Anda di halaman 1dari 34

POLIP NASI

Pembimbing : dr. Indra Setiawan, Sp. THT-KL

Disusun oleh :
Bagus Setya Fadriyana
201810401011029 (B-30)
SMF THT RSU HAJI SURABAYA
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
MALANG
2019
Identitas

Nama • Tn. S
Umur • 55 tahun
Alamat • Banyu Urip, Surabaya
Pekerjaan • Juru Parkir
Tanggal • 13 Mei 2019
Pemeriksaan
KELUHAN UTAMA

• Hidung tersumbat
RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
 Pasien datang ke poliklinik THT RS Haji Surabaya dengan
keluhan hidung tersumbat yang dirasakan sejak 2 tahun yang lalu.
Keluhan hidung tersumbat ini dirasakan pada awalnya hanya sisi
sebelah kanan saja, namun lama kelamaan sisi sebelah kiri juga
tersumbat dan dirasa tersumbat total sudah 1 tahun. Awalnya
dirasakan ringan, namun semakin lama semakin memberat.
Hidung terasa tersumbat sepanjang hari, tidak hilang timbul.
Riwayat Penyakit Sekarang :
 Pasien juga mengeluh pilek yang terus-menerus. Selain itu
juga keluar cairan, kadang kental kadang cair; warna cairan
bening, tidak ada darah, dan tidak berbau. Selain itu pasien
mengeluh penciuman berkurang pada hidung kanan dan kiri,
berbicara sengau sejak kedua lubang hidung tersumbat.
Keluhan nyeri kepala disangkal.
• Keluhan pada telinga: pendengaran menurun (-), gatal pada
telinga (-), keluar cairan dari telinga (-), telinga berdengung
(-), nyeri telinga (-), rasa berputar pada kepala (-). Keluhan
pada tenggorok: nyeri telan (-), tenggorok gatal (-), batuk (-),
suara parau (-), sesak (-)
Riwayat Penyakit Dahulu :
 Belum pernah sakit ini seperti sebelumnya
 Pasien mengaku memiliki alergi debu, ketika

menghirup debu terutama di tempat bekerja


pasien bersin-bersin >5x dalam satu periode.
 Asma –

 Alergi makanan –

 Alergi obat –
Riwayat Penyakit Keluarga :
 Tidak ada yang sakit seperti ini
 Asma –
Riwayat Sosial :
 Pasien sehari-hari bekerja sebagai juru parkir yang
sering terkena debu dan asap kendaraan.
 Pasien merokok sehari 2 pak.
Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
• Keadaan umum : Baik

Kesadaran : compos mentis


• TD : 120/80 mmHg
• N : 72 x/mnt
• RR : 18 x/mnt
• Temp : 36,6 ºC
Status Interna
• Kepala/leher : a/i/c/d -/-/-/-
• Pembesaran KGB : tidak ada
• Lain-lain : kesan dalam batas normal
Pemeriksaan Fisik
Pre Aurikula STATUS LOKALIS TELINGA

Inspeksi Dextra Sinistra


Bentuk Normal Normal
Warna Normal Normal
Hiperemis tidak ada tidak ada
Edema tidak ada tidak ada
Tumor tidak ada tidak ada
Kelainan Kongenital tidak ada tidak ada
Pemeriksaan Fisik
STATUS LOKALIS TELINGA
Aurikula
Inspeksi Dextra Sinistra
Bentuk Normal Normal
Warna Normal Normal
Hiperemis tidak ada tidak ada
Edema tidak ada tidak ada
Tumor tidak ada tidak ada
Kelainan Kongenital tidak ada tidak ada

Palpasi Dextra Sinistra


Nyeri Tekan Tragus tidak ada tidak ada
Nyeri Tarik Auricula tidak ada tidak ada
Pemeriksaan Fisik
Retro Aurikula STATUS LOKALIS TELINGA

Inspeksi Dextra Sinistra


Sikatriks tidak ada tidak ada
Fluktuasi tidak ada tidak ada
Hiperemis tidak ada tidak ada
Edema tidak ada tidak ada
Tumor tidak ada tidak ada
Kelainan Kongenital tidak ada tidak ada

Palpasi Dextra Sinistra


Nyeri Tekan Mastoid tidak ada tidak ada
Pemeriksaan Fisik
Dextra Sinistra
STATUS LOKALIS TELINGA

Meatus Acusticus Dekstra Sinistra


Externa (MAE) Lumen Normal Normal
Serumen - -
Bau - -
Hiperemis - -
Edema - -
Furunkel - -
Massa - -
Sekret - -
Jaringan Granulasi - -
Kolesteatom - -
Pemeriksaan Fisik
Membran STATUS LOKALIS TELINGA
Timpani
Dextra Sinistra
Reflex cahaya + +

MT AD MT AS Retraksi - -
Bombans - -
Perforasi - -
Hiperemi - -
Sekret - -
Pulsasi - -
Kolesteatom - -
Sikatrik - -
Blood clot - -
Pemeriksaan Fisik
14
STATUS LOKALIS TELINGA
Tes Garpu Tala

Dextra Sinistra
Batas Atas Normal Normal
Batas Bawah Normal Normal
Rinne Positif Positif
Weber Lateralisasi -
Schwabah Normal Normal

Kesan : Normal
Pemeriksaan Fisik
STATUS LOKALIS HIDUNG
PEMERIKSAAN LUAR

INSPEKSI PALPASI Dekstra Sinistra


Deformitas tidak ada Deformitas dorsum nasi - -
Saddle Nose tidak ada Krepitasi dorsum nasi - -
Warna Normal Nyeri tekan fossa canina - -
Luka tidak ada Nyeri tekan sinus maksilaris - -
Edema tidak ada Nyeri tekan sinus frontalis - -
Sekret tidak ada Nyeri tekan ala nasi - -
Maserasi tidak ada
Pemeriksaan Fisik
Rhinoskopi Anterior STATUS LOKALIS HIDUNG
Dextra Sinistra
Vestibulum Nasi Maserasi (-) Maserasi (-)
Krusta (-) Krusta (-)
Dasar Kavum Nasi Hiperemi (-) Hiperemi (-)
Mukosa (Normal) Mukosa (Normal)
Sekret (-) Sekret (-)
Krusta (-) Krusta (-)
Foetor ex nasal (-) Foetor ex nasal (-)

Meatus Nasi Inferior Sekret (+) berwarna putih, kental, Sekret (-)
Darah (-) Darah (-)
Pus (-) Pus (-)
Krusta (-) Krusta (-)
Polip (+) Polip (+)

Konka Nasi Inferior Edema (sde) Edema (sde)


Hipertrofi (sde) Hipertrofi (sde)
Atrofi (sde) Atrofi (sde)
Mukosa pucat (sde) Mukosa pucat (sde)
Hiperemi (sde) Hiperemi (sde)
Dextra Sinistra
Meatus Nasi Media Sekret (sde) Sekret (sde)
Darah (sde) Darah (sde)
Pus (sde) Pus (sde)
Krusta (sde) Krusta (sde)
Polip (sde) Polip (sde)

Konka Nasi Media Edema (sde) Edema (sde)


Hipertrofi (sde) Hipertrofi (sde)
Atrofi (sde) Atrofi (sde)
Mukosa sde Mukosa sde
Hiperemi (sde) Hiperemi (sde)

Fisura Olfaktoria sde sde Polip

Septum nasi Deviasi (-) Deviasi (-)


Benda Asing tidak ada tidak ada
Pemeriksaan Fisik
Rhinoskopi Posterior STATUS LOKALIS HIDUNG

Dextra Sinistra
Koana Sde Sde
Konka Inferior Sde Sde
Konka Media Sde Sde
Septum Sde Sde
Nasofaring Sde Sde
Ostium tuba Sde Sde
Fossa Rosenmuller Sde Sde
Post Nasal drip - -

Sinus Frontalis Tidak dievaluasi


Transiluminasi Sinus Maxillaris Tidak dievaluasi
Pemeriksaan Fisik
HIDUNG
Pemeriksaan Fisik
TENGGOROK

• Bibir : mukosa licin


• Mulut : mukosa licin, ulkus (-)
• Gusi : perdarahan (-), ulkus (-)
• Gigi : caries (-)
• Lidah : ulkus (-), atrofi (-), paralisis (-)
• Palatum Durum : edem (-), hiperemi (-)
• Palatum Mole : edem (-), hiperemi (-)
TENGGOROK

Uvula :
• Bentuk : normal
• Posisi : di tengah
• Radang : -
• Tumor : -
Arkus Anterior:
• Posisi : simetris
• Hiperemi :-
• Tumor :-
Arkus Posterior:
• Posisi : simetris
• Hiperemi :-
• Tumor :-
• Post Nasal Drip :-
Tonsil

• Besar : T1/T1
• Warna : normal/normal
• Edema : -/-
• Detritus : -/-
• Membran : -/-
• Ulkus : -/-
• Tumor : -/-
• Kripte : normal/normal
• Mobilitas : mobile/mobile
Pemeriksaan Fisik
TENGGOROK

• Warna : normal
FARING • Edema : tidak ada
• Granula : tidak ada
• Reflek Muntah : Ada

Kelenjar Getah Bening

• Warna kulit : sama dengan kulit sekitar


• Massa :-
• Ukuran :-
• Konsistensi :-
• Nyeri tekan :-
• Mobilitas :-
Tonsil T1/T1

dbn
Pemeriksaan Fisik
TENGGOROK
Laringoskop Indirect

Korda vocalis Normal Epiglotis normal


Komisura anterior Normal
Fase Respirasi menjauh
Komisura posterior Normal
Fase Fonasi merapat

DBN DBN
Resume

 Laki-laki, 55 tahun
 Hidung tersumbat kanan-kiri sejak 2 tahun lalu, semakin lama
semakin memberat
 Hidung keluar cairan terus menerus, cairan encer bening
terkadang kental berwarna putih
 Penciuman menurun, suara sengau
 Riwayat alergi debu, bersin >5x
 Pemeriksaan Fisik
Telinga : dbn
Hidung : Polip (+), sekret (+)
Tenggorok : dbn
Pemeriksaan Penunjang
-
Assessment
Polip Nasi Dekstra et Sinistra stadium 3
Terapi
• Polipektomi
MONITORING
1. Keluhan pasien
2. Status lokalis

KIE
 Menjelaskan pada pasien dan keluarga pasien mengenai penyakitnya bahwa
terdapat polip pada kedua lubang hidung pasien, yaitu berupa massa jinak
yang tumbuh dari lapisan dinding dalam hidung oleh karena proses
peradangan yang berulang.
 Menjelaskan pada pasien bahwa pilihan terapi dapat berupa operasi atau
pemberian obat steroid
 Menyampaikan prognosis dan komplikasi yang mungkin terjadi dari
perjalanan penyakit, berupa radang pada telinga tengah dan radang pada
sinus.

32
DOKUMENTASI