Anda di halaman 1dari 9

Analisis Situasi : Ruang Diponegoro

KELOMPOK 2

SEMINAR AWAL
Profil Ruangan

Ruang rawat inap bagi pasien dengan penyakit


Fokus Telaah dalam khususnya sistem pencernaan, endokrin,
imun, hematologi, dan perkemihan. Karakteristik
pasien di ruang Diponegoro dari usia remaja sampai
lansia serta mencakup laki-laki dan perempuan.

Metode Tim yang terdiri dari


Model tim 1 (1 ketua tim dan 12
Pelayanan perawat pelaksana) dan tim 2
(1 ketua tim dan 11 perawat
pelaksana).
Hasil Analisis Situasi

Kajian 1 tahun terakhir :


Rata-rata : 309 pasien/bulan
Pasien meninggal : 21 pasien/bulan

PASIEN

Kajian 3 hari :
Tingkat Ketergantungan : Intermediet/parsial
Tingkat Kepuasan Pasien : Dari 31 pasien pada hari
itu, 21 pasien (67.7%) mengatakan puas (20/02/18).
Lanjutan . . .

Total Perawat : 26 perawat, 84,62% D3


Keperawatan dengan 11 perawat sudah
pelatihan SP2KP.

Kajian tanggal 2102/18


Kebutuhan perawat 19/24 jam.
Ketenagaan Jumlah perawat 26 perawat sehingga dapat
dikatakan mencukupi.
Kepala ruangan mengatakan kurang 7 perawat
PK II dan III

Kajian tentang kepuasan kerja :


Dari sampel 22 perawat, semuanya mengataka
puas dalam bekerja.
Efesiensi Ruangan

1. Tempat Tidur : 48 tempat tidur.


2. BOR (Bed Occupation Rate) : 73.71% (Ideal menurut
Depkes 60-85%).
3. LOS (Length of Stay) : 3 hari (nilai maksimum 12 hari).
4. TOI (Turn Over Interval) : 1 hari (Standart 1-3 hari).
5. BTO (Bed Turn Over) : 77 kali (Baiknya lebih dari 40 kali).
6. NDR (Net Death Rate) : 3.98% (Depkes <25%)
7. GDR (Gross Death Rate) : 6.62%. (Tinggi karna > 4.5%).
8. Sarana dan Prasarana : Set ganti balutan tidak ada, linen
tidak mencukupi (tersedia 39 linen).
9. Sistem informasi : Billing (kuarang berjalan dengan baik).
PROSES ASUHAN KEPERAWATAN

• Alur Pasien Datang (Sesuai)


• Alur Pasien Pulang (Sesuai)
• Discharge Planing (Ketersediaan sarana Edukasi Kurang)
• Proses Asuhan Keprewatana (Pengkajian-Evaluasi Baik)
• Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manuasia (Mengganti
Cairan Infus, Memasang Infus, Pengambilan Sampel
Darah Vena, dan Pemberian Obat) Hasil observasi rata-
rata perawat kurang dalam mengaplikasikan cuci tangan 6
langkah dan 5 momen cuci tangan.
• Sasaran Keselamatan Pasien (Identifikasi pasien,
pemberian obat, resiko jatuh, dan resiko infeksi baik)
ANALISIS SWOT

KEKUATAN PELUANG
1. Jumlah perawat di ruangan secara kuantitas mencukupi.
1. Rumah Sakit memiliki letak yang
2. Operan shift baik kepala ruangan dan ketua tim sudah
sesuai dengan SPO. strategis.
3. 6 sasaran keselamatan pasien berjalan. 2. Rumah Sakit milik pemerintah daerah.
4. Alat-alat di ruangan mencukupi untuk tindakan 3. Rumah Sakit terakreditasi paripurna
keperawatan.
5. Alat-alat dasar untuk ruang penyakit dalam sudah 4. Banyaknya peserta JKN yang telah
memenuhi standart (suction, EKG). tercover oleh BPJS di Kabupaten Cirebon
6. Metode asuhan keperawatan di ruangan menggunakan sebanyak dan jumlah penduduk Kabupaten
tim. KELEMAHAN Cirebon yaitu sekitar ±1.800.000.
ANCAMAN
7. 1.Sistem
Jumlahinformasi
perawat manajemen RS sudah
pendidikan diploma IIImenggunakan
lebih banyakSWOT
(SIMRS) Billing. 1. Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW) yang
(30:70). berada di Kecamatan Ciwaringin sebelah Barat
2. Jumlah perawat yang mengikuti pelatihan SP2KP dari RSUD Arjawinangun dengan jarak ±6 KM.
<50%.
2. Rumah Sakit Mitra Plumbon, yang berada di
3. Sarana prasarana di ruangan belum sepenuhnya Kecamatan Plumbon, dengan jarak ±10 KM.
berjalan dengan baik.
4. Penggantian linen tidak sesuai dengan hasil 3. Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Al-Khalisa
wawancara dengan perawat di ruangan (3hari diganti). Palimanan dengan jarak ±5 KM .
5. Hand hygiene 6 moment kurang teraplikasi (sebelum 4. Rumah Sakit Jantung Hasna Medika dengan
kontak dengan pasien). jarak ±5 KM.
6. Perawat diruangan lupa nomor Billing.
PRIORITAS MASALAH DAN ALTERNATIF
TINDAKAN

Prioritas Masalah Tindakan Alternatif


1. Hand Hygiene kurang 1. Mendemonstrasikan cuci
tangan dengan pasien dan
teraplikasi keluarga.
2. Kurangnya sarana dan 2. Sediakan leaflet/media lain
prasarana edukasi terkait edukasi pada pasien.
3. Sistem billing kurang 3. Kerjasama dengan kepala
berjalan dengan baik ruangan terkait soasialisai
4. Kurangnya SAP
4. Jelaskan terkait topic yang
Ketersediaan Linen di akan diedukasi.
Ruangan 5. Membuat video cuci tangan.
TERIMA KASIH