Anda di halaman 1dari 27

REFERAT : ENSEFALITIS

Disusun oleh:
Deta Hamida
1965050021

Pembimbing :
dr Ida Bagus Eka Utama W, Sp.A

 KEPANITERAAN KLINIK ILMU KESEHATAN ANAK


PERIODE
RUMAH SAKIT UMUM UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
JAKARTA
PENDAHULUAN

• Ensefalitis adalah proses inflamasi pada parenkim otak

• Angka kejadian ensefalitis pada anak 10.5-13.8 per 100.000 populasi anak

• Tahun 2016 dilaporkan 326 kasus Japanese Enscepalitis di Indonesia

• Enscepalitis jarang ditemui, maka sulit untuk di diagnosis


DEFINISI

Ensefalitis adalah inflamasi parenkim otak dengan kumpulan


gejala disfungsi neurologi. Gejala lain yang ditemukan adalah
demam, nyeri kepala, dan perubahan status mental.
EPIDEMIOLOGI
EPIDEMIOLOGI

• Angka kejadian ensefalitis pada anak 10.5-13.8 per 100.000 populasi anak

• Di UK tercacatan angka kejadian ensefalitis 1-2 anak pertahun pada rumah


sakit umum dan 8-10 anak pertahun pada rumah sakit anak

• Di Indonesia penyebab kasus ensefalitis masih belum banyak terungkat


dikarenakan sulitnya diagnosis dan keterbatasan alat pemeriksaan di masing
masing fasiltas kesehatan terutama di daerah
JAPANESE ENSEFALITIS DI INDONESIA

Tahun 2001- 2003 86 kasus. Tahun 2015 terdapat beberapaka kasus Japanese Ensefalitis pada provinsi Bali,
Kalimantan barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Yogjakarta, Jawa Barat dan Jakarta. Tahun 2016
dilaporkan 326 kasus Japanese Ensefalitis terbayak di Provinsi Bali.
ETIOLOGI
ETIOLOGI

FAKTOR INFEKTIF FAKTOR NON INFEKTIF


• REAKSI IMUN :
• 1. Post Infection Encephalitis
• 2. Acute Disseminated Enchepalitis
(ADEM)

1. Herpes Simplex Virus


2. Varicella Virus
3. Arbovirus
PATOFISIOLOGI
1 . I N F EK S I L A N G SU N G K E PA R EN K I M O TA K

2 , S I S TE M I MU N S A R A F P U S AT
INFEKSI LANGSUNG : HSV
SISTEM IMUN

Antigen menghasilkan Antibodi target protein sel


antibodi Sel otak terjadi inflamasi
otak
MANIFESTASI KLINIS
• Flu like syndrome
• Demam/ sakit kepala
• Kehilangan kesadaran
• Defisit neurologis
MANIFESTAS KLINIS • Kejang
ENSEFALITIS • Ataksia
• Gangguan pendengaran/ gangguan
Setiap individu dengan ensefalitis memiliki penglihatan
gejala yang berbeda. Tidak semua akan
muncul pada individu dengan ensefalitis.
Gejala yang muncul juga berdasarakan letak
inflamasi pada parenkim otak.
MANAGEMENT & DIAGNOSIS
MANAGEMENT & DIAGNOSI

STEP 1 : RAPID ASSEMENT AND STEP 2 : CLINICAL EVALUATION :


STABILIZATION HISTORY AND EXAMINATION

• pemeriksaan airway breathing • Riwayat perjalanan penyakit seperti


circulation, tanda vital dan tanda tanda demam, sakit kepala, muntah, kejang,
gejala peningkatan intrakranial. Apabila rewel. Riwayat trauma,travel, gigitan
ditemukan kejang, segera di tatalaksana binatang, gangguan saluran penceranaan
sebelumnya, dan gangguan pernafasan
sebelumnya.
ANAMNESIS
PEMERIKSAAN FISIK

• Kadang ditemukan hiperpireksia


• Kesadaran menurun
• Kadang disertai peningkatan intrakranial
• Gangguan neurologis (spastis, hiperrefleks, refleks patologis, dan klon
MANAGEMENT & DIAGNOSI

STEP 3 : INVESTIGATION STEP 4 : EMPIRICAL TREATMENT

• Basic investigation • Tatalaksana empirik harus segera


diberikan tanpa menunggu hasil dari
• Pungsi lumbal
pemeriksaan labolatorium. Pemberian
• Neuoroimaging : CT scan antibiotik broadspektrum seperti
ceftriaxone dan pemberian asiklovir pada
ensefalitis virus.
PUNGSI LUMBAL

• Pungsi lumbal merupakan gold standar


• Pemeriksaan cairan lcs : neutrofil (bakteri), limfosit
(virus)
• Dibawah mikrpskop (gram, tinta india,zeil nelsen,
parasit)
• Kultur
• PCR
CT SCAN
MANAGEMENT & DIAGNOSI

STEP 5 : SUPPORTIVE CARE STEP 6 : PENCEGAHAN

• maintain dari cairan iv, memberikan • pencegahan terhadap masa perawatan


tatalaksana apabila didapatkan seperti infeksi nosokomial harus
hipoglikemi, tatalaksana dan cegah terdeteksi dan diberikan tatalaksana
kejang dan pemberian obat obatan lain segera. Selain itu juga melakukan
sesuai dengan indikasi. pencegahan terhadapa ensefalitis dengan
melakukan vaksin.
PROGOSIS
Prognosis belum jelas. Anak bisa sembuh dengan sempurna
tanpa komplikasi, anak bisa juga sembuh dengan gangguan
otak lainnya. Hal ini, tergantung dimana dan seberapa luas
inflamasi yang terjadi pada parenkim otak
• Ensefalitis adalah inflamasi
parenkim otak
• Banyaknya faktor penyebab, paling
sering herpes simplex virus
KESIMPULAN • 2 cara patofisiologi ensefalitis
• Pentingnya anamnesis dan
pemeriksaan fisik untuk
mendiagnosis ensefalitis
TERIMA KASIH
DAFTAR PUSTAKA
• K,Robert.J,Karen.Nelson Essential of Pediatric.ed 8.Elsevier.Philadelpia.2019,16:389
• Enchepalitis.Diunduh dari : https://emedicine.medscape.com/article/791896-overview-access
21 Mei 2020
• F,Asa.Acute Enchepalitis in Childhood : Clinical Characteristic and Outcome. Karolinskia
Institute. Stockholm : Sweden.2014
• S,Suvasini.M,Devendra.A.Satinder. Consensus Guideline on Evaluation and Management of
Suspected Acute Encephalitis Children in India. Indian Pediactric.2012
• The Wessex Paediatric Neurology Clinical Network 2014. Diunduh dari :
https://www.piernetwork.org/uploads/4/7/8/1/47810883/wessex_management-of-suspected-e
ncephalitis.2018
• Panduan Pelayanan Medis, Ikatan Dokter Anak Indoneisa, 2011