Anda di halaman 1dari 17

MENULIS ARTIKEL ILMIAH

III
(KALIMAT)
Dr. Wagiati dan Nani Darmayanti, Ph.D.
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Padjadjaran, 2019
POLA KALIMAT BAHASA INDONESIA

1. SUBJEK – PREDIKAT
Mereka / mahasiswa Unpad.
2. SUBJEK – PREDIKAT – OBJEK
Dia / sedang mencari / pekerjaan.
3. SUBJEK – PREDIKAT – OBJEK – PELENGKAP
Dia / sedang mencarikan / saya / pekerjaan.
4. SUBJEK – PREDIKAT – PELENGKAP
Kami / akan kedatangan / tamu.
5. SUBJEK – PREDIKAT – KETERANGAN
Kami / tinggal / di Bandung.
3
CIRI-CIRI KALIMAT YANG BAIK DAN
BENAR

1. Kalimat harus memiliki subjek yang jelas


2. Kalimat harus memiliki predikat yang jelas
3. Kalimat harus tepat dalam penggunaan kata penghubung
4. Kalimat harus disusun secara padu
5. Kalimat harus memiliki bentuk-bentuk yang sejajar (paralel)
6. Kalimat harus hemat
7. Kalimat harus cermat (tidak ambigu)
8. Kalimat harus logis
1. MEMILIKI SUBJEK YANG JELAS

CONTOH KALIMAT YANG TIDAK BERSUBJEK:


(1) Untuk pengumpulan data / menggunakan / teknik wawancara.
K P O

PERBAIKAN :
(1a) Pengumpulan data / menggunakan / teknik wawancara.
S P O
(1b) Untuk pengumpulan data / digunakan / teknik wawancara.
K P S
(1c) Untuk pengumpulan data /penulis / menggunakan / teknik wawancara.
K S P O
2. MEMILIKI PREDIKAT YANG
JELAS

CONTOH KALIMAT YANG TIDAK JELAS PREDIKATNYA


(1) Penelitian ini / untuk memperoleh data tentang penghidupan masyarakat nelayan
S K

PERBAIKAN:
(1a) Penelitian ini / dilakukan / untuk memperoleh data tentang penghidupan
masyarakat nelayan.
(1b) Penelitian ini / dilaksanakan / untuk memperoleh data tentang penghidupan
masyarakat nelayan.
3. PENGGUNAAN KATA HUBUNG YANG
TEPAT

CONTOH PENGGUNAAN KATA HUBUNG YANG TIDAK TEPAT:


1. Para peserta penataran datang terlambat. Sehingga mereka tidak dapat mengikuti
acara pembukaan.
2. Pengumpulan data penelitian ini mengalami banyak kendala. Karena lokasi
penelitian sulit dijangkau kendaraan.

PERBAIKAN:
1a. Para peserta penataran datang terlambat sehingga mereka tidak dapat mengikuti
acara pembukaan.
1b. Para peserta penataran datang terlambat. Dengan demikian,/Oleh karena itu,
mereka tidak dapat mengikuti acara pembukaan.
2a. Pengumpulan data penelitian ini mengalami banyak kendala karena lokasi
penelitian sulit dijangkau kendaraan.
2b. Karena lokasi penelitian sulit dijangkau kendaraan,pengumpulan data penelitian ini
mengalami banyak kendala.
2c. Pengumpulan data penelitian ini mengalami banyak kendala. Hal itu disebabkan
lokasi penelitian sulit dijangkau kendaraan.
Penggunaan Kata Hubung

Penulisan kata hubung dalam kalimat (intrakalimat) banyak mengalami


kesalahan berkaitan dengan penggunaan tanda koma. Ada kata hubung yang
harus intrakalimat yang harus didahului tanda koma dan ada kata hubung yang
tidak boleh didahului tanda koma (Arifin, 2003: 78), misalnya:

 SALAH BENAR SALAH BENAR


*…tetapi  …, tetapi *…, sehingga …sehingga
*…sedangkan  …, sedangkan *…, karena  …karena
*…melainkan  …, melainkan *…, sebab  …sebab
*…seperti  …, seperti *…, walaupun  …walaupun
*…misalnya  …, misalnya *…, agar  …agar
*…kecuali  …, kecuali *…, jika  …jika
 
Penggunaan Kata Hubung

 
Penulisan kata hubung yang terletak di awal kalimat (antarkalimat) banyak
mengalami kesalahan berkaitan luputnya penggunaan tanda koma. Kata
penghubung antarkalimat harus selalu diikuti tanda koma, seperti beberapa
contoh di bawah ini.
 
*Jadi….  Jadi,….
*Akan tetapi….  Akan tetapi,….
*Namun….  Namun,….
*Selanjutnya….  Selanjutnya,….
*Selain itu….  Selain itu,….
*Kemudian….  Kemudian,….
9
BAGIAN UNGKAPAN IDIOMATIK TIDAK DAPAT
DIHILANGKAN

Salah Benar

*bergantung/tergantung bergantung kepada/pada


*sesuai sesuai dengan
*sejalan sejalan dengan
*berkaitan berkaitan dengan
*dibandingkan dibandingkan dengan
*sehubungan sehubungan dengan
Kata Berpasangan

SALAH BENAR

*baik…ataupun….  baik…maupun….
*bukan…tetapi….  bukan…melainkan….
*tidak…melainkan….  tidak…tetapi….
*antara…dengan….  antara…dan….
4. PADU
Yang dimaksud kepaduan adalah kepaduan penyataan dalam kalimat itu sehingga informasi
yang disampakan tidak terpecah-pecah (sistematis).

(a) salah menggunakan kata depan CONTOH KALIMAT YANG TIDAK PADU
Salah Benar
1. Pada Bab I penulis membicarakan tentang latar
membicarakan tentang membicarakan
belakang masalah.
berbicara tentang
mengharapkan akan mengharapkan 2. Makalah ini membahas mengenai pengaruh

berharap akan bahasa Inggris terhadap bahasa Indonesia.

berdasarkan pada berdasarkan 3. Banyak buku kami telah baca, tetapi kami tidak

berdasar pada temukan petunjuk penggunaan bahasa


(b) salah menempatkan kata keterangan (modalitas / aspek) Indonesia secara baik dan benar.
Salah Benar 4. Saat ini kualitas pelayanan pariwisata di
saya harus perbaiki harus saya perbaiki Indonesia kita harus siapkan dan tingkatkan.
saya harus memperbaiki 5. Laporan penelitian ini kami harus selesaikan
kita telah bahas telah kita bahas dan presentasikan pada akhir minggu ini.
kita telah membahas
kami akan selesaikan akan kami selesaikan
kami akan menyelesaikan
5. PARAREL

CONTOH KALIMAT YANG TIDAK PARAREL:

(1) Kegiatan yang telah kami lakukan adalah mengumpulkan informasi,


pencarian bahan bacaan, dan menyusun rancangan. (x)

PERBAIKAN
(1a) Kegiatan yang telah kami lakukan adalah mengumpulkan informasi,
mencari bahan bacaan, dan menyusun rancangan.

(1b) Kegiatan yang telah kami lakukan adalah pengumpulan informasi,


pencarian bahan bacaan, dan penyusunan rancangan.
6. HEMAT
Yang dimaksud kehematan adalah hemat mempergunakan kata, frase,
atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu

KEHEMATAN DILAKUKAN DENGAN CARA


• Tidak mengulang subjek yang sama dalam kalimat majemuk
• Tidak menjamakkan kata yang bermakna jamak
• Menghilangkan kata yang bersinonim
• Menghilangkan kata superordinat pada kata yang merupakan hiponiminya
• Menghilangkan kata saling pada kata kerja resiprokal

CONTOH
• Setelah makalah ini diperbaiki, makalah ini akan segera dipresentasikan.
• Para tokoh-tokoh agama berkumpul di Istana Negara Republik Indonesia
• Materi ini adalah merupakan materi perdana dalam Mata Kuliah Bahasa Indonesia
• Hobi baru ibu adalah merawat bunga anggrek.
• Kami saling bersalaman ketika pertama kali bertemu.
7. CERMAT
Yang dimaksud kecermatan adalah kalimat yang disusun tidak
menimbulkan makna ganda, dan tepat dalam pilihan kata ( Diksi).

CONTOH KALIMAT YANG AMBIGU:


(1) Mereka mengeluarkan botol bir dari dapur yang menurut hasil
penelitian berisi cairan racun.
(2) Ivan Gunawan adalah seorang perancang baju wanita

PERBAIKAN
Yang berisi cairan racun itu botol bir atau dapur? Jika yang berisi
cairan racun itu botol bir, susunan kalimatnya:

(1b) Dari dapur, mereka mengeluarkan botol bir yang menurut hasil
penelitian berisi cairan racun.
(2b) Ivan Gunawan adalah seorang perancang baju-wanita
8. LOGIS
Yang dimaksud kelogisan adalah ide dalam kalimat yang disusun
dapat diterima oleh akal sehat

Contoh kalimat yang tidak logis:


(1) Pembangunan jembatan yang diperkirakan menghabiskan dana
sekitar dua miliar itu akan dibangun tahun depan.
*Pembangunan dibangun?
- Pembangunan dilaksanakan/dilakukan/dimulai
- Jembatan dibangun
(1a) Pembangunan jembatan yang diperkirakan menghabiskan dana
sekitar dua miliar itu akan dilaksanakan/ dilakukan/dimulai tahun depan.
(1b) Jembatan yang diperkirakan menghabiskan dana sekitar dua miliar
itu akan dibangun tahun depan.
(2) Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,
makalah ini selesai penulis susun.
(2a) Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
karena atas kehendak-Nya makalah ini dapat diselesaikan
Temukan lima contoh penggunaan kalimat
yang tidak efektif di dalam artikel ilmiah
yang pernah kalian unduh.
Terima
Sekian Kasih