Anda di halaman 1dari 17

HORDEOLUM

Retna Deviani 110170056

Dosen Pembimbing
dr. Yandri Naldi

Free Powerpoint Templates


Page 1
Kelopak mata

• adalah lipatan jaringan yang dapat


digerakan yang berfungsi melindungi mata
• kelenjar pada kelopak mata : kelenjar
meibom dan kelenjar Moll dan Zeis
• Palpebra terdiri atas lima bidang jaringan
utama. terdapat lapis kulit, lapis otot rangka
(orbikularis okuli), jaringan areolar, jaringan
fibrosa (tarsus), dan lapis membran mukosa
(konjungtiva pelpebrae)
Free Powerpoint Templates
Page 2
Free Powerpoint Templates
Page 3
Free Powerpoint Templates
Page 4
Hordeolum

• adalah infeksi kelenjar pada palpebra


• Disebabkan oleh stapylococus
• hordeolum interna: kelenjar Meibom yang
terkena, timbul pembengkakan besar
• hordeolum eksterna:yang lebih kecil dan
lebih superfisial adalah infeksi kelenjar
Zeiss atau Moll

Free Powerpoint Templates


Page 5
Hordeolum
eksternum
•Hordeolum eksternum atau radang
kelenjar Zeis atau Moll akan
menunjukan penonjolan terutama
kedaerah kulit kelopak.
•Ditemukan pada semua umur

Free Powerpoint Templates


Page 6
Hordeolum
internum
Hordeolum internum
atau radang kelenjar
Meibom memberikan
penonjolan terutama
kedaerah konjungtiva
tarsal

Free Powerpoint Templates


Page 7
Patogenesis
• Stapylococus

Menginfeksi kelenjar (zeis, moll, meibom)

Pembentukan nanah dalam lumen kelenjar

Pengecilan lumen dan statis

Infeksi sekunder

Free Powerpoint Templates


Page 8
Gejala dan tanda

Gejalanya adalah sebagai berikut:


• -Pembengkakan
• -Rasa nyeri pada kelopak mata
• -Perasaan tidak nyaman dan sensasi
terbakar pada kelopak mata
• -Riwayat penyakit yang sama

Free Powerpoint Templates


Page 9
Tandanya adalah sebagai berikut:
• -Eritema
• -Edema
• -Nyeri bila ditekan di dekat pangkal bulu
mata
• -Seperti gambaran absces kecil

Free Powerpoint Templates


Page 10
• Terasa sakit, terutama pd perabaan
• Palpebra → bengkak, kemerahan →kdg
seluruh palpebra membengkak
• Konjungtiva → kongesti, kemosis
• Bbrp hr kmdn → supurasi (warna
kekuning-kuningan) pd tepi palpebra
disekitar akar bulu mta → fluktuasi ke
palpebra
Free Powerpoint Templates
Page 11
penatalaksanaan

Non farmako
• Kompres hangat
• Bersihkan kelopak mata dengan air bersih
atau pun dengan sabun atau sampo yang
tidak menimbulkan iritasi
• Hindari pemakaian makeup pada mata

Free Powerpoint Templates


Page 12
Farmako
1.Antibiotik topikal
Bacitracin atau tobramicin salep mata diberikan setiap 4
jam selama 7-10 hari
2. Antibiotik sistemik
eritromisin 250 mg
cephalexin atau dicloxacilin 125-250 mg peroral 4 kali
sehari selama 7 hari.

Free Powerpoint Templates


Page 13
Pembedahan

• Pada insisi hordeolum diberikan anestesi


topikal dengan pantokain tetes mata
• Untuk lokal anastesi bisa dipakai prokain
atau lidokain di daerah hordeolum
• Hordeolum internum dibuat insisi pada
daerah fluktuasi pus, tegak lurus pada margo
palpebra.
• Hordeolum eksternum dibuat insisi sejajar
dengan margo palpebra
Free Powerpoint Templates
Page 14
Kesimpulan
• Hordeolum merupakan peradangan
supuratif kelenjar yang terdapat pada
kelopak mata.
• Kuman yang merupakan penyebab
hordeolum biasanya adalah staphylococc.
• Dikenal dalam bentuk: hordeolum
internum dan hordeolum eksternum
• Terapi menggunakan antibiotik topikal dan
sistemik
Free Powerpoint Templates
Page 15
Saran

 Jangan menyentuh mata degan tangan


kotor,
 Segera cuci mata apabila terkena debu
atau terasa gatal.
 Hindari pemakaian kosmetik bersama-
sama
 Jika anda menemukan gejala tersebut,
maka segera periksakan kedokter
Free Powerpoint Templates
Page 16
Free Powerpoint Templates
Page 17