Anda di halaman 1dari 9

Fungsi Kuadrat

Bentuk umum Fungsi Kuadrat:


y= f(x) = ax2 + bx + c ……………………………. (1)

Dimana:
y = variabel bergantung
x = variabel bebas
a,b,dan c adalah konstanta dengan nilai a ≠ 0
Fungsi Kuadrat mempunyai model kurva lengkung
(parabola) seperti berikut:
Suatu kurva parabola mempunyai satu titik puncak
(vertex).
Titik puncak (vertex) adalah titik yang menunjukkan
prubahan gerak dari suatu fungsi, titik puncak ini juga
dikatakan sebagai titik tertinggi untuk kurva terbuka
kebawah dan/atau titik terendah untuk kurva terbuka
keatas (titik ekstrem).
Koordinat titik puncak dari suatu kurva parabola,
dinyatakan dengan formulasi:
 b D
 ,  ……………………………………. (2)
 2a 4a 
Dimana:
D = Diskriminan =  b 2  4ac 
(a,b, dan c) = konstanta dari persamaan kuadrat

Untuk y = 0, persamaan y = ax2 + bx +c, fungsi akan


memotong sumbu x, adapun untuk menentukan titik
potong dengan sumbu x tersebut, selanjutnya
persamaan akan menjadi : ax2 + bx + c = 0. dengan
nilai-nilai x1 dan x2 ditentukan seperti berikut :

 b  b 2  4ac
x1, 2  …………………………………. (3)
2a
Contoh:
Jika diketahui, f(x) = x2 – 6x + 4, maka tentukan:
a. Titik puncak fungsi tersebut
b. Grafik fungsinya
Bentuk kurva parabola dapat diperhatikan dari nilai a dan
nilai diskriminan D, ada 6 macam bentuk kurva parabola,
antara lain:
1. Jika a > 0 dan D > 0, maka kurva parabola akan terbuka
keatas dan memotong sumbu x pada dua titik yang
berlainan
2. Jika a > 0 dan D = 0, maka kurva parabola akan terbuka
keatas dan menyinggung sumbu x pada dua titik yang
berimpit
3. Jika a > 0 dan D < 0, maka kurva parabola akan keatas
dan tidak menyinggung sumbu x dimanapun
4. Jika a < 0 dan D > 0, maka kurva parabola akan terbuka
kebawah dan memotong sumbu x pada dua titik yang
berbeda
5. Jika a < 0 dan D = 0, maka kurva parabola akan
terbuka kebawah dan menyinggung sumbu x pada
dua titik yang berimpit
6. Jika a < 0 dan D < 0, maka kurva parabola akan
terbuka kebawah dan tidak memotong sumbu x
dimanapun