Anda di halaman 1dari 22

Alat-alat kesehatan di poliklinik

THT
Disusun oleh
ERMIDA DIANI HASIBUAN
1948201043
THT
 THT (telinga, hidung dan tenggorokan) adalah
cabang kedokteran yang mengkhususkan diri
dalam diagnosis dan pengobatan telinga, hidung,
tenggorokan, dan gangguan kepala dan leher.
Praktisinya disebut ahli bedah THT atau ahli
THT. Sinonim dengan otorinolaringologi.
Klinik THT
 Klinik THT adalah pusat layanan konsultasi,
diagnosa dan terapi bagi pasien dengan
permasalahan telinga, hidung dan sinus
paranasal, serta tenggorokan.
 Klinik THT ini juga didukung dokter ahli THT
yang profesional dan dilengkapi peralatan
dignostik lengkap seperti Endoskopi THT dengan
Monitor dan Audiometri.
ALAT MEDIS DI POLI THT
 Diagnostic set adalah
perlengkapan untuk
keperluan diagnostik
yang diatur dan di tata
dalam suatu kotak yang
tertutup. Isinya terdiri
dari otoscope, ear
speculum, nasal
speculum, laryngeal
mirror, tongue spatel dan
battery handle.
 LED Headlamp adalah
alat bantu penerangan
yang biasa di gunakan
oleh dokter spesialis THT.

 Pasang lampu kepala shg


tabung lampu berada di antara
kedua mata.
 Letakkan telapak tangan kanan
pd jarak 30 cm di depan mata
kanan
 Mata kiri ditutup
 Proyeksi tabung harus tampak
terletak medial dari proyeksi
cahaya & saling bersinggungan
 Otoscope adalah alat optik yang
digunakan untuk memeriksa rongga
telinga. Fungsinya untuk melihat
apakah ada infeksi atau kotoran
telinga.

 Pegang otoskop diantara ibu jari dan


jari telunjuk, ditopang dengan jari
tengah (tangan kanan untuk telinga
kanan dan tangan kiri untuk telinga
kiri)

 Luruskan liang telinga pada pasien


dewasa dan anak dengan menarik
daun telinga ke atas dan ke belakang
(pada bayi ke bawah dan ke
belakang).
 Serumen hak
adalah alat untuk
mengambil kotoran
ato serumen di
dalam telinga.
 Ear speculum/ spekulum
telinga adalah alat untuk
memeriksa rongga telinga.
 Spekulum di fixasi dengan
ibu jari dan jari telunjuk,
daun telinga di jepit
dengan menggunakan jari
tengah dam jari manis
tangan kiri, sebaliknya di
lakukan apabila ingin
memeriksa telinga kiri
 Spatula lidah / Tongue
spatula adalah alat
untuk menekan lidah
agar dapat melihat lebih
jelas keadaan di
tenggorokan. Bahannya
ada yang terbuat dari
kayu, plastik dan
logam. Bentuknya pun
bermacam-macam
 Laryngeal mirror adalah
kaca untuk memeriksa
keadaan tenggorokan.
Ukurannya berbeda-beda
mulai dari diameter 6 mm
sampai dengan 30 mm.

 Cara pemakaian, cermin


dimasukan ke belakang
rongga mulut dengan
permukaan cermin
menghadap ke atas
 Garpu tala adalah alat yang
berbentuk seperti  berbentuk
huruf y)dan beresonansi pada 
frekuensi tertentu bila
dihentakkan pada suatu
benda. Garpu tala hanya
bergetar pada satu frekuensi,
misalnya nada a' dengan
frekuensi 440 Hertz.

 Cara menggunakan garpu


tala yaitu garpu tala di
pegang pada tangkainya dan
salah satu tangan garpu tala di
pukul pada permukaan yang
berpegas seperti punggung
tangan atau siku.
 Audiometer adalah peralatan
elektronik untuk menguji
pendengaran, di perlukan untuk
mengukur ketajaman pendengaran.

 Cara pemakaian : telinga pasien


akan diberikan stimulus bunyi /
suara percakapan dengan tingkat
intensitas suara dan nada yang
berbeda melalui earphone.
Stimulus bunyi nada yang
diberikan adalah nada-nada yang
paling penting untuk memahami
percakapan. Kemudian pasien
diminta untuk memberi respon
apakah mendengar stimulus
tersebut atau tidak
 Aplicator adalah alat bantu pembawa
sesuatu, misalnya kapas.

 Cara membuat aplikator kapas yaitu


dengan mengambil kapas secukupnya
kemudian aplikator diletakkan ditengah-
tengah kapas aturlah letak aplikator
sedemikian rupa sehingga ujung aplikator
terletak kira-kira pada pertengahan kapas.

 kapas kemudian dilipat dua sehingga


menyelimuti ujung aplikator dan dijepit
dengan ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri.

 Selanjutnya pangkal aplikator diputar searah


dengan putaran jarum jam dengan
menggunakan tangan kanan.

 Setelah ujung aplikator diselimuti kapas,


lakukan pengecekan apakah ujung aplikator
yang tajam tidak melampaui ujung kapas.
Selanjutnya kapas aplikator dilewatkan diatas
api Bunsen
 Bunsen burner, adalah alat
untuk mensterilkan alat atau
sebagai sumber panas untuk
memanaskan alat atau bahan.
 Nasal speculum adalah alat
untuk memeriksa rongga
hidung.

 Cara menggunakan nasal


speculum , pegang speculum
dengan tangan kiri lalu masukan
ke lubang hidung dengan posisi
vertical. Speculum tidak boleh
menempel di septum hidung.
Masukkan spekulum 1 cm ke
dalam vestibulum, jangan lupa
leher pasien ditengadahkan. Jari
kiri telunjuk digunakan untuk
fiksasi letakkan di ala nasi.
 Pneumoscope Siegel
adalah alat untuk
menilai gendang
telinga.
 Canule suction
adalah ujung dari
alat penghisap yang
dibentuk sedemikan
rupa sehingga tidak
melukai tubuh 
pasien.

 Suction adalah alat


untuk menghisap
lendir atau cairan
 Tampon tang adalah
alat yang berfungsi
untuk memasang atau
mengambil
tampon dalam seperti
canal / saluran.

 Pinset telinga adalah


alat untuk mengeluarkan
kotoran telinga yang
keras dan besar.
 Laryngoscope adalah alat untuk
melakukan tindakan intubasi atau
pemasangan Endotracheal Tube atau
ETT.

 Terdiri dari: Blade (bilah) dan Handle


(gagang)
 Pilih ukuran blade yang sesuai dengan
pasien
o   Dewasa          : No. 3 atau 4
o   Anak               : No. 2
o   Bayi                : No. 1
 Pasang blade dengan handle
 Memasang dan melepas laryngoscope
selalu dengan sudut 45o
 Cek lampu harus menyala terang
 Memegang laryngoscope selalu
dengan tangan kiri
 Posisi tangan yang betul adalah
memegang pada handle, bukan pada
 Alat bantu dengar merupakan
suatu alat akustik listrik yang
dapat digunakan oleh manusia
dengan gangguan fungsi
pendengaran pada telinga.
Biasanya alat ini dapat
dipasang pada bahagian dalam
telinga manusia ataupun pada
bagian sekitar telinga. Alat
bantu dengar tersebut dibuat
untuk memperkuat rangsangan
bahagian sel-sel sensorik
telinga bagian dalam yang
rusak terhadap rangsangan
suara dan bunyi-bunyian dari
luar.
 Tympanometer adalah alat
untuk menguji kondisi telinga
tengah dan mobilitas gendang
telinga (membran timpani) dan
tulang-tulang telinga tengah,
dengan menghasilkan variasi
tekanan udara di saluran
telinga.

 Cara penggunaan
memasukkan perangkat di liang
telinga yang akan mengubah
tekanan di dalam telinga,
menghasilkan nada murni, dan
mengukur respon gendang
telinga terhadap perbedaan
tekanan suara. Hasil pengujian
ditampilkan dalam kurva yang
disebut: Tympanogram.