Anda di halaman 1dari 38

SELAMAT DATANG

PESERTA DIKLAT PENGHULU


PERTAMA DI SUMATERA BARAT

BALAI DIKLAT KEAGAMAAN


PADANG
APRIL 2008
Bismillahirrahmanirra
him
ASSALAMU’ALAIKUM
WR WB
PENYUSUNAN RENCANA KERJA
TAHUNAN DAN RENCANA KERJA
OPERASIONAL PENGHULU
PERTAMA
Oleh:
ABRAR MUNANDA, M. Ag
Kasi Kepenghuluan Bidang Urais
Kanwil Dep. Agama Prov. Sumatera Barat
CURICULUM VITAE
1. Nama : ABRAR MUNANDA, M. Ag
2. TTL : Bukittinggi, 14 Mei 1971
3. Jabatan : Kasi Kepenghuluan Bid Urais
Kanwil Dep. Agama Prov.
Sumbar
4. Alamat Kantor : Jl. Kuini No. 79 B Padang
0751-27444
5. Pendidikan :
 SD 1984 Bukittinggi
 MTsN 1987 Bukittinggi
 MAPK Kt Baru 1990 Padang Panjang
 S1 Fak Syari’ah IAIN Imam Bonjol 1994 Padang
 S2 Konsentrasi Syari’ah IAIN Imam Bonjol 2001
Padang
CURICULUM VITAE
5. Diklat yang pernah diikuti :
 Diklat CPPN 1995 Jakarta
 Diklat PPN 2001 Jakarta
 Diklat Hisab Rukyat 2003 Jakarta
 Diklat Pim Tk. IV 2003 Padang
 Diklat Hisab Rukyat 2006 Padang
 Diklat Fasilitator Penghulu 2007 Jakarta
 Diklat Pengadaan Barang dan Jasa 2007
Padang
CURICULUM VITAE
6. Pengalaman Jabatan :
 Wk. PPN KUA Kec. Padang Barat Kota Padang 1996
 Kepala KUA Kec. Lb. Begalung Kota Padang 2001
 Kepala KUA Kec. Padang Timur Kota Padang 2003
 Kepala Seksi Urais Kandepag Kota Padang 2005
 Kepala Seksi Kepenghuluan Bid Urais Kanwil Dep.
Agama Prov. Sumatera Barat 2007….
Status :
Isteri : 1 orang
Anak : 3 orang
Alamat : Perum Kordang Damai B/15 Kuranji Padang
A. Pendahuluan
Tugas pokok Departemen Agama adalah
menyelenggarakan sebagian tugas
pemerintahan di bidang keagamaan.
Salah satu tugasnya adalah :
menyelenggarakan pelayanan pencatatan
NR bagi warganegara yang beragama
Islam seperti tercantum dalam Undang-
undang Nomor 22 tahun 1946 dan
Undang-undang Nomor 1 tahun 1974.
B. Tujuan
Sebagai acuan bagi Penghulu, Tim
Penilai, dan pejabat lain yang
berkepentingan agar terdapat kesatuan
pengertian dan pemahaman dalam
penyusunan RKT dan RKO Jabatan
Fungsional Penghulu di lingkungan
Departemen Agama
Cara penyajian

 Teori
 Praktik
 Diskusi
 Tanya jawab
Kantor Urusan Agama Kecamatan (KUA)

 Struktur Departemen Agama paling bawah yang


berhadapan langsung dengan masyarakat
 Harus berbenah diri dalam meningkatkan
pelayanan kepada masyarakat
 Aparat KUA harus memiliki penguasaan terhadap
regulasi dan peraturan perundang-undangan
 Tugas pelayanan dan pengelolaan keuangan
Peningkatan kinerja KUA Kecamatan

 Perubahan paradigma pendekatan penguasaan


menjadi pendekatan pelayanan masyarakat
 Upaya menjadikan KUA sebagai unit pelaksana
teknis Urusan Agama Islam berupa unit
struktural yang dipimpin oleh pejabat sturktural
eselon IV/b
 Ada jabatan fungsional sehingga KUA di samping
adanya jabatan struktural eselon IV/b (Kepala
KUA), ada pula jabatan fungsional penghulu
Kewenangan Pencatatan Nikah dan
Rujuk

PMA No. 11 Th. 2007 tentang Pencatatan


Nikah adalah:
 Pegawai Pencatat Nikah (PPN)
 Penghulu Fungsional
 Pembantu PPN
C. Keberadaan Penghulu
 Sudah ada dan menjadi bagian dari
dinamika masyarakat sejak dahulu
 Sudah ada sejak masa kerajaan di
nusantara
 Pada masa kolonial Belanda :
 Penghulu agung untuk tingkat pusat
 Penghulu kepala (Hoofd Penghulu) untuk
tingkat kabupaten
 Penghulu/naib untuk tingkat kecamatan
1. Kebijakan pemerintah tentang
penghulu:
 PP Nomor 16 tahun 1994 tentang Jabatan
fungsional PNS
 Permenpan Nomor : Per/62/M.PAN/6/2005
tentang Jabatan Fungsional Penghulu dan Angka
Kreditnya
 Peraturan Bersama menteri Agama dan Kepala
BKN Nomor 20 tahun 2005 dan Nomor 14A
tahun 2005 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Jabatan Fungsional Penghulu dan Angka
Kreditnya
Melalui kebijakan tersebut
diharapkan:
 Penghulu dapat lebih memotivasi diri dan
meningkatkan profesionalitas
 Melakukan pengembangan karir secara
maksimal sebagai PNS yang memangku
jabatan fungsional
 Mampu menghadapi tuntutan
perkembangan zaman dan dinamika
masyarakat
 Tenaga lapangan yang handal
2. Kriteria Jabfung Penghulu

a. Mempunyai metodologi, teknis analisis, teknis


dan prosedur kerja yang didasarkan atas
disiplin ilmu pengetahuan dan atau pelatihan
teknis tertentu dan sertifikasi.
b. Memiliki etika profesi yang ditetapkan oleh
organisasi profesi
Kriteria Jabfung Penghulu….
c. Dapat disusun dalam suatu jenjang
jabatan berdasarkan tingkat
keahlian bagi jabatan fungsional
keahlian dan tingkat ketrampilan
bagi jabatan fungsional ketrampilan.
d. Pelaksanaan tugas bersifat mandiri.
e. Diperlukan dalam pelaksanaan tugas
pokok dan fungsi organisasi
3. Mekanisme Pelaksanaan Tugas
Penghulu
a. Penghulu dalam melaksanakan tugasnya
menggunakan prinsip manajemen yaitu :
 Perencanaan
 Pelaksanaan
 Pemantauan
 Evaluasi
 Pengembangan profesi Penghulu
Langkah-langkah yang harus ditempuh
sebagai berikut:
1. Langkah pertama:
Pelaksanaan tugas perencanaan
subtansi kepenghuluan yang terdiri dari:
a. Menyusun RKT sesuai rincian tugas masing-masing
jenjang Jabatan/Pangkat Penghulu
b. Menyusun RKO setiap jenis kegiatan yang meliputi:
1) Pendahuluan (latar belakang, tujuan dan
sasaran).
2) Bagaimana proses yang harus dilakukan
(materi/strategi/pokok-pokok kegiatan).
c. Bagaimana instrumen dan bukti fisik yang akan
digunakan.
Langkah-langkah….

2. Langkah kedua:
Pelaksanaan kegiatan kepenghuluan.

3. Langkah ketiga:
Pengendalian dan evaluasi kegiatan
Kepenghuluan
Langkah-langkah….

4. Langkah keempat:
Pengembangan kepenghuluan dan profesi
Penghulu melalui kegiatan penelitian (riset)
dan pengembangan (development) di
bidang substansi tugas kepenghuluan.
b. Pada tingkat unsur, sub unsur kegiatan pada
setiap jenjang jabatan Penghulu pada prinsipnya
sama, namun pada tingkat butir kegiatan
setiap jenjang kepangkatan/jabatan Penghulu,
ada tugas-tugas yang sifatnya sama dan ada
yang berbeda (dimana Penghulu yang memiliki
kepangkatan/jabatan yang lebih tinggi
memperoleh jenis kegiatan yang sifat dan
tingkat analisis dan upaya mental yang lebih
berat).
c. Pada prinsipnya setiap jabatan fungsional
Penghulu melaksanakan tugas secara mandiri,
namun dalam proses pelaksanaan kegiatan
antara seorang Penghulu yang berada dalam
satu jenjang tertentu saling berkait yakni hasil
kerja (output) Penghulu yang berada pada satu
jenjang tertentu menjadi bahan (input) bagi
seorang Penghulu yang berada dalam jenjang
jabatan lainnya.
Contoh:
Pendataan kel pra sakinah dan sakinah I oleh
penghulu pertama menjadi input bagi kegiatan
penghulu muda
d. Dalam rangka melaksanakan tugas sesuai
dengan rincian kegiatan yang telah ditetapkan,
maka untuk Penghulu penyampaian bukti fisik
dari setiap pelaksanaan tugas yang dilakukan,
maka kelompok kerja Penghulu (Pokjahulu)
tingkat Kab/Kota merumuskan terlebih dahulu
instrumen bukti fisik yang akan digunakan
dalam melaksanakan setiap kegiatan atas dasar
pemahaman terhadap diskripsi tugas yang telah
dijelaskan pada teknis pelaksanaan setiap
kegiatan jabatan fungsional Penghulu.
e. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana
dimaksud pada angka 4 di atas dapat dilakukan
oleh suatu tim yang dibentuk oleh Pokjahulu
yang terdiri dari beberapa orang Penghulu atau
menunjuk seorang Penghulu untuk menyusun
draft atau konsep yang selanjutnya dibahas dan
disempurnakan bersama dalam suatu forum
diskusi yang dihadiri para Penghulu Kab/Kota
yang bersangkutan dan unsur tim penilai angka
kredit Jabatan Fungsional Penghulu. Kumpulan
instrumen yang telah disepakati dan
disempurnakan bersama, ditetapkan, dengan
Surat Keputusan Kepala Kandepag
Kabupaten/Kota untuk digunakan oleh setiap
Penghulu dan dijadikan standart oleh Tim
Penilai Angka Kredit dalam pelaksanaan tugas.
05/19/20 25
D. Tugas Pokok Penghulu
1. Melakukan perencanaan kegiatan kepenghuluan
2. Pengawasan pencatatan nikah/rujuk
3. Penasihatan dan konsultasi nikah/rujuk
4. Pemantauan pelanggaran ketentuan nikah/rujuk
5. Pelayanan fatwa hukum munakahat
6. Bimbingan muamalat
7. Pembinaan keluarga sakinah
8. Pemantauan dan evaluasi kegiatan
kepenghuluan
9. Pengembangan kepenghuluan
E. Rincian tugas dan kegiatan
penghulu pertama
1. Menyusun rencana kerja tahunan (RKT)
kepenghuluan
2. Menyusun rencana kerja operasional (RKO)
kegiatan kepenghuluan
3. Melakukan pendaftaran dan meneliti
kelengkapan administrasi pendaftaran
kehendak nikah/rujuk
4. Mengolah dan memverifikasi data calon
pengantin
5. Menyiapkan bukti pendaftaran nikah/rujuk
Rincian tugas dan kegiatan penghulu
pertama….
6. Membuat materi pengumuman peristiwa
nikah
7. Mengolah dan menganalisis tanggapan
masyarakat terhadap pengumuman
peristiwa nikah
8. Memimpin pelaksanaan akad nikah/rujuk
melalui proses menguji kebenaran,
syarat dan rukun nikah/rujuk dan
menetapkan legalitas akad nikah/rujuk
Rincian tugas dan kegiatan penghulu
pertama….
9. Menerima dan melaksanakan tawkil wali
nikah/tawliyah wali hakim
10. Memberikan khutbah, nasihat dan do’a
nikah/rujuk
11. Memandu pembacaan sighat taklik talak
12. Mengumpulkan data kasus pernikahan
13. Memberikan penasihatan dan konsultasi
nikah/rujuk
Rincian tugas dan kegiatan penghulu
pertama….
14. Mengindentifikasi kondisi keluarga pra
sakinah
15. Mengidentifikasi keluarga sakinah I
16. Membentuk kader pembina keluarga
sakinah
17. Melatih kader pembina keluarga sakinah
Rincian tugas dan kegiatan penghulu
pertama….
18. Melakukan konseling kepada kelompok
keluarga sakinah
19. Memantau dan mengevaluasi kegiatan
kepenghuluan
20. Melakukan koordinasi kegiatan lintas
sektoral di bidang kepenghuluan
F. Penyusunan Rencana Kerja
Tahunan
1. Identitas penghulu
2. Kegiatan
3. Sub Kegiatan
4. Butir Kegiatan
5. Sasaran/Tujuan
6. Volume kegiatan
7. Nilai Angka Kredit
NAMA/NIP :……………………………………………
JABATAN/PANGKAT :……………………………………………
UNIT KERJA/TEMPAT TUGAS :……………………………………………

No Kegiatan Sub Butir Sasaran/ Volume Nilai AK


Kegiatan Kegiatan Tujuan Kegiatan
1 2 3 4 5 6 7

Mengetahui/Telah disahkan Bukittinggi, April 2008


Dalam rapat Pokja Hulu Tgl…April 2008 Penghulu
Ketua Pokja Hulu

___________________ _________________
NIP. NIP.
G. Penyusunan Rencana Kerja
Operasional
1. Identitas Penghulu
2. Butir Kegiatan
3. Volume Kegiatan
4. Satuan Waktu
5. AK/Butir Kegiatan
6. Jumlah Waktu
7. Jumlah/AK
NAMA/NIP :……………………………………………
JABATAN/PANGKAT :……………………………………………
UNIT KERJA/TEMPAT TUGAS :……………………………………………

No Butir Volume Satuan AK/Butir Jumlah Jumlah


Kegiatan Kegiatan Waktu Kegiatan Waktu AK
1 2 3 4 5 6 7

Mengetahui/Telah disahkan Bukittinggi, April 2008


Dalam rapat Pokja Hulu Tgl…April 2008 Penghulu
Ketua Pokja Hulu

___________________ _________________
NIP. NIP.
H. Penutup
 Masih jauh dari kesempurnaan
 Butuh kontribusi dalam upaya
penyempurnaan
 Kebersamaan, sumbangan pemikiran dan
kebijakan kongkrit sangat dibutuhkan
dalam upaya meningkatkan eksistensi dan
profesionalisme penghulu
Alhamdulillahirabbil’
alamin
WASSALAMU’ALAIKUM
WR WB