Anda di halaman 1dari 14

CEREBELLUM

Ragil Adi Sampurna


Merupakan pusat kendali motorik halus
Mendapatkan input dari berbagai jaras sensoris, dan
memproses informasi tersebut untuk memodulasi
aktivitas motorik
Secara anatomis...
Terletak di fossa posterior cranium
Terdiri dari dua hemisfer, dan bangunan Vermis yang
memisahkan kedua hemisfer.
Terdapat 3 lobus yang dipisahkan Fissura primer dan
fissura posterolateral
Terhubung dengan batang otak oleh 3 pedunculus
Korteks Cerebellum bertanggung jawab untuk
mengintegrasi dan memproses impuls impuls aferen
Secara Fungsional...
Cerebellum terbagi menjadi 3 komponen :
vestibulocerebellum, bagian yang secara filogenetik tertua,
berfungsi menerima input aferen dari organ vestibular, dan
mengatur keseimbangan ( Lobus Flocculonodularis)
spinocerebellum, berfungsi menerima impuls aferen
proprioseptif dari jaras spinocerebellum dan mengendalikan
posisi tubuh dan gait ( Vermis dan zona Paravermis)
Cerebrocerebellum, merupakan bagian yang paling muda,
berhubungan dengan korteks motorik dan bertanggung
jawab untuk memperhalus dan mengatur presisi gerakan
motorik ( Aspek lateral hemisfer cerebellum)
Struktur Korteks Cerebellum
Molecular layer (stratum moleculare).
Sel Stellata, sel basket
Pukinje cell layer (stratum ganglionare).
Sel sel purkinje
Granule cell layer (stratum granulosum).
Sel sel granular, sel Golgi
Nucleus Cerebellum
Nucleus Dentata
Nucleus Emboliform
Nucleus Globosus
Nucleus Fastigialis
Hubungan Cerebellum dengan Sistem Saraf
Lainnya
Pedunculus Cerebellum Inferior
Aferen :
Fibers from the vestibulocochlear nerve and the vestibular nuclei to the
flocculonodular lobe and fastigial nucleus
Axons from the contralateral olive in the olivocerebellar tract,
The posterior spinocerebellar tract,
A pathway arising in neurons of the cervical spinal cord above the level of the
thoracic nucleus, which ascends in the lateral portion of the fasciculus cuneatus
and undergoes a synaptic relay in the accessory cuneate nucleus of the medulla
Fibers from the reticular formation
Eferen :
The fastigiobulbar tract
Fibers from the fastigial nucleus to the reticular formation (cerebelloreticular
tract) and from the dentate nucleus to the olive (cerebello-olivary tract).
Pedunculus Cerebellum Medial
Aferen :
Traktus Pontocerebellar
Serat aferen dari Nucleus Raphe

Pedunculus Cerebellum Superior


Aferen
Traktus Spinocerebellar anterior
Eferen
Serat eferen menuju Thalamus
Serat eferen menuju Nucleus Rubra
Serat eferen menuju Formatio Reticularis
Kelainan dan Gangguan Fungsi
Vestibulocerebellum
Disequilibrium
Nystagmus
Spinocerebellum
Ataxia
Cerebrocerebellum
Dekomposisi dari gerakan volunter (Dysdiadokokinesia,
Dysmetria, Dyssinergia, Intention Tremor)
Rebound Phenomenon
Hypotonia dan Hyporefleksia
Scanning Dysartria, Dysarthrophonia
Penyebab Gangguan pada Cerebellum
Ischemia dan perdarahan pada Cerebellum
Arteri Cerebellum Superior
Arteri Cerebellum Anterior Inferior
Arteri Cerebellum Posterior Inferior
Tumor Cerebellum
Pylotic Astrocytoma
Medulloblastoma
Hemangioblastoma
Acoustic Neuroma / Vestibular Schwannoma