Anda di halaman 1dari 12

Fungsi dan Komponen Unit Tata Udara Domestik

Oleh : Suyanto, ST. MT


TATA UDARA
DOMESTIK

Unit tata udara domestik


atauresedintal air
conditioner yang beredar di Model Stasioner
Indonesia, merupakan Terpasang tetap dan tidak bisa dipindahkan tempatnya
sewaktu-waktu
peralatan rumah tangga
yang digunakan untuk
keperluan kenyamanan
tubuh melalui proses
pendinginan. Di pasaran Model Portabel
tersedia banyak tipe unit Tidak terpasang tetap, dan sewaktu-waktu bisa
tata udara untuk memenuhi dipindakhan sesuai kebutuhan ruangan

kebutuhan konsumen.
KONFIGURASI
AIR CONDITIONER
(AC)
1. Sistem paket : semua
komponen utama
terletak dalam satu
paket kontainer yang Sistem Paket
kompak, misalnya AC semua komponen utama terletak dalam satu paket
Window. kontainer yang kompak, misalnya AC Window.

2. Sistem split: komponen


utama terbagi dalam
dua kontainer, yaitu unit
in door yang terdiri dari Sistem Split
fan dan koil evaporator, komponen utama terbagi dalam dua kontainer, yaitu unit
unit out door yang terdiri in door yang terdiri dari fan dan koil evaporator, unit out
door yang terdiri dari kompresor, kondenser, dan pipa
dari kompresor, kapiler.
kondenser, dan pipa
kapiler.
Konfigurasi Penjelasan
Komponen AC Window Komponen AC Window (1)
AC Window merupakan AC yang komponen-komponennnya menjadi stau unit,
dengan nama dan fungsi dari masing-masing komponen sebagai berikut

Adalah plat paling luar dari AC yang berfungsi


Casing sebagai kulit penutup komponen-komponen AC

Pipa –pipa kondensor yang berbentuk koil. Pada


Condensor
koil kondensor ini terjadi perubahan wujud freon
Coil dari gas menjadi cair

Kipas kondensor, berfungsi meniupkan udara luar


Condensor sebagai pendingin kondensor, sehingga suhu
Fan kondensor turun, dan freon yg tadinya berwujud gas
berubah menjadi cair
Blower Motor Adalah motor listrik yg berfungsi memutar kipas
+ Vent pendingin kondensor

Evaporator Pipa –pipa evaporator yang berbentuk koil. Pada


koil evaporator ini terjadi perubahan wujud freon
Coil dari cair menjadi gas

Adalah blower yang berfungsi mengalirkan udara


Evaporato dalam ruangan melewati sela-sela koil evaporator,
Blower udara ini terdinginkan, dan kemudian ditiupkan lagi ke
ruangan, sehingga suhu ruangan menjadi dingin.
Konfigurasi Penjelasan
Komponen AC Window Komponen AC Window (2)
AC Window merupakan AC yang komponen-komponennnya menjadi stau unit,
dengan nama dan fungsi dari masing-masing komponen sebagai berikut

Evaporator Adalah motor listrik yang berfungsi memutar


blower evaporator,
Van Motor
Adalah kisi-kisi pengarah tiupan udara yang
Louver dialirkan oleh evaporator blower

Fan Control Berfungsi mengatur kecepatan putaran kipas atau


blower evaporator

Adalah pengatur an saklar otomatis yang bekerja


Thermo Stat berdasarkan suhu (on/off menyesuaikan seting
suhu)
Adalah panel yang tersusun dari komponen-
Control Panel komponen pengaturan pada AC window
Bagian2 Indor (AC Split)
Blower
Koil Evaporator Berfungsi menggerakkan udara melewati
sela-sela evaporator koil, sehingga udara
Pipa –pipa evaporator yang berbentuk koil.
menjadi dingin
Pada koil evaporator ini terjadi perubahan
wujud freon dari cair menjadi gas

Panel
Komponen elektrik yang berfungsi mengatur
Grip
kelistrikan pada indor
Berfungsi mengarahkan tiupan udara dingin

Motor Blower
Berfungsi memutar blower evaportaor
Bagian2 Outdor (AC Split)
Pipa Kapiler
Koil Kondensor Adalah pipa berlubang kecil yang dibentuk
spiral, berfungsi menurunkan tekanan freon
Pipa –pipa kondensor yang berbentuk koil.
secara drastis, sehingga suhunya juga
Pada koil kondensor ini terjadi perubahan
turun drastis
wujud freon dari gas menjadi cair

Freon Container
Adalah tampungan freon, sebelum freon masuk
Kipas Kondensor
kompresor
Berfungsi mengalirkan udara melewati sela-sela
kondensor, sehingga suhu freon pada
kondensor turun, dan wujudnya berubah dari
gas menjadi cair (mengembun). Kompresor
Berfungsi menaikkan tekanan freon, yang
diikuti dengan kenaikan suhu freon. Freon pada
kompresor berwujud gas.
Spesifikasi Beberapa AC Split
1 PK 2 PK
Daya AC 0.5 PK 0.75 PK

Jenis Freon R410A R410A R22 R22


Daya Listrik 250-320 Watt 250-530 Watt 295-1.100 Watt 420-2.300 Watt
4.050-10.900 Btu/ H 5.100-20.100Btu/H
Kapasitas Pendinginan 3.900-5.000Btu/H 3.900-7.000Btu/H
indoor ( 283 x 770 x 198 ) indoor ( 283 x 800 x 195)
indoor ( 283 x 770 x 198 ) indoor ( 290 x 1.050 x 250)
Ukuran Indoor/ Outdoor outdoor ( 550 x 658 x 275 )
outdoor ( 550 x 658 x 275 ) outdoor ( 550 x 765 x 285 )
outdoor ( 735 x 825 x 300 )

Ukuran Pipa yg ¼”X½” ¼ ” X 5/ 8”


digunakan
¼ ” X 3/ 8” ¼ ” X 3/ 8”

3 X 2.5 mm
Ukuran Kabel Listrik 3 X 1.5 mm 3 X 1.5 mm 3 X 1.5 mm

Mahasiswa harus memahami maksud dari masing – masing spesifikasi baik Daya AC, Jenis Freon,
Daya Listrik, Kapasitas Pendinginan, Ukuran indoor/ outdoor, ukuran pipa, maupun ukuran kabel
AC 1 PK....???
01 Pengertian Daya AC

Daya AC (Watt) adalah besaran yang didapatkan dari perkalian antara


Arus listrik (Ampere) dan Tegangan Listrik (Volt)

P=I x V01 Arus listrik yang dipakai oleh AC nilainya biasanya tercantum dalam
Name Plate AC tersebut, ada yg bernilai 3 Ampere, 3,2 Ampere, 3,4
Ampere.

Tegangan listrik adalah tegangan listrik PLN yang dilainya setara dengan
220 Volt

02 PK ???

PK adalah singkatan dari Parde Krah (Daya Kuda)

1 PK bernilai setara dengan 735 Watt/ Jam

Namun AC 1 PK biasanya membutuhkan daya sekitar 840 Watt, 1 PK


atau 735 Watt / Jam adalah daya kompresor, sedangkan selebihnya
adalah daya dari komponen yg lain semisal motor kipas dan blower
BTU/ H...???
Britis Thermal Unite / Hours (BTU/H)

Satu BTU dinyatakan sebagai jumlah panas yang diperlukan untuk


menaikkan air sebanyak satu pound sebesar satu derajat
fahrenheit.

Dalam jargon dunia tata udara (air conditioner atau disingkat


dengan AC), istilah BTU mengukur jumlah panas suatu unit room
AC yang dapat dipindahan dari satu ruang.

Jadi BTU/ H adalah jumlah panas yg diperlukan untuk menaikkan


suhu air 1 pound setiap 1 derajat Fahrenheit setiap 1 jam.
Menentukan Ukuran AC
Bagaimana menentukan ukuran AC yg dibutuhkan oleh ruangan ???

 Langkah pertama adalah menghitung luasan ruang yang akan


dipasang AC.
 Kemudian kalikan dengan standar panas dalam ruangan seluas 1
meter persegi, yaitu 500 BTU /H
 Misal: Ruangan yang akan dipasang AC berukuran 3x4 meter.
Untuk menghitung AC yangdibutuhkan , luas ruangan 3x4 meter
adalah:

Luas
3 x 4 = 12 M2

NILAI BTU/H
Luas x 500 = 12 x 500 = 6000 BTU/H
Menentukan PK AC
TABEL hubungan BTU/H dan PK AC

Konversi dari sistem daya AC  


 
½ pk setara dengan 5000 BTU/hr
¾ pk setara dengan 7000 Btu/hr
1 pk setara dengan 9000 btu/hr
1 ½ pk setara dengan 12000 btu/hr
2 pk setara dengan 18000 btu/hr
2 ½ pk setara dengan 24000 btu/hr
3 pk setara dengan 28000 btu/hr

Jadi ???
Ruangan 12 M2 yang
membutuhkan 6000BTU/H
membutuhkan AC dengan daya
¾ PK