Anda di halaman 1dari 15

MANAJEMEN APOTEK

Definisi Manajemen

Manajemen didefinisikan sebagai suatu usaha atau kegiatan yang


dilaksanakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan dengan menggunakan bantuan orang lain.

Definisi lain, manajemen adalah seni dan ilmu tentang perencanaan,


pengorganisasian, pengarahan, koordinasi dan pengawasan usaha
manusia dan sumber-sumber untuk kebaikan umum dalam rangka
kerja organisasi dan lingkungan ekonomi perusahaan.
Ada 3 alasan utama diperlukannya manajemen :
• Mencapai tujuan
manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan pribadi
• Menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling
bertentangan
manajemen dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan,
sasaran, dan kegiatan yang saling bertentangan dari pihak-pihak
yang berkepentingan dalam organisasi, seperti pemilik dan karyawan,
kreditur, pelanggan, konsumen, serikat kerja, asosiasi perdagangan,
masyarakat dan pemerintah.
• Mencapai efisiensi dan efektivitas
mengukur efisiensi dan efektivitas bergantung pada kemampuan
membuat orang lain melaksanakan fungsi-fungsi manajemen dengan
baik
Unsur atau Sarana Manajemen

1. Man : unsur/sarana manajemen penting


2. Money : sarana utama untuk mencapai tujuan
3. Material : sarana pokok dlm melakukan usaha
4. Method :efektif dan efisien dlm produksi
5. Machine : sarana yg penting dalam dunia modern
6. Market : menentukan apakah hasil dapat diterima konsumen atau
tidak
Prinsip-Prinsip Manajemen

1. Prinsip Pembagian Kerja (division of work) : kemampuan, pendidikan, dan


keterampilan, keadaan fisik dan psikisnya
2. Prinsip wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility) : jelas
batasannya dan harus menganut prinsip keseimbangan antara wewenang dan
tanggung jawab
3. Prinsip kesatuan komando (unity of command) : hrs sama dari atas sampai bawah
4. Prinsip KISS (koodinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplikasi)
Koordinasi : kerja sama antara badan, unit, atau bagian dalam pelaksanaan tugas
tertentu untuk mencapai tujuan
Integrasi : menyatukan berbagai bagian dlm organisasi sehingga merupakan suatu
kebulatan pemikiran dan tindakan ke arah tujuan yg sama
Sinkronisasi : selaras atau sesuai antara kegiatan
5. Prinsip tertib dan disiplin : untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan bermutu
6. Prinsip semangat kesatuan : memiliki jiwa kesatuan, rasa senasib dan
seperjuangan mulai dari tingkat yang paling atas sampai paling bawah
7. Prinsip keadilan dan kejujuran
Fungsi-Fungsi Manajemen
• Perencanaan (planning)
perumusan tentang apa yang akan dicapai serta tindakan-tindakan yang akan
dilakukan untuk mencapai tujuan yang dikehendaki dengan memperhitungkan
kemampuan yang dimiliki.
unsur perencanaan : 5W (what, why, where, when, who) dan 1 H (how)
• Pengorganisasian (organizing)
organisasi adalah sistem kerja sama antara sekelompok orang dan kelompok
lainnya secara teratur mengenai hubungan tugas, wewenang dan tanggungjawab
dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya
• Pelaksanaan/penggerakkan (actuating)
merupakan inti manajemen karena kegiatan dalam fungsi ini berhubungan
langsung dengan faktor manusia, yaitu bawahan
faktor pelaksanaan/penggerakkan : Leadership, communication, facility, human
relation
• Pengawasan (controlling)
APOTEK

Adalah Tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian dan penyaluran


perbekalan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya.

Pekerjaan kefarmasian :
Pengolahan, peracikan, pengubahan bentuk, pembuatan,
pencampuran, penyimpanan, dan penyerahan perbekalan (undang-
undang kesehatan no 23 thn 1992)
berdasarkan PP 51 thn 2009 tentang pekerjaan kefarmasian adalah
pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi,
pengamanan, pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian atau
penyaluran obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter,
pelayanan informasi obat serta pengembangan obat, bahan obat, dan
obat tradisional (Bab 1 pasal 1)
MANAJEMEN APOTEK

1. Manajemen Keuangan
2. Manajemen Pembelian
Defecta, pengelolaan vendor, pemilihan item brg yg hrs dibeli dgn
memperhatikan FIFO dan FEFO, kinetika arus barang serta pola
epidemiologi masyarakat sekitar apotek.
3. Manajemen Penjualan (tunai, kredit, dan kontraktor)
4. Manajemen Persediaan barang (gudang, persediaan barang
racikan, kinetika arus barang) berhubungan langsung dgn
manajemen pembelian
5. Manajemen Pemasaran (pengelolaan dan tehnik pemasaran) byk
diterapkan pada apotek modern
6. Manajemen Khusus (pengelolaan untuk apotek yg dilengkapi dgn
lab klinik)
INTERNAL BISNIS

1. Manajemen stok
mencegah working capital yg disebabkan overstock
2. Manajemen SDM
Sikap dan budaya yang ditunjukkan oleh karyawan pada
konsumen sgt mempengaruhi tingkat persepsi positif konsumen
terhadap apotek
3. Manajemen financial
cost (biaya) yg mendatangkan keuntungan/profit dpt teridentifikasi
oleh manajer financial
LAYANAN KONSUMEN dan PEMELIHARAAN JARINGAN

1. Pemeliharaan basis data konsumen


apotek direkomendasikan untuk memiliki basis data yang meliputi
riwayat kesehatan, riwayat pembelian, serta alamat dan kontak
pasien
2. Pemeliharaan jaringan
apotek membangun jejaring apotek kawasan, manajemen stok
akan menjadi stok akan menjadi lebih efisien
KEGIATAN NON-TEKNIS KEFARMASIAN

1. Pembukuan (buku bank, buku kas, buku permintaan barang


apotek, buku penerimaan barang, buku laporan penjualan apotek,
buku pembelian, dan buku penjualan pedagang besar
2. Pelaporan (laporan narkotik dan psikotropik)
dilaporkan kepada Kantor Wilayah Departemen Kesehatan, stock
opname narkotika dan psikotropika diadakan sebulan sekali pada
tgl satu dan dibuat laporannya 3 rangkap (dinkes kota/kab, badan
POM provinsi dan arsip apotek.
ADMINISTRASI APOTEK

Administrasi secara sempit diartikan tata usaha, yaitu segala


kegiatan yang berkaitan dgn menghimpun, mencatat, mengolah,
menggandakan, mengirim dan menyimpan keterangan-
keterangan yang diperlukan dalam setiap kantor
Administrasi yg biasa dilakukan di apotek

1. Administrasi Pembukuan (mencatat keluar masuknya uang disertai


bukti pengeluaran dan pemasukan)
2. Administrasi Penjualan (penjualan resep, penjualan bebas,
langganan, pembayaran secara tunai)
3. Administrasi Pergudangan (pencatatan penerimaan barang dari
mana dan pengeluaran barang untuk apa dan kepada siapa serta
masing2 barang diberi kartu stok)
4. Administrasi Pembelian (pencatatan pembelian harian scr tunai
atau kredit dan dicatat dari mana, nota-nota dikumpulkan dan
diarsipkan)
5. Administrasi Kepegawaian (absensi karyawan dan pencatatan
kedudukan, gaji dan pendapatan lainnya dari karyawan)
Pelayanan Di Apotek

• Pelayanan Resep
memenuhi persyaratan administrasi, kesesuaian farmasetik dan
kesesuaian farmakologi/farmasi klinis
persyaratan administrasi meliputi nama dokter, SIP (surat izin
praktik), alamat dokter, tgl penulisan resep, tanda tangan/paraf
dokter penulis resep, nama pasien, alamat pasien, umur pasien,
jenis kelamin, dan berat badan pasien, nama obat, potensi, dosis,
jumlah yg diminta, cara pemakaian yg jelas dan informasi lainnya.
• Promosi dan Edukasi
• Pelayanan residensial (home care)
apoteker membuat catatan pengobatan (medical record)
Kewajiban-Kewajiban Apotek

1. Pajak
2. Pajak penghasilan
3. Pelaporan narkotika dan psikotropika
4. Pelaporan morfin dan petidin
5. Pelaporan prekursor