Anda di halaman 1dari 21

Pemicu 1

Part 2,3,4
1. Ramanti Hantiyana (1806182334)
2. indira aisha P. (1806182422)
3. Farhan muzanni (1806182435)
4. Seshariani Rahma M (1906435630)
5. Yori Timotius B. (1806233524)
Part 2
Zulfa is asked by Pak Kuncung the
following problem. According to the Gibbs
phase rule, if water vapor is stable in the
single phase region, what is the degree of
freedom for this pure fluid? If you know its
temperature and total volume, could you
determine the values of all other intensive
variables of water?

3
A. Degree of freedom for pure fluid

Pada Sistem Kimia dikenal terdapat 3 macam sistem berdasarkan hubungannya dengan
komponen yaitu:
1.    Sistem Satu Komponen
Salah satu system satu komponen adalah etanol Pa atau etanol murni dimana tidak ada
kandungan air didalamnya atau dapat dikatakan sebagai cairan pekat. Hal tersebut berarti
etanol dalam satu fasa yaitu cairan, sehingga dapat dituliskan:
F = C –P + 2 = 1 – 1+ 2 = 2
Karena hasil yang didapatkan adalah 2 maka system dapat disebut dengan system
bivariant.

4
Adapun pada sistem satu komponen bisa saja terdiri atas dua fasa sehingga didapatkan
nilai F = 1. Sistem dengan nilai F=1 dinamakan system univarian.

Jika terdapat tiga fasa dalam suatu system dalam satu


komponen maka didapatkan nilai F= 0, sehingga dapat
dikatakan merupakan system invarian.

5
2.   Sistem Dua Komponen
Sistem dengan dua komponen juga dapat terdiri atas zat-zat dengan fasa yang sama
maupun berbeda. Adapun rumus umum untuk derajat kebebasan adalah sebagai berikut:
F=C–P+2=4–P
3.      Sistem Tiga Komponen
Jumlah derajat kebebasan untuk system tiga komponen pada suhu dan tekanan tetap
dapat dinyatakan sebagai berikut:
F=3–P
Maka, Degree of freedom untuk fluida murni dalam kestabilan
tunggal sesuai dengan sistem satu komponen pada 1 fasa :
F = C –P + 2 = 1 – 1+ 2 = 2

6
b. If you know its temperature and total volume, could
you determine the values of all other intensive variables
of water?
Intensive Properties : Extensive Properties
- Tidak bergantung pada jumlah materi dan - Bergantung pada banyaknya materi dan
ukuran, ukuran.
- Contoh - Contoh
- titik didih, titik lebur, massa jenis, - massa,volume,berat, luas permukaan,
Energi dalam,mol.
warna, temperature (suhu.

Suhu merupakan variabel intensif, karena suhu tidak bergantung pada jumlah materi dan
merupakan variabel independen.
Volume merupakan variabel ekstensif. Variabel yang bergantung pada jumlah materi pada
sistem.

7
Fakta secara eksperimen menyatakan bahwa dua properties dibutuhkan untuk
mendefinisikan suatu keadaan substansi murni pada keseimbangan atau proses
yang steady atau quasi – steady.  Untuk gas kompresibel yang sederhana seperti
air, berlaku :
P = P(v,T), atau v = v(P,T), atau T = T(P,v),
• V= volume per unit massa
• P – tekanan
• T= temperature

Hal ini juga menjelaskan bahwa jika kita mengetahui variabel v dan T, kita
otomatis mengetahui nilai variabel P. Dan begitu seterusnya

8
Part 3
Zidan is reponsible to explain phase
diagram of a substance other than water.
Help him find out the reasons why dry ice
(solid CO2) is used to keep ice cream stays
cold and not melt? Use the following PT
diagram of CO2.

10
Jawab :
✗✗  
Tekanan : 1 bar
✗ Suhu ruangan : 298 K (25°C)
✗ Es krim memiliki titik beku sama
dengan air.
✗ Es kering memiliki titik penguapan
(titik beku)/ suhu es kering jenuh
sebesar 195 K
✗ Kondisi kritis : tekanan (78 bar) dan
suhu kritis(300 K

11
Part 4
Zulfa’s suggestions
Zulfa suggested that after learning the phases of a pure compound
and the PVT data, they should tackle the first law of
thermodynamics. She suggested the following problems for the group
to try to solve:
(a) Steam enters the condenser of a vapor power plant at 0.1 bar
with a quality of 0.95 and condensate exits at 0.1 bar and 45°C.
Cooling water enters the condenser in a separate stream as a liquid
at 20°C and exits as a liquid at 35°C with no change in pressure.
Heat transfer from the outside of the condenser and changes in the
kinetic and potential energies of the flowing streams can be ignored.
For steady-state operation, determine the ratio of the mass flow rate
of the cooling water to the mass flow rate of the condensing stream.

13
(b) The rigid tank illustrated below has a volume of
0.06 m3 and initially contains a two-phase liquid–
vapor mixture of H2O at a pressure of 15 bar and a
quality of 20%. As the tank contents are heated, a
pressure-regulating valve keeps the pressure
constant in the tank by allowing saturated vapor to
escape. Neglecting kinetic and potential energy
effects. Determine the total mass in the tank, in kg,
and the amount of heat transfer, in kJ, if heating
continues until the final quality is x = 0.5.

14
Berdasarkan hukum
1. P = 0,1 bar 2. P = 0,1 bar
termodinamika 1,
X = 0,95 T = 45°C
didapatkan persamaan :
A
 
∆U+∆K+∆P=Q-W B
Q= ∆U=0
3. T = 20°C 4. T = 35°C

15
Tabel Compressed Liquid
 Pendekatan ke kondisi jenuh karena

X = 0,95 atau dianggap jenuh

Memakai rumus

Volume spesifik dapat diganti dengan


entalphy, entropi, energi dalam

Mencari volume spesifik dari table jenuh


lalu mendapatkan volume spesifik

Dan mencari h (entalpi) menggunakan


tekanan 0.1 bar dan volume spesifik dari
persamaan

16
Mencari nilai entalpi menggunakan persamaan
kualitas

Sumber : engineeringtoolbox


= 191.84
  + 0.95(2584.78-191.84) = 2465.133 kJ/kg
No h (kJ/Kg)

1 2465.13 Saturated Table

2 188,4 Table compressed liquid

3 83,92 Table compressed liquid

4 146,64 Table compressed liquid

  𝑚𝑏 188,4 − 2465 .13


= =36,3
𝑚𝑎 83,92 − 146,64

18
Jawaban :
b)
   

19
Sumber : Fundamentals of Engineering Thermodynamics, Moran, M., Edisi ke-7

20
V
Tekanan
(Bar) Kualitas (m33/kg) h (kg/kJ)

15
15 0,2
0,2 0,02756
0,02756

15 0,5 - 1818,57
15 0,5 - 1818,57

   

 
Jadi massa yang tersisa di tangki setelah proses pemanasan
adalah 1,1 kg. Panas yang berpindah adalah sebesar 1298,59 kJ

21