Tanaman Jeruk. Jakarta:Bumi Aksara
Choi, SY, Ko, HC, Ko,SY, Hwang, JH, Park,JG, Kang, SH, Han,SH, Yun,SH, and Kim,SJ,
2007, Correlation between Flavonoid Content and the NO Production Inhibitory Activity of Peel
Extracts from Various Citrus Fruits, Biol. Pharm. Bul, 30:772-778.
Jariyah, Rosida., dan Wijayanti, D. 2007. Pembuatan Marmalade Jeruk Pontianak (Kajian
Proporsi Daging Buah : Albedo) Dan Penambahan Sukrosa. Skripsi. FTI UPN “Veteran”. Jawa
Timur.
Terima kasih