Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN KASUS

TRAUMA AKIBAT KECELAKAAN LALULINTAS

Oleh :
Abdurrahman Subhaan
17360380

Pembimbing :
Dr. H. ABDUL GAFAR PARINDURI, M.Ked (For),Sp.F

KEPANITERAAN KLINIK SENIOR ILMU FORENSIK DAN MEDIKOLEGAL


RSUD DELI SERDANG
LUBUK PAKAM
2018
Pendahuluan
Traumatologi berasal dari kata trauma dan logos. Trauma berarti kekerasan
atas  jaringan tubuh yang masih hidup ( living tissue ) sedangkan logos berarti
ilmu.

Traumatologi adalah ilmu yang mempelajari semua aspek yang berkaitan


dengan kekerasan terhadap jaringan tubuh manusia yang masih hidup, juga
mempelajari tentang luka dan cedera serta hubungannya dengan berbagai
kekerasan.

Luka adalah suatu keadaan ketidaksinambungan jaringan tubuh akibat


kekerasan.
Definisi Trauma
Trauma atau luka dari aspek medikolegal sering berbeda dengan pengertian
medis.
• Pengertian medis menyatakan trauma atau perlukaan adalah hilangnya
diskontinuitas dari jaringan.

• Dalam pengertian medikolegal trauma adalah  pengetahuan tentang alat atau


benda yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan seseorang.
Etiologi
• Trauma Mekanik
• Luka Thermis (suhu)
• Luka Kimiawi
Derajat Kualifikasi Luka
• Luka ringan
Klasifikasi • Luka sedang

Trauma • Luka berat


Medikolegal
• Perbuatan sendiri (suicide)
• Perbuatan orang lain (homicide)
• Kecelakaan (accidental).
Waktu Kematian
• Ante mortem.
• Post mortem.
Lecet Gores
Vulnus
exoriatum Lecet Serut
(lecet)
Lecet Tekan
Tumpul Contusio/
memar Lecet Geser

Vulnus
Laseratum
TRAUMA
TRAUMA (robek)
MEKANI Tembak
K
K

Stab/tusuk

Vulnus
Tajam incisum/iris

Chop/
Bacok
Trauma Tumpul
Trauma tumpul adalah suatu ruda paksa yang diakibatkan oleh benda tumpul
pada permukaan tubuh dan mengakibatkan luka.
Trauma tumpul disebabkan oleh benda-benda yang mempunyai permukaan
tumpul seperti batu, kayu, martil, kepalan tinju dan sebagainya, dimana termasuk
juga jatuh dari tempat yang tinggi, kecelakaan lalu lintas, luka tembak (dengan
peluru karet/ bukan peluru tajam) dan lain-lain.
Perbedaan Trauma Tumpul & Trauma Tajam
BENDA TUMPUL BENDA TAJAM

Bentuk garis batas luka tidak teratur dan tepi luka Garis batas luka tegas
tidak rata

Bila ditautkan tidak dapat rapat (karena sebagian


Bila ditautkan membentuk garis lurus
jaringan hancur)

Tebing luka tidak rata dan terdapat jembatan Tebing luka rata, tidak ada jembatan jaringan
jaringan

Disekitar garis batas luka ditemukan memar Bisa tidak diitemukan memar

Lokasi luka lebih mudah terjadi pada daerah yang


Bentuk luka bergantung dari cara benda tajam
dekat tulang (misalnya daerah kepala, muka dan tersebut mengenai sasaran
ekstremitas)
Macam-Macam Trauma Tumpul
• Memar (Kontusio)
Memar adalah suatu perdarahan dalam jaringan bawah kulit akibat  pecahnya kapiler dan
vena. Merupakan salah satu bentuk luka yang ditandai oleh kerusakan jaringan tanpa disertai
diskontinuitas permukaan kulit.

Pada saat timbul memar berwarna merah, kemudian berubah menjadi ungu atau hitam
setelah 4-5 hari akan berwarna hijau yang kemudian akan menjadi kuning dalam 7-10 hari, dan
akhirnya menghilang dalam 14-15 hari.
Macam-Macam Trauma Tumpul
• Luka Lecet (Abrasi)
Luka lecet atau abrasi adalah luka yang disebabkan oleh rusaknya atau lepasnya
lapisan luar dari kulit, yang ciri-cirinya adalah :
1. Bentuk luka tidak teratur
2. Batas luka tidak teratur
3. Tepi luka tidak rata
4. Kadang-kadang ditemukan sedikit perdarahan
5. Permukaan tertutup oleh krusta
6. Warna coklat kemerahan
7. Pada pemeriksaan mikroskopis terlihat adanya beberapa bagian yang masih tertutup
epitel dan reaksi jaringan.
Perkiraan Umur Luka Lecet
Umur luka lecet secara makroskopis maupun mikroskopis dapat diperkirakan sebagai
berikut:
• Baru (1-2 jam) luka masih segar, warna merah dan ditemukan sedikit darah dan serum, kudis
blm ada.
• 8-24 jam luka mengering dengan warna merah tua
• Hari ke 2–3 luka berwarna kecoklatan
• Hari ke 4-5 hari kemudian pelan-pelan bertambah suram dan lebih gelap (coklat tua)
• Hari ke 6 luka warna hitam dan kudis mulai mengelupas dari luka.
• Dalam beberapa minggu akan timbul penyembuhan lengkap.
Tipe-Tipe Luka Lecet
 Luka lecet gores : Diakibatkan oleh benda runcing, misal kuku jari, yang menggeser lapisan
permukaan kulit (epidermis).
 Luka lecet serut : Variasi dari luka lecet gores yang daerah persentuhannya dengan  permukaan
kulit lebih lebar. Arah kekerasan ditentukan dengan melihat letak tumpukan epitel.
 Luka lecet tekan : Abrasi akibat hentakan benda tumpul ke tubuh korban ( atau sebaliknya )
dengan sudut tegak lurus yang akan menghasilkan corak/bentuk objek yg mengenainya.
 Luka lecet geser : Terjadi apabila objek tumpul yang lebar dan kasar permukaanya bergeser
dengan permukaan tubuh.
Macam-Macam Trauma Tumpul
• Luka Robek (Laserasi)
Luka robek merupakan keadaan luka dimana tubuh dikenai oleh benda pada kulit sehingga
tertarik dan tegang hingga melampaui batas elastisitasnya dan tekanan benda hingga ke dasar
kulit (bahkan ke otot) dan akan merobek bagian yang terpenting.
Gambaran dan Tanda-Tanda Luka Robek
Bentuk robekan mengenai lapisan jaringan dermis dan epidermis bahkan sampai ke jaringan di
bawah kulit (otot).
• Luka terbuka dengan pinggir / tepi luka tidak rata
• Sudut luka tidak tajam dan tidak teratur
• Ditemukan adanya jembatan jaringan diantara kedua tepi luka atau dinding luka
• Akar rambut masih utuh
• Biasanya mengalami perdarahan yang banyak
• Panjang dan lebar luka lebih luas dari pada dalamnya luka
• Dasar luka tidak teratur
Derajat Perlukaan

RINGAN SEDANG
SEDANG
•• Diantara
Diantara luka
luka ringan
ringan dan
dan BERAT
Tidak luka
luka berat
berat •• Jatuh
Jatuh sakit
sakit atau
atau
Menimbulkan •• Mengakibatkan
Mengakibatkan korban
korban mendapat
mendapat luka
luka yang
yang
Penyakit atau tidak
tidak dapat
dapat melakukan
melakukan tidak
tidak memberi
memberi harapan
harapan
pekerjaan
pekerjaan karena
karena sakit
sakit akan
akan sembuh
sembuh sama
sama
halangan untuk sekali
sekali atau
atau
yang
yang dialami,
dialami, tetapi
tetapi
menjalankan tidak
tidak sampai
sampai menimbulkan
menimbulkan bahaya
bahaya
jabatan atau mengakibatkan
mengakibatkan lukaluka maut
maut (KUHP
(KUHP 90)90)
pekerjaan (KUHP berat.
berat. •• Tidak
Tidak mampu
mampu terus-
terus-
•• Dapat
Dapat merupakan
merupakan hasil
hasil menerus
menerus menjalankan
menjalankan
352) tugas
tugas jabatan
jabatan atau
atau
tindak
tindak penganiayaan
penganiayaan
KUHP
KUHP pasal
pasal 351(1)
351(1) atau
atau pekerjaannya.
pekerjaannya.
353
353 (3)
(3)
Laporan Kasus
Seorang laki-laki berinisial J, usia 16 tahun, pekerjaan
pelajar, datang diantar keluarganya ke RSUD Deli Serdang
Lubuk Pakam pada tanggal 30 Juli 2018 sekitar pukul 22.00
WIB. Pasien datang karena mengalami luka lecet pada lengan
kanan dan kiri, tungkai kanan, dada, dan wajah akibat terjatuh
dari sepeda motor. Awalnya os sedang mengendarai motor tiba
tiba dari arah depan sebuah gundukan rumput kemudian
menabrak sehingga os kehilangan keseimbangan, kemudian os
terjatuh dari sepeda motor. Akibatnya os mengalami luka lecet.
Identitas Umum
• Identitas umum:
• -Nama : Inisial J
• -Warna Kulit : Sawo matang
• -Jenis kelamin : Laki-laki
• -Warna Pelangi mata : Coklat
• -Umur : 16 Tahun
• -Ciri Rambut : Hitam, lurus
• -Tinggi : 160 cm
• -Berat badan 45 kg
Fisik Diagnostik
• Fisik diagnostik
• -Kesadaran : Compos mentis
-Tekanan darah :110/70 mmHg
• -Pernafasan : 22 x/i
• -Detak nadi : 80 x/i
• Benda di tubuh korban : Tidak diketahui
• Perhiasan korban : Tidak diketahui
• Pemeriksaan luar :
Pemeriksaan luar
Dijumpai luka lecet geser pada pipi kiri.
Dasar luka warna merah, bentuk luka
tidak teratur, batas luka tidak teratur,
tepi luka tidak rata, kedua sudut luka
tumpul, ukuran panjang tiga centimeter,
lebar tiga centimeter.
Dijumpai luka lecet geser pada hidung.
Dasar luka warna merah, bentuk luka
tidak teratur, batas luka tidak teratur,
tepi luka tidak rata, kedua sudut luka
tumpul, ukuran panjang satu centimeter,
lebar dua centimeter
Dijumpai luka lecet geser pada dada
kanan. Dasar luka warna merah,
bentuk luka tidak teratur, batas luka
tidak teratur, tepi luka tidak rata,
kedua sudut luka tumpul, ukuran
panjang lima belas centimeter, lebar
sepuluh centimeter.
Dijumpai dua lecet geser pada tungkai
kanan bagian atas, dasar luka warna
putih, bentuk luka tidak beraturan,
tepi luka tidak rata, tidak ditemukan
perdarahan, luka lecet pertama
ukuran panjang dua puluh sentimeter,
lebar delapan sentimeter, luka kedua
panjang satu sentimeter, lebar satu
sentimeter.
Dijumpai luka lecet geser pada lengan
kiri bagian atas. Dasar luka warna
merah, bentuk luka tidak teratur,
batas luka tidak teratur, tepi luka
tidak rata, kedua sudut luka tumpul,
ukuran panjang lima centimeter,
lebar dua centimeter.
Dijumpai dua lecet geser pada lengan
kanan bagian atas, dasar luka warna
merah, bentuk luka tidak beraturan,
tepi luka tidak rata, ditemukan
sedikit perdarahan, luka lecet
pertama ukuran panjang dua
sentimeter, lebar dua sentimeter,
luka kedua panjang satu sentimeter,
lebar satu sentimeter.
Pembahasan
• Pada kasus ini dilaporkan seorang laki-laki, usia 16 tahun
mengalami luka lecet pada bagian lengan kiri dan kanan,
tungkai kanan, dada dan daerah wajah.
• Dari pemeriksaan yang dilakukan, dijumpai os mengalami
trauma tumpul/ luka lecet yang ditandai dengan ciri luka
terbuka, pinggir / tepi luka tidak rata, sudut luka tidak
tajam dan tidak teratur, ditemukan adanya jembatan
jaringan diantara kedua tepi luka atau dinding luka.
Kesimpulan
• Dari pembahasan tersebut maka dapat disimpulkan
bahwa seorang laki-laki, inisial J, umur 16 tahun, dijumpai
luka lecet yang disebabkan trauma tumpul akibat
kecelakaan lalu lintas.
• Kualifikasi luka merupakan luka derajat II. Luka yang
mengakibatkan korban tidak dapat melakukan pekerjaan
karena sakit yang dialami, tetapi tidak sampai
mengakibatkan luka berat.